Rabu, 02 September 2015

Wagub: ASN Teladan Teladani Ilmu Padi






Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil M.Pd menegaskan bagi pegawai teladan hendaknya meneladani ilmu padi, semakin tua semakin merunduk. Penegasan itu disampaikannya pada saat membuka seleksi pemilihan aparatur sipil Negara (ASN) teladan tingkat provinsi Sulut tahun 2015 di ruang CJ Rantung, Rabu (02/09) kemarin.
“ Jika mampu melaksanakan itu, maka merupakan suatu kehormatan yang harus dijaga diiringi dengan besarnya tanggung jawab yang dipukul untuk membuktikan arti keteladanan dalam pengabdian, arti totalitas dalam berkarya dan arti loyalitas dalam dedikasi baik di lingkungan kerja maupun di tengah kehiduoan sosial bermasyarakat,” ujar Wagub.
Wagub mengatakan Predikat teladan itu harus mampu dijaga  dengan baik, tidak ada kesombongan, menganggap diri lebih baik dari orang lain, tapi sebaliknya harus mampu merendahkan diri.
Wagub juga mengingatkan dalam sebuah kompetisi maka diantara saudara-saudara peserta, ada yang akan menjadi pemenang, ada yang tidak memperoleh gelar, namun sesungguhnya kalian semua adalah kader-kader daerah yang memiliki mutu, potensi dan kualifikasi yang baik.
Untuk itu Wagub berharap sekembalinya ke tempat tugas tampilah menjadi figure-figur pelopor yang layak diteladani baik dalam etika, disiplin maupun dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
“Tunjukanlah kemampuan dan sungguhan untuk mengukir karya pengabdian tanpa dibatasi oleh sekat-sekat, ruang dan waktu, sehingga saudara akan memperoleh kepuasan sendiri dalam menunaikan panggilan tugas mulia ini,” tandas mantan Kadis Diknas Sulut.
Sementara Kaban BKD Dr. Femmy J. Suluh M.Si melalui Kabid JIK dan Keswai Drs. Andra K. Mawuntu mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu untuk menciptakan sosok ASN yang memiliki ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa serta setia pada Pancasila, UU 1945 Negara dan pemerintah serta berpengatahuan, etika yang baik, cerdas, berkualitas, terampil, disiplin, memiliki etos kerja dan bertanggungjawab sehingga dapat dijadikan panutan/teladan bagi masyarakat secara umum dan pegawai lainya secara khusus.
Sedangkan pesertanya berjumlah 57 orang yang merupakan pejabat struktural Eselon III dilingkungan pemprov dan Kab/Ko Se-Sulut sebanyak 27 orang, serta pejabat Struktural Eselon IV di lingkungan pemprov berjumlah 30 orang.  

Pelaksanaan seleksi dilaksanakan dua tahap mulai dari tanggal 2 s/d 10 September 2015 sedangkan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada upacara HUT Provinsi tanggal 23 September 2015, tambah Mawunattu. Turut hadir Sekretaris BKD Drs Lucky Taju MSi serta pejabat Eselon  III lainnya. (Kabag Humas Roy Saroinsong SH, Selaku Jubir Pemprov).

