Sektor Pariwisata terus digenjot Pemprov Sulut. Tak tanggung-tanggung kegiatan religius umat Kristiani sedunia, yakni perayaan Paskah Internasional diupayakan berlangsung di daerah ini. Untuk itu Gubernur Olly Dondokambey SE telah mengutus Wagub Drs Steven OE Kandouw bersama rombongan melakukan lobi ke Dewan Gereja se-Dunia yang akan melakukan sidang di Jenewa Swiss. "Ya, Dewan Gereja se-Dunia akan melakukan sidang di sana, jadi Wagub ke sana untuk mencoba meminta Paskah Internasional digelar di Sulut," aku Gubernur belum lama ini. Menurut Gubernur, selain prosesi keagamaan, sasaran lainnya adalah untuk potensi wisata daerah. "Ujung-ujungnya akan sangat menguntungkan pariwisata kita," kata Gubernur. Sementara itu terkait pelaksanaan Chrismast Festival di Sulut pada Desember nanti, Gubernur optimis belangsung semarak. "Pokoknya spektakuler, sudah pasti kehadiran grup musik dunia Air Supply. Dan mulai 4 Desember sampai selesai ada 20 event yang akan digelar," terang Gubernur. Sedang Personil BKSAU Sulut Pdt Lucky Rumopa yang akan mendampingi Wagub Steven Kandouw ke Jenewa Swiss menambahkan selain melobi kegiatan Paskah Internasional, juga soal hal-hal lain yang akan dibicarakan. "Saat ini rombongan sudah berangkat ke Jenewa Swiss," jelas Rumopa. (Humas pemprov sulut).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Rabu, 09 November 2016
Hari Ini Pemprov Gelar Upacara Hari Pahlawan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2016 ini, yang jatuh pada Kamis (10/11) hari ini, akan menggelar Upacara Bendera di halaman Kantor Gubernur Sulut, hal itu di benarkan Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut Dr Jemmy Kumendong MSi, Rabu (09/11) sore kemarin di ruang kerjanya. Pemprov sudah menjadwalkan Upacara bendera ini nantinya akan diikuti seluruh ASN lingkup Pemprov, dengan menggunakan Seragam Korpri. Upacara akan di mulai Pukul 08:00 Wita.
Sebelumnya pada Pukul 07:45 akan berlangsung Upacara Ziarah memperingati Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Sulut dengan Tema "Satukan Langkah Untuk Negeri" akan berlangsung di TMP Kairagi Manado, tambah Kumendong. (Humas Pemprov Sulut).
Pengangguran Terbuka Sulut Menyusut Hampir 3 Persen
Tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sulawesi Utara tercatat 6,18% pada Agustus 2016 atau menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,03%.
Jika dibandingkan dengan posisi Februari 2016, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun, dimana pada saat itu persentasenya mencapai 7,82%.
Selama setahun terakhir (Agustus 2015 – Agustus 2016), jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan dibeberapa sektor, seperti pertanian sekitar 78.600 orang (24,61%), jasa sekitar 33.400 orang (17,65%), serta perdagangan kurang lebih 15.500 orang (7,45%).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sulawesi Utara Marsel Sendoh SH mengatakan, pertumbuhan pekerja di sektor pertanian, tersebar pula pada subsektor perikanan dan perkebunan.
“Kalau sektor jasa bisa jadi ada kenaikan karena merespon pertumbuhan pariwisata. Untuk pertanian ada kenaikan tinggi, karena memang kontribusi pertanian untuk PDRB Sulut tinggi,” tuturnya, Senin (09/11) kemarin.
Sementara itu, untuk jumlah angkatan kerja di Sulut sebanyak 1,18 juta orang pada Agustus 2016, atau meningkat 84.000 dibandingkan dengan angkatan kerja Agustus 2015. Akan tetapi, posisi angkatan kerja pada Agustus berkurang sebanyak 307 orang dibandingkan dengan Februari 2016.
“Pengangguran sarjana cukup tinggi, atau 6,2%. Mereka kemungkinan masih menunggu penerimaan kerja, atau memilih memanggur dari pada bekerja tidak sesuai dengan kompetensinya,” tambah Sendoh
Saat ini, jumlah penduduk yang bekerja di Sulut pada Agustus 2016 tercatat 1,11 juta orang, bertambah 110.500 orang dibandingkan dengan Agustus tahun lalu. Dibandingkan dengan Februari 2016, juga bertambah 19.200 orang.
