Sudah menjadi tradisi setiap
menjelang Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dan
Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd melakukan kunjungan silahturahmi di rumah-rumah
pejabat maupun tokoh umat muslim di daerah ini. Seperti pada perayaan Idul
Fitri 1 Syawal 1434 H tahun ini, Duet Sarundajang-Kansil didampingi Ibu Deetje
Sarundajang Laoh Tambuwun dan Ibu Mieke Kansil Tatengkeng bersama Kapolda Sulut
Brigjen Pol. Robby Kaligis serta para pejabat teras pemprov sulut, mengadakan
kunjungan silahturahmi. Sedikitnya 12 rumah telah didatangi oleh
Gubernur dan Wagub Sulut ini, yang diawali di kediaman rudis Kepala BPK BMD Praseno Hady dan Anggota Deprov Benny Ramdhani di bumi beringin, menuju Tateli di kediaman Dirut Manado Post Suhendro Boroma, Anggota DPR-RI Yasti Suprejo di Winangun, Anggota Deprov Farid Lauma dan dr Taufiq Pasiak di perkamil, menuju kediaman Kakanwil Kemenag Sulut Sa'ban Mauludin, Anggota Deprov Jafar Alkatiri, Sekretaris FKUB Amin Lasena dan Ketua MUI Sulut KH. Fauzi Nuarani di Tuminting, Anggota Deprov Ayub Ali di Kampung arab serta dikediaman Anggota Deprov Sudirman Hasan di kapal sandar titiwungen.
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 08 Agustus 2013
Gubernur/Wagub Hadiri Salad Ied
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry
Sarundajang bersama Wakil Gubernur Dr. Djouhari Kansil MPd membaur bersama
ratusan umat Muslim di Kota manado, untuk menghadiri pelaksanaan Salad hari
raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H di lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (8/8).
Salad Ied yang berlangsung tepat pukul 7 pagi itu, dipimpin Imam Masjid Ahmad Yani H. Ismail
Tunai dan bertindak sebagai Khotib Drs H
Sofyan Lahilote.
Secara terpisah, Gubernur tak
lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh Umat
Muslim di daerah ini. “Perayaan Idul Fitri yang kita rayakan hari ini merupakan
hari kemenangan bagi umat muslim dalam rangka melawan hawa nafsu setelah
berpuasa selama 30 hari lamanya”, kata Sarundajang.
Melalui kesempatan ini saya juga
mengajak umat muslim didaerah ini untuk tetap menjaga kerukunan yang ada, disamping
terus mendukung setiap program-program pemerintah dalam mewujudkan Visi
menjadikan daerah Bumi Nyiur Melambai ini sebagai pintu gerbang asia pasifik di
kawasan timur indonesia, ujar Gubernur dua periode ini. Usai Salad Ied Gubernur
maupun Wagub langsung memberikan selamat satu-persatu kepada jamaah. Turut
hadir Kakanwil Kemenag Sulut Drs. H Sa’ban Mauludin Mpdi, Anggota Deprov Ayub
Ali, Calon Anggota DPD Sulut Fabian Sarundajang. (Kabag humas Judhistira Siwu
selaku jubir pemprov).
Rabu, 07 Agustus 2013
Gubernur : Malam Taqbiran Miliki Nilai Religius
Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Rabu (7/8) melepas
rally malam taqbiran dalam rangka menyonsong datangnya bulan suci Ramadhan 1-2
Syawal 1434 Hijriah yang jatuh pada hari Kamis dan jumat (8-9/8) di loby Kantor
Gubernur Sulut. Kegiatan yang digelar PHBI Sulut dan Remaja/Pemuda Masjid se
kota manado itu berlangsung dalam suasana aman dan terkendali.
Gubernur Sarundajang mengatakan, malam taqbiran memiliki makna dan nilai-nilai
religius yang begitu mendalam serta perlu terus dilestarikan. Karena pada malam
itu seluruh umat muslim akan mempersiapkan diri guna menyongong datangnya bulan
sicu ramadhan yaitu dimana umat muslim akan merayakan hari raya idulfitri.
Karena itu Sarundajang, berterima kasih kepada PHBI Sulut dan
remaja/pemuda masjid yang telah menggelar kegiatan tersebut, sembari menyebutkan,
bahwa rally malam taqbiran kali ini sudah merupakan yang kedelapan kali sejak
saya menjadi Gubernur Sulawesi Utara.
