Minggu, 14 Oktober 2018

Hadiri Hut Ke-22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat, Gubernur Olly Ingatkan Untuk Saling Membantu Sesama.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE beribadat bersama Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat yang juga dirangkaikan dengan Hut Ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat pada Minggu (14/10).

Dalam sambutanya, Gubernur melihat bahwa capaian Hut ke 22 ini sebagai suatu bentuk perwujudan iman kepada Tuhan sehingga Jemaat bisa merayakan hut ke 22. Disamping itu juga, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan gereja bersama dengan Pemerintah terlebih dalam rasa kepedulian terhadap saudara saudara yang ada di Sulteng.

"saya sangat berterima kasih karena peran masyarakat gereja didalam kebersamaan seperti kepedulian Sulut terhadap saudara kita yang mengalami bencana," ujar Gubernur.

Hal ini dijelaskan Gubernur dengan hampir 500 ton jumlah bantuan berupa makanan dari masyarakat Sulut. Lanjutnya pula, bentuk kepedulian ini merupakan bukti bahwa rezeki terus mengalir bagi masyarakat Nyiur Melambai.

Lebih dalam lagi, lanjut Gubernur, peringatan syukur hut ke 22 Jemaat Zaitun Kalawat ini menjadi titik refleksi atas kasih karuna Tuhan bagi jemaat, karena dengan saling membantu baik kepada sesama maupun kepada non Kristen, makan berkhat Tuhan selalu mengalir kepada gereja dan juga bagi daerah.

Nampak juga para pejabat Pemprov turut hadir dalam Hut ke 22 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kalawat. (humas provinsi sulut)

Gubernur Olly Apresiasi Ivent Potato Festival 2018 Di Modoinding

Ivent Potato Festival 2018 yang digelar pada Sabtu (13/10) di Desa Pinasungkulan, Kecamatan Modoinding, Kab. Minsel berlangsung meriah dan sukses. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat ini, menjual berbagai potensi hasil bumi masyarakat Sulawesi Utara.

Pemerintah Sulawesi Utara sebagaimana yang disampaikan oleh kadis Pertanian Novly Wowiling selaku yang mewakili Gubernur, menyampaikan dukungan penuh Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw atas ivent-ivent yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan Sulawesi Utara.

Dijelaskan dalam sambutan Gubernur, hal tersebut dapat dilihat dari Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada akhir tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32%. Kemudian di bidang pariwisata jumlah wisatawan mancanegara di bulan Februari tahun 2018 sebanyak 10.794 orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 110,86 persen dibandingkan bulan Februari 2017.

Sejalan dengan itu, Gubernur melihat bahwa penyelenggaraan Modoinding Potato Festival yang ke-lima kalinya saat ini, menjadi wujud nyata kontribusi positif dari segenap komponen masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan, yang telah terbukti menunjang progres pembangunan daerah sehingga kegiatan ini menjadi patut untuk diapresiasi dan disukseskan bersama.

Nampak juga dalam ivent tersebut Bupati Minahasa Selatan, Ibu DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE., Wakil Bupati Minahasa Selatan, Bapak Franky Donny Wongkar, SH., Forkopimda kab. Minsel serta segenap masyarakat Minsel. (humas provinsi sulut)

Wakili Gubernur, Hutagaol buka Rally Rosario Orang Muda Katolik (OMK)

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Plt. Kepala Dinas Kehutanan Ir. James Hutagaol membuka Kegiatan Rally Rosario Orang Muda Katolik (OMK) Se-Keuskupan Manado (Meliputi Prov. Sulut, Gorontalo Dan Sulteng). Di Gereja Katolik Santa Theresia Malalayang. Kemarin (13/10)

Hutagaol menyampaikan pelaksanaan Rally Rosario ini perlu dipahami sebagai salah satu langkah sangat strategis untuk mengisi masa muda para generasi muda gereja khususnya OMK agar semakin bermakna.

"Melalui kegiatan ini tidak hanya kebersamaan dan kreatifitas para peserta saja yang akan terbangun, namun juga aspek kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial dari para OMK juga dapat terbangun," harapnya

Lebih jauh Hutagaol mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan semangat juang yang tinggi, tampilkan yang terbaik dan junjung tinggi sportifitas sehingga input positif yang di peroleh nantinya.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah misa yang diikuti oleh seluruh peserta Rally Rosario se-keuskupan manado yang dipimpin oleh uskup manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC yang didampingi Pastor Paroki St. Theresia Malalayang Laurentius Karamoy Pr.