Memandang capaian positif terkait menyusutnya TPT Sulut Agustus 2016, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan upaya untuk menggenjot kinerja sektor pariwisata membuahkan hasil. Di samping itu, menurutnya, sektor pertanian sudah mulai memberikan hasil, setelah melewati masa suram akibat El Nino.
“Target kami menekan terus tingkat pengangguran, serta kemiskinan. Sekarang kalau pengangguran sudah terbukti menurun, semoga kemiskinan juga terkikis,” ujarnya.
Dilihat dari komposisi pekerjaan formal dan informal, mayoritas tenaga kerja di Sulut bekerja informal, baik dengan status berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap, pekerja bebas dan pekerja keluarga/tidak dibayar. Sektor informal tercatat sebesar 61,32% pada Agustus 2016 atau naik dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 59,55%.
Sementara itu, untuk sektor formal sebesar 38,68% pada Agustus 2016, atau menurun dibandingkan dengan Agustus 2015 sebesar 40,45%. Sendoh juga menambahkan, program ODSK khusus di bidang tenaga kerja seperti pelatihan pencari kerja (pencaker) dan pelatihan produktifitas wirausaha baru untuk tahun 2016 berjumlah 940 orang dan pembukaan lowongan kerja melalui Jop Fair berjumlah 3.905 orang. (Humas pemprov sulut).
Hari ini Giliran 350 Eselon III Ikut Assesment
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Femmy Suluh mengatakan, Kamis (10/11) hari ini, sesuai undangan resmi dari BKD Sulut, ada sebanyak 350 ASN lingkup Pemprov Sulut bakal mengikuti Assessment di kantor Bandiklat Provinsi Sulut.
Dikatakan Femmy Suluh, undangan telah dibagikan pada hari ini, Rabu (9/11) kemarin, kepada para eselon III di lingkup Pemprov Sulut.
"Ada sebanyak 350 hingga 400 ASN Eselon III lingkup Pemprov Sulut bakal terima undangan ucap Suluh.
Selain Eselon III, kata Suluh, ada sekitar 50 sampai 60-an ASN Eselon IV akan ikut Assessment untuk dipromosikan sebagai pejabat Eselon III.
"Sedangkan untuk pejabat Eselon IV ada sekitar 900 ASN. Pelaksanaannya akan dibagi selama tiga hari, Jumat, Sabtu dan Senin pekan depan," pungkas Suluh. (Humas pemprov sulut).
Selasa, 08 November 2016
30 Pejabat Eselon Pemprov Ikut Asessment Gelombang Pertama
Sebanyak 30 orang ASN pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti assesment (uji pemetaan) dalam memperkuat Skuad Kabinet Pemerintahan OD-SK, sebagai salah satu kriteria mengukur potensi dan kompetensi dalam menduduki jabatan yang terbagi atas 3 gelombang dimana gelombang Pertama, berlangsung di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara Kairagi-Manado, Selasa (08/11).
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS mengatakan pelaksanaan assesment ini dimaksudkan untuk memetakan potensi serta kompetensi yang cocok dengan bidang tugas sesuai SKPD sembari mengingatkan agar peserta assesment agar jangan tegang, relax dan persiapkan diri terutama kesehatan.
"Di hari pertama berjumlah 30 pejabat, sedangkan sisanya akan mengikuti jadwal di hari kedua dan ketiga, bagi pejabat yang sudah mengikuti assesment pada saat tes Sekprov Sulut beberapa waktu lalu, sudah tidak akan ikut lagi" kata Silangen.
Silangen juga mengatakan di hari kedua pelaksanaan Assesment, selain pejabat Pemprov Sulut, ada sejumlah pejabat dari kabupaten kota yang akan di ikut. Sedangkan pejabat yang sudah memasuki usia pensiun 58 tahun, sudah tidak lagi mendapat undangan.
Sementara itu Kepala bidang pengadaan dan pengembangan, BKD Provinsi Sulut, Polce Salawati mengatakan berdasarkan undangan yang sudah di sebarkan oleh pihak penyelenggara yakni BKD, untuk assesment hari pertama ada 30 pejabat, sedangkan yang sisanya akan di ikutkan pada hari kedua dan ketiga.
"Adapun tim Pansel (Panitia Seleksi) yang menangani assesment diantaranya berasal dari Himpunan psikologi indonesia (HIMPSI) dari jakarta, yang berjumlah dari 12 orang sebagai Asesor yang telah ter akreditasi dan tersertifikasi serta pembiayaanya di anggarkan oleh Pemprov Sulut " Ujar Roy Saroinsong selaku Kabag Humas Pemprov Sulut.