Untuk itu Gubernur dua periode ini, meminta kiranya selama
berlangsungnya pawai malam taqbiran ini, para peserta mampu menjaga bersama
ketertiban berlalulintas dimana saja saudara lalui, karena saya yakin
masyarakat akan menerima pelaksanaan kegiatan ini apabila berjalan dengan baik,
harap sosok pemimpin masyarakat majemuk. Sebelumnya Sarundajang telah menyerahkan trophy bergilir Rally Taqbiran Gubernur Sulut kepada Ketua PHBI Sulut. Ikut Hadir Wagub Dr. Djouhari Kansil
MPd, Dan Rem 131 Santiago Brigjen Jhoni L Tobing, Kapolda Sulut Brigjen Pol Robby
Kaligis, As Ops Lantamal, Kakanwil Kemenang Sulut dan pejabat teras pemprov sulut. (kabag humas Judhistira
Siwu selaku jubir pemprov).
Pelayan Gereja Harus Miliki Sifat Kerendahan Hati
Di era globalisasi dengan berbagai dinamikanya saat ini,
telah menghentar gereja Tuhan berada pada tantangan pelayanan yang semakin
berat dan kompleks, hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari
Kansil MPd dihadapan peserta pelatihan kepemimpinan kristiani dan pelayanan
gereja bagi Pria Kaum Bapa (PKB) dan Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM di Jemaat Bukit Sion Watutumou Wil. Kalawat I
Minut, Rabu ( 7/8).
Derasnya pengaruh dan tawaran dunia, seiring dengan kuatnya
himpitan hidup, serta tingginya tingkat kebutuhan manusia terkadang mendorong
jemaat untuk semakin jauh dari kehidupan persekutuan dan pelayanan. Kondisi ini,
merupakan tantangan iman bagi kita semua khususnya bagi komponen PKB dan WKI
sebagai ujung tombak pelayanan gereja. Terkait dengan itu Kansil yang merupakan
Pelayanan khusus di Jemaat Pniel Tuna ini mengingatkan, PKB dan WKI dituntut
harus tampil kedepan dalam menyikapi berbagai tantangan pelayanan tersebut.
Namun disadarinya bahwa hal ini tidaklah semudah membalikan telapak tangan.
Akan tetapi membutuhkan komitmen, sinergitas
dan kerjasama yang baik dari seluruh komponen pelayanan yang ada, ujar Ketua
PKB Wil. Mawakom ini, sembari mengajak untuk menjadi seorang pelayan gereja, kiranya seorang pelayan harus memiliki sifat kerendahan hati, hal itu merupakan
kunci dari suksesnya pelayanan itu sendiri, tutur penasehat PKB Sinode GMIM.
Ketua PKB Sion Watutumou
Pnt. Ir Johanis Panelewen, menyebutkan kegiatan ini di ikuti sekitar 300 pesrta
yang berasal dari utusan wilayah pelayanan. Yaitu Wil Kalawat I dan II, Wil Airmadidi
I dan II serta dari Wil Manado Teling, jelas Kadis Pertanian dan Peternakan
Sulut. Peserta pelatihan telah
mendapatkan bimbingan selain dari pak Wagub, juga dari Sekretaris PKB Sinode
GMIM Pnt Steva Ban Liow, tambah Sekretaris PKB Sion Watutumou Drs. Joppie Lepar.
(Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Minggu, 04 Agustus 2013
Kansil Pimpin Pelepasan Almarhum Tampubolon.
Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara merasa kehilangan seorang pamong
senior Ir. Parlindungan Tampubolon Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika
yang tanpa lelah dan pantang menyerah telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan
daerah juga merupakan figur kebanggaan pemerintah dan keluarga. Demikian
dikatakan Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, MPd pada Ibadah
persemayaman di lobi kantor gubernur sulut (3/8)
“Mengenang kehidupan almarhum bapak Ir. Parlindungan Tampubolon dalam
goresan karya pengabdiannya, maka tidaklah berlebihan bila sulawesi utara
sangat berbahagia dan bersyukur pernah memiliki kader bangsa terbaik karena
dari sentuhan kerja kerasnya, dari tetesan keringatnya dan dari buah-buah
pikirannya maka lahirlah sejumlah karya yang mengundang kekaguman dan rasa
hormat bahkan mendapat pengakuan dari berbagai kalangan”. Ujar Kansil.
