Jumat, 11 Desember 2015

Gubernur Akan Hadiri Natal Terpadu GPdi Sulut




Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM akan menghadiri Ibadah Perayaan Natal Terpadu Majels Daerah GPdi Sulut, yang akan digelar Selasa (15/12) di Pantekostal Center Desa Pandu.
Kepastian kehadiran orang nomor satu di Sulut itu dalam Ibadah Perayaan Natal terpadu itu, diungkapkan langsung Gubernur saat menerima Ketua Majelis Daerah GPdi Sulut Gbl. Ivone Awuy dan Ketua Panitia Drs Mecky M Onibala MSi, yang seharinya dikenal sebagai Kadis Pemuda dan Olahraga Sulut, bersama Sekretaris panitia Pdt hanny awuy, Pimpinan Majelis Daerah Pdt DR Refly Pesak dan Anggota Panitia Drs Max Raitung MSi.
Sumarsono menyatakan, sebenarnya di hari Selasa itu saya punya  agenda sebagai Dirjen Odta mengadakan rapat di Jakarta, namun karena ada undangan ini, maka saya memajukan rapat di Otda untuk dilaksanakan pagi hari, sehingga siang hari saya boleh kembali ke Manado untuk menghadiri perayaan natal terpadu ini, ujar Sumarsono sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Ketua Majelis Daerah GPdi Sulut Gbl. Ibu Ivone Awuy bersama panitia yang sudah datang mengundang saya di White House Gubernur Bumi Beringin Manado ini.    
Sementara Onibala sendiri menyebutkan, perayaan natal tersebut akan di hadiri 20 ribu umat dan 1600 Pendeta yang tersebar dari Provinsi Sulut dan Gorontalo. Ibadah Natal ini merupakan gabungan dari Bapa, Ibu Pemuda, Remaja dan anak-anak, ujar mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut ini. (Humas pemprov Sulut).

   

Gubernur Lakukan Sidak di Terminal Malalayang dan SPBU Sario





Dalam rangka menjelang Hari natal dan Tahun Baru Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM di damping SKPD terkait seperti Kadis Perindag Ir Yenny Karou, ESDM Ir Marly Gumalag, Kadis Perhubungan dan Kominfo Drs Joi Oroh, Kasat Pol. PP Drs Maksi Lukas, Karo Ekonomi Jane Mendur SE dan Kepala BI Cabang Manado Peter Jacobs serta pejabat dari Pertamina manado, Jumat (12/12) kemarin melakukan sidak di terminal malalayang dan SPBU Sario.    
Di terminal malalayang Sumarsono sempat berdialog dengan sesama pedagang, penumpang maupun sopir malalayang jurusan tanawangko, sopir malalayang jurusan lolak yang menggunakan kendaraan damri dengan tarip per- orang hanya Rp. 30 Ribu serta sopir jurusan Manado-Palu, tarip per-orang buas AC Rp. 310 Ribu dan Bus tak ber AC Rp.290 Ribu per-orang.
Gubernur berpesan agar para sopir harus memperhatikan kondisi kendaraan setiap hari kondisi agar bisa terawatt dengan baik, terutama rem. Sementara bagi para pedagang Sumarsono juga minta kalau ada makanan kadaluarsa jangan lagi di jual kepada masyarakat, yah segera dikembalikan kepada distributor. Sedangkan keuntungan setiap hari pedagang ini hanya meraup Rp. 50 ribu perhari, jelas Ibu Risma salah satu pedagang yang sudah 25 tahun berjualan di terminal malalayang.
Sementara di SPBU Sario yang setiap hari mendapat jatah 40 ribu KL Gubernur dan rombongan menyaksikan langsung alat bejana pengukuran premium dan solar yang dilakukan petugas SPBU Sario.

Sementara data yang diperoleh dari Dinas Perindag Sulut untuk kebutuhan pokok masyarakat menjelang  Natal 2015  dan tahun Baru 2016  kebutuhan pokok masih tetap stabil. Seperti stok beras yang tersedia saat ini  30 ribu ton, gula pasir 7.600 ton, minyak goreng 10 ribu ton, terigu 1.800 ton, mentega 240 ton, susu 230 ton, telur 19.500 ribu butir, daging ayam 1.550 ton, daging sapi 410 ton.  (Humas Pemprov Sulut).    

Kamis, 10 Desember 2015

Christmas 10k di Ikuti 20 Pelari Nasional


Lomba Lari Marathon Christmas 10k yang akan berlangsung pada Sabtu, 12 Desember 2015 lusa, akan diikuti 20 pelari tingkat nasional. Hal itu dijelaskan Ketua Kawanua Se-Dunia (KSD)  Ibu Mieke Tumurang selaku Ketua Umum Panitia didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Prov. Sulut Drs. Mecky M. Onibala, M.Si, disela-sela meeting yang dipimpin Sekprov Sulut Ir. Siswa Rachmat Mokodongan di ruang kerjanya, Kamis (10/12) kemarin.