Ketua umum panitia Richard Soekojo mengatakan bahwa para Peserta adalah benar Orang Muda Katolik (OMK) yang berasal dari Paroki, Stasi, SMA dan Perguruan Tinggi. Setiap regu berjumlah enam orang. Peserta wajib mengikuti misa pembukaan dan misa penutupan
Setiap regu memakai seragam dan rapi.

Sabtu, 13 Oktober 2018

Kembangkan TIK Pendidikan Sulut, Gubernur Olly Terima Penghargaan Kihajar Madya Dari Kemendikbud RI

Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk membangun Sulawesi Utara lebih maju, berdaya saing dalam segala bidang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Kembali Provinsi Sulut mendapat penghargaan dalam bidang pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom). Penghargaan tersebut Adalah Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) Madya 2018.

Penghargaan diberikan kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan dan kebudayaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang diwakili Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi  kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dalam acara malam anugerah kihajar 2018, Jumat (12/10/2018) di Jakarta.

Mendikbud Muhadjir Effendy  menyerahkan Anugerah Kihajar kepada 16 kepala daerah se Indonesia, bagi gubernur dan walikota/bupati. Anugerah Kihajar kepada Gubernur Sulut diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Tahun ini menjadi tahun yang ke-7 Kemendikbud memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi atas segala upayanya dalam membuat kebijakan, mengembangkan, serta mengimplementasikan TIK.

Gubernur Olly menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud RI yang telah memberikan penghargaan bagi Sulut, penghargaan ini akan lebih memotivasi bagi jajaran Pemerintah Sulut khsusnya Dinas Pendidikan untuk lebih memajukan pendidikan Sulut, serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkompeten dan memiliki daya saing.

Anugerah Kihajar juga diberikan kepada para pemenang Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar), pemenang Festival Video Edukasi dan Lomba Mobile Kihajar, serta penghargaan Radio Peduli Pendidikan dan Kebudayaan.

Diketahui Tujuan khusus Anugerah Kihajar untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa Indonesia, menumbuhkan kemandirian bangsa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan, mendorong individu dan lembaga untuk menghasilkan karya inovatif dalam pengembangan potensi TIK,  mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan, memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK.

Penganugerahan didahului pendaftaran dan pelengkapan berkas oleh Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten atau kota pada bulan Agustus hingga awal September 2018. Proses kemudian berlanjut pada penilaian yang dilakukan pada pertengahan September hingga awal bulan Oktober. Tim juri yang menilai terdiri dari praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta internal Kemendikbud.(humas provinsi sulut)

Jumat, 12 Oktober 2018

Monitoring Integrasi OSS, Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Kunker Ke Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang menerima Kunjungan Kerja Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Dalam Rangka Monitoring Proses Integrasi Perizinan Kapal Penangkap Ikan Ke Dalam Online Single Submission (OSS) yang dilaksanakan Di Ruang F.J. Tumbelaka, Jumat (12/10/2018) pagi

Dalam sambutannya, Humiang mengatakan, Pemprov Sulut terus melakukan pembenahan pada sektor pelayanan publik termasuk menerapkan proses pelayanan dan pelaporan secara elektronik dan menerapkan sistem OSS dalam proses integrasi perizinan kapal.

"Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018, maka terkait penerapan sistem OSS sendiri, Pemprov Sulut berupaya melakukan sosialisasi yang efektif agar pelaksanaan berbagai kebijakan dan sistem OSS dapat benar-benar diterapkan secara efisien dan dapat dimengerti dengan mudah oleh segenap stakeholder pembangunan dan seluruh pihak terkait di Sulut," kata Humiang.

Disamping itu, menurut Humiang, Pemprov Sulut melalui DPMPTSP Daerah Provinsi juga telah membangun sistem pelayanan perizinan dan nonperizinan online yakni SI-OBET (Sistem Informasi Online Berbasis Elektronik Terpadu).

"SI-OBET merupakan sistem yang dibangun untuk mempermudah dan memperlancar pengajuan permohonan perizinan dan nonperizinan, serta membantu pemohon untuk memantau proses perizinan dan nonperizinan secara online. SI-OBET ini kedepan akan diintegrasikan dengan OSS dalam penerapannya," ujar Humiang.

