Minggu, 16 Juni 2019

Gubernur Olly : Hubungan Sulut-Filipina Makin Harmonis



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri acara Proklamasi Hari Kemerdekaan Filipina ke-121 tahun yang digelar di Manado, Minggu (16/6/2019) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Konsul Jenderal Filipina di Manado Oscar G. Orcine, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Edwin Silangen.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengucapkan selamat merayakan hari kemerdekaan kepada masyarakat Filipina, khususnya yang berada di Sulut.

"Semoga peringatan Hari Kemerdekaan ke-121 tahun ini semakin membawa Filipina pada progres pembangunan bangsa yang semakin maju," kata Olly.

Menurut Olly, sebagai daerah di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sulut merasakan dampak positif atas terjalinnya berbagai bentuk kerjasama bilateral yang harmonis antara Indonesia dan Filipina.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Filipina melalui Konsulat Jenderal Filipina di Manado yang senantiasa membangun komunikasi dan kerjasama yang erat dengan Pemprov Sulut dalam berbagai aspek dan dimensi pembangunan," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly menerangkan tentang era masyarakat ekonomi ASEAN yang merupakan agenda integrasi ekonomi negara-negara ASEAN dengan tujuan utama untuk meminimalisir bahkan menghilangkan hambatan hambatan di dalam melakukan kegiatan ekonomi lintas kawasan, misalnya dalam perdagangan barang, jasa dan investasi guna meningkatkan daya saing negara negara ASEAN.

"Tentunya kedepan akan banyak tantangan serta permasalahan sekaligus peluang yang membutuhkan sinergitas kerja kita yang lebih baik dan lebih solid lagi. Untuk itu, mari kita jaga dan tingkatkan terus harmonisasi kerjasama yang telah terbangun selama ini, demi kemajuan bersama di masa depan," imbuh Olly. (Humas Pemprov Sulut)


Gubernur Olly : Berkat Pasti Datang Terus



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit GMIM Kaupusan Langowan di Kabupaten Minahasa, Minggu (16/6/2019) sore.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi GMIM yang terus berekspansi dibidang kesehatan, khususnya pembangunan Rumah Sakit GMIM Kaupusan Langowan.

Olly mendukung penuh upaya GMIM untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sektor kesehatan ini dan optimis pembangunan hingga pengoperasiannya dapat berjalan lancar.

"Pemerintah selalu bekerja sama dengan gereja dalam membangun sarana dan prasarana yang ada. Kalau kita bisa bersama sama dan selalu bersyukur, saya kira tidak ada hal yang menjadi hambatan karena berkat pasti datang terus," kata Olly.

Lanjut Olly, majunya pembangunan Sulut didukung dengan data-data yang disampaikan pihak Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya itu karena penyertaan Tuhan atas Sulut.

"BPS bilang pertumbuhan ekonomi bagus, tingkat kemiskinan dan pengangguran juga berkurang. Bahkan Pemprov selalu mendapatkan penghargaan dalam hal-hal seperti ini. Dan itu bukan karena kerja gubernur, tapi berkat dari Tuhan," beber Olly.

Lebih jauh, Olly mengingatkan pentingnya kerja sama gereja, pemerintah dan masyarakat Sulut dalam mempertahankan bahkan meningkatkan pembangunan daerah.

"Saya kira paling penting gereja dan pemerintah bisa bekerja sama dengan masyarakat. Orang lihat Sulut aman dan investasi pasti datang. Mari kita bersama-sama terus menjaga kenyamanan dan ketentraman di Sulut sehingga banyak orang mau datang ke sini, sehingga manfaatnya langsung ke masyarakat," imbuh Olly.

Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit GMIM Kaupusan Langowan turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, Bupati Minahasa Royke Roring, Wakil Bupati Robby Dondokambey dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)



Gubernur Olly Ajak Gereja Jadi Mitra Pemerintah



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur HUT ke-113 Jemaat GMIM Kalvari Pineleng di Kabupaten Minahasa, Minggu (16/6/2019) siang.

Ibadah tersebut dirangkaikan dengan peresmian Konsistori/Pastori I Kantor Jemaat dan Kantor Wilayah Pineleng.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengajak seluruh jemaat GMIM Kalvari Pineleng untuk bersyukur kepada Tuhan atas tuntunan dan anugerah sehingga dapat memasuki gerbang pelayanan ke-113 tahun dan mampu menyelesaikan proses pembangunan gedung penunjang pelayanan.

Menurut Olly, rangkaian perayaan syukur ini mampu menumbuhkan sinergitas, kekompakan serta kebersamaan, sebagai cerminan satu kesatuan tubuh Kristus dalam ikatan persaudaraan yang rukun.

"Dimana kita bersyukur pasti berkat datang dari Tuhan," beber Olly.

