Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Jumat, 06 November 2015
Sulut Harus Swasembada Pajale
Sumarsono Canangkan Kegiatan HKN ke-51
Sumarsono : A Mononutu dan Bataha Santiago diusul jadi Pahlawan Nasional
Berdasarkan Undang2 Nomor 20 tahun 2009, tentang : Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Maka yang dimaksud dengan Pahlawan Nasional adalah gelar yang yang diberikan kepada WNI atau seseorang yang berjuang melawan penjajah di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI, yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara,atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Untuk itu, Penjabat Gubernur Sulut, DR Sumarsono,MDM, secara resmi membuka Seminar Nasional Ketokohan Calon Pahlawan Nasional, pada Jumat siang, 6/11, bertempat di Aryaduta Hotel Manado.
Oleh Pj Gubernur, Sumarsono, dalam awal sambutannya menilai seminar ini, adalah suatu apresiasi, dan hakekatnya bagaimana Negara hadir dlm menghargai keteladanan para tokoh atas karyanya, "dimana seperti diketahui, Provinsi Sulut
saat ini punya 8 Pahlawan Nasional, jika tahun depan, oleh Kementerian Sosial RI, maka 2 tokoh ini yakni Arnold Mononutu dan Bataga Santiago, diberi anugerah gelar, akan ada 10 pahlawan Nasional, di Bumi Nyiur Melambai tercinta" tandas Soni, sapaan Akrab Pj Gubernur Sulut yang telah melewati 40 hari masa tugas selaku Gubernur Sulut.
Seminar Nasional yang akan mengkaji dan menelaah kiprah dan eksisitensi calon pahlawan Nasional yakni Arnold Mononutu dan Bataga Santiago, dihadiri Sejarawan Nasional Prof Dr Nina H Lubis,MS, Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Prov Sulut, Keluarga Besar A Monunutu dan Bataga Santiago, para Akademisi,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Forum Komunikasi Nusa Utara serta Pejabat Dari Kementerian Sosial RI, nantinya akan menghasilkan Rekomendasi, untuk nantinya diteruskan ke Dunia Intelektual dan Menteri Sosial RI, sebagai bahan kajian dalam rangka pengusulan Calon Pahlawan Nasional kepada 2 Tokoh tersebut.
Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan,
Kamis, 05 November 2015
Gubernur buka Grand Final Paragliding TRoI
Gubernur Teken Prasasti Dimulainya Pembangunan Korban Napsa
Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM teken prasasti dimulainya pembangunan gedung institusi penerima wajib lapor (IPWL) korban penyalahgunaan napsa Provinsi Sulut, di Desa Tampusu kec, Remboken Minahasa, Kamis (05/11) kemarin.
Gubernur mengatakan, penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, sehingga telah digolongkan ke dalam Extra Ordinay Crime, karena dampag yang sangat destruktif bagi proses tumbuh kembang dan masa depan bangsa.
Menyadari hal itu pemerintah dan segenap komponen bangsa dituntut memandang permasalahan tindak kejahatan dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (Napsa) dengan sangat serius. Untuk itu perlu ada upaya-upaya yang sistematis, terkoordinir dan terpadu serta komitmen semua pihak dalam mengatasi hal ini, ajak Sumarsono.
Untuk itu melalui momentum peletakan batu pertama ini, dapat diikuti pula dengan semakin kuat dan kokohnya semangat, tekad dan komitmen dan karya terbaik dalam rangka pencegahan, penanganan dan pencehagan tindak kejahatan dan penyalahgunaan napsa, harap Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI ini.
Sebelumnya Kadis Sosial Provinsi Sulut dr Lisye G Punuh MKes melaporkan, pekerjaan pembangunan panti rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan napsa menelan anggaran sebesar Rp. 17,5 M yang terdiri dari Rp. 7 M untuk fisik bangunan termasuk jasa konsultasi perencanaan pengawasan dan Rp. 10 M untuk pengadaan fasilitas penunjang operasional panti.
Sedangkan tujuan dari pembangunan tersebut, mantan Kadis Kesehatan Provinsi Sulut ini menambahkan,untuk penyediaan sarana pelayanan rehabilitasi sosial, untuk mengambalikan rasa percaya diri serta memberikan motivasi kepada korban penyalahgunaan napzauntuk hidup sehat. Turut hadir Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napsa Kemensos RI. Drs Drs Waskito Budi Kusumo MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung, serta pejabat terkait lainnya. (Humas Pemprov Sulut).
Dari Hari Jadi Minahasa Ke-587, Sumarsono Beri Kado SK Status Tanah Bukit Kasih
Gubernur Sumarsono serahkan kue ulang tahun kepada mantan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang
Sumarsono: Pilkada Sulut Harus Berintegritas
Penjabat Gubernur Sulawesi Utara DR Sumarsono,MDM menghimbau kepada para pihak yang terkait dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember nanti baik KPU, Bawaslu dan para calon kepala daerah yang akan bertarung agar menciptakan pilkada yang berintegritas dan damai demi nama baik Sulut.