Minggu, 24 Maret 2019

Wagub Kandouw Hadiri Ibadah Syukur HUT Ke-36 Jemaat GPdi Victory Tountimomor

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw menghadiri Ibadah Syukur HUT Ke-36 Jemaat GPdI Victory Tountimomor, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sabtu (23/3/2019 ) siang.


Dalam sambutannya, Wagub Kandouw yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey, SE mengatakan pertambahan usia pelayanan tersebut menjadi rangkaian sukacita jemaat yang harus diyakini sebagai salah satu dari sekian banyak peristiwa yang menyatakan keterlibatan Tuhan dalam pelayanan.


"Ini menandakan bahwa hidup kita berada dalam genggaman tangan Tuhan dan tidak ada satu perkara yang terlewati dari campur tangan Tuhan," kata Kandouw.

Untuk diketahui, ibadah Ibadah Syukur HUT Ke-36 Jemaat GPdI Victory turut dirangkaikan dengan HUT ke-8 Pengembalaan, HUT Gembala Pdt Harly Wuysang S.Th yang Ke-51 Tahun, Pentahbisan dan Peresmian Panti Asuhan dan rumah singgah "ELIANA serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Baru di Desa Tountimomor.

Lanjut Kandouw, saat ini nilai pembangunan gereja ibarat uang ada nilai nominal dan nilai intrinsip, Misalnya, uang 100 ribu rupiah nilai nominalnya 100 ribu rupiah, uang logam 500 rupiah nilai nominalnya 500. Namun nominal 100 ribu lebih banyak dari 500 rupiah tapi nilai intrinsiknya untuk membuatnya 500 rupiah logam lebih mahal.

"Analogi ini untuk memberikan gambaran dalam berjemaat dan bergereja nominalnya besar tetapi jadi pertanyaan nilai intrinsiknya bagaimana nilai kita dimata Tuhan apakah gereja dan panti asuhan dan rumah singgah betul-betul menjadi sumber kedamaian, cinta kasih , sukacita dan harapan kita harus menjadi auto kritik," beber Kandouw.


Lebih jauh, Kandouw juga mengungkapkan harapan Gubernur Olly agar gereja menjadi nilai plus yaitu memberi inspirasi kepada jemaat untuk baku baku bae, toleransi yang tinggi dan menginspirasi semua orang untuk kerja keras karena Alkitab mengajarkan kerja keras akan memberi manfaat untuk sesama.

Adapun Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Hanny Awuy juga dihadiri Sekdakab Minahasa Jefry Korengkeng, Kepala Dinas Prasarana Pemukiman Sulut JE Jenap dan Camat Kakas Barat Jefry Tangkulung. (Humas Pemprov Sulut)

Sabtu, 23 Maret 2019

Agar Pelayanan Publik Lebih Optimal, Sekprov Tegaskan ASN Harus Paham Konsep Tata Naskah Dinas

Kegiatan bimbingan teknis penyusunan sambutan/materi pimpinan dan tata naskah dinas yang dilaksanakan oleh Biro Protokol dan Humas Setda Prov. Sulut dipusatkan di Hotel Grand Luley, Manado Jumat (22/3).


Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen membuka langsung kegiatan tersebut. Saat memberikan Sambutan Arahan, Sekprov mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang tepat untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.


Disamping itu juga penyusunan sambutan/materi pimpinan dan Tata Naskah Dinas ini merupakan hal yang rutin dilakukan di instansi pemerintahan.

Lebih dalam lagi, Sekprov menuturkan bahwa Tata Naskah Dinas yang dikelola dengan baik, benar dan seragam, akan menjadi salah satu indikator kelancaran birokrasi organisasi dan keberhasilan dalam perwujudan pelayanan publik yang optimal. 


"Tentunya hal itu dapat terwujud, jika dibarengi dengan kinerja dan sistem manajemen aparatur yang bersinergi," terangnya.


Ditempat yang sama pula, Kepala Biro Protokol dan Humas Dantje Lantang menjelaskan bahwa maksud pelaksanaan Bimbingan Teknis ini adalah untuk memberikan pemahaman serta menyamakan persepsi terkait penyusunan sambutan dan materi pimpinan, serta penyeragaman Tata Naskah Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Disamping itu juga untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas serta keterampilan menyusun sambutan dan materi pimpinan, serta meningkatkan pemahaman tentang Tata Naskah Dinas bagi segenap ASN   dan THL di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.


Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh utusan dari masing-masing SKPD yang ada di lingkup Pemprov Sulut. (humas provinsi sulut)

Jumat, 22 Maret 2019

Wagub Kandouw Beri Motivasi Jajaran Bank SulutGo Cabang Melonguane

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw, melakukan inspeksi mendadak di Bank SulutGo Cabang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (21/3/2019 ) siang. 


Kunjungan Wagub Kandouw tersebut diterima langsung oleh Kepala Cabang Bank SulutGo Melonguane Steven Rembet

Pada kesempatan itu, Kandouw mengingatkan jajaran Bank SulutGo Melonguane terus meningkatkan pelayananannya kepada masyarakat.

