Aktor senior Anwar Fuady kembali terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Artis Sinema Indonesia (Parsi) periode 2016-2121. Pelantikan pun telah dilakukan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang di Waroeng de Bong, Jalan Kayu Putih, Jakarta Pusat, belum lama ini. Dan berbarengan dengan itu, Parsi merubah kepanjangannya dari Persatuan Artis Sinetron Indonesia menjadi Persatuan Artis Sinema Indonesia. Perubahan dilakukan karena kata “sinema” memiliki artis lebih luas ketimbang istilah sinetron, yang hanya terbatas pada artis sinetron. Istilah sinema mencakup semua insan film. Pada kesempatan yang sama, Anwar mengangkat sejumlah pengurus. Mereka – antara lain – Raffi Ahmad, Nikita Willy, Raslina Rasyidin, Ben Kasyafani, Citra Kirana, Marini Zumarnis, Ammar Zoni, Dude Harlino, Meidiana Hutomo, El Manik, Latief Sitepu dan Derry Drajat. Menurut Anwar, selain berprestasi, mereka yang diangkat sebagai pengurus Parsi merupakan artis-artis yang sudah sering tampil di layar kaca. “Jadi, tidak ada pengurus Parsi yang keartisannya diragukan. Mereka semua sudah dikenal oleh masyarakat,” katanya. Anwar menekankan program utama kepengurusannya pada aspek pendidikan. Parsi akan membentuk Parsi Act Course yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. “Lewat pendidikan akting, kami ingin melahirkan artis-artis baru yang berbobot. Selain itu, agar ada transformasi ilmu akting dari artis-artis senior pada calon artis,” kata Anwar. Sementara itu kepengurusan di Sulawesi Utara seperti diungkapkan Kabid Humas Parsi Sulut, Caesar Tombeg kepada elnusanews, Kamis (05/10/2016) bahwa akan ada penyesuaian. "Yang periode sebelumnya Ketua DPD Sulut dipegang oleh EK Tindangen, dan untuk periode baru sudah disepakati untuk mengangkat Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos,"ungkap Tombeg. Tombeg yang juga merupakan wartawan harian METRO mengatakan bahwa Tindangen legowo untuk menjadi ketua harian. "Pak Ketua (EK Tindangen, red) tak masalah, beliau memilih jadi ketua hariannya, dan apabila istri Wagub Sulut menerima, dalam waktu dekat DPD Parsi Sulut yang baru akan ke Jakarta dimana Ketum Anwar Fuady siap untuk melantik,"jelas Tombeg. (Humas Pemprov Sulut.)
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 06 Oktober 2016
Rabu, 05 Oktober 2016
Pemerintah pusat prioritas bangun infrastruktur perhubungan sulut
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budhi Karya Sumadi dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menjajaki kerjasama tentang pengembangan dan pembangunan bandara udara Miangas (Kabupaten Talaud) dan bandara udara Sam Ratulangi Manado serta Pelabuhan Bitung di Provinsi Sulawesi Utara Rabu (05/10) siang kemarin.
Dalam sambutanya Menhub mengatakan Sulawesi Utara akan menjadi Provinsi yang maju karena sejak menjabat agustus lalu keinginan
saya datang ke Sulut , sebab bapak Olly sudah menjadi pembicaraan dari Presiden Joko Widodo karena telah berhasil mendatangkan 23 ribu wisatawan mancanegara dan sulut menjadi contoh yang baik di indonesia.
Mengenai Miangas adalah impian besar dari pak Jokowi bahwa pulau-pulau terluar harus mempunyai kesejanteraan yang sama dengan pulau pulau yang lain
Karena itu saya sudah lapor bapak Presiden, dan rencananya Presiden akan datang langsung meresmikan langsung bandara
Miangas ini, dengan sendirinya Miangas akan menjadi bandara terluar di utara NKRI.
Dalam waktu dekat kita akan meresmikan bandara di Miangas, kita lengkapi fasilitasnya dengan sendirinya akan nenjadi penerbangan perintis dan otomatis faktor ekonomi dan pariwisata akan maju di daerah itu sebab ini merupakan dari program nawa cita.
Disisi lain Gubernur mengatakan Miangas sebagai salah satu pulau terluar di Sulawesi Utara memiliki potensi Perikanan dan Pariwisata yang sangat menjanjikan, apalagi adanya festival Manee yang merupakan kalender tahunan menunjang pariwisata di pulau Porodisa (sebutan Kabupaten Talaud) dimana masyarakat menangkap ikan tidak perlu menggunakan perahu, akan tetapi ikan yang ada di laut berkumpul dipinggir pantai dan masyarakat langsung menangkapmya dengan tangan kosong. Festival ini biasanya berlangsung pada setiap bulan Mei, sembari menanbahkan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pujiastuti pernah mengikuti langsung festival ini, ujar Dondokambey.