Selain diikuti 20 pelari nasional, lomba Lari Marathon Christmas 10k juga akan diikuti 500 peserta umum yang berasal dari unsur TNI dan Polri di daerah ini termasuk pelari lokal Sulut, jelas Tumurang sembari menambahkan selain lomba marathon 10k panitia juga menggelar lomba Lari Marathon Christmas 5k khusus bagi pelajar. Sesuai daftar yang ada, sudah 10.000 pelajar yang ikut mendaftar, mereka itu tersebar di 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Lebih lanjut Tumurang mengatakan Lomba Lari Marathon Christmas 10k dan Lari Marathon Christmas 5k mengambil Tema “Mari Jo Ka Manado”, sedangkan Start dan Finis dari Lapangan Koni Sario Manado.

Total hadiah yang diperebutkan berjumlah Rp. 210 juta. Bagi juara I Putra/Putri akan menerima uang pembinaan masing-masing senilai
Rp. 20 juta, sedangkan untuk tingkat pelajar Juara I akan menerima uang pembinaan senilai Rp. 3 juta. Lomba Lari Marathon ini juga akan memperebutkan Trophy Bergilir dari Gubernur Sulut DR. Sumarsono, MDM, ujar Mieke Tumurang.

Tumurang menambahkan adapun 20 pelari tingkat nasional yang akan ambil bagian pada iven ini antara lain di nomor Putra Agus Prayogo (Jabar) merupakan peraih medali emas di Sea Games Singapura dan Juara I Tomohon Linow Lake 10 K yang digelar tahun ini, Atjong Tio Purwanto (Jatim), Ridwan (NTB) Jauhari Johan (Sumsel) dan Nur Shodiq (DIY) sedangkan di nomor Putri Rini Budiarti (DKI) Hatrick peraih 3 Medali Emas Sea Games Palembang (Indonesia), Myanmar dan Singapura, Odekta (DKI), Yanitasari (Riau), Novita (Jateng) dan Raquel (Jabar).

Usai Meeting Mokondongan mengatakan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, Unsur Fokompinda Sulut serta dari Pemkot Manado. Tujuan dari kegiatan ini selain berolahraga juga memperkenalkan destinasi wisata dan rekreasi di Kota Manado. Hal ini sejalan ini dengan program Pemprov Sulut dengan Tagline “Mari Jo Ka Manado” yang digagas oleh Gubernur Sulut Dr. Soni Sumarsono, MDM.

Untuk itu mantan Penjabat Walikota Kotamobagu ini, mengharapkan SKPD terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan dan Kominfo memberikan dukungan penuh demi suksesnya  iven akbar di penghujung Tahun 2015 ini.(Humas Pemprov. Sulut)

Ibu Mieke Rotinsulu Pimpin PKK Minahasa Utara










Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sulut Dra Tri Rachayu Sumarsono melantik Ibu Dra Mieke Juliana Rotinsulu Tumbol sebagai Ketua PT PKK Kabupaten Minahasa Utara menggantikan Ketua TP PKK Minut yang lama Ibu Altje Singal Polii SH, di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Usai pelantikan Penjabat Bupati Minut dari Sompie Singal kepada Pj. Ir Herry Rotinsulu MSi.

Pelantikan dan Sertijab Ketua TP PKK Minut itu berdasarkan, Surat Tugas Ketua TP PKK Provinsi Sulut No. 92/ST/PKK.Prov/XII/2015 dan Surat Tugas Ketua Dekranasda Provinsi Sulut No. 04/ST/Dekran –Sulut/XII/2015.  
Dalam sambutannya, Ibu Sumarsono memberikan selamat kepada ketua TP PKK Kabupaten Minut yang baru, ibu Mike Rotinsulu Tumbol, sembari menyampaikan ucapan terimakasih kepada ibu Altje Sompie Polii SH yang selama 5 tahun memimpin PKK Minut dan banyak meraih keberhasilan.  "amanah ini agar dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Selanjutnya kepada pengurus TP-PKK minut kiranya dapat mendukung kinerja ibu ketua yang baru dalam melaksanakan tugas utama yang meliputi 10 program pokok PKK," ujar Ibu Tri Rachayu.
Dalam suatu organisasi, kita harus memahami visi karena merupakan cita-cita yang menjadi motivasi ketika bekerja. Dalam mewujudkan Minut sebagai kabupaten buah, jelas ibu Sumarsono.
Istri tercinta dari Gubernur Sulut ini mengharapkan supaya kegiatan PKK dirasakan manfaatnya di masyarakat maka harus dilaksanakan kelompok-kelompok kegiatan di tingkat RW, meliputi pos PAUD, BKB (Bina Keluarga Balita), PAR (Pembinaan Anak Remaja), dan yang lainnya. Pengurus PKK adalah juga sebagai orang tua di rumah kita masing-masing, maka kita juga harus mendidik anak-anak terutama remaja agar menjadi anak yang baik dan berbakti pada orang tua, bangsa dan negara. (Humas Pemprov Sulut).