Kandouw juga melihat langsung keberadaan sarana dan prasarana kantor Bank SulutGo Melonguane dalam menunjang operasional dari sektor perbankan yang populer dengan slogan ‘Torang pe Bank’ ini. Kandouw berharap bangunan Kantor Bank SulutGo Melonguane dapat direnovasi untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kepada para nasabah.


Sementara itu, Kepala Cabang Bank SulutGo Melonguane Steven Rembet menjelaskan kepada Wagub Kandouw tentang kesiapan Bank SulutGo Melonguane mencapai target laba yang ditetapkan managemen direksi pusat Bank SulutGo sebesar 46 miliar rupiah.

Menurut Rembet, produk deposito, giro dan tabungan begitu diminati para nasabah dan kalangan pelaku ekonomi Melonguane. Tambah dia, khusus produk tabungan dan giro sedang diupayakan untuk dapat menjadi salah satu penunjang keuntungan laba dari kantor cabang yang telah dioperasikan sejak 2005 dengan komposisi 54 pegawai yang tersebar di seluruh cabang, yaitu Melonguane, Beo dan Lirung. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Dondokambey : Sulut Tentram, Aman dan Damai

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Tahap Kampanye Terbuka dan Pemungutan Suara Pemilu 2019 di Lapangan Robert Wolter Monginsidi, Manado, Jumat (22/3/2019) pagi.

Apel yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Khusus di Lapangan Robert Wolter Monginsidi melibatkan sebanyak 3000 personil, baik Polri, TNI dan segenap unsur pendukung lainnya. Sedangkan untuk Kabupaten/Kota dilaksanakan di masing-masing daerah dipimpin oleh Kapolres bersama Dandim.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengatakan pelaksanaan apel gelar pasukan semakin memperkuat sinergitas semua pihak terkait demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019 di Sulut.

"Sinergitas yang kita lakukan pada pagi hari ini dapat kita tingkatkan terus sehingga pada saat pelaksanaan pesta demokrasi 2019 di Sulut betul-betul tentram, aman dan damai," kata Olly.

Menurut Olly, suasana tentram, aman dan damai yang terpelihara hingga saat ini terbukti mampu membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di berbagai bidang.

"Masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. Perkembangan ekonomi Sulut bertumbuh terus, kemudahan berusaha dan mendapatkan lapangan pekerjaan sehingga kita bisa bersama-sama membawa Sulut yang lebih hebat kedepan," ungkap Olly.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto saat membacakan amanat Menkopolhukam RI mengatakan Pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait apakah Bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya.

“Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan,” kata Sigid. 

Apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 turut dihadiri Ketua DPRD Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 21 Maret 2019

Gubernur Olly Apresiasi Solidnya Kerja Sama Pemprov-GMIM

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengatakan kerjasama Pemprov Sulut dengan Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) yang terjalin erat hingga kini mampu memajukan Sulut di berbagai bidang.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly pada kegiatan Tatap Muka Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam Training Of Trainer (TOT) Penggembalaan Ketua - ketua BPMW dan BPMJ GMIM Rayon Minahasa Utara dan Bitung di Minut, Kamis (21/3/2019) sore.

"Saya bersyukur kerja sama Pemprov Sulut dengan GMIM sangat solid sehingga banyak program Pemprov yang disalurkan lewat GMIM sehingga GMIM juga turun ke masyarakat," kata Olly.

Lanjut Olly, GMIM sebagai organisasi telah berperan dalam semua aspek kehidupan masyarakat dengan menjadi terang dan teladan dalam masyarakat. Karenanya kerjasama GMIM dan pemerintah semakin mengoptimalkan pembangunan daerah.

"Kebersamaan ini membawa dampak yang sangat positif bagi kemajuan GMIM sehingga bisa menjadi suatu organisasi yang manajemennya mampu berjalan dengan baik," ungkap Olly.

Tatap Muka Pemprov Sulut dalam Training Of Trainer (TOT), Penggembalaan Ketua - ketua BPMW dan BPMJ GMIM Rayon Minahasa Utara dan Bitung turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr Hein Arina. (Humas Pemprov Sulut)

Pemprov Sulut Tergetkan Inovasi Pelayanan Publik Perangkat Daerah Masuk TOP 40 SINOVIK Tahun 2019

Dalam rangka implementasi pelayanan publik di daerah seluruh pelaksana pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Utara diarahkan untuk melakukan berbagai upaya serta langkah strategis dan konstruktif, begitu juga dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah pun, harus terus berupaya menghadirkan inovasi pelayanan publik.


Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Roy Tumiwa  pada kegiatan Penyusunan Proposal Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) tahun 2019 di Kementerian PANRB RI, Kamis (21/3/2019).


Berkat dukungan segenap pihak, termasuk  jajaran Kementerian PAN RB RI di tahun 2018, salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yakni ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) berhasil masuk dalam TOP 99 Inovasi Pemerintah Daerah.