Sementara dari segi infrastruktur pendukung pariwisata Gubernur menjelaskan direncanakan tahun depan Sulut bahkan ketambahan 500 kamar hotel melalui pembangunan hotel bintang 3 dan 4 di Likupang. "Yang paling utama kita sudah persiapkan daerah wisata baru di Likupang lewat wisata alam pantai yang diproyeksikan untuk menjadi kawasan wisata favorit ke dua setelah bunaken", ujarnya.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, Kapolda Sulut, Danlanud Sri, Kadis perhubungan Sulut. Pada Siang kemarin juga Menhub Didampingi Wagub berkesempatan mengunjungi secara langsung bandara miangas untuk melihat segala kesiapan bandara sebelum diresmikan (Humas Pemprov Sulut).
Rolf Lumintang Pimpin JIPS Sulut
Jurnalis Independen Pemprov SUlut (JIPS) kembali menggelar MUsyawarah Luar
Biasa (Musadlub), dimana Rolf Lumintang Wartawan Metro terpilih menggantikan
Donny Aray sebagai koordinator dalam pemilihan yang penuh demokratis ini.
Rulf menyatakan bahwa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan teman-teman
JIPS, dimana kedepan mari melangkah bersama dalam membangun SUlut hebat lewat
pemberitaan yang hebat pula.
Sementara itu Aray juga tak lupa berterima kasih atas segala kerjasama yang
baik selama memimpin JIPS, dimana keberhasilan yang diraih itu juga karena
kekompakkan dan rasa kebersamaan yang melekat di JIPS sehingga semua bisa
melakukan yang terbaik.
Untuk diketahui, dalam pemilihan kali ini cukup alot dimana sejak tahap pertama
sejumlah nama bermunculan yakni Rulf Lumintang, Jemsy Tuju (cybersulutnews.com), Ronal Rompas (SKH swara kita), Budi Rarumangkay (Sulut
online), Steven Walukow (SKH Reportase), Karel Polakitan (Antara), Donal
Taliwongso (SKH Koran Manado) serta Victor Rarung.
Namun dari nama-nama yang masuk bursa calon ini, dalam ketentuan maka harus
anggota JIPS berdasarkan AD?ART organisasi, sehingga Victor Rarung harus
tereliminier dari bursa karena bukan anggota, sehingga tahap kedua ada 3 nama
yang masuk dalam pemilihan yakni Rulf Lumintang, Jemsy Tuju dan Ronal Rompas,
dimana Budi Rarumangkay yang masuk bursa dalam tahap kedua mengundurkan diri,
sehingga dalam tahap ketiga pemilihan keluar 2 nama yakni Lumintang dan Tuju,
setelah melakukan pemilihan akhirnya Lumintang menang dengan 17 suara sementara
Tuyju 15 suara, namun rasa kebersamaan terus terjalin walaupun ada perbedaan
dalam berdemokrasi namun semua satu setelah terpilihnya Lumintang. (Humas pemprov sulut).
Gubernur Irup HUT ke-71 TNI
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE bertindak selaku Inspektur Upara peringatan HUT ke-71 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tingkat Provinsi Sulut. Upacara yang berlangsung dilapangan Mega Mas Manado, Rabu (05/10) sore kemarin, ikut dihadiri unsur Forkopimda Sulut, Unsur TNI/Polri, para Bupati/Walikota dan tamu undangan lainnya.
Saat membacakan sambutan tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur mengatakan, penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan kekuatan TNI yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun anggaran 2016. Oleh karena itu, tema pokok kegiatan HUT Ke 71 TNI ini "Bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian". Karena itu harapan saya, semoga kegiatan yang kita laksanakan kali ini tidak mengurangi makna dan kemeriahan itu sendiri, karena tiap-tiap satuan wilayah TNI melaksanakan upacara, yang dipadukan dengan pertunjukan seni dengan mengangkat kearifan lokal budaya tarian daerah setempat dan mengadakan kegiatan sosial bedah rumah,operasi katarak dan pengobatan masal, itu merupakan wujud kepedulian TNI kepada rakyat, ujar Gubernur sembari mengutip sambutan Panglima TNI.
Sebelumnya Gubernur selaku Inspektur Upacara telah melakukan pemeriksaan pasukan peserta upacara dengan menggunakan kendaraan terbuka. Dalam upacara tersebut juga ditampilkan drama kolosal perjuangan pahlawan nasional asal Sulut Wolter Robert Mongisidi.
Humas Pemprov Sulut
Selasa, 04 Oktober 2016
Gubernur: Momentum IYD Menjadikan OMK Memperdalam Iman Kepada Kristus
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengatakan, tujuan utama pelaksanaan Indonesian Youth Day (IYD) ke-2 tahun 2016 di Keuskupan Manado untuk membawa Kristus kepada Orang Muda Katolik (OMK) dan membawa OMK kepada Kristus dengan cara yang khas OMK, sebagaimana janji firman Allah bahwa Injil harus di sampaikan kepada semua orang termasuk OMK "Karena Torang Samua Ciptaan Tuhan".. Hal itu di katakan Gubernur saat membuka acara IYD ke-2 yang berlangsung di Stadion Klabat Manado, Selasa (04/10) malam kemarin.
Kegiatan yang dihadiri ribuan OMK dari 37 Keuskupan se-Indonesia serta peserta tamu dari Keuskupan Kinabalu Malaysia.
