Jumat, 16 Maret 2018

Serahkan SK Ketua TP PKK Kotamobagu, Ibu Rita Ajak Masyarakat Sukseskan Program PKK

Ketua TP PKK Sulawesi Utara Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menyerahkan langsung SK Ketua TP-PKK Kotamobagu kepada Ibu Junikesumawati Mokoginta-Paputungan di Kantor Walikota Kotamobagu, Jumat (16/3/2018) siang.

"Saya selaku ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Utara mengucapkan selamat atas penugasan Ibu Junikesumawati Mokoginta-Paputungan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kotamobagu sampai dengan berakhirnya tugas Plt Walikota Kotamobagu," katanya.

Menurut Ibu Rita, penetapan istri kepala daerah setempat sebagai Ketua TP PKK telah diatur dalam hasil Rakernas PKK VIII Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Pemberdayaan Masyarakat melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

Oleh karena itu, Ibu Rita berharap Ketua TP PKK Kotamobagu yang baru dengan dukungan Plt Walikota sekaligus Ketua Pembina TP PKK Kotamobagu yakni Muhammad Rudi Mokoginta dan masyarakat mampu meneruskan serta mengembangkan program-program PKK yang telah dirintis sebelumnya, walaupun waktu mengabdi tidak terlalu lama.

"Kiranya berkenan memfasilitasi dan memberdayakan tim penggerak PKK di kota kotamobagu secara berjenjang baik dari segi dana maupun bimbingan teknis," tandasnya.

Lanjut Ibu Rita, ia juga meminta dukungan masyarakat Sulut terkait peringatan Hari Keluarga nasional ke XXV di Sulut pada awal Juli 2018 yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

"Saya harap kita semua dapat mendukung, berpartisipasi mensukseskan HARGANAS ke XXV di Provinsi Sulawesi Utara," ujarnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Ketua TP PKK Sulut menerangkan, gerakan PKK telah memiliki penguatan pelaksanaan organisasi sejak adanya peraturan Presiden RI nomor 99 Tahun 2017 tanggal 1 November 2017. Pelaksanaan Perpres tersebut akan dijelaskan melalui peraturan Mendagri.

"Karena itu diharapkan walikota bersama pimpinan perangkat daerah di Kota Kotamobagu kiranya tetap memfasilitasi dan terus mendukung pelaksanaan gerakan PKK," imbuhnya.

Diketahui, Gerakan PKK adalah gerakan dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kedadaran hukum dan lingkungan.

Pertemuan itu turut dihadiri pengurus TP PKK Sulut dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu. (Humas Prov. Sulut)

Gubernur: Kelola Fungsi Hutan Secara baik



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan semua elemen masyarakat harus mengelola fungsi hutan yang ada di Sulut secara baik demi kepentingan bersama.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri acara peringatan hari Bhakti Rimbawa ke 35 yang dilaksanakan di Taman kota God bless park Tondano Minahasa, Jumat (16/3).

Kekayaan alam Indonesia terutama di Sulut begitu melimpah, namun semuanya dapat habis jika tidak dikelola dan dijaga dengan baik oleh manusia. Seperti contohnya hutan, jika ekosistem hutan rusak akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia. 

Saat ini pemerintah gencar memajukan sektor pariwisata, menunjang hal itu adalah sumber daya alam, masyarakatlah menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam. Pemerintah pusat memberikan hak kelola kepada masyarakat melalui program perhutanan sosial seluas 12,7 juta ha, juga memungkinkan masyarakat mengelola kawasan hutan secara legal, tanpa merusak ekowisatadan agroforestry. 

Untuk itu kita harus menjaga hutan bersama, jika hutan dijadikan kawasan produksi harus dijaga terutama dari ancaman kebakaran dan pencemaran. Hal ini harus dilaksanakan secara sungguh demi masa depan manusia dan bangsa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan bantuan kepada para rimbawan di Sulut, serta melakukan penandatanganan pembangunan beberapa infrastruktur yang ada di kabupaten Minahasa. Turut hadir Bupati Minahasa Jantje W Sajouw, para kepala SKPD lingkup pemprov sulut dan para rimbawan se Sulut.(humas provinsi sulut)

Gubernur Olly Dorong Optimalisasi Pembangunan Ketenagakerjaan

Pembangunan ketenagakerjaan di Sulawesi Utara bertujuan untuk memberdayakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi serta mewujudkan pemerataan kesempatan kerja.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pengawasan Ketenagakerjaan di Manado, Jumat (16/3/2018) pagi.

