Rabu, 29 April 2015

Novanto : GAMKI Terpanggil Ikut Menjaga NKRI







Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GAMKI) terpangil untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai terpaan masalah yang menghadang.
Ajakan tersebut di sampaikan Ketua DPR-RI Setya Novanto SE di depan peserta Kongres X GAMKI yang berlangsung di hotel aryaduta Manado, Rabu (29/4) kemarin.
Menyadari bersarnya ancaman dan gangguan yang datang menerpa kita sebagai bangsa, maka saya mengajak seluruh elemen bangsa termasuk GAMKI untuk merapatkan barisan dalam memperkokoh demokrasi melalui wujud demokrasi partisipatif yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan kita sebagai bangsa yang Bhineke Tunggal Ika, jelas Novanto.

Dikatakannya,  GAMKI yang keanggotaannya adalah para pemuda yang identik dengan idealis dan hidup di tengah-tengah masyarakat dapat berperan besar mengedukasi masyarakat dalam proses Pemilu dalam rangka pembentukan lembaga-lembaga kenegaraan, dapat berpartisipasi dalam proses pembuatan kebijakan publik dengan mengintensifkan komunikasi dengan lembaga-lembaga Negara yang telah terbentuk, serta mampu menjadi agen perubahan, ujarnya.

Karena itu Novanto mengajak, anggota GAMKI jadilah sosok pemuda yang religious, sehat, cerdas dan Mandiri. Menjunjung tinggi nilai-nilai kerohanian dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan bangsa Indonesia. Tetap teguh pada idiologi “KASIH” yang menjadi dasar kerja GAMKI serta terus melaksanakan visi misi GAMKI yaitu menjadi Garam dan Terang Dunia. 
Sementara Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd selaku Ketua Umum Panitia Kongres X GAMKI taklupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPR-RI Bapak Setya Novanto, walaupun ditengah-tengah kesibukannya yang begitu padat sebagai Kdetua DPR, namun bersedia membagi pengalaman dengan peserta kongres saat ini di Manado.  Turut hadir Ketua Komisi V DPR-RI Fary Djemi Francis, Anggota Komisi II DPR-RI Nurul Arifin, Ketua DPP GAMKI Michael Watimena dan Jeremia Damongilala yang bertindak selaku moderator.
Sementara tampil sebagai pembicara pada sesi ketiga pengusaha nasional sekaligus senior GAMKI Enggartiasno Lukito dan ketua DPP HIPMI Bahlil Lahadalia. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
  

Sekprov: Pengelolaan Keuangan Harus Akuntabel




Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan mengingatkan kepada para pengelola keuangan daerah yang ada di Kabupaten Kota se Sulut untuk melaksanakan pengelolaan keuangan secara akuntabel.
Penegasan tersebut disampaikan Sekprov saat membuka rapat koordinasi keuangan daerah kabupaten kota se sulut yang dilaksanakan Rabu (29/4) bertempat di ruang mapalus kantor gubernur sulut.
Sekprov mengingatkan pengelolaan keuangan yang baik merupakan satu barometer keberhasilan daerah, untuk itu sistem penyusunan, pengelolaan pelaksanaan dan pelaporan keuangan harus akuntabel serta sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku. Para pengelola keuangan daerah harus memacu kinerja guna mendapatkan penilaian yang baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Sekprov berharap seluruh kabupaten kota yang ada di wilayah Sulut bisa mendapatkan predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sekprov mengingatkan pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab karena ukuran tata pemerintahan yang baik juga tergantung pada pengelolaan keuangan yang baik dimana sistem keuangan daerah yang baik menjadi ukuran kesejahteraan masyarakat.
Melalui Rakor ini, sekprov berharap menjadi media bagi para pengelola keuangan untuk saling berbagi ilmu serta pengalaman terkait perencanaan, pelaksaaan dan pelaporan keuangan yang baik. Hadir dalam rakor tersebut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah Provinsi sulut Olvie Ateng, para kepala Badan Pengelola Keuangan kabupaten kota se sulut.(Kabag Humas Drs. Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir pemprov sulut)

Sulut Tuan Rumah Djarum Sirnas Li-ning Sulawesi Open 2015

 


Sulawesi Utara menjadi tuan Rumah Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Li-ning Sulawesi Open 2015. Turnamen tersebut dibuka dengan resmi oleh Menpora Imam Nachrowi SAG, Selasa (28/4) kemarin, bertempat di GOR Arie Lasut.
Ketua Panitia Jenry Sualang MAP mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya pembinaan dan peningkatan prestasi atlet Bulutangkis, utamanya para atlet muda yang berbakat. Sirnas Sulawesi Open dilaksanakan dari tanggal 27 April 2015 sampai dengan 2 Mei 2015 dipusatkan di GOR Arie Lasut. Peserta Sirnas ini berjumlah 550 atlet dari 68 Club Bulutangkis se Indonesia.
Pada acara pembukaan tersebut juga dilakukan eksebisi ganda campuran antara Menpora berpasangan dengan Deyske Sumual melawan Sekprov Sulut Ir S R Mokodongan berpasangan dengan Natalia Poluakan. Pertandingan yang sangat seru itu dimenangkan oleh Pasangan Menpora dan Deske Poluakan.
Turut Hadir Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir S R Mokodongan juga selaku Ketum PBSI Sulut, Anggota DPD RI Benny Ramdhani, Koordinator Wilayah Indonesia Timur PP PBSI Ferry Stewart, Kadispora Provinsi Sulut Drs Mecky M Onibala MSi, para Pejabat Eselon II Pemprov Sulut, serta peserta Sirnas dari seluruh Indonesia. (Kabag Humas Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si selaku jubir Pemprov)