Sedangkan dari aspek manfaat Gubernur harapkan, mampu menjembatani perjumpaan OMK antar keusukupan se-Indonesia, untuk menyatuh dalam satu persekutuan guna bertukar pikiran, ide, pengalam informasi, dan rasa solidaritas bahkan budaya, demi semakin teguhnya aktualisasi OMK dalam pembangunan gereja, masyarakat, daerah dan bangsa, katanya.
Kesempatan itu Gubernur juga menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat Sulut dihimbau untuk senantiasa menunjukan keramah-tamahan kepada para peserta dan menjaga kondusifitas keamanan selama kegiatan berlangsung, serta tunjukanlah nilai-nilai kearifan lokal yang konstruktif kepada para OMK, kesemuanya itu, sebagai wujud pemenuhan tugas dan tanggungjawab kita selaku tuan rumah yang baik, ujarnya.
Karena itu Olly berharap, melalui momentum ini kiranya dapat dijadikan sebagai wahana OMK untuk memperdalam iman kepada Kritus.
Disamping itu manfaatkan pertemuan ini, sebagai wadah untuk saling meneguhkan, serta saling menginstrospeksi karya pelayanan yang selama ini dilaksanakan, guna peningkatan karya dan kerja pelayanan kedepan.
Ketua Umum Panitia IYD ke-2 Pastor Jhon Montalalu Pr menyebutkan, misa agung dipimpin langsung Uskup Manado MGR Yosef Suwatan MSC, dan di hadiri Gunernur Sulut Olly Dondokamney SE, Dubes Vatikan untuk Indonesia Antonio Guido Filipazzi, Serta para Uskup dari 37 Keuskupan se-Indonesia dan Kapolda Sulut Irjen Pol. Wilmar Marpaung SH. Montolalu menyebutkan, Gereja Katolik sedunia melalu Uskup sedunia dibawah pimpinan Paus Fransiskus bagaimana Injil dibawakan dan dihayati oleh Kaum Muda sekarang ini. Sejak beberapa tahun yang lalu, mulai di kumpulkan OMK sedunia. Sekali lagi untuk menghayati dan menghidupi Injil sebagai warta sukacita, sehingga ada World Youth Day (WYD), Asean Youth Day (AYD) dan Indonesia Youth Day (IYD). Injil adalah kabar menggembirakan dan menyenangkan dan kita tidak hanya membatasi kepada umat Kristen tapi kepada semua umat di dunia, kata Pastor Montolalu. (Humas pemprov sulut).
DKP Gandeng PKK Gelar Gemar Ikan
Program Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi SUlut bersama TP-PKK dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya dengan menggelar GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) di masyarakat, pada Jumat (07/10) mendatang. Hal ini diungkapkan DR Tineke Adam, Msi selaku Kabid Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut.
Dikatakan Adam, bahwa lomba menu serba ikan ke-14 sekaligus inovasi masakan hasil laut oleh DKPP- dan TP-PKK untuk memasyarakatkan hasil ikan yang diolah menjadi makanan yang berguna untuk kesehatan dalam menunjang sumber daya manusia di SUlut.
Dikatakannya pula, program GEMARIKAN ini bertujuan untuk menghasilkan generasi yang sehat, kuat serta cerdas menuju Sulut hebat, sehingga ini perlu didukung oleh seluruh masyarakat Sulut.
Ditambahkannya pula, selain lomba, kerjasama ini juga menggelar Bazaar bagi masyarakat dimana yang dijual merupakan hasil perikanan yang ada di Sulut. (Humas pemprov Sulut).
Wagub: GMIM Bantu Tingkatkan IPM Sulut
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengajak kepada para pendeta dan jemaat yang ada dalam persatuan Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM),untuk bersatu bersama membantu pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IMP) Sulut demi mensejahterakan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Kandouw saat membuka Sidang majelis Sinode Tahunan ke 29 GMIM yang diselenggarakan Selasa (4/10) bertempat di gereja GMIM Patmos Bunaken Manado.
Wagub mengingatkan GMIM harus Tingkatkan indeks pembangunan manusia, Kesejahteraan masyarakat serta
Tingkatkan juga kesejahteraan pendeta yang melayani di setiap gereja.
Gereja harus memberi pengajaran pada jemaat untuk mengembangkan diri, GMIM juga harus bisa menekan
Tingkat perbedaan kaya dan miskin dengan memberi penyadaran kepada yang kaya agar mau saling membantu dengan yang kurang mampu.
Selain itu Wagub juga mengingatkan warga GMIM mempertahankan budaya. Sopan santun dan hormat menghormati harus tetap dijaga, mengikis radikalisme. Jaga terus kerukunan sesama GMIM dan jemaat lainnya. Jadikan Sulut taman sari mini Indonesia. Saling berdampingan dengan mengutamakan kasih antar sesama. Jadilah seperti matahari padi dan air
Mengakhiri sambutan Wagub mengajak melalui sidang tahunan ini dapat menjadikan momentum ini ajang kontemplasi sesama mengintrospeksi diri untuk lebih baik lagi.(humas provinsi sulut)