Jumat, 05 Januari 2018

Gubernur Olly : Jalan Sehat Kerukunan Mampu Gelorakan Kembali Nilai-Nilai Kebangsaan

Kegiatan jalan sehat selain bermanfaat untuk meningkatkan kesegaran jasmani, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas, produktivitas dan prestasi sumber daya manusia, juga mampu mengajak seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kebersamaan dan menggelorakan kembali nilai-nilai kebangsaan khususnya Bhinneka Tunggal Ika.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Mokoginta, SE, M.TP pada pelaksanaan kegiatan "Jalan Sehat Kerukunan" dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-72 yang dilaksanakan di Lapangan Basket Kawasan Megamas Manado, Jumat (5/1/2018) pagi.

"Kegiatan ini mampu mengembalikan semangat keakraban, kekeluargaan, hubungan harmonis antara umat beragama, yang dewasa ini kita sadari mulai memudar, karena pengaruh dari berbagai ekses negatif perkembangan zaman, seperti halnya fundamentalisme dan radikalisme," ungkapnya.

Disamping itu, menurut Gubernur Olly, kegiatan Jalan Sehat Kerukunan juga sebagai bentuk upaya meningkatan kesadaran masyarakat bahwa “Torang Samua Ciptaan Tuhan” yang harus senantiasa hidup dalam kedamaian.

"Marilah kita saling menjaga, saling menyelamatkan, serta saling mengasihi dan menghormati satu dengan lainnya," tandasnya.

Oleh karena itu, masih dalam sambutan, orang nomor satu di Sulut itu, dalam sambutannya turut mengimbau seluruh peserta Jalan Sehat Kerukunan untuk menjadikan agenda tersebut sebagai ajang untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, mempererat jalinan silaturahmi dan harmonisasi sosial.

"Sehingga dengan demikian, kedepannya kita dapat mengoptimalkan pencapaian Visi Pembangunan Daerah, menuju terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya serta mendukung Visi Pembangunan Nasional, menuju terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut DR. H. Abdul Rasyid, M.Ag menjelaskan tentang sejarah Kemenag sejak 3 Januari 1946 yang memberikan bukti bahwa masyarakat mempunyai peran penting dalam membangun NKRI khususnya di bidang agama. Ini bisa kita buktikan melalui peran kemenag hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di dalam NKRI.

"Saya mengajak kita memaknai kegiatan ini sebagai simbol kekuatan merajut kebersamaan berjalan bersama karena torang samua basudara sehingga Sulut bisa mendapatkan peringkat satu pada se Indonesia," katanya.

Usai sambutan, Mokoginta didampingi Rasyid mengangkat bendera start saat melepas ratusan peserta Jalan Sehat Kerukunan di Lapangan Basket Kawasan Megamas Manado. Para peserta berjalan hingga finish di Kanwil Kemenag Sulut.

Adapun kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Steven Liow, jajaran Kanwil Kemenag Sulut. dan para peserta Jalan Sehat Kerukunan. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 04 Januari 2018

Gubernur Olly : Tokoh Agama Berperan Penting Dalam Pembangunan Sulut

Peran tokoh agama dalam memajukan pembangunan di Sulawesi Utara sangatlah dibutuhkan. Bukan saja pembangunan bidang pembinaan keagamaan tetapi meliputi bidang pembangunan secara keseluruhan.

Sebagaimana yang diharapkan Gubernur Olly Dondokambey, SE usai Perayaan Natal dan Tahun Baru Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) Sinode GMIM yang dilaksanakan di Auditorium Mapalus, Kamis (4/1/2017) siang.

"Peran seluruh tokoh agama sangat penting untuk pembangunan Sulawesi Utara. Karena itu baik di gereja, masjid, pura, wihara, kelenteng, pemerintah selalu menitipkan pesan program pembangunan," ungkapnya.

Adapun program prioritas pembangunan Sulut pada tahun 2018 ini, utamanya untuk menanggulangi kemiskinan, pengangguran, pengurangan resiko bencana dan mitigasi iklim, serta pembangunan di sektor pariwisata.

Sebelumnya, pada kegiatan yang diikuti ribuan pendeta dan guru agama sinode GMIM itu, dalam sambutannya, Gubernur Olly juga menegaskan pentingnya dukungan dari pendeta dan guru agama untuk selalu mendukung program pembangunan di bumi nyiur melambai.