"Pemerintah berupaya mewujudkan pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dalam mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya," bebernya.

Disamping itu, menurut Olly, tujuan pembangunan ketenagakerjan mempunyai banyak dimensi dan keterkaitan kepentingan semua pihak.

"Keterkaitan itu tidak hanya dengan kepentingan tenaga kerja selama, sebelum dan sesudah masa kerja, tetapi juga keterkaitan dengan kepentingan pengusaha, pemerintah, dan masyarakat," katanya.

Lanjut Gubernur Olly, upaya untuk mewujudkan tujuan itu bukanlah hal yang mudah, mengingat perkembangan dan tantangan ketenagakerjaan di era globalisasi saat ini justru semakin beragam dan kompleks sehingga mempengaruhi terjadinya pergeseran nilai dan tata kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam dunia ketenagakerjaan. Pergeseran dimaksud, tidak jarang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Melihat realitas ini tentu sebagai pelaku industri dan perdagangan, para pengawasan ketenagakerjaan dituntut untuk mampu mengambil langkah-langkah antisipatif agar sistem pengawasan ketenagakerjaaan dapat berjalan dengan baik dan peraturan perundang-undangan dapat ditegakkan dan dilaksanakan secara efektif," tandasnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly berharap melalui pelaksanaan Rakorda tersebut mampu mengoptimalkan fungsi sistem pengawasan ketenagakerjaan yang dapat menjamin penegakan hukum mengenai kondisi kerja, perlindungan tenaga kerja dan peraturan yang menyangkut waktu kerja, pengupahan, keselamatan, kesehatan serta kesejahteraan tenaga kerja.

"Kegiatan ini dapat memberikan informasi kepada pengusaha dan pekerja/buruh mengenai cara yang paling efektif untuk mentaati peraturan perundang-undangan, serta pengawasan ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan yang memiliki kompetensi dan independen guna menjamin pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut Ir. Erny B. Tumundo, M.Si menjelaskan tujuan dilaksanakannya Rakorda.

"Kegiatan ini sebagai forum komunikasi/koordinasi pegawai pengawas ketenagakerjaan serta memberikan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan ketenagakerjaan di Sulawesi Utara," katanya.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI Budi Hartawan dan perwakilan dari Disnakertrans kabupaten dan kota di Sulut. (Humas Provinsi Sulut)

Kamis, 15 Maret 2018

Humiang Wakili Gubernur Buka Gebyar Kreatifitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara




Gubernur Sulawesi Utara  Olly Dondokambey yang  diwakili  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulut Edison Humiang  membuka Gebyar Kreativitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara di Ruang Mapalus  Kantor Gubernur  Kamis ( 15/03 ) kemarin.

Sambutan Gubernur yang dibacakan Humiang mengatakan,  guna membenteng generasi daerah dan bangsa dari terpaan budaya asing yang masuk ke tanah air, kekayaan seni dan budaya  harus dapat dijadikan pilar  dalam menangkal pengaruh positif dari budaya asing.
" Kekayaan budaya harus menjadi penyaring atau filter masuknya nilai-nilai budaya asing yang tidak sesuai dengan karakter budaya asli bangsa yang telah lama tertanam" katanya.

Sejalan dengan itu, mencermati berbagai situasi dan kondisi yang berkembang dewasa ini, ketika eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara mengalami ujian.
"Seperti  menipisnya kecintaan terhadap budaya bangsa dan daerah, kurangnya pelestarian seni budaya serta memudar rasa persaudaraan diantara sesama anak bangsa karena perbedaan kepentingan"ujarnya.
Karena itu saya menyambut gembira atas terselenggaranya Gebyar Kreatifitas Praja dan Pentas Budaya Nusantara saat ini.
"Manfaaat ini sangat baik bagi segenap putra -putri bangsa dalam memupuk kreatifitas dan kecintaan terhadap keberagaman budaya bangsa, sekaligus cerminan kekuatan keberagaman indonesia melalui praja IPDN yang berasal dari NKRI dengan perbedaan suku , ras dan agama tetap bersatu dalam