Keasistenan Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulut dipercayakan oleh Gubernur dan Wagub Sulut, untuk menjadi Penitia pelaksana peringatan ke-71 Hari Kemerdekaan RI dan HUT ke- 52 Provinsi Sulut Tahun 2016. Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, yang juga selaku Ketua Panitia Pelaksana, saat memimpin apel kerja bersama ASN di ke-Asistenan yang dipimpinnya, Senin (25/07) dihalaman kantor gubernur.
Palandung berharap sekuruh sraf dan pejabat di ke Asisten 1 yakni Biro Pemerintahan dan Humas, Biro Hukum serta Biro Kesra, harus terlibat secara langsung dalam kepanitiaan ini guna suksesnya hajatan tersebut.
"Kepercayaan pimpinan harus di terjemahkan dengan baik, sehingga seluruh kegiatan boleh terlaksana dengan baik", ujar mantan Penjabat Walikota Bitung ini.
Karena itu, waktu dekat ini, pihaknya akan mengundang seluruh pejabat di Keasisten 1 melakukan rapat perdana di ruang kerjanya, guna menyusun agenda kegiatan yang akan dilaksanakan nanti.
Menyinggung pelaksanaan pameran pembangunan dan promosi Sulut, Palandung mengisiaratkan, akan mengatur masalah pengeras suara (Sound System) setiap stand pameran agar tidak menimbulkan kebisingan sehingga tidak mengganggu masyarakat pengunjung pameran.
Sebab tujuan dari pelaksanaan pameran, yaitu bagaimana masyarakat bisa memperoleh informasi keberhasilan pembangunan yang di capai oleh masing-masing kabupaten/kota serta sektor-sektor yang dicapai oleh Dinas dan Badan yang menjadi peserta pameran. Bertindak selaku pemimpin apel Kabag Otda dan Hubal Dra Leylani Makalew. Hadir dalam apel bersama itu, Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, Karo Kesra dr Bahagia Mokoagow, serta para pejabat Eselon III dan IV. (Humas Pemprov Sulut).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Senin, 25 Juli 2016
Keasisten 1 Panpel Peringatan Hari Kemerdekaan dan HUT Provinsi 2016
Minggu, 24 Juli 2016
Gubernur: Tim Porwanas Harus Junjung Sportivitas
Palandung Pimpin Baveti Sulut
Ketua Umum Badan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Theo Sambuaga, Sabtu (23/7/2016) pagi tadi melantik Pengurus Daerah Badan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bertempat di GOR Tenis Kantor Gubernur Sulut.
Jumat, 22 Juli 2016
Guru Sulut Bisa Jadi Kepsek Indonesia di Davao
Di Davao City. Hal itu di ungkapkan Kepsek SMA Indonesia di Davao Agus saat di terima Wagub Sulut Drs Steven Kandouw di ruang kerjanya Jumat baru lalu.
Didampingi Suprayogi dari Bagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Kemendikbud, Kadis Diknas Sulut Asiano G Kawatu SE MSi dan Sekretaris Diknas Ch Sumampouw SH MEd, Agus mengatakan tujuan kedatangan di Sulut selain untuk melakukan koordinasi dengan Kadis Diknas Sulut, tapi juga sekaligus melakukan sosialisasi keberadaan sekolah Indonesia di Davao kepada guru-guru di daerah ini.
Dia menyebutkan, sekolah yang dikelolahnya mulai dari SD, SMP hinga SMA, serta ada sekitar 90 siswa dengan 24 tenaga pengajar dan sudah ada 3 tenaga pendidik yang berasal dari Sulut, ujarnya.
"Saya berkeinginan kedepan ada orang Sulut bisa memimpin sekolah Indonesia menjadi Kepsek disana, alasannya karena adanya kedekatan kultur dan budaya", terangnya sembari menyebutkan, siswa yang belajar disana merupakan anak-anak dari para nelayan dan petani orang Indonesia yang berasal dari nusa utara yang sudah menetap sekian lama di beberapa pulau yang berdekatan dengan Davao.
Sementara kendala-kendala yang dihadapi yaitu ekonomi dan bahasa karena para siswa ini, kebih menguasai berabasa tagalok ketimbang bahasa Indonesia sendiri
Dia juga menyebutkan, saat ini sekolah Indonesia di luar negeri, selain di Filipina, juga ada di Mianmar dan Malaysia, para siswa tersebut selama mengikuti pendidikan semuanya tinggal di asrama.