"Saya berharap seluruh pendeta dan guru agama untuk terus mendukung pemerintah dalam melaksanakan seluruh program pembangunan demi terwujudnya Sulawesi Utara yang sejahtera," tandasnya.

Disamping itu, orang nomor satu Sulut itu juga menyebutkan, jika masyarakat menilai adanya kinerja pemerintah belum maksimal sehingga tidak sesuai harapan yang diinginkan, maka diharapkan masyarakat dapat menyampaikan langsung di kantor gubernur.

"Kalau ada keluhan terhadap pemerintah, sebaiknya datanglah langsung ke kantor untuk menyampaikannya. Pasti akan ditanggapi dengan baik. Janganlah langsung lewat media sosial," katanya.

Lebih jauh, Gubernur Olly juga menerangkan, perayaan natal dan tahun baru pendeta dan guru agama sinode GMIM ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat tali silaturahmi dengan Pemprov Sulut.

"Perayaan ini juga dihadiri jajaran Pemprov Sulut. Bahkan banyak yang menjadi pelayan juga. Semoga komunikasi yang baik ini tetap berjalan dengan baik," bebernya.

Menariknya, perayaan natal dan tahun baru kerukunan keluarga pendeta dan guru agama itu dirangkaikan dengan door prize berbagai hadiah menarik, seperti setrika, sepeda, kulkas, sepeda motor dan hadiah lainnya yang diserahkan Gubernur Olly kepada keluarga pendeta dan guru agama yang terpilih.

Adapun kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS), Pdt Dr HWB Sumakul, para pejabat Pemprov Sulut dan ribuan pendeta dan guru agama se Sinode GMIM. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Rabu, 03 Januari 2018

Pimpin Apel Perdana 2018, Gubernur Olly Minta ASN Disiplin & Pastikan Akan Rombak Kabinet

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE memimpin apel perdana tahun 2018 yang diikuti ribuan ASN Pemprov Sulut di halaman kantor Gubernur, Senin (3/1/2018) pagi.

Dalam sambutannya, Olly menerangkan, rintisan kerja yang dicapai Pemprov Sulut pada tahun 2017 lalu tidak terlepas dari catatan-catatan yang senantiasa harus menjadi bahan evaluasi. Oleh karenanya pelaksanaan apel perdana adalah momentum penting untuk bagi Pemprov Sulut dalam mengawali tugas membangun Sulut di tahun 2018.

"Pelaksanaan tugas di tahun lalu dengan beragam torehan prestasi semakin mendekatkan kita pada pencapaian visi besar menjadikan Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya," ungkapnya.

Orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu menuturkan, untuk mewujudkan visi tersebut, dirinya mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan Sulut pada tahun 2018 ini, utamanya untuk menanggulangi kemiskinan, pengangguran, pengurangan resiko bencana dan mitigasi iklim, serta pembangunan di sektor pariwisata.

"Marilah kita mensinergikan langkah dalam satu visi bersama dan senantiasa mengedepankan kepentingan pembangunan daerah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," paparnya.

Disamping itu, Gubernur Olly juga menyinggung tentang pentingnya disiplin kerja bagi seluruh ASN Pemprov Sulut. Sehingga seluruh jajaran diimbaunya untuk bekerja dengan disiplin yang tinggi, etos kerja dan etika kerja yang baik serta integritas dan profesionalisme.

"Kita patut bersyukur sudah berada di tahun yang baru ini. Marilah kita bekerja kembali dengan semangat yang baru. Kita bekerja juga untuk memenuhi harapan seluruh masyarakat Sulut,” tandasnya.

Lebih jauh, Gubernur Olly juga menjelaskan, berdasarkan dinamika dan perkembangan yang ada, dirinya menyebutkan rencana penataan pada perangkat daerah/unit kerja di Bulan Januari ini untuk lebih mengoptimalkan gerak roda pembangunan daerah.

"Pertengahan Januari ini pasti ada penyegaran. Rolling itu bukan untuk menyingkirkan orang. Tapi kalau kalian lihat ada yang tidak lagi menjabat berarti tidak ikut arahan," kuncinya.

Adapun pelaksanaan apel perdana turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, para pejabat Pemprov Sulut dan ribuan ASN serta THL. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 01 Januari 2018

Tahun Baru, Gubernur Sulut Gelar Open House bagi Warga




 Hari pertama di Tahun baru yakni 2018, Gubernur Sulawesi
Utara Olly Dondokambey menggelar Open House  bagi warga Sulut yang
ingin bersilaturahmi dengan keluarganya.
Tampak para tamu sudah memadati rumah jabatan gubernur di kawasan Bumi Beringin sejak pukul 13.00 WITA. Tamu yang datang diterima langsung
sang tuan rumah, yakni Gubernur Olly Dondokambey yang didampingi
isteri tercinta Rita Dondokambey Tamuntuan serta putra laki-lakinya  Aamuel Ray Dondokambey.

