Sabtu, 22 Juni 2019

Sekdaprov Silangen : Sulawesi Utara Surganya Paduan Suara



Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Aula Wisma Montini Manado, Sabtu (22/6/2019).

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen mengapresiasi pelaksanaan Rakerda LP3KD sekaligus merespon positif komitmen pengurus LP3KD Sulut dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu atau kualitas paduan suara di daerah dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.

"Sulawesi Utara adalah surganya paduan suara, karena secara kualitas kita ketahui kelompok-kelompok paduan suara di Sulawesi Utara baik dalam kelompok organisasi, maupun dalam kelompok Gereja telah dikenal luas sarat dengan prestasi, di tingkat nasional hingga pada taraf internasional," kata Silangen.

Disamping itu, Silangen meminta LP3KD Sulut dapat terus melakukan pembinaan paduan suara di daerah dan mempertahankan citra paduan suara Sulut yang senantiasa menampilkan yang terbaik dalam setiap perlombaan paduan suara, termasuk Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani).

"Kiranya Rakerda ini dapat menghasilkan terobosan-terobosan yang semakin kreatif dan inovatif, sehingga kedepannya akan hadir paduan suara yang semakin berkualitas serta mampu mengangkat nama daerah," ungkap Silangen.

Adapun Rakerda tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pembangunan Sulut yang juga Ketua KBK Keuskupan Manado Edwin Kindangen, Ketua harian LP3KD Sulut Janny Kopalit dan para pengurus LP3KD Sulut. (Humas Pemprov Sulut)



Jumat, 21 Juni 2019

Sekdaprov Silangen Beri Motivasi Bagi Jajaran Bapenda Sulut



Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen memberikan motivasi kepada seluruh jajaran Badan Pendapatan Derah (Bapenda) Sulut untuk memahami standar operasional prosedur kerja yang dimiliki, khususnya dalam aspek pelayanan langsung kepada wajib pajak.

"Pelayanan prima kepada masyarakat dapat bermuara pada meningkatnya penerimaan daerah dari hasil pajak," kata Silangen saat menghadiri kegiatan bimbingan teknis peningkatan kemampuan penanganan pajak Bapenda Sulut yang dilaksanakan di Aula UPTD Samsat Manado, Jumat (21/6/2019).

Silangen juga mengingatkan seluruh jajaran Bapenda Sulut untuk memperkuat kekompakan dalam mencapai target pendapatan. Tambah dia, Bapenda merupakan ujung tombak pengelola sumber pendapatan daerah, serta selaku pendukung gerak langkah pembangunan di Sulut.

"Harus kerja keras dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas pekerjaan," ungkap Silangen.

Lebih jauh, Silangen juga mengimbau seluruh jajaran Bapenda Sulut untuk senantiasa mengedepankan disiplin dan profesionalisme serta integritas dalam pelaksanaan tugas sehingga terhindar dari persoalan hukum.

Adapun Bimtek peningkatan kemampuan penanganan pajak turut dihadiri Kepala Bapenda Olvie Atteng, para narasumber dan panitia pelaksana Bimtek. (Humas Pemprov Sulut)


Kunjungi Belanda, Wagub Kandouw Promosi Potensi Energi, Infrastruktur dan Pariwisata Sulut

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw melakukan kunjungan kerja Negara Belanda. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka menghadiri pertemuan bersama founder and CEO of Arkitech BV and Founder Business Association, Jumat (21/6/2019).


15  investor papan atas Eropa hadir dalam pertemuan tersebut. Pertemuan diawali dengan presentasi tentang peluang bisnis dan situasi Sulut dalam berbagai sektor seperti pengembangan energi ramah lingkungan, infrastruktur dan pariwisata.


"Gubernur Sulut, Bapak Olly Dondokambey sangat serius dalam memajukan daerah Sulut, melalui momentum ini diharapkan para investor bisa bekerjasama dengan pemerintah guna memajukan Sulut," ujar Wagub.


Para investor yang hadir menyambut positif presentasi yang dibawakan oleh Wagub Kandouw, mereka rencananya akan mengunjungi Sulut untuk melihat secara langsung kondisi daerah.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua TP PKK Sulut, dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Frangky Manumpil, Staf Khusus Gubernur, Lucky Rumopa,  Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, Wakil Bupati Sitaro John Palandung, Kasat Pol PP Sulut Evans Liow besera rombongan lainnya






Sekdaprov Silangen Lepas Lobster Bertelur di Pantai Bahowo



Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen melepas lobster-lobster bertelur ke habitatnya Mangrove Park Bahowo, Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Jumat (21/6/2019) pagi.

