Kamis, 08 Agustus 2013

Sarundajang-Kansil Lakukan Silahturahmi

Sudah menjadi tradisi setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd melakukan kunjungan silahturahmi di rumah-rumah pejabat maupun tokoh umat muslim di daerah ini. Seperti pada perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1434 H tahun ini, Duet Sarundajang-Kansil didampingi Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun dan Ibu Mieke Kansil Tatengkeng bersama Kapolda Sulut Brigjen Pol. Robby Kaligis serta para pejabat teras pemprov sulut, mengadakan kunjungan silahturahmi. Sedikitnya 12 rumah telah didatangi oleh Gubernur dan Wagub Sulut ini, yang diawali di kediaman rudis Kepala BPK BMD Praseno Hady dan Anggota Deprov Benny Ramdhani di bumi beringin, menuju Tateli di kediaman Dirut Manado Post Suhendro Boroma, Anggota DPR-RI Yasti Suprejo di Winangun, Anggota Deprov Farid Lauma dan dr Taufiq Pasiak di perkamil, menuju kediaman Kakanwil Kemenag Sulut Sa'ban Mauludin, Anggota Deprov Jafar Alkatiri, Sekretaris FKUB Amin Lasena dan Ketua MUI Sulut KH. Fauzi Nuarani di Tuminting, Anggota Deprov Ayub Ali di Kampung arab serta dikediaman Anggota Deprov Sudirman Hasan di kapal sandar titiwungen.

































           

Gubernur/Wagub Hadiri Salad Ied

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama Wakil Gubernur Dr. Djouhari Kansil MPd membaur bersama ratusan umat Muslim di Kota manado, untuk menghadiri pelaksanaan Salad hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H di lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (8/8). Salad Ied yang berlangsung tepat pukul 7 pagi itu,  dipimpin Imam Masjid Ahmad Yani H. Ismail Tunai dan bertindak sebagai Khotib Drs  H Sofyan Lahilote.
Secara terpisah, Gubernur tak lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh Umat Muslim di daerah ini. “Perayaan Idul Fitri yang kita rayakan hari ini merupakan hari kemenangan bagi umat muslim dalam rangka melawan hawa nafsu setelah berpuasa selama 30 hari lamanya”, kata Sarundajang.
Melalui kesempatan ini saya juga mengajak umat muslim didaerah ini untuk tetap menjaga kerukunan yang ada, disamping terus mendukung setiap program-program pemerintah dalam mewujudkan Visi menjadikan daerah Bumi Nyiur Melambai ini sebagai pintu gerbang asia pasifik di kawasan timur indonesia, ujar Gubernur dua periode ini. Usai Salad Ied Gubernur maupun Wagub langsung memberikan selamat satu-persatu kepada jamaah. Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H Sa’ban Mauludin Mpdi, Anggota Deprov Ayub Ali, Calon Anggota DPD Sulut Fabian Sarundajang. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).









Rabu, 07 Agustus 2013

Gubernur : Malam Taqbiran Miliki Nilai Religius

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Rabu (7/8) melepas rally malam taqbiran dalam rangka menyonsong datangnya bulan suci Ramadhan 1-2 Syawal 1434 Hijriah yang jatuh pada hari Kamis dan jumat (8-9/8) di loby Kantor Gubernur Sulut. Kegiatan yang digelar PHBI Sulut dan Remaja/Pemuda Masjid se kota manado itu berlangsung dalam suasana aman dan terkendali.
Gubernur Sarundajang mengatakan,  malam taqbiran memiliki makna dan nilai-nilai religius yang begitu mendalam serta perlu terus dilestarikan. Karena pada malam itu seluruh umat muslim akan mempersiapkan diri guna menyongong datangnya bulan sicu ramadhan yaitu dimana umat muslim akan merayakan hari raya idulfitri.
Karena itu Sarundajang, berterima kasih kepada PHBI Sulut dan remaja/pemuda masjid yang telah menggelar kegiatan tersebut, sembari menyebutkan, bahwa rally malam taqbiran kali ini sudah merupakan yang kedelapan kali sejak saya menjadi Gubernur Sulawesi Utara.
Untuk itu Gubernur dua periode ini, meminta kiranya selama berlangsungnya pawai malam taqbiran ini, para peserta mampu menjaga bersama ketertiban berlalulintas dimana saja saudara lalui, karena saya yakin masyarakat akan menerima pelaksanaan kegiatan ini apabila berjalan dengan baik, harap sosok pemimpin masyarakat majemuk. Sebelumnya Sarundajang telah menyerahkan trophy bergilir Rally Taqbiran Gubernur Sulut kepada Ketua PHBI Sulut. Ikut Hadir Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Dan Rem 131 Santiago Brigjen Jhoni L Tobing, Kapolda Sulut Brigjen Pol Robby Kaligis, As Ops Lantamal, Kakanwil Kemenang Sulut dan pejabat teras pemprov sulut.  (kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).  