Selasa, 01 September 2015

Biro Hukum gelar Bimtek Tata Perjanjian Kerjasama

Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Utara, selasa (01/09) kemarin,  di ruang rapat  CJ Rantung menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Perjanjian Kerjasama yang dihadiri instansi terkait Se- Provinsi Sulawesi Utara.
 Assisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Jhon Palandung M.Si. saat membuka acara tersebut mengatakan, dalam upaya menyamakan persepsi serta tata cara pembuatan perjanjian kerjasama akan memberikan manfaat serta semakin mengoptimalkan pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik ke arah yang lebih baik di Provinsi Sulawesi Utara.
 Hal ini sejalan dengan tuntutan birokrasi publik yang akan memberi arah yang lebih jelas kepada lembaga pemerintah seperti Gubernur, Bupati dan Walikota sebagai penanggung jawab, jelas Palandung.
 Menurut Palandung sesuai dengan pergeseran paradigma penyelenggaraan pemerintahan rule government menuju good governance yang memberi implikasi langsung terhadap perkembangan saat ini.
   Dalam penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan selalu didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut berbeda dengan paradigma good governance yang dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik tidak semata-mata didasarkan pada pemerintah tetapi juga seluruh elemen atau multi stakeholders, baik dalam lingkungan internal birokrasi maupun diluar birokrasi, tandas Palandung.
 Sementara itu Kepala Biro Hukum dan HAM Glady N.L. Kawatu SH, M.Si, menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu sebagai sarana transformasi pengetahuan dan pemahaman akan hak dan kewajiban dari masing-masing pihak dalam hal perjanjian kerjasama, dan juga sebagai media untuk menyamakan persepsi tata penulisan serta bentuk dari naskah perjanjian, sehingga stakeholder terkait baik lingkungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Instansi vertikal maupun LSM punya satu pemahaman yang sama untuk mengoptimalkan sinergitas guna terciptanya good governance dan clean government di Provinsi Sulawesi Utara, jelas Kawatu.
   Sedangkan pesertanya berasal dari bagian hukum kabupaten kota, instansi vertikal dan LSM, tambah mantan Karo Organisasi. (Kabag Humas Roy Saroinsong SH selaku jubir Pemprov.)

Wagub: ASN Pelaku Proses Tumbuh Kembang bangsa







Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) merupakan sosok pelaku dan sumber daya utama dalam proses tumbuh kembang bangsa. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Diklat Prajabatan CPNS Golongan II dan Pelatihan Publikasi Jurnal Ilmiah Bagi Tenaga Pendidik Kemenkes RI, di ruang Tarsius Bapelkes Dinkes Sulut, Selasa (01/09) kemarin.
Menurut Wagub ASN memegang peranan yang sangat menentukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan dari berbagai kondisi yang dimiliki bangsa, sehingga kapasitas dan profesionalitas kerja dari seorang ASN sangatlah menentukan keberlangsungan proses pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang dijalankan.
Sementara dalam tataran implementasi, maka seorang ASN harus mampu memenuhi standar kompetensi  sesusai dengan tupoksi serta jabatan yang diembannya. Disamping itu, harus mampu mengimbangi dinamika perubahan zaman yang terjadi. karena itu diperlukan berbagai upaya dalam meningkatkankapasitas, kompetensi  serta profesionalitas aparatur melalui jalur pendidikan seperti ini, ujar mantan Kadis Diknas Sulut
Terkait dengan pelaksanaan pelatihan publikasi jurnal ilmiah bagi tenaga pendidik, Kansil menyebutkan, sesuai amanat UU No. 18 tahun 2002 tentang sistem nasional penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, bahwa penguasaan, pemanfaatan, dan kemajuan iptek dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pencapaian tujuan negara sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945, maka baik penelitian maupun publikasi jurnal ilmiah sebagai hasil dari suatu penelitian, memegang substansi dan kontribusi yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang bangsa, sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan dalam tataran implementasinya,
Untuk itu Kansil berharap, dengan terselengaranya pelatihan ini akan sangat sinergis dalam upaya kita untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, melalui pengembangan kapasitas aparatur tenaga pendidik dalam pemanfaatan serta optimalisasi penguasaan Iptek di bidang kesehatan.
Kepala UPTD Bapelkes Dinkes Sulut Dr Flora Krisen  SH MH mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama Pusdiklat Aparatur BPPSDMK Kemenkes RI dengan UPTD Bapelkes Dinkes Sulut Tahun 2015. Tujuannya  peserta pelatihan publikasi jurnal karya ilmiah, kiranya mampu menerbitkan hasil penelitiannya dalam jurnal nasional atau internasional, sedangkan untuk peserta diklat prajabatan usai diklat kiranya mampu melaksanakan tugas dan perannya secara peofesional sebagai pelayan masyarakat yang karakternya dibentuk oleh nilai-nilai dasar profesi PNS.
Sedangkan peserta pelatihan berjumlah 30  yang berasal dari Poltekses Kemenkes Makasar 10 orang, Poltekse Kemenkes Gorontalo 3 orang dan Polteks kemenkes Manado 17 orang. Psertadiklat prajabatan berjumlah 40 orang yang bersar dari BTKL dan PPM Kelas 1 Manado 3 orang, KKP Kelas II Manado dan  KKP Kelas III Bitung, RSU Ratatotok Buyat masing-masing 6 orang, Poltekes Kemenkes Manado 2 orang dan RSUD Prof Dr RD Kandou Manado 17 orang. Sedangkan narasumber Dr Lukman M.Hum, Dr Dwi Tyastuti MPh dan Dr Marudut Sitompul MPS, tambah mantan Sekretaris Bandiklat Sulut. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprobv).               
  