Agus juga menambahkan, untuk menjadi Kepsek di Davao harus melalui proses seleksi secara nasional di Jakarta, syaratnya usia 50 Tahun dengan tuffel 550.
Semua Pejabat Senior Pemprov Bisa Ikut Seleksi Sekprov
Pendaftaran Seleksi Calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut resmi mulai dibuka sejak Jumat 22 Juli kemarin, pelaksanaannya hingga 9 Agustus 2016 mendatang, bagi pejabat senior lingkup Pemprov Sulut bisa mengikuti seleksi ini. Namun ada tetapinya yaitu terlebih dahulu harus mendapat rekomendasi dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.
Hal itu di tegaskan Kepala BKD Sulut DR Femmy M Suluh MSi, kepada wartawan usai mengikuti olah raga pagi bersama, Jumat (22/07) kemarin.
"Jadi bagi birokrat senior yang menduduki jabatan eselon II lingkup Pemprov bisa mengikuti seleksi terbuka ini, namun harus mengikuti prosedur diantaranya mengantongi surat rekomendari dari orang nomor satu di Sulut", katanya
Hal yang sama juga berlaku bagi pejabat dari pusat atau pejabat Kabupaten/kota, yang ingin mengikuti seleksi terbuka juga harus mendapat rekomendasi dari Menteri dan Bupati/Walikota. ini merupakan salah satu syarat untuk mengikuti seleksi terbuka calon Sekprov Sulut.
Suluh menyebutkan, para peserta seleksi nantinya akan di uji oleh Tim Panitia Seleksi (Tim Pansel) yang diketuai oleh Sekjen Kemendagri, yang akan didampingi Rektor Unsrat, Rektor Unklab, Rektor Unika Dela Sale, serti Prof DR Fanetia Danes salah satu Deputy di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai anggota Pansel. Tim Pansel tersebut sudah memegang Keputusan Gunernur, ujar mantan Karo Umum ini.
Seleksi ini berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Menpan RB Nomor 13 Tahun 2014 serta Surat Edaran Mendagri Nomor 822.22/5992/SJ tanggal 20 Oktober 2014 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan pimpinan tinggi dilingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sembari menambahkan seleksi terbuka ini dimulai dengan pemasukan berkas di BKD Sulut. (Humas Pemprov Sulut).
Kunjungan Turis Meningkat, Wagub Minta UKM Perbanyak Stok Souvenir
Wagub Lepas Kontingen O2SN dan CC 4 Pilar
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, Jumat (22/07) bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) dan Cerdas Cermat 4 (Empat) Pilar Bangsa Provinsi Sulut yang akan berlaga mulai Senin depan di Ibu Kota Negara Jakarta.
Wagub mengatakan, adik-adik yang terpilih mewakili Sulut dalam ajang 02SN dan Cerdas Cermat 4 (Empat) Pilar Bangsa harus merasa bangga, karena dari sekian banyak penduduk Sulut hanya kalian yang terpilih.
"Jadi adik-adik harus bangga itu, karena boleh membawa nama baik bagi daerah Sulut", ujarnya, sembari berpesan adik-adik dapat mengikuti setiap kategori perlombaan dengan sebaik-baiknya, agar nantinya mampu untuk mengharumkan nama baik Bumi Nyiur Melambai.
karena O2SN dilaksanakan, sebagai salah satu wadah untuk mengapresiasi kebutuhan non akademik siswa yang memiliki bakat dan minat khususnya dibidang olahraga, yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan siswa/siswi sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis di sekolah serta untuk meningkatkan prestasi siswa dibidang olahraga.
Disisi lain Cerdas Cermat 4 pilar bangsa merupakan kompetisi untuk menguji pengetahuan siswa terbaik di seluruh Indonesia, sekaligus membangun semangat nasionalisme dalam diri generasi bangsa, ujar Kandouw.
Kadis Diknas Asiano G Kawatu SE MSi menyebutkan, kontingen Sulut akan ambil bagian dalam dua iven tersebut dengan jumlah 190 atlet, yang terdiri dari 31 peserta siswa SD, 47 SMP, 24 SMA, 23 SMK dan 11 peserta siswa dari SLB mereka akan ambil bagian di 8 cabang olah raga antara lain, silat, karate, bulutangkis, tenes meja, catur dan voli mini, sebut Kawatu. Turut hadir Sekretaris Diknas Ch. Sumampouw SH MEd, Kabid Dikdas Dra Sutarti Ponto ME dan Kabid Dikmenti Athur Tumipa MEd. (Humas Pprpv Sulut).