Pelepasan lobster ini merupakan bagian dari peringatan Hari Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Day) ke-8

Silangen berharap lobster-lobster yang dilepas di Pantai Bahowo bisa berkembang biak dan dinikmati oleh masyarakat.

"Cepat beranak dan setelah anak-anaknya besar bisa menjadi berkat bagi masyarakat," kata Silangen lalu melepas lobster ke habitatnya.

Silangen juga mengajak nelayan dan masyarakat untuk tidak menangkap lobster yang sedang bertelur serta bibitnya untuk melestarikan habitat lobster sebagai kekayaan laut bagi masa depan bangsa.

"Dijaga dan hentikan pengambilan lobster bertelur supaya bisa berkembang biak dengan baik," beber Silangen.

Diketahui, selain melepas lobster, Silangen bersama Sesditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Agus Dermawan, Direktur Eksekutif Sekretariat CTI Hendra Yusran Siry, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut Ronald Sorongan serta komunitas pecinta lingkungan ikut menanam mangrove, melakukan transplantasi karang di pantai Bahowo.

Silangen mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan dalam rangkaian peringatan Coral Triangle Day ini semakin membangkitkan semangat cinta alam serta menjaga dan memelihara keanekaragamannya sepanjang masa sebagai cerminan jati diri akan menjadikan Sulut sebagai tempat ternyaman untuk tinggal dan terpopuler sebagai destinasi kunjungan wisata.

"Banyak turis Tiongkok yang datang ke Sulawesi Utara karena keindahan alamnya," imbuh Silangen. (Humas Pemprov Sulut)









Sekdaprov Silangen : Jadikan Donor Darah Gaya Hidup



Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen membuka secara resmi kegiatan Jalan Sehat dan Donor Darah Massal dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia yang dilaksanakan di Kawasan Mega Mas Manado, Jumat (21/6/2019)

Usai mengangkat bendera, Sekdaprov Silangen bersama Ketua Tim Giat Donor Darah Palang Merah Indonesia Sulut Annie Dondokambey dan masyarakat jalan sehat hingga finish di Marina Plaza daan dilanjutkan dengan kegiatan donor darah massal.

Sebelumnya, Silangen mengajak masyarakat berperan dan berpartisipasi aktif mendukung kegiatan donor darah.

"Jadikan donor darah sebagai lifestyle (gaya hidup) dalam kehidupan sosial kita," kata Silangen.

Lanjut Silangen, pelayanan darah sebagai salah satu upaya kesehatan dalam rangka penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan sangat membutuhkan ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup, aman, bermanfaat, mudah diakses dan terjangkau oleh masyarakat.

Tambah dia, keberhasilan pengelolaan pelayanan darah sangat tergantung pada ketersediaan pendonor darah, sarana, prasarana, tenaga, pendanaan, dan metode yang dilakukan.

"Karenanya pengelolaan pelayanan darah harus dilakukan secara terstandar, terpadu dan berkesinambungan serta dilaksanakan secara terkoordinasi antara Pemerintah, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat termasuk organisasi sosial yang tugas pokok dan fungsinya di bidang kepalang merahan sebagai mitra Pemerintah," imbuh Silangen.

Sementara itu, Ketua Tim Giat Donor Darah PMI Sulut Annie Dondokambey mengatakan kegiatan yang mengangkat tema safe blood for all itu sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat manfaat dan pentingnya donor darah.

Menurut Dondokambey, pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Tim Giat Donor Darah PMI Sulut telah memberikan penghargaan bagi masyarakat yang sudah mendonorkan darahnya sebanyak 10 kali, 25 kali, 50 kali, 75 kali dan 100 kali.

"Mereka patut diberi apresiasi dan penghargaan karena memberikan darahnya tanpa pernah dibayar," imbuh Dondokambey.