Gubernur Larang Hero Nonjobkan Pejabat Eselon II












Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM melarang Ir Herry Rotinsulu MSi (Hero) menonjobkan  pejabat Eselon II di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Larangan Gubernur tersebut disampaikan saat melantik Kadis Kehutanan Provinsi Sulut Ir Herry Rotinsulu MSI sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Minahasa Utara, menggantikan Drs Sompie Singal MBA karena masa jabatannya sebagai Bupati Minut telah berakhir Kamis kemarin.
Pelantikan itu berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Kamis (10/12)kemarin, dan turut dihadiri Unsur Forkopimda Sulut Pejabat Teras pemprov, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Minut serta para pejabat Eselon II Minut masing-masing bersama isteri dan suami.
Pelantikan dan Serah terima jabatan dari Sompie Singal kepada Hero berdasarkan Surat Keputusan Mendagri RI No.131.71-6116 Tahun 2015  Tertanggal 7 Desember 2015.  
“Gubernur mengingatkan, terkait dengan mutasi pejabat sejauh tidak dibutuhkan jangan melakukannya apalagi ada korban nonjob, karena mempunyai efeknya negatif bagi  keluarga pejabat yang bersangkutan,”kata Sumarsono.
Karena sebagai sosok birokrat senior dan professional saya yakin Haro tidak akan melakukan nonjob terhadap pejabat di Minut. Karena tugas utama sebagai Pj Bupati bagaimana memastikan berlangsungnya roda pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan secara efektif, efisien dan berkesinambungan, ujar Dirjen Otda Kemendagri ini.
Sementara terkait dengan sinergitas kerja dengan Pemprov, maka Hero dituntut dapat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program kerja yang saat ini sedang dilaksanakan seperti GSM,GeBeKa, GSB dan Program Mari Jo Ka Manado, termasuk jalan Tol Manado Bitung yang sedang berlangsung.
Terkait dengan Program Mari Jo Ka Manado, Sumarsono minta agar Hero dapat memprioritaskan pembangunan di sektor kepariwisataan antara lain, perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata, baik aksesbilitas dari dan ketempat wisata maupun sarana prasarana penunjang dilokasi wisata. Sembari berharap pasca pelaksanaan pilkada serentak dan menanti ditetapkannya kepala daerah terpilih, serta dalam rangka menyambut Natal 2015 dan tahun Baru 2016, Hero juga diminta untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kodusifitas keamanan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat, tandas om Sonny sapaan akrab dari Gubernur Sulut. (Humas Pemprov Sulut)


Rabu, 09 Desember 2015

Gubernur Bantun Korban kebakaran Rumah Jalan Siswa






Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarson MDM dan Ketua TP PKK Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono bersama Unsur Forkopimda Sulut serta Pj. Walikota Manado Ir Roy O Roring MSi  di sela-sela melakukan pemantauan pelaksanaan pemunggutan suara di beberapa TPS di Kota Manado, Rabu (09/12) kemarin, menyempatkan waktu untuk memberikan bantuan makanan siap saji kepada  warga korban kebakaran rumah yang terjadi hari ini (kemarin-red) sekitar pukul 11:00 Wita di Jalan Siswa Manado.
Di Ketahui Kebakaran tersebut di mulai dari rumah Keluarga Lalamentik Pantau (Max Lalamentik Kepala Lingkungan V) yang saat itu tidak berada di rumah karena sedang bertugas di tempat pemunggutan suara (TPS) dilingkungannya. Kemudian api selanjutnya menjalar ke tiga rumah tetangga yang bersebelahan yaitu rumah Keluarga Lintong Pangkey, Keluarga Raintung Kalangi serta rumah Keluarga Sumakul Tampi. Untung saja petugas pemadam kebakaran dari Pemkot Manado langsung datang di lokasi untuk menyiram api yang sedang membakar empat buah rumah tersebut, kalau tidak tentu lebih banyak lagi rumah yang terbakar, ujar Max Lalamentik. sementara terkait dengan penyebab terjadinya kebakaran, Lalamentik menyebutkan saya tidak tau karena saat peristiwa terjadi sedang bertugas di TPS, tambahnya.
Gubernur merasa prihatin, dengan peristiwa yang menimpa empat Keluarga di Jalan Siswa ini,  dimana warga kota Manado sedang berbondong-bondong menuju tempat pemunggutan suara di TPS, tiba-tiba saja kita di kejutkan dengan peristiwa ini. Karena itu Gubernur minta agar keluarga tetap tabah dalam menghadapi peristiwa ini.
Sementara terkait dengan bantuan pemerintah, Sumarsono menyebutkan, ini merupakan rana dari Pemkot Manado. Tadi saya sudah instruksikan kepada Pj. Walikota Manado untuk membantu swarganya yang mengalami musibah ini. sementara untuk bantuan Pemprov sendiri, Sumarsono tak menampik jika ada permintaan dari Pemkot Manado, tentu Pemprov harus membantunya, kunci Dirjen Otda Kemendagri RI ini. (Humas Pemprov Sulut).