Sulut Tuan Rumah 15th AICIS







Dipenghujung kepemimpinan SHS-Berhasil Provinsi Sulawesi Utara kembali dipercayakan menjadi tuan rumah Iven Internasional, kali ini giliran Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) rencananya akan dilaksanakan tanggal 3 sampai dengan 5 September 2015.
Kegiatan Seminar  yang akan diikuti 18 negara ini mengambil tema harmoni dalam keberagaman mempromosikan modeasi mencegah konfil dalam kehidupan sosial keagamaan, akan melaksanakan sejumlah kegiatan  diantaranya dialog mengenai membangun hubungan  baik antar umat beragama, Forum ini diapresiasi sebagai barometer perkembangan dan pemikiran kajian keislaman di Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan dalam rapat koordinasi terkait pelaksanan kegiatan yang dilaksanakan Selasa (1/9) mengatakan Pemprov Sulut menyambut baik dan mendukung kegiatan bertaraf internasional terakhir ditahun 2015 dan juga kegiatan internasinal terakhir dimasa kepemimpinan Gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr Djouhari kansil MPd (SHS-Berhasil).
Untuk itu,  Sekprov  mengingatkan, kepada Panitia daerah kiranya bisa bersama-sama untuk mensukseskan acara ini karena ini merupakan suatu kehormatan juga bagi IAIN Manado bisa menjadi tuan rumah, maka sebagai tuan rumah yang baik tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya yang berkenaan dengan kegiatan AICIS ini, sehingga para tamu merasa puas dengan pelayanan yang diberikan selama berada di daerah nyiur melambai. Mokodongan juga menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di jajaran Pemprov Sulut dan masyarakat Sulut untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan ini, agar berlangsung sukses dan mengharumkan nama Sulut terutama negara Indonesia di kancah Internasional. Rencananya acara yang akan dilaksanakan di hotel Sintesa Peninsula ini akan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin.
Rektor IAIN Manado Rukmina Gonibala juga dalam rapat mengatakan beberapa Negara yang sudah menyatakan siap untuk berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dengan tren transformasi kelembagaan PTKIN dewasa ini, maka kajian ilmu-ilmu keIslaman dituntut untuk dapat “bertegur sapa” dengan disiplin ilmu-ilmu yang lain agar dapat lebih berkontribusi secara maksimal bagi seluruh alam.(Kabag humas Roy Saroinsong, SH selaku jubir pemprov sulut)

Senin, 31 Agustus 2015

Sekprov: Pejabat Eselon IV Penentu Gerak Laju Pemerintahan







Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan mengatakan pejabat struktural eselon IV yang ada di jajaran pemerintah provinsi sulut merupakan penentu gerak laju roda pemerintahan yang ada di Sulut.
Hal tersebut disampaikan Mokodongan saat membuka Diklat PIM IV yang diselenggarakan di Badan Diklat Provinsi Sulut Senin (31/8), diklat tersebut diikuti oleh 30 orang pejabat eselon IV lingkup pemprov sulut.
Mokodongan mengatakan, para pejabat eselon IV mempunyai tugas yang cukup berat dan starategis yang menuntut para pejabat eselon IV untuk memiliki kompetensi kepemimpinan operasional dalam membuat perencanaan pelaksanaan kegiatan instansi dan kemampuan mempengaruhi serta mobilisasi bawahan dan stakeholder strategisnya dalam melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan.
Untuk membentuk sosok pejabat struktural eselon IV, maka penyelengagraan diklat  ini penting untuk membentuk pola baru demi pengembangan kompetensi agar pejabat eselon IV mampu merancang suatu perubahan diunit kerja dan memimpin perubahan pelayanan birokrasi yang lebih baik lagi.
Kepala Bandiklat Sulut DR Noudy R.P Tendean,Msi mengatakan Diklat Pim IV ini dilaksanakan agar para peserta dapat membangun karakter dan perilaku pejabat yang bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya, serta para peserta dapat mengoptimalkan potensi SDM serta melakukan inovasi sesuai bidang tugasnya guna mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif dan efisien. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprov).