"Prestasi inilah yang memacu dan mendorong seluruh unit pelayanan publik di daerah Bumi Nyiur Melambai untuk terus melahirkan inovasi-inovasi terbaik dalam bidang pelayanan publik," ujarnya.


Di tahun 2019 ini, Provinsi Sulawesi Utara berupaya masuk TOP 40, sehingga dalam prosesnya sangat mengharapkan dukungan ataupun pendampingan dari jajaran Kementerian PANRB RI, termasuk dalam tahap penyusunan proposal bagi unit pelayanan publik yang akan turut dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) 


Dalam SINOVIK Tahun 2019, ada 5 (lima) Perangkat Daerah Provinsi dan 4 Kabupaten   yang akan ikut. Kelima Perangkat Daerah   Provinsi itu adalah Dinas Kesehatan dengan inovasi DESAKU, U ARE THE REASON, ANDA TIDAK SENDIRI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak SISTEM PELAPORAN KEKERASAN, Dinas Penanaman Modal dan PTSP SI OBET, Badan Pendapatan Daerah SEE SAMRAT SMART, dan Biro Umum ULA. Sementara keempat Kabupaten itu adalah Minahasa Utara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, dan Sangihe. 


Melalui kegiatan ini, Pemprov Sulut berharap mendapat pendampingan serta masukan, saran, rekomendasi maupun kritik dari jajaran Kementerian PANRB RI, agar nantinya tersusun proposal yang komperehensif sehingga nantinya inovasi pelayanan publik yang sedang diperjuangkan  akan memperoleh hasil yang terbaik.


Sehubungan dengan itu, disampaikan terima kasih kepada segenap jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia yang telah memberi perhatian kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.(humas provinsi sulut)

Kunker Ke Talaud, Wagub Kandouw Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Talaud dalam rangka memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara khususnya sektor pendidikan di Aula SMK Negeri 1 Talaud, Kamis (21/3/2019)


Dalam arahannya, Wagub Kandouw menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Talaud harus terus ditingkatkan karena indikator pendidikan Talaud berada di peringkat ke 12 dari 15 kabupaten se Sulut.

Kandouw menuturkan, selama bertahun-tahun penempatan kepala sekolah hanya berdasarkan kepentingan dan kedekatan. Tetapi sejak beralih menjadi kewenangan pemerintah provinsi, penempatan kepala sekolah, guru dan THL harus berdasarkan kualitas.


"Pendidikan di Talaud kalau tidak dibenahi kualitas gurunya, maka akan sulit lahir manusia-manusia seperti Profesor Burhan Magenda dulu yang pernah menjadi staf ahli Kapolri. Grubert Ughude, Jemmy Gagola dan lainnya yang hari ini hadir disini. Visi Gubernur Olly Dondokambey adalah merubah paradigma dalam membangun dunia pendidikan di Talaud," kata Kandouw.

Menurut Kandouw, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Talaud, Gubernur telah mengingatkan pentingnya moral obligation guru, kepala sekolah termasuk THL agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.


"Sangat dibutuhkan moral obligation dan integritas dari semua kepala sekolah, guru dan THL untuk mengurus pendidikan. Artinya pemberian diri sepenuhnya bagi pendidikan. Karena kewenangan provinsi ada di titik cross road atau di titik persimpangan untuk melangkah ke mana di masa depannya, anak didik yang ada di bangku SMA dan SMK," ujar Kandouw

Karenanya, Kandouw meminta Talaud dapat masuk 10 besar dalam indikator dan mutu pendidikan pada tahun depan.


"Kalau tidak ada peningkatan. Kacabdin harus siap menerima konsekuensinya, untuk hal ini saya sangat serius," tegas Kandouw.


Lanjut Kandouw, ada tiga prinsip pembinaan ASN yang selama ini dikedepankan oleh Gubernur Olly, yaitu integritas, loyalitas, dan prestasi atau merit sistem.


"Gubernur tidak main-main dengan tiga hal ini. Maka dari itu mindset kita harus segera dibenahi dalam mengurus pendidikan di Talaud. Maka kualitas anak didik selaku obyek pendidikan akan tampil dan berprestasi jika guru-guru juga memiliki mindset yang berdasarkan tiga hal diatas," imbuh Wagub.

Untuk diketahui, kegiatan pembinaan ASN dirangkaikan dengan pemberian bantuan di berbagai sektor sebesar satu mimiar rupiah. Kandouw meminta semua penerina bantuan dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya.


"Pakai bantuan sesuai permintaan dan kebutuhan yang disampaikan. Jangan di jual apalagi dipakai tidak sesuai dengan peruntukannya," tutup Kandouw.


Pembinaan ASN turut dihadiri Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang, Kadis Pertanian Sulut Refly Ngantung, Kadis PU Sulut Steve Kepel, Kadis Kominfo Sulut Jeti Pulu, Kaban Perbatasan Jemmy Gagola, Karo Hukum Grubert Ughude, Karo Pembangunan Edwin Kindangen, Asisten I Talaud Max Sahadula dan Kepala Cabang Bank Sulut Melonguane Steven Rembet. (Humas Pemprov Sulut)