Gubernur Pantau Pemunggutan dan Penghitungan Suara di TPS






Hampir sehari penuh Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM dan Ketua TP PKK Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono bersama Unsur Forkompimda Sulut yaitu, Kejati Teuku Syah Rizal SH, Dan Rem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Dan Lantamal VIII Laksma TNI Mamahan Simorangkir, Dan Lanudsri Kol. Pnb. Djoko Tjahyono dan Kabid Propam AKBP Eko Widyanto mewakili Kapolda Sulut, Rabu [09/12] kemarin, melakukan pemantauan pelaksanaan pemunggutan suara dan penghitungan suara Pilkada Serentak di beberapa Tempat Pemunggutan Suara [TPS] di Kabupaten Minahasa dan Kota Manado.
Pemantauan ini di mulai dari TPS 1 Kelurahan Winangun Atas Kec.  Pineleng Minahasa memudian berlanjut di TPS 1,2,3, dan 4 Kelirahan Wanea Kec, Wanea Manado, TPS 1 Kelurahan Kleak bertempat di lantai dua RSJ Ratumbuisang, kemudian menuju di salah satu  TPS di Kelurahan Singkil dan berakhir di TPS LP Tiuminting, serta pemantauan penghitungan suara di TPS 3 kelurahan Bumi Beringin Manado.
Usai melakukan pemantauan Gubernur langsung menggelar Video Conference dengan Sraf Ahli Mendagri Bidang, Hukum dan Kesatuan Bangsa [Kesbang]  Dr. Didi Suprayitno MM sekaligus selaku Ketua Desc Pilkada Kemendagri RI ini, di ruang rapat Ex WOC Kantor Gubernur.
Sumarsono mengatakan, khusus untuk Sulut saya bersama unsur Forkopimda sudah melakukan keliling sejak pagi hari tagi guna memantau pelaksanaan pilkada serentak baik yang ada di Kelurahan, Rumah Sakit maupun di Lemba Pemasyarkatan [LP] Kelas Dua A
Tuminting.
Secara umum dapat di laporkan semua dalam suasana kondusif dan berjalan aman dan terkendali.
Khusus menyangkut pilkada di Kota Manado yang mengalami penundaan pelaksanaannya, Sumarsono menyebutkan, aman-aman saja, namun secara psikologis saya kira itu ada pengaruhnya, akan tetapi tidak terlalu banyak, aku Dirjen Otda Kemendagri RI ini.
Kesempatan itu, Gubernur telah melaporkan pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung  di wilayah kepulauan  di nusa utara, juga berjalan aman dan lancar, ini berkat kerjasama yang baik diantara unsur Forkopimda Sulut terutama Dan Lanudsri serta Dan Lantamal VIII yang telah banyak membantu mengirimkan bahan logistik pemilu, sehingga seluruh TPS di kepulauan itu, sampai saat ini tidak mengalami kekurangan, ujarnya, sembari menambahkan karena pilkada serentak di Sulut dianggap paling besar karena selain Pilgub juga ada 7 Kabupaten/Kota menggelar Pilkada Serentak ini, maka saya meyakini angka partisipasi pemilih sulut dalam pilkada serentak kali ini, saya hanya berani mematok diatas 70 persen, tandas jebolan S3 Universitas Negeri Jakarta ini. Ikut mendampingi Gunbernur dalam pemantauan ini yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung, Kaban Kesbang Politik Edwin Silangen, Kadis Pehuhungan dan Kominfo Joi Oroh serta Karo Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong MSi. [Humas pemprov sulut].