       

    

Pelayan Gereja Harus Miliki Sifat Kerendahan Hati

Di era globalisasi dengan berbagai dinamikanya saat ini, telah menghentar gereja Tuhan berada pada tantangan pelayanan yang semakin berat dan kompleks, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd dihadapan peserta pelatihan kepemimpinan kristiani dan pelayanan gereja bagi Pria Kaum Bapa (PKB) dan Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM di  Jemaat Bukit Sion Watutumou Wil. Kalawat I Minut, Rabu ( 7/8).
Derasnya pengaruh dan tawaran dunia, seiring dengan kuatnya himpitan hidup, serta tingginya tingkat kebutuhan manusia terkadang mendorong jemaat untuk semakin jauh dari kehidupan persekutuan dan pelayanan. Kondisi ini, merupakan tantangan iman bagi kita semua khususnya bagi komponen PKB dan WKI sebagai ujung tombak pelayanan gereja. Terkait dengan itu Kansil yang merupakan Pelayanan khusus di Jemaat Pniel Tuna ini mengingatkan, PKB dan WKI dituntut harus tampil kedepan dalam menyikapi berbagai tantangan pelayanan tersebut. Namun disadarinya bahwa hal ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Akan tetapi membutuhkan komitmen, sinergitas  dan kerjasama yang baik dari seluruh komponen pelayanan yang ada, ujar Ketua PKB Wil. Mawakom ini, sembari mengajak untuk menjadi seorang pelayan gereja, kiranya seorang pelayan harus memiliki sifat kerendahan hati, hal itu merupakan kunci dari suksesnya pelayanan itu sendiri, tutur penasehat PKB Sinode GMIM.
 Ketua PKB Sion Watutumou Pnt. Ir Johanis Panelewen, menyebutkan kegiatan ini di ikuti sekitar 300 pesrta yang berasal dari utusan wilayah pelayanan. Yaitu Wil Kalawat I dan II, Wil Airmadidi I dan II serta dari Wil Manado Teling, jelas Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut.  Peserta pelatihan telah mendapatkan bimbingan selain dari pak Wagub, juga dari Sekretaris PKB Sinode GMIM Pnt Steva Ban Liow, tambah Sekretaris PKB Sion Watutumou Drs. Joppie Lepar. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).




    

Minggu, 04 Agustus 2013

Kansil Pimpin Pelepasan Almarhum Tampubolon.

Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara merasa kehilangan seorang pamong senior Ir. Parlindungan Tampubolon Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika yang tanpa lelah dan pantang menyerah telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan daerah juga merupakan figur kebanggaan pemerintah dan keluarga. Demikian dikatakan Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, MPd pada Ibadah persemayaman di lobi kantor gubernur sulut (3/8)
“Mengenang kehidupan almarhum bapak Ir. Parlindungan Tampubolon dalam goresan karya pengabdiannya, maka tidaklah berlebihan bila sulawesi utara sangat berbahagia dan bersyukur pernah memiliki kader bangsa terbaik karena dari sentuhan kerja kerasnya, dari tetesan keringatnya dan dari buah-buah pikirannya maka lahirlah sejumlah karya yang mengundang kekaguman dan rasa hormat bahkan mendapat pengakuan dari berbagai kalangan”. Ujar Kansil.
Dan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dari almarhum telah melahirkan kepercayaan pemerintah provinsi sulut bahkan pusat dan dunia internasional, dimana almarhum merupakan salah satu sosok kunci dalam mencetuskan rencana pembangunan berbagai sarana perhubungan. Diantaranya rencana pembangunan jalan tol manado-bitung dan pembanguan rel kereta api serta pengembangan bandara internasional sam ratulangi manado dan pelabuhan laut internasional bitung sebagai gateway sulut serta bandara yang ada di pulau miangas. Lanjut Kansil.
Pada kesempatan itu Kansil mengharapkan kepada istri dan anak-anak,  keluaraga dan kerabat serta rekan kerja agar selalu tabah akan kepergiannya karena ini bukanlah akhir dari segala pengharapan dan perjuangannya tapi kepergiannya harus dijadikan sebagai pembelajaran iman untuk bekerja lebih giat lagi dan berusaha lebih keras lagi serta berkarya lebih baik lagi karena Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK P
rovinsi Sulut Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Penasehat TP PKK Ny. Mieke Kansil Tatengkeng, Forkompinda, Sekprov Sulut Ir. S. R. Mokodongan dan istri Ny. Masye Mokodongan Turang, Seluruh Kepala SKPD, Anggota Dh. Wanita dan TP. PKK dan Pegawai Kantor Gubernur Serta Pegawai Dinas Perhubungan dan Informatika. (Jubir Pemprov Sulut, Judhistira Siwu, SE,MSi)




Usai Lebaran Komisi II Tinjau Nusa Utara

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Ketua Umum Panitia pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan Nusa Utara (P2KNU), saat melakukan kunjungan kerjanya selama dua hari di Kabupaten Kepulauan sangihe, Jumat (2/8) pekan lalu, melakukan pertemuan dengan panitia pembentukan Kota Tahuna dan panitia pembentukan Kabupaten Sangihe selatan di pendopo Rudis Bupati sangihe di tahuna.
Tujuan pertemuan tersebut selain membahas kesiapan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepualauan Nusa Utara (P2KNU), pembentukan Kota tahuna dan kab. sangihe selatan, juga membicarakan persiapan kunjungan Komisi II yang akan melakukan peninajauan di daerah nusa utara. 
Kegiatan yang dihadiri Bupati Sangihe Hironimus R Makagansa, Wakil Bupati Jabes Gaghana,  Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen selaku Ketua Harian dan Kadis Koperasi UMKM selaku Sekretaris Umum pembentukan P2KNU Mourits Berhandus, serta anggota Panpel lainnya  berlangsung dalam suasana kekeluargaan.  
 Pertemun dalam bentuk dialog bersama itu, Kansil mengajak, pemkab Sangihe dan Panitia Pembentukan kota tahuna dan sangihe selatan terus melakukan sosalisasi kepada warga. terkait dengan rencana mulia ini, sehingga  selama persiapan, tidak terjadi pro dan kontra ditengah-tengah masyarakat. “Apa yang harus diragukan lagi, sebab semua persyratan administrasi atau dokumen pembentukan P2KNU, Kota tahuna dan dokumen pembentukan kab. sangihe selatan sudah lengkap dan saat ini seluruh dokumen tersebut  sudah berada ditangan Komisi II DPR-RI dan sementara dalam proses verifikasi, pasca pertemuan dengan Komisi II di Jakarta pada akhir Juni lalu”, kata  salah satu putra terbaik nusa utara.
Disebutkan pula, usai lebaran nanti, Komisi II akan melakukan peninjauan ke nusa utara, lebih khusus di kabupaten sangihe. Karena itu pemkab sangihe bersama panitia, segera mengirim surat undang ke Komisi II, disamping terus mematangkan persiapan  lokasi-lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan dari pembentukan daerah otonom baru (DOB) ini, pesan Kansil.

Selain membahas pembentukan tiga DOB tadi, pemkab sangihe bersama panitia juga membicarakan rencana pemindahan ibu kota kabupaten sangihe yang direncanakan di tabukan Utara, tambah Maurits Berhandus (Tabut). (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).