Lanjut Olly, kemajuan Sulut di berbagai bidang juga didukung oleh kebiasaan masyarakatnya yang selalu bersyukur sehingga mendatangkan berkat Tuhan bagi pembangunan daerah termasuk melalui kunjungan turis China yang berwisata di Sulut.

"Tuhan memberkati Sulut sehingga ekonomi Sulut bertumbuh terus hingga 6,4 persen. Tingkat kemiskinan di Sulut turun satu persen, pengangguran berkurang. Bahkan ekonomi Sulut bertumbuh terus selama hampir 4 tahun ini. Itulah berkat Tuhan yg diberikan kepada kita," sambung Olly.

Untuk mempertahankan bahkan melampaui pencapaian itu, Olly mengajak seluruh jemaat GMIM Kalvari Pineleng dapat terus menjadi mitra aktif pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

"Kita semua dan gereja harus ikut berperan dalam pembangunan daerah," imbuh Olly.

Usai sambutan, Gubernur Olly menyerahkan bantuan bibit tanaman duku, mangga, tomat dan cabe serta alat pertanian hand sprayer kepada 12 kelompok tani di GMIM Kalvari Pineleng.

Ibadah syukur HUT ke-113 Jemaat GMIM Kalvari Pineleng turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, BPMW Pineleng dan juga Ketua BPMJ GMIM Kalvari Pineleng, Pdt. Ganny R. Sondakh dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)



Gubernur Olly : Mengucap Syukur Kunci Meraih Berkat



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur HUT ke-30 Jemaat GMIM Eben Haezer Watutumou serta pentahbisan dan peresmian pastori 1,2,3,4 di Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (16/6/2019) pagi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengucapkan selamat merayakan ulang tahun yang ke-30 serta pentahbisan dan persemian Pastori Jemaat GMIM Eben Haezer Watutumou. Olly berharap momentum syukur ini semakin memacu semangat berkarya Jemaat GMIM Eben Haezer Watutumou dalam pelaksanaan tugas-tugas panggilan gereja kedepannya.

"Pemprov Sulut akan mensuport apa yg menjadi program Jemaat GMIM Eben Haezer dalam mempersiapkan pelayanan," kata Olly.

Menurut Olly, rangkaian perayaan syukur ini mampu menumbuhkan sinergitas, kekompakan serta kebersamaan, sebagai cerminan satu kesatuan tubuh Kristus dalam ikatan persaudaraan yang rukun.

"Kegiatan syukur ini terus kita lakukan karena dimana kita bersyukur pasti berkat datang dari Tuhan," ungkap Olly.

"Karena ada janji Tuhan bagi kita sehingga Tuhan berikan berkat yang lain sehingga ekonomi Sulut bertumbuh terus. Tingkat kemisikinan di Sulut turun satu persen, pengangguran berkurang, ekonomi tumbuh 6,4 persen. Bahkan ekonomi Sulut bertumbuh terus selama hampir 4 tahun ini. Itulah berkat Tuhan yg diberikan kepada kita," sambung Olly.

Lebih jauh, Olly mengajak seluruh warga gereja dapat terus menjadi mitra aktif pemerintah dalam melaksanakan berbagai program dan kebijakan.

"Apa yang kita jalani dan terus kita imani apa yang Tuhan berikan bagi kita maka banyak berkat yang akan datang atas Sulut. Kita semua dan gereja harus ikut berperan dalam pembangunan," imbuh Olly.

Ibadah syukur HUT ke-30 Jemaat GMIM Eben Haezer Watutumou turut dihadiri Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, Ketua BPMJ GMIM Eben Haezer Watutumou, Pdt. Nico C. Rarumangkay dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)


Sabtu, 15 Juni 2019

Halal Bihalal, Gubernur Olly : Hablum Minallah Wa Hablum Minannas



Tokoh Pluralisme layak disematkan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey atas upayanya yang tanpa henti membangun silaturahmi dan kedekatan yang erat dengan umat Muslim di Sulut.

Bertempat di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (15/6/2019) sore, orang nomor satu di Sulut ini menggelar halal bihalal dengan para ASN, THL dan masyarakat Muslim.

Pada pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, Olly menuturkan bahwa Bulan Ramadhan 1440 Hijriah yang telah dilewati umat Muslim menjadi momen spesial untuk senantiasa memperbanyak ibadah. Selain hablum minallah, yaitu mempertebal sikap takwa kepada Allah SWT, dan juga hablum minannas yaitu harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

"Halal bihalal ini memperkuat
hablum minallah dan hablum minannas," ucap Olly.

Lanjut Olly, upaya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dapat diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang menjaga suasana kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera.

"Karena torang samua ciptaan Tuhan," beber Olly.

Lanjut Olly, pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata di Sulut lantaran didukung oleh keramahan dan kerukunan masyarakatnya yang menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut.

Terbukti, baru-baru ini Kementerian Pariwisata RI bahkan menobatkan Sulut sebagai The Rising Star sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisatanya hingga 600% dalam empat tahun terakhir.

Wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut, pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.

Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 persen sampai 10 persen.

Usai sambutan, Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Sekdaprov Edwin Silangen menyapa dan menyalami para ASN, THL dan umat Muslim yang mengikuti halal bihalal. (Humas Pemprov Sulut)





Wagub Kandouw Ikuti Jaya Sakti Fun Bike HUT Kodam XIII Merdeka ke-61


Kegiatan sepeda santai bertajuk "Jaya Sakti Fun Bike" digelar di Manado, Sabtu (15/6/2019) pagi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kodam XIII Merdeka yang jatuh pada tanggal 16 Juni 2019.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O. E Kandouw juga mengikuti ivent yang dibuka langsung Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang dengan
Usai dilepas Pangdam XIII Merdeka dari garis start di Kawasan Pohon Kasih Mega Mas, Wagub Kandouw bersama ribuan peserta lainnya bersepeda santai hingga finish di Makodam XIII Merdeka.
Dalam sambutannya, Pangdam XIII Merdeka mengapresiasi kehadiran seluruh peserta.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada para bikers sekalian yang telah hadir memenuhi undangan kami untuk merayakan peringatan ke 61 Kodam XIII Merdeka, terima kasih atas pelaksanaannya, terima kasih atas kedatangannya,” kata Aritonang.
Disamping itu, Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya iven tersebut. “Terima kasih semuanya,” beber Pangdam.
Tekait nama Kodam XIII Merdeka, Pangdam menuturkan, nama tersebut Diketahui diambil dari operasi yang dilaksanakan TNI ketika menumpas Permesta di Sulut.
"Jadi nama operasi itu merdeka dan dilaksanakan pads tanggal 16 juni tahun tahun 1958," kata Pangdam.
Namun tahun 1985 Kodam ini di gabung menjadi satu yaitu Kodam XIV Hasanudin dan Kodam XII Merdeka digabung menjadi menjadi Kodam VII Wirabuana. 
Pada tanggal 20 Desember 2016 Kodam VII Wirabuana dipecah lagi yang di selatan menjadi Kodam XIV Hasanudin dan di Utara menjadi Kodam XIII Merdeka.

"Jadi tanggal lahir Kodam XIII Merdeka diambil saat berdiri dulu pada tanggal 16 Juni 1958 kalau dihitung sekarang menjadi 61 tahun," imbuh Pangdam
Kegiatan sepeda santai "Jaya Sakti Fun Bike" oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Brigjen Pol Karyoto, SIK, Kepala Perwakilan BPKP Sulut Sofyan Antonius Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat, Pemimpin Cabang BRI Manado Boulevard Andarias Pangayang, jajaran Polda Sulut dan Kodam XIII Merdeka.

Jumat, 14 Juni 2019

Sekdaprov Silangen Apresiasi Dukungan BPKP atas Penerapan E-Planning



Perencanaan pembangunan yang baik akan menentukan keberhasilan pembangunan di Sulawesi Utara sehingga sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan sebaik mungkin di setiap aspeknya.

Untuk itu, Pemprov Sulut dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey mengggunakan aplikasi SIMDA Perencanaan BPKP atau biasa disebut e-planning. Aplikasi yang dibangun oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini memuat Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020.

Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi penerapan aplikasi E-Planning di lingkup Pemprov Sulut yang dipimpin Sekdaprov Edwin Silangen di Ruang WOC Kantor Gubernur, Jumat (14/6/2019) pagi.

Dalam rapat yang dihadiri langsung perwakilan BPKP, Asisten III Bidang Administrasi Umum Praseno Hadi dan seluruh pimpinan Perangkat Daerah (PD) ini Sekdaprov Silangen mengapresiasi pihak BPKP yang mampu membuat perencanaan dan penganggaran Pemprov Sulut menjadi berkualitas dan akuntabel melalui SIMDA Perencanaan BPKP.

"Pemprov Sulut bekerja sama dengan BPKP dalam menerapkan aplikasi e-planning kepada seluruh perangkat daerah," kata Silangen.

Menurutnya, aplikasi tersebut nantinya menghasilkan produk perencanaan yang terintegrasi dengan Simda Keuangan, sehingga apa yang akan dihasilkan di Simda Keuangan tidak akan keluar dari proses perencanaan. 

Sementara itu, di tempat yang sama, perwakilan BPKP mengatakan bahwa SIMDA Perencanaan BPKP tersebut merupakan komitmen penuh BPKP untuk mewujudkan perencanaan dan penganggaran yang berkualitas di seluruh Indonesia.

Diketahui, SIMDA Perencanaan BPKP dibuat berdasarkan Permendagri nomor 86 tahun 2017 dan amanat KORSUPGAH KPK (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi) serta percepatan implementasi SIMREN (Sistem Perencanaan) dan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) sebagaimana arahan dari KEMENPAN RB (Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) melalui BPKP. (Humas Pemprov Sulut)