Warga yang datang langsung bersalaman dan dipersilahkan menikmati
sajian yang sudah dipersiapkan.
Tampak hadir bersilaturahmi sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan
kota se-Sulut juga turut hadir. Wali kota Bitung Maximilian Lomban,
Wali kota Kotamobagu Tatong Bara , Wali kota Tomohon Jimmy Eman ,
Wakil Wali Kota Tomohon Sherly Sompotan , Bupati Minahasa Utara Vonny Anneke Panambunan, Bupati Bolmong Yasti Superdjo Mokoagow pun turut hadir dalam silaturahmi tersebut dan Forkopimda Sulut Selain itu jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Sulut pun hadir bersama keluarga
tercinta dalam kesempatan tersebut.
Momentum silaturahmi di rumah sang gubernur pun tak disia-siakan oleh
warga. Berkali-kali gubernur pilihan rakyat ini melayani permintaan warga untuk berfoto bersama. Suasana terlihat akrab dan dan hangat dalam kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut , Olly Dondokambey pun menyatakan harapannya ke depan untuk masyarakat Politisi PDI Perjuangan ini pun mengaku akan fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia terutama untuk mendorong perwujudan program prioritas lemerintah daerah seperti
infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
“Fokus kita yang utama yakni peningkatan SDM, karena dari situ sumber utama dalam mewujudkan program pemerintah baik pariwisata ataupun peningkatan pendapatan daerah dan sebagainya,” kata Olly Dondokambey di sela-sela menjamu tamu undangan.
Tak lupa pula Dondokambey meminta dukungan bersama dari para bupati
dan wali kota se- Sulawesi Utara dalam mewujudkan pembangunan Sulut.
“Tidak mungkin gubernur menyelesaikan pekerjaan sendiri tanpa bergotong royong dengan bupati walikota di provinsi sulawesi utara.
Saya selalu mengajak pemerintah daerah untuk bersama-sama mendorong pembangunan Sulawesi Utara ke depan,” tutupnya.
( Humas Pemprov Sulut )


Sambut Tahun Baru 2018 Gubernur Olly Berpesan Mari Torang Baku Jaga, Baku Bantu Karena Torang Samua Ciptaan Tuhan


Puncak Christmas Festival  pada malam Old and New Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado di gelar di Area Pohon Kasih Kompleks Mega Mas Manado, dimana dalam kegiatan ini diwarnai dengan pesta kembang Api, selama kurang lebih 10 menit yang menandai pergantian Tahun dari 2017 ke 2018.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya serta rasa terima kasih kepada segenap masyarakat Sulut yang telah menjaga dan terus memelihara kerukunan dengan saling bergandengan tangan menempatkan Sulut sebagai Provinsi paling aman di Indonesia.

 

“Perlu juga saya informasikan mulai tanggal 20 sampai hari ini kita telah kedatangan tamu sebanyak 25 ribu orang,  baik turis lokal maupun internasional, ini semua karena kerukunan yang selama ini terus kita pelihara di bumi Nyiur Melambai dimana kita juga dinobatkan sebagai Provinsi terbahagia ketiga di Indonesia dan saya juga ingin menyampaikan Kota Manado mendapatkan peringkat sebagai Kota yang Paling bertoleransi di Indonesia begitu banyak prestasi yang telah torehkan namun malam ini kita akan menutup semua rangkaian kegiatan kita di tahun 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018″ Ujar Dondokambey.

 

“Saudara-saudara pekerjaan kita tidak gampang, pekerjaan kita adalah merawat kerukunan, merawat kedamaian di Sulawesi Utara dan ini merupakan karena panggilan hati nurani kita, apa yang dikerjakan oleh para Tokoh Daerah kita, para Wartawan yang memberitakan soal kebaikan di Sulawesi Utara sehiga hal ini senantiasa terus menciptakan kedamaian dihati kita” tutur Dondokambey yang serentak mendapatkan aplaus tepuk tangan dari segenap undangan dan masyarakat.