Dan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dari almarhum telah
melahirkan kepercayaan pemerintah provinsi sulut bahkan pusat dan dunia
internasional, dimana almarhum merupakan salah satu sosok kunci dalam
mencetuskan rencana pembangunan berbagai sarana perhubungan. Diantaranya
rencana pembangunan jalan tol manado-bitung dan pembanguan rel kereta api serta
pengembangan bandara internasional sam ratulangi manado dan pelabuhan laut
internasional bitung sebagai gateway sulut serta bandara yang ada di pulau
miangas. Lanjut Kansil.
Pada kesempatan itu Kansil mengharapkan kepada istri dan anak-anak, keluaraga dan kerabat serta rekan kerja agar
selalu tabah akan kepergiannya karena ini bukanlah akhir dari segala
pengharapan dan perjuangannya tapi kepergiannya harus dijadikan sebagai
pembelajaran iman untuk bekerja lebih giat lagi dan berusaha lebih keras lagi
serta berkarya lebih baik lagi karena Tuhan membuat segala sesuatu indah pada
waktunya.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK P
rovinsi Sulut Ny. Deetje
Sarundajang Laoh Tambuwun, Penasehat TP PKK Ny. Mieke Kansil Tatengkeng,
Forkompinda, Sekprov Sulut Ir. S. R. Mokodongan dan istri Ny. Masye Mokodongan
Turang, Seluruh Kepala SKPD, Anggota Dh. Wanita dan TP. PKK dan Pegawai Kantor
Gubernur Serta Pegawai Dinas Perhubungan dan Informatika. (Jubir Pemprov
Sulut, Judhistira Siwu, SE,MSi)Usai Lebaran Komisi II Tinjau Nusa Utara
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari
Kansil MPd yang juga selaku Ketua Umum Panitia pembentukan Provinsi Perbatasan
Kepulauan Nusa Utara (P2KNU), saat melakukan kunjungan kerjanya selama dua hari
di Kabupaten Kepulauan sangihe, Jumat (2/8) pekan lalu, melakukan pertemuan
dengan panitia pembentukan Kota Tahuna dan panitia pembentukan Kabupaten
Sangihe selatan di pendopo Rudis Bupati sangihe di tahuna.
Tujuan pertemuan tersebut selain membahas kesiapan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepualauan Nusa Utara (P2KNU), pembentukan Kota tahuna dan kab. sangihe selatan, juga membicarakan persiapan kunjungan Komisi II yang akan melakukan peninajauan di daerah nusa utara.
Kegiatan yang dihadiri Bupati
Sangihe Hironimus R Makagansa, Wakil Bupati Jabes Gaghana, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen
selaku Ketua Harian dan Kadis Koperasi UMKM selaku Sekretaris Umum pembentukan
P2KNU Mourits Berhandus, serta anggota Panpel lainnya berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Pertemun dalam bentuk dialog bersama itu, Kansil
mengajak, pemkab Sangihe dan Panitia Pembentukan kota tahuna dan sangihe
selatan terus melakukan sosalisasi kepada warga. terkait dengan rencana mulia
ini, sehingga selama persiapan, tidak
terjadi pro dan kontra ditengah-tengah masyarakat. “Apa yang harus diragukan
lagi, sebab semua persyratan administrasi atau dokumen pembentukan P2KNU, Kota
tahuna dan dokumen pembentukan kab. sangihe selatan sudah lengkap dan saat ini
seluruh dokumen tersebut sudah berada
ditangan Komisi II DPR-RI dan sementara dalam proses verifikasi, pasca
pertemuan dengan Komisi II di Jakarta pada akhir Juni lalu”, kata salah satu putra terbaik nusa utara.
Disebutkan pula, usai lebaran
nanti, Komisi II akan melakukan peninjauan ke nusa utara, lebih khusus di
kabupaten sangihe. Karena itu pemkab sangihe bersama panitia, segera mengirim
surat undang ke Komisi II, disamping terus mematangkan persiapan lokasi-lokasi yang akan menjadi pusat
pemerintahan dari pembentukan daerah otonom baru (DOB) ini, pesan Kansil.
Selain membahas pembentukan tiga
DOB tadi, pemkab sangihe bersama panitia juga membicarakan rencana pemindahan
ibu kota kabupaten sangihe yang direncanakan di tabukan Utara, tambah Maurits
Berhandus (Tabut). (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)