Sekprov: ASN Harus Paham Komunikasi dan Informatika







Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup pemerintah provinsi sulut agar dapat memahami komuniksi dan informatika sebagai fasilitas utama dalam melaksanakan kegiatan dalam berbagai sektor kehidupan, terutama dalam melaksanakan kegiatan kerja setiap hari sebagai abdi Negara dan masyarakat.
Penegasan tersebut dsampaikan Mokodongan saat membuka kegiatan Bimtek Penguatan Kelembagaan SKPD bidang Kominfo yang dilaksanakan Senin (31/8) bertempat di hotel Arya Duta Manado.
Saat ini kemajuan teknologi informasi komunikasi telah banyak mengalami perubahan membuat kegiatan kerja para ASN semakin mudah, pekerjaan birokrasi semakin cepat karena menggunakan media baru, canggih dan berteknologi tinggi, tidak ada lagi hambatan dalam menjalin interaksi.
Penyelenggaran pelayanan public saat ini menggunakan aplikasi e government, untuk itu dalam menunjang kinerja yang lebih baik lagi, para AS N harus paham betul mengenai penggunaan teknologi komunikasi dan informatika dalam melaksanakan tugas, melalui bimtek ini Sekprov berharap para peserta dapat memahami bagaimana menggunakan komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas agar semua pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprov).

SHS Pantau Final Kejuaraan Internasional Bridge

 Kejuaraan  Bridge International , bertajuk " World Invitational Bridge Tournament the Sarundajang Cup, yang berlangsung sejak tanggal 24--31 Agustus 2015, oleh Gubernur Sulut, Dr SH Sarundajang, bertempat di Lion Hotel & Plaza Manado, Senin, 31/08/15, turut dipantau pada Final antara Tim Bulgaria vs Tim Sarundajang, yang merupakan tim satu2nya asal Indonesia, yang melenggang ke babak Final.
     Setelah sebelumnya Tim Sarundajang yang masuk sesi empat besar, dan diganjal oleh Tim Bulgaria, pada semifinal, namun peluang terbuka karena tim Sarundajang sukses mengalahkan Tim India dan Australia, pada partai segi tiga, sehingga dapat menjajal kembali Tim Bulgaria yang nota bene adalah Juara Eropa, pada babak final, untuk meraih satu tim Finalis.
    Tim Sarundajang Sulut, diperkuat oleh Legendaris Bridge, Hengky Lasut-Eddy Manoppo, Jefrey Moningkey-Clif Tangkuman, Bill Monigir-Tommy Rogi, berlaga dengan tim Bulgaria dengan menurunkan pemain diantaranya Stevanov-Mihov, Stanatov-Remailov. dimana Bulgaria memiliki pemain2 tangguh dan solid dan banyak bermukim di negeri Paman Sam USA, yg banyak menggelar kejuaraan brigde.
     Sementara itu, Gubernur SH Sarundajang, dalam mengsuport para pemain tuan rumah yang mengabadikan nama Sarundajang sbg Tim, terlihat begitu intens dan menyemangati akan keberadaan tim, dalam upaya merebut juara dan finalis pada babak final ini, dalam pertemuan kembali dengan tim Bulgaria, yang berlangsung tiga segmen, olehnya SH Sarundajang , merasa tertantang akan kiprah Olahraga ini, yang banyak mengharumkan nama daerah Nyiur Melambai Sulut maupun di pentas Internasional, yang dalam waktu dekat akan mendalami permainan ini lewat pelatihan khusus. Sistem pertandingan ini, dimana satu segmen memainkan 16 board.  Seperti diketahui Tim Sarundajang awalnya menang atas tim India dengan skor 61-1 IMP, serta Australia 29-12 IMP.
   Hingga berita ini diturunkan, final antara kedua tim masih berlangsung alot dan menegangkan dalam merebut juara dan merebut rangking satu.
    Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan, (Roy RL Saroinsong, SH, selaku juru bicara)