 

“Menyambut Tahun Baru 2018, Tahun yang merupakan penuh tantangan dalam kehidupan kita bermasyarakat saya kira marilah kita senantiasa bergotong royong saling membantu seperti apa yang telah diwariskan oleh para perdiri daerah kita, Daerah Sulawesi Utara yaitu bapak DR Sam Ratulangi yang mengatakan ” Si Tou Ti Mou Tu Mou Tou” yang artinya mari torang baku bantu, mari torang baku jaga karna torang samua basudara Torang samua Ciptaan Tuhan ” kata Dondokambey yang kembali mendapatkan tepuk tangan dari hadirin.

 

Dondokambey, juga menyampaikan bahwa pada Tahun 2018 ada 6 kegiatan Nasional maupun Inteenasional yang kembali dipercayakan untuk di gelar di Sulawesi Utara.

“Tahun depan Sulut kembali dipercaya untuk menggelar hajatan Paskah Internasional, saya kira dengan kepercayaan yang diberikan oleh dunia internasional, bapak dan ibu yang saya hormati mari kita jaga dan kawal bersama kepercayaan dunia internasional”

 

Walikota Manado G S Vicky Lumentut dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pada tahun 2017 banyak prestasi dan keberhasilan yang terukir berkat kerja sama yang harmonis Pemkot Manado dengan Pemprov Sulut TNI Polri Pemuka Agama dan seluruh rakyat Sulawesi Utara dan Kota Manado.
“Yang paling menarik dan terukir dengan tinta emas di Tahun 2017 hubungan harmonis Pemkot Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang mengantarkan Sulut dan Kota Manado sebagai daerah yang mampu menjaga toleransi yang tinggi tanpa dibatasi oleh sekat agama” terang Lumentut, yang kembali mendapatkan pujian tepuk tangan.

 

Sementara itu Ketua Panitia Festival Natal 2017 Adriana Dondokambey melaporkan segenap rangkaian pelaksanaan Festival Natal yang diakhiri dengan pelaksanaan Old and New malam pergantian tahun yang dilaksanakan di Area Pohon Kasih Kompleks Mega Mas Manado.
Pada kesemparan tersebut Gubernur menyerahkan hadiah pada  Brievel Wales  Juara X Mas Grasstrack di sirkuit  Sulut Hebat Kolongan Tatempengan Minahasa Utara berhasil pulang hadiah utama Honda CRF 150.  
 

Hadir pada kesempatan ini Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O. E Kandouw bersama Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrey Angouw beserta Ibu, Forkopimda Sulut bersama Ibu, Forkopimda Manado, tokoh Agama dan tokoh Masyarakat Pejabat  TNI/Polri, Pejabat dilingkup Pemprov Sulut dan Masyarakat Sulut.


Wagub Kandouw Hadiri Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi & Bendi Christmas Festival 2017

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili oleh Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw menghadiri Lomba Pacuan Kuda , Roda Sapi dan Bendi Christmas Festival yang dilaksanakan hari sabtu, 30 Desember 2017 di Gelanggang Pacuan Kuda  Maesa Tompaso yang pesertanya dari Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Utara bahkan ada dari luar daerah.

Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi ini,  juga dihadiri antara lain Bupati Bolaang Mongondouw Timur Sehan Lendjar, SH dan  yang mewakili unsur muspida  serta disaksikan ribuan penonton yang datang  dari Provinsi Sulawesi Utara maupun dari luar daerah.

Dalam Sambutan Drs. Steven O.E. Kandou ,  menyatakan bahwa kegiatan lomba Lacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap besarnya antusias  dan animo masyarakat peternak untuk mengikuti lomba ataupun masyarakat pencinta kuda,roda sapi dan bendi  menyaksikan  lomba setiap bulan di tahun 2017 yang dilaksanakan bergantian  pada Gelanggang Pacuan Kuda Paniki Balitka  Manado dan Maesa  Tompaso.

" Untuk itu Pemerintah Provinsi Sulawesi kedepan berkeinginan  menjadikan Olahraga Berkuda menjadi terdepan ditingkat  Nasional maupun Internasional, apalagi daerah kita memiliki  Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso yang merupakan gelanggang terbaik di Indonesia  setelah dibongkarnya  gelanggang pacuan kuda Pulo Mas Jakarta pada beberapa tahun yang lalu" kata Drs.  Steven O.E. Kandouw.

"Mengingat dengan ditunjuknya Provinsi Sulawesi Utara untuk melaksanakan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda  Piala Presiden pada Tahun 2018 yang akan datang,  dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018  telah mengalokasi anggaran untuk peningkatan sarana dan  prasarana Gelanggang Pacuan Kuda baik  Balitka Paniki Manado maupun Maesa Tompaso"tambah Drs. Steven O.E. Kandouw.