Terkait dengan progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS, Humiang menerangkan bahwa proses pengefektifan Nomor Induk Berusaha (NIB) dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten dan Kota sedangkan untuk DPMPTSP Provinsi berperan sebagai pengawas serta mengawal berjalannya OSS sambil menunggu NSPK diterbitkan oleh Kementerian dan Lembaga OSS.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Humiang merespon positif kunker tersebut karena mampu menjadi wadah evaluasi terhadap progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS guna mencermati berbagai kekurangan dan hambatan yang ada sehingga pada muaranya nanti dapat mendorong program prioritas kemaritiman demi kemajuan daerah.

"Sekaligus menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat diimplementasikan untuk percepatan proses integrasi perizinan kapal penangkap ikan dan kapal niaga ke dalam Online Single Submission," ungkap Humiang.

Sebelumnya Ketua Tim Kunker Kedeputian V Kantor Staf Presiden Alan Koropitan menerangkan tujuan kedatangannya ke Sulut.

"Kami melakukan pemantauan dan persiapan di seluruh Indonesia untuk laporan empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait program prioritas kemaritiman," kata Alan.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh para pejabat Pemprov Sulut dan perwakilan dari kabupaten dan kota se Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 11 Oktober 2018

Jelang BP-GNRM dan PKN- REVMEN, Hotel di Sulut Jangan Naikan Harga Sewa Kamar

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang mengingatkan kepada pihak pengelolah hotel yang ada di Sulut untuk tidak menaikan harga sewa kamar saat sebelum dan dilaksanakannya acara Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (BP-GNRM dan PKN-REVMEN) 2018.

Acara yang akan digelar di kota Manado pada tanggal 26 sampai dengan 28 Oktober 2018 mendatang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Humiang selaku Ketua umum Panitia Daerah dalam rapat koordinasi kesiapan panitia daerah yang dilaksanakan Kamis (11/10/2018).

Humiang menghimbau kepada semua pengusaha hotel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan mengikuti kegiatan tersebut, pihak pengelolah hotel juga  diminta berkoordinasi dengan panitia untuk mendapatkan data tamu yang akan hadir sehingga bisa menjadi prioritas sewa kamar.

Selain kesiapan Hotel,  Humiang juga mengkoordinasikan kesiapan pihak-pihak terkait pelaksanaan kegiatan seperti PLN, Angkasa pura, perlengkapan acara hingga kesiapan para pengisi acara. Semua pihak diminta mulai mensosialisasikan pelaksanaan acara BP-GNRM dan PKN-REVMEN. Rencananya pada minggu depan panitia daerah akan kembali melakukan rapat dengan panitia pusat untuk mematangkan semua kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Diketahui, kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Ke-2, dilaksanakan di Sulawesi Utara akan dibuka oleh Presiden RI Bpk Jokowi dan akan dihadiri oleh 9 Kementerian yg terkait, 34 Gubernur dan 514 Bupati/Walikota  dengan peserta sekitar 15.000 orang dari Provinsi dan Kab/Kota Seluruh Indonesia akan menghadiri acara puncak tgl 26-28 Oktober 2018 di Lapangan Koni Sario dengan Kegiatan seperti :
1. Forum Dialog Keormasan dan Wawasan Kebangsaan, 
2. Pembukaan dirangkaikan Pameran Inovasi Pelayanan Publik dan Kreatifitas Anak Bangsa
3. Pementasan Seni dan Budaya Kontemporer
4. Pemutaran Film dan Bedah Film RevMen
5. Penutupan yg dirangkaikan dengan Karnaval Budaya Indonesia

Untuk itu dharapkan keterlibatan dan partisipatif masyarakat Sulawesi  Utara dalam menunjang kegiatan ini yang dimulai pada  tanggal 1 Oktober 2018 yang juga secara serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan pencanangan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental dari tanggal 1 sampai dengan 30 Oktober 2018. Panitia daerah telah menyiapkan segala kebutuhan terkait pelaksaan kegiatan tersebut. Turut hadir dalam rapat, Kepala Badan Kesbang Pol Sulut Mecky Onibala, Kepala Biro Umum Clay Dondokambey, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy Kumendong, para perwakilan hotel serta panitia rapat lainnya.

Wagub Kandouw : Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dan Reformasi Birokrasi Output dan Outcome Harus Jelas



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw membuka kegiatan Penilaian Verifikasi Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Dan Reformasi Birokrasi (RB) Di Provinsi Sulut bertempat di Hotel Aston Manado, Kamis (11/10/2018) pagi.