Selasa, 28 April 2015

Menkes Ikut Tarian Pisok Bersama Lansia Talawaan



Menteri Kesehatan RI Prof DR dr Nila F Moeloek SPM bersama Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd selaku Ketua Komda Lansia Sulut dan Bupati Minut Sompie Singal yang ikut didampingi Kadis Kesehatan Sulut dr Grace L Punuh MKes serta Wakil Tim Penggerak PKK Sulawesi Utara, Ny Mieke Kansil Tatengkeng dan dr Harly Sompotan MKes selaku Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Minut  berbaur dengan puluhan lanjut usia yang terkumpul di Balai Desa Talawaan Minut Selasa (28/04) kemarin.
Dalam kunjungan tak lebih dari 10 menit tersebut, Menkes RI sangat kagum akan ketahanan kesehatan dari para lansia yang masih gesit melakukan gerak tari, tak ayal Menkes pun turut bergoyang.
Menkes pun meminta keberadaan Posyandu Lansia yang ada dapat dimaksimalkan serta meminta pola hidup sehat dan bersih dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sampai lanjut usia. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).




Dinkes Gelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Kesehatan Daerah Provinsi Sulut Tahun 2015, Selasa (28/4), yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Centre. Acara itu dibuka oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM(K). Asisten Adminsitrasi Umum Ch Talumepa SH MSi mewakili Gubernur Sulut membawakan sambutan pada rapat tersebut.
Talumepa mengatakan Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang mendasar dimana pemerintah harus memastikan tiap rakyatnya untuk memperoleh jaminan kesehatan selayak mungkin. Kesehatan adalah modal dasar bagi manusia dan sebuah negara untuk mencapai tujuan pembangunan pada berbagai bidang. “Pemerintah harus memberikan perhatian serius pada sektor kesehatan terutama dalam mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang optimal,” tandas Talumepa. Asisten berharap melalui rapat kerja yang dilaksanakan untuk dimanfaatkan sebagai wahana berbagi ide, gagasan, dan informasi serta saling memotivasi dalam melaksanakan tanggung jawab kedepan sebagai bentuk sumbangsih mendorong optimalisasi terwujudnya akses dan mutu kesehatan.
Pada kesempatan itu pula Menkes memberikan materi tentang Pembangunan Kesehatan Menuju Rakyat Sulawesi Utara Yang Lebih Sehat. Menkes mengatakan Penyakit adalah kerugian bagi manusia secara individu maupun Negara. Beban penyakit dan gizi tidak hanya membawa konsekuensi pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga membawa kerugian secara ekonomi. Masalah kesehatan dan gizi akan menurunkan tingkat produktivitas manusia sehingga pendapatan akan menurun, ditambah dengan keperluan pengobatan yang menuntut pengeluaran biaya. Menkes mengatakan untuk melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan, Pemerintah mengeluarkan Program Indonesia Sehat yang terdiri dari 3 komponen yaitu, Mewujudkan paradigma sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional.
Belum lama juga Pemerintah Pusat meluncurkan Program Nusantara Sehat yang mengirimkan  960 tenaga kesehatan ke 120 Puskesmas di wilayah terpencil, terutama daerah perbatasan dan kepulauan. Di wilayah Sulut, terdapat 4 Kabupaten yang memperoleh intervensi ini, yaitu Kepulauan Sangihe di Puskesmas Marore dan Kendahe, Kepulauan Talaud di Puskesmas Dapalan, Gemeh, Karatung, dan Miangas, di Minahasa Utara pada Puskesmas Wori, serta di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro pada Puskesmas Ondong dan Makalehi. Untuk menjalankan program kesehatan, telah tersedia total alokasi anggaran Dekonsentrasi, TP, dan DAK sebesar Rp. 261.696.658.000. Menkes berharap dana yang dialokasikan tersebut untuk dikelola dengan baik, efisien, dan efektif.
Turut hadir Dirjen Bina Gizi Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes RI dr Anung Sugihantono MKes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr L Grace Punuh MKes, Unsur Forkopimda, serta seluruh peserta rapat dari Kabupaten/Kota se Sulut. (Kabag Humas Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si selaku jubir Pemprov)