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan ribuan ASN dan THL di lingkup Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)





Kamis, 20 Juni 2019

Perkuat Program ODSK, Sekdaprov Silangen Ingatkan Pentingnya Akurasi BDT



Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Keluarga Miskin yang dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (20/6/2019) siang.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen menerangkan keberhasilan Gubernur Olly Dondokambey dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui program penanggulangan kemiskinan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

Terbukti, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, pada 2015 kemiskinan menyentuh angka 8,98 persen. Namun selang tiga tahun dan empat bulan kepemimpinan Gubernur Olly, angka kemiskinan menurun hingga 7,59 persen pada September 2018 atau terendah di Pulau Sulawesi menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

Silangen optimis capaian positif ini dapat terus ditingkatkan dengan sinergitas dan sinkronisasi program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta Stakeholder terkait. Tambah dia sinergitas ini harus ditunjang dengan keakuratan proses verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT) keluarga miskin di seluruh kabupaten dan kota se-Sulut.

"Saya mengharapkan kepada kabupaten/kota, khususnya Perangkat Daerah terkait, untuk dapat memberikan perhatian masalah verifikasi dan validasi data di daerah masing-masing guna mendapatkan data terbaru/akurat, karena dari data akurat akan lahir kebijakan yang efektif," kata Silangen.

Disamping itu, Silangen juga mengingatkan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah agar melakukan evaluasi setiap triwulan dan setiap semester terhadap pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan dengan berpedoman pada mekanise sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Rinny Tamuntuan menerangkan hasil yang diharapkan dari Rakor pemuktahiran data PMKS.

"Kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi kesepakatan sebagai bahan masukan dalam rangka penyempurnaan mekanisme verifikasi, validasi dan pemuktahiran data kemiskinan secara berjenjang serta diperolehnya Basis Data Terpadu Penanganan Sosial by name by adress yang dapat dijadikan basis data terpadu dalam rangka intervensi program," ujar Rinny.

Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data PMKS Keluarga Miskin turut dihadiri perwakilan BPS Sulut, Bappeda dan Dinas Sosial kabupaten dan kota se-Sulut. (Humas Pemprov Sulut)






Rabu, 19 Juni 2019

Pameran Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Resmi Ditutup, ULA ODSK Paling Inovatif



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang menutup secara resmi Pameran Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik se-Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Manado Town Square, Rabu (19/6/2019) malam.

Pada kesempatan itu, Humiang mengapresiasi seluruh panitia pelaksana serta pihak terkait yang telah ikut berkontribusi dalam mensukseskan pelaksanaan pameran kompetisi pelayanan publik yang keempat ini.

"Pameran kompetisi pelayanan publik ini tidak saja menjadi ajang untuk menunjukkan inovasi pelayanan publik yang terbaik, namun juga menjadi sarana bertukar informasi bagi pelaksana pelayanan publik untuk menciptakan ataupun melaksanakan pelayanan publik yang lebih baik kedepan," kata Humiang.

Lanjut Humiang, pelayanan publik yang efektif, efisien dan prima akan memberikan kontribusi positif bagi proses tumbuh kembang daerah.

Karena itu, tambah Humiang, pameran kompetisi inovasi pelayanan publik ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya dan tentunya mengharapkan dukungan dari seluruh perangkat daerah dan unit kerja Pemprov Sulut, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal dan kalangan swasta.

Humiang berharap kedepan setiap instansi di Provinsi Sulut mampu melahirkan inovasi yang nantinya dapat mendukung kualitas pelayanan publik didaerah kearah yang semakin baik, bahkan bisa ikut pada ajang kompetisi inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Kemenpan RB.

Usai sambutan, Asisten I Edison Humiang didampingi Kepala Biro Organisasi Glady Kawatu dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda Tirajoh menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada para pemenang kompetisi inovasi pelayanan publik perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulut serta juara di tingkat kabupaten/kota.

Diketahui, Biro Umum Setdaprov Sulut yang dipimpin Clay June Dondokambey berhasil terpilih menjadi juara pertama atau paling inovatif dengan inovasinya yaitu ULA ODSK (Unit Layanan Administrasi Olah Dokumen Sesuai Ketentuan) Dengan inovasi ini status dokumen dapat dicek secara online. Selanjutnya juara kedua diraih Dinas Perhubungan Daerah Sulut sedangkan peringkat ketiga yaitu Dinas Kesehatan Daerah Sulut.

Sementara itu, tiga besar pemenang kompetisi inovasi pelayanan publik ditingkat kabupaten/kota masing-masing diraih oleh Pemerintah Kota Manado, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (Humas Pemprov Sulut)