Humas Pemprov Sulut
Senin, 07 November 2016
Desember Gubernur Bakal Tempati Rudis Bumber
Berjalan kurang lebih Delapan bulan menjadi Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw belum menempati rumah dinas (Rudis) Gubernuran di Bumi Beringin Teling Manado karena masih dalam tahapan renovasi.
Gubernur sendiri ketika ditanyakan soal kapan waktu yang dirinya diperkirakan akan menempati rudis tersebut menjawab dengan singkat pada yakni bulan Desember depan.
"Paling cepat ya Desember sudah harus tinggal," kata Gubernur saat didampingi Isteri tercinta, Rita Maya Dondokambey Tamuntuan (Ketua TP PKK Provinsi Sulut), meninjau lokasi pembangunan rudis bersama Sekprov Sulut, Edwin Silangen baru-baru ini.
Selain itu, hal yang menarik lainnya dikatakan Gubernur dalam kunjungan tersebut adalah keinginan dirinya untuk membangun lokasi belajar dan bermain bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dihalaman depan rudis tersebut.
"Kalau bisa tanah itu diratakan dan dibangun tempat PAUD, biar seminggu atau dua minggu sekali mereka bisa datang bergantian belajar disini," ungkap Olly kepada Kepala pengawas renovasi rudis Gubernur.
Dikatahui sementara ini Gubernur dan isteri tinggal dirumah pribadi bertempat di Desa Kolongan Kabupaten Minahasa. (Humas Pemprov Sulut)
Sabtu, 05 November 2016
Minahasa Tolak Ukur Pembangunan Sulut
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw menghadiri acara rapat paripurna istimewa DPRD Minahasa dalam rangka memperingati HUT Minahasa ke 588.
Acara tersebut dilaksanakan Sabtu (5/11) pagi, bertempat di Wale Ne Tou Minahasa.
Dalam sambutannya Gubernur mengatakan di usia ke 588 kabupaten Minahasa telah banyak memberikan sumbangsi pembangunan bagi Provinsi Sulawesi Utara. Warga Minahasa harus terus bersatu mendukung semua pembangunan yang dijalankan pemerintah serta semua rencana kedepan.
Rakyat Minahasa harus selalu menjaga persatuan, kerukunan dan tetap dalam lindungan Tuhan. 588 tahun minahasa berdiri, menjadi tanda prestasi yang baik daerah Minahasa terus menjadi dewasa, walaupun diakui masih banyak kekurangan yang harus di benahi.
Minahasa merupakan tolak ukur pembangunan Sulut kedepan. Minahasa telah menciptakan banyak Kabupaten baru. Terus lakukan perubahan di segala bidang guna menopang pertumbuhan ekononi daerah, Pemerintah provinsi terus mensupport pembangunan Kabupaten Minahasa.
Saat ini Minahasa juga telah mendukung program pemprov dalam memajukan sektor pariwisata daerah, pemerintah Kabupaten harus menangkap dengan baik segala bentuk pengembangan potensi wisata. Minahasa terus menjadi pusat pertumbuhan ekononi. Pertahankan budaya mapalus (gotong royong), selesaikan segala kemiskinan dan terus melakukan revolusi mental seperti apa yang dikatakan Presiden Joko Widodo. Hal ini perlu untuk meningkatkan kualitas hidup daerah dan bangsa.
Gubenur menyampaikan terima kasih kepada Bupati Minahasa yang mendukung program pembangunan pendidikan dengan memberikan bantuan belajar bagi ratusan siswa dan mahasiswa melalui program bidik misi tahun ini sebanyak 100 orang sedangkan Pemprov sendiri lewat program ini juga telah membantu sebanyak 400 siswa dan mahasiswa. Sumber daya manusia sangat penting untuk pembangunan daerah. Diakhir sambutan Gubernur mengingatkan semua elemen masyarakat untuk Berdamai dengan lingkungan dengan sesama karena Torang Samua Ciptaan Tuhan. Turut hadir Wakil Ketua MPR EE Mangindaan bersama Ibu Adelyn Mangindaan Tumbuan, Anggota DPR RI Jendry Keintjem, Anggota DPD Steva BAN Liow, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey, Wakil Ketua TP PKK dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS serta sejumlah Bupati/Walikota se-Sulut. (humas pemprov sulut).