Dalam arahannya wagub kandouw mengatakan atas nama bapak gubernur mengucapkan  apresiasi kepada kementerian pendayagunaan aparatur negara yang jauh- jauh memberikan pendampingan bagi kita semua ,karena itu kita harus in work looking dengan keadaan ini Apalagi hanya Kota Manado mendapat nilai BB  yang B ada 4 Provinsi dapat B , C ada  6  sedangkan 10 kabupaten/kota lainnya mendapatkan nilai CC, 4 kabupaten/kota mendapat nilai B, sekarang saya baru tahu yang nilai CC , BB  dan B  dari kementerian itu apa.

"Ini memalukan bagi kita semua, kita harus sadar bahwa jabatan adalah amanah, saya tahu betul kondisi daerah khusus provinsi, saya tahu dari 42 SKPD, berapa yang punya out come dan out put yang jelas jangan hanya bekerja dengan menggunakan prinsip asal bapak senang dan yang penting sudah ada kegiatannya jika penyusunan KUA - PPAS paling kencang  dia datang, padahal tujuannya tidak jelas apalagi penyusunan  paling banyak anggaran dipergunakan untuk belanja modal. dan itu  terjadi di kabupaten kota sampai provinsi," kecam Wagub.

Lanjut Wagub, jika dilihat dari indikator makro maka sulut terus bergerak maju dan menuai beberapa capaian progresif antara lain ditandai dengan pertumbuhan ekonomi sejak 2015 berada di titik 6,12% pada 2017 naik menjadi 6,32% dimana angka ini melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 5,07%. Namun dari segi administrasi pemerintahan harus diakui masih pada posisi stagnan termasuk Sakip dan RB masih sangat perlu penguatan dilihat dari hasil capaian saat ini.

Lebih jauh Wagub mengatakan,  pertumbuhan ekonomi ada 3 faktor yaitu eksport, investasi dan belanja pemerintah.Kalau eksport kita seperti pala, kopra ikan menurun sehingga jangan berharap lebih. Investasi, mudah - mudahan dengan rupiah anjlok investasi naik.
" Persoalan belanja pemerintah jika digabung dengan kabupaten/kota berkisar 20 triliun, ini yang menjadi faktor .yang krusial untuk pertumbuhan ekonomi pertumbuhan ini akan jelas kickback nya dan outcome jelas kalau akuntabilitas kinerja  instansi pemerintahannya baik alias nilainya A ini baru efektif,  jelas Wagub.
Untuk itu saya mau usul kepada bapak Gubernur  supaya dari Kementerian beri tahu penilaiannya  tolong dikasih tahu  siapa siapa out put dan out come yang jelas SKPD nya supaya penilaian itu betul betul married sistem siapa yang jelas itu yang dipakai yang tidak jelas keluar banyak yang antri.
"Supaya adil betul- betul benang merah dengan married sistem sesuai dengan reformasi birokrasi ", tegas Wagub Kandouw
.
Wagub Kandouw juga menitip pesan kepada Kementerian kalau ada rapat koordinasi di pusat jangan  Nomenklatur diganti- ganti itu akan merepotkan daerah  contohnya biro perbatasan 2 tahun lalu dibubarkan tahun lalu di bentuk lagi ini membuat bingung daerah  belum lagi kewenangan -kewenangan lainnya.

Karena itu Wagub mengingatkan kepada kabupaten/kota untuk mencermati kembali proses implementasi SAKIP dan reformasi birokrasi yang selama ini berjalan di perangkat daerah dan unit kerja masing - masing. Bila masih ada hal yang perlu ditingkatkan maka rencanakan dan jalankan dengan mempertimbangkan semua SDM yang ada.

"Untuk yang mendapat nilai BB dan B jangan dulu berpuas diri, terus meningkatkan sasaran dan target yang lebih tinggi," harap Wagub Kandouw

Mewakili Bapak Gubernur  ikutilah kegiatan ini dengan baik yang dari Provinsi saya perintahkan datang tidak ada diwakili kerena ini  bagian memperlihatkan integritas  dari kita untuk naik supaya jadi A dan ini berlaku untuk semua, tutup Wagub Steven Kandouw




Hadir dalam kegiatan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Ronald Andrea Annas, AK dan jajaran. Bupati/Walikota dan Pejabat Esselon 2 Provinsi dan Kabupaten/Kota.