Selasa, 04 Mei 2021


Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen yang diwakili oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Praseno Hadi membuka secara resmi Kegiatan Penyusunan Bahan Evaluasi Pemanfaatan Ruang Tingkat Provinsi - Sosialisasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pasca Ditetapkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Manado, Selasa (4/5/2021).

Pada kesempatan itu Asisten 2 Praseno Hadi menyampaikan sambutan Sekdaprov Sulut yang mengatakan bahwa kegiatan ini bernilai penting dan strategis dalam rangka penyelenggaraan program koordinasi dan sinkronisasi pengendalian pemanfaatan ruang di Sulut.

Diketahui, sesuai Pasal 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, Cipta Kerja merupakan upaya penciptaan kerja melalui usaha kemudahan, perlindungan, pemberdayaan koperasi dan UMKM, peningkatan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha, serta investasi Pemerintah Pusat dan percepatan proyek strategis nasional

Untuk melaksanakan ketentuan Pasal-Pasal dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 khususnya ketentuan Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19 dan Pasal 185 Huruf B, telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan 3.000 Paket Ramadhan 1442 H untuk kaum dhuafa di Masjid Raya Ahmad Yani, Manado, Selasa (4/5/2021).

Penyerahan paket Ramadhan tersebut didampingi langsung oleh Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan dan Pimpinan Wilayah V Pegadaian Manado Edy Purwanto.


Gubernur Olly menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini dapat terlaksana karena koordinasi antara pemerintah dan Baznas serta BUMN di Sulut.

“Koordinasi Baznas dengan pemerintah terus berjalan dengan baik, termasuk koordinasi dengan seluruh BUMN yang ada di Sulut,” katanya.

Lanjut Olly bahwa Baznas telah memberikan data yang lengkap tentang penyerahan 3.000 paket Ramadhan ini sehingga akan tepat sasaran.

“Datanya tidak akan curang, karena mereka lebih tahu jemaat mana yang perlu dapat bantuan itu yang paling penting jangan kita jorjoran tapi tidak tepat sasaran,” tandasnya.

Olly juga menjelaskan bahwa Baznas selalu melaporkan sasarannya sehingga kordinasi dengan pemerintah termasuk Dinas Sosial selalu berjalan efektif.

Adapun paket Ramadhan yang diberikan berupa paket sembako seperti beras, minyak kelapa, gula pasir dan terigu.

Total 3.000 paket tersebut akan didistribusikan ke 6 kabupaten/kota yang ada di Sulut yakni Manado 1.863 paket, Sangihe 766 paket, Minahasa Utara 200 paket, Minahasa Tenggara 95 paket dan Sitaro 76 paket.


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memimpin pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forkopimda Sulut dalam rangka Pengamanan Masa Lebaran Tahun 2021 dan Penanganan Covid-19 di Sulut yang bertempat di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur, Selasa (4/5/2021).

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengatakan sebelum dilaksanakan pertemuan saat ini, dirinya bersama Forkopimda Sulut sudah lebih dulu melakukan pertemuan membicarakan kesiapan menghadapi Hari Raya Besar Islam dan Kristen di tengah masa Pandemi Covid-19.

Berdasarkan data laporan Satgas Covid-19 per tanggal 3 mei 2021 tidak ada kasus bertambah, yang sembuh 9 orang dan tidak ada yang meninggal.

“Artinya memang sudah hampir sebulan ini Covid-19 di Provinsi Sulut situasinya dalam terkendali, tapi kalau kita melihat pengalaman seperti di negara India kemarin suasananya memang sudah terbuka sehingga pemerintah disana mengijinkan untuk melaksanakan acara keagamaan secara besar-besaran dan akibatnya banyak masyarakatnya terkena dampak Covid-19,” kata Olly.

“Untuk itu kami bersama Forkopimda Sulut membicarakan hal-hal ini dan memang juga ada surat edaran dari Menteri Agama RI Nomor 3 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah/2021,” lanjutnya.

Diketahui, dalam SE Menag RI jelas disampaikan bahwa Shalat Idul fitri 1 Syawal 1442 H Tahun 2021 dapat dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat berdasarkan pengumuman gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat.

“Artinya masih diserahkan juga kepada gugus tugas untuk melihat dan mengatur langkah-langkah di dalam menjalankan acara hari raya keagamaan,” ungkapnya.