Mengakhiri sambutan, Drs. Steven O.E. Kandouw mengharapkan kepada Pengurus Provinsi Pordasi Sulawesi Utara, kiranya dapat melaksanakan Lomba Pacuan Kuda,Roda Sapi dan Bendi kedepan kalau bisa sebanyak  dua kali  setiap bulan serta memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Pengurus Provinsi Pordasi Sulawesi Utara Ferry M.K.A. Wowor dan jajarannya yang telah saling bersinergi memberikan kontribusi terbaik pada setiap kejuaraan lomba pacuan kuda,roda sapi dan bendi yang dilaksanakan.

Lomba  lomba pacuan kuda ini, antara lain memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Utara dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara dan untuk pemenang Piala Gubernur Sulawesi Utara, Kelas Calon Derby, Jarak 1.600 m, Juara  1.Kuda Bombastis, Joki D. Liwe, Pemilik Frangky Setiono dari Manado; 2.Kuda Kashmir, Joki H. Momongan, Pemilik Sehan Landjar, SH dari Boltim dan  3.Kuda Black Beauty Prima, Joki R. Rorimpandey, Pemilik Stenly Chandra dari Manado sedangkan untuk Piala Wakil Gubernur Sulawesi Utara,Kelas Terbuka, Jarak 1.800 m, Juara 1.Kuda Putra Milano, Joki Febry P, Pemilik Hartje Mamesah dari Minahasa; 2.Kuda Prima Lova, Joki Hesky P, Pemilik Stenly Chandra dari Manado dan  3.Kuda Star Princess, Joki H.Momongan, Pemilik Sehan Landjar,SH dari Boltim

Sabtu, 30 Desember 2017

Hari Ini Piala Gubernur & Wakil Gubernur Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Diperebutkan

Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Christmas Festival 2017 yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw hari ini diperebutkan di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso.

Pelaksanaan Lomba Pacuan Kuda,Roda Sapi dan Bendi ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Pordasi  Sulawesi Utara dalam rangkaian kegiatan ivent Christmas Festival 2017 serta untuk mendukung program OD-SK menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai  terdepan di kawasan Indonesia Timur dibidang sport turism.

Menurut Ketua Umum Pengurus Provinsi Pordasi  Sulawesi Utara Ferry M.K.A. Wowor yang juga Ketua Umum komunitas Olly Dondokambey Center ( ODC ), bahwa pelaksanaan Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi ini sebagai agenda kegiatan penutup Tahun 2017 serta di dukung sepenuhnya  oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan sesuai rencananya akan dihadiri oleh Olly Dondokambey, SE, Drs. Steven O.E. Kandouw dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE MSi serta unsur muspida Provinsi Sulawesi Utara dan undangan lainnya.

" mengingat kegiatan Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi ini merupakan agenda penutup Pengurus Provinsi Pordasi Sulawesi Utara, dimana pelaksanaannya telah lama kami  koordinasikan dengan  Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sehingga diharapkan kegiatan ini menjadi ajang terhebat dalam lomba Racuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi di Tahun 2017 "  kata Ferry Wowor.

Selanjutnya ditambahkan oleh Ketua Harian Pengurus Pordasi Sulawesi Utara James R. Waani  yang juga pemilik King Royal Park Stable, bahwa lomba kali ini  kegiatannya sebagai salah satu ivent  Christmas Festival 2017 dan akan diikuti kuda-kuda berprestasi disamping dari Provinsi Sulawesi Utara ada juga dari luar daerah.

"Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan  akan dilaksanakan mulai jam 07.30 - 16.30 Wita,bahwa untuk Pacuan Kuda terbagi dalam dua belas kelas,Roda Sapi 5 Kelas dan Bendi 2 kelas  dimana akan disaksikan ribuan penonton pencinta Kuda Pacu,Roda Sapi dan bendi sehingga memicu persaingan dan adu gensi para owner atau pemilik stable pada semua  kelas yang di lombakan apalagi pada kelas Calon Derby 1.600 m" ungkap James Waani.

Hal ini senada seperti di ungkapkan oleh Joppy Umboh pemilik Kuda Pershepone stable Berlian dari Bitung, bahwa kelas yang paling bergengsi dari pemilik owner atau stable adalah kelas Calon Derby 1.600 m dan sehingga dia sangat mengharpakan kudanya " perahepone" sebagai pemenang.