Wagub: Kader Gamki Miliki Idealisme Tinggi






Seluruh Kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki) yang ada di seluruh Indonesia harus menjadi generasi yang memiliki idealisme tinggi dalam menghadapi gejolak jaman saat ini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil yang memberikan sambutan dalam acara ibadah agung dan pawai paskah nasional dalam rangka kongres ke X Gamki yang dilaksanakan Selasa (28/4) bertempat di lapangan Koni Manado.
Wagub mengatakan Kongres X Gamki merupakan perwujudan syukur pemuda kristen di Indonesia, kami mengajak pemuda gereja introspeksi tanggungjawab sebagai penerus bangsa, generasi muda miliki idealisme tinggi dalam menghadapi jaman saat ini.
Mental moral dan etika harus diperkuat, melalui momentum ini memicu generasi muda menjadi generasi yang berintelektual, kongres ini menelaah sejauh mana peran pemuda kristen dalam membangun bangsa guna juga menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi anak muda di Indonesia, sebagai kader bangsa Gamki mampu menghindarkan pemuda kristen dari perbuatan tercelah, kongres ini menjadikan pemuda kristen pelopor pembangun bangsa.
Momentum ini juga menunjukan kepada menpora untuk memperbaiki fasilitas olahraga yang ada di kota Manado.
Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan kader Gamki dan generasi muda indonesia harus mencontohi pendiri bangsa ini untuk menjadi generasi yang penuh panutan agar dunia belajar demokrasi dan kebinaekaan dalam bermasyarakat. Gamki berjuang mempersatukan pemuda di Indonesia, diusia ke 53 tahun Gamki melahirkan banyak pemimpin yang memiliki rasa nasionalisme tinggi mempersatukan bangsa. Gamki tampil terdepan melawan Radikalisme, menjaga kesatuan negara Indonesia sebagai dasar pancasila, berika rekomendasi bagi pemerintah guna melaksanakan revolusi mental.
ketua MPH PGI Pdt. Henrieta Hutabatat-Lebang dalam khotbahnya mengatakan
kaum muda berjalan dengan iman mengalahkan kejahatan dengan kebaikan, makna paskah harus di hayati dan dihidupi dalam kehidupan.
Kita harus miliki keberanian mati terhadap hal yang tidak benar, bangkit kepada kehidupan yang baik. Kita percaya Kristus adalah damai sejahtera kita. Kita hidup di tengah masyarakat yang penuh persaingan, banyak konflik terjadi, kaum muda harus mempertahankan pembaharuan hidup lebih baik lagi sesuai makna paskah. Rajut kebersamaan menuju Indonesia lebih baik lagi, semangat muda terus berkorbar dslam masyarakat yang majemuk, bersama semua anak bangsa perangi radikalisme, egois dan segala bentuk paham yang merusak bangsa.
Dikrtahui pawai paskah di ikuti oleh 154 grup pemuda gereja yang akan memperebutkan hadiah pettama sebesar 10 juta, hadiah krdua 7,5 juta dan 5 juta untuk pemenang ke tiga. Hadiah itu diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga. hadir dalam acara tersebut Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Wakil ketua tim penggerak PKK Sulut ibu Meike Kansil Tatengkeng, ketua Gamki Michael Watimena, Kepala-kepala gereja Sulut dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Kabag humas Drs. Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir pemprov sulut)

Wagub: Pasokan BBM di Sulut Perlu Ada Penambahan





Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd mengharapkan, pasokan Bahan bakar Minyak (BBM) di Provi nsi Sulut perlu ada penambahan kuota. Harapan dari orang nomor dua di Sulut itu disampaikan saat menerima kunjungan Tim Komisi VII DPR-RI yang berjumlah 7 orang dipimpin Ketua Tim Dr Ir H Kardaya Warnika DEA di Aula CJ Rantung di Kantor Gubernur, Selasa (28/4) kemarin.
Sulut merupakan salah satu provinsi yang masih mengalami kekurang BBM baik premium maupun solar, tidak hanya di wilayah kepulauan tapi juga di wilayah daratan sering terjadi kelangkaan BBM, tegas kansil.
Karena itu lewat kunjungan Komisi VII termasuk teman –teman yang ada di Kementerian kiranya dapat membantu daerah sulut, untuk mendapat penambahan kuota BBM dari Pertamina.  Seperti Miangas dan Sitaro hingga kini belum ada SPBU, yang ada hanya di Sangihe, demikian hal dengan Kabupaten Bolsel dan Bolmut yang ada hanya di Boltim tapi hanya Premium solar belum ada, jelasnya.
Kansil menyebutkan, permasalahan BBM ini juga ikut dirasakan oleh para nelayan kita, karena belum ada SPBU. 
Bagian lain Kansil menyebutkan, terkait dengan kehutan di Provinsi Sulut, tidak ada permasalahan klasik, karena sampai saat ini pelestarian hutan terus digalakan oleh pemerintah daerah.  
Warnika mengakui Sulut perlu ada penambahan penyediaan listrik serta pasokan BBM, termasuk energy terbarukan mengingat daerah ini merupakan provinsi perbatasan.
Kami akan membantu setiap permasalahan yang ada, karena itu mitra kerja yang ikut bersama kiranya dapat mencatat masukan-masukan ini untuk ditindak lanjuti, tandas Warnika.(Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).