“Kami bersama dengan Forkopimda intinya sepakat untuk mengikuti dan mematuhi SE dari Menteri Agama RI, dalam rangka menyerahkan kepada gugus tugas ini, tentunya kita tahu bersama akan melaksanakan acara malam takbiran bersama-sama untuk itu dalam acara malam takbiran ini disampaikan bahwa tetap dilaksanakan tapi tidak konvoi dan dilaksanakan di masjid-masjid yang ada,” tambahnya.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Steven O.E. Kandouw, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar, Ketua MUI Sulut, Ketua PHBI Sulut dan Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa.

Senin, 03 Mei 2021

 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan Pemprov Sulut tahun 2020.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulut diserahkan langsung Anggota IV BPK RI Isma Yatun kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey sambil disaksikan Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Wakil Gubernur Sulut Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan Kepala Perwakilan BPK RI Sulut Karyadi di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Sulut, Senin (3/5/2021).

Atas pencapaian itu, Gubernur Olly menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk lebih mengutamakan transparansi pengelolaan keuangan.

"WTP bukan tujuan terakhir, yang terutama transparansi dikedepankan," kata Olly seraya mengapresiasi sinergitas antara Pemprov dan DPRD dalam membangun daerah.

Olly juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPK RI yang telah optimal memeriksa dan menyerahkan hasil pemeriksaan atas LKPD Sulut Tahun Anggaran 2020, serta kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas penyelenggaraan rapat paripurna ini.


"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menganugerahkan kesehatan dan kekuatan, serta menuntun dan memberkati setiap langkah kerja kita dalam membangun daerah, memajukan bangsa dan mensejahterakan masyarakat," ujarnya.

Usai mengikuti rapat paripurna, Gubernur Olly menghadiri penyerahan LHP atas LKPD Kabupaten/Kota TA 2020 di Kantor BPK RI Perwakilan Sulut.

Diketahui, hampir seluruh kabupaten/kota di Sulut juga berhasil meraih WTP. Kecuali Kabupaten Minahasa Utara yang hanya meraih opini TW (Tidak Wajar).


Dalam kesempatan tersebut, Olly mengajak kepada seluruh bupati dan walikota di Sulut untuk mensyukuri pencapaian ini.


"Kita bersyukur karena apa yang menjadi harapan kita selama ini seluruh kabupaten/kota yang sudah mempertahankan. Saya kira mempertahankan hasil yang baik itu lebih berat dari menjalankan," terangnya.

Olly juga secara khusus memberikan apresiasi kepada Bolmong yang berhasil meraih WTP atau lebih baik dari tahun lalu yang mendapat WDP.

"Selamat kepada Kabupaten Bolaang Mongondouw bersama dengan teman-teman yang lain mendapatkan WTP," tandasnya.

Lebih jauh, Olly berharap agar LHP dari BPK RI dapat memberikan dampak yang baik bagi kemajuan daerah.

"Semoga apa yang menjadi laporan hari ini bermanfaat besar bagi Sulut," lanjutnya.


Sabtu, 01 Mei 2021


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri kegiatan Hari Buruh Internasional (May Day) bersama dengan para buruh yang tergabung dalam serikat buruh dan serikat pekerja di Sulut yang dilaksanakan di Manado, Sabtu (1/5/2021).

"Terima kasih atas nama pemerintah Sulut karena kerja sama para organisasi buruh sejak saya menjadi gubernur sampai hari ini semua berjalan dengan baik," kata Olly dalam sambutannya dihadapan para buruh.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menjelaskan bahwa setiap usulan dan masukan yang disampaikan oleh para buruh maupun organisasi serikat buruh langsung direspon oleh pemerintah.

"Banyak sekali usulan-usulan dari organisasi buruh yang langsung pemerintah mengakomodasi," terang Olly.

Begitu juga kegiatan yang diusulkan untuk menjamin bagi pekerja-pekerja yang bukan berada di perusahaan menurutnya selalu diakomodir oleh pemerintah.

"Baik pekerja yang ada di sopir angkot, ojol, dan lainnya semua itu usulan dari bapak/ibu pemerintah mengakomodir semua," bebernya.



Sejalan dengan hal tersebut, orang nomor satu di Sulut ini berterima kasih karena usulan dari organisasi buruh untuk jaminan tenaga kerja untuk pekerja sosial mendapatkan penghargaan dua tahun berturut-turut sebagai juara satu nasional sebagai bukti optimalnya pembangunan daerah.


"Ini satu hal yang sangat baik karena kerjasama ini bisa berjalan terus sampai hari ini," ucap Olly.


Lanjut Olly bahwa tugas dan tanggungjawab pemerintah adalah mensejahterakan masyarakat Sulut termasuk didalamnya adalah para buruh.


"Karena tugas pemerintah adalah hadir ditengah-tengah masyarakat, salah satu masyarakat di Sulut adalah para pekerja, para buruh dan seluruh organisasi buruh," tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga Olly mengapresiasi peran serta dari para buruh yang hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 demi keselamatan bersama.


"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak/ibu apalagi para organisasi buruh dialam penyelenggaraan hari buruh internasional ini kita tetap mengikuti protokol kesehatan," ucap Olly.

Dalam kegiatan May Day tersebut juga diserahkan 600 paket sembako secara simbolis kepada enam perwakilan pekerja buruh.


Hadir juga dalam kegiatan tersebut Forkopimda Sulut, para pengurus organisasi pengusaha dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh Sulut.

Jumat, 30 April 2021

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Ibu Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Tingkat Menengah dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat yang bertempat di Manado, Jumat (30/4/2021).

"Saya mengharapkan kiranya kegiatan ini, akan semakin memberikan pemahaman kepada kita tentang pentingnya meningkatkan minat baca dan memantapkan literasi pada Satuan Pendidikan serta masyarakat, dalam rangka mendorong kualitas SDM Sulawesi Utara menjadi SDM-SDM unggul dan berdaya saing," katanya.


Ibu Rita berharap kedepan selain perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah, dapat disiapkan sudut baca di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulut.

"Saya akan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar supaya setiap perangkat daerah menyediakan sudut-sudut baca dan tentu beserta dengan kelengkapannya," ujarnya.

"Karena dalam masa pandemi Covid-19 ini banyak yang kurang keluar rumah, jadi kalau di perangkat daerah ASN dan THL bisa menggunakan waktu untuk membaca sekaligus meningkatkan literasi mereka masing-masing," sambungnya.


Sebagai langkah awal, Ibu Rita mengajak maka semua pihak kita menjadi contoh, dengan menjadikan membaca sebagai the way of life, sambil terus berupaya menggeser sebuah tradisi membaca yang hanya untuk suatu kepentingan.

"Diperlukan sebagai langkah strategis, seperti kegiatan sosialisasi ini untuk nantinya dapat meningkatkan budaya membaca, baik oleh peserta didik maupun oleh masyarakat umum," tandasnya.

Sebelumnya, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulut Jani Lukas menyampaikan bahwa ada tiga hal yang menjadi ukuran indikator penilaian indeks literasi.

"Layanan perpustakaan kepada masyarakat, dukungan sumber daya manusia baik pustakawan dan tenaga pengelola perpustakaan dan ketersediaan koleksi bahan bacaan yang berkualitas," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini Sekretaris TP PKK Sulut Ibu dr Kartika Devi Kandouw-Tanos dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Ibu Ivonne Silangen-Lombok.

Kamis, 29 April 2021


Ketua TP PKK Sulawesi Utara Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan didampingi Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos membuka kegiatan Pasar Murah dan Operasi Pasar dalam rangka Idul Fitri 1442 H di Halaman Belakang Kantor Gubernur Sulut, Kamis (29/4/2021).


Kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan ini merupakan hasil kerjasama TP PKK Sulut dengan Disperindag dan Dinas Pangan Daerah Sulut.


Adapun, harga pangan yang ditawarkan pada kegiatan ini lebih murah dari harga pasar umumnya.


Pasar murah ini menyediakan kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, bahan kue hingga bumbu dapur.


Nampak masyarakat setempat dan ASN serta THL membeli sejumlah kebutuhan pokok yang tersedia di pasar murah.


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rita mengatakan pasar murah menjadi solusi agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin, dimana tujuan paling penting membantu pemerintah menjaga kestabilan harga bahan pokok masyarakat menjelang Lebaran.


"Kegiatan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Idul Fitri,” kata Ibu Rita.


Turut hadir dalam pasar murah Ketua DWP Sulut Ibu Ivone Silangen-Lombok dan para pengurus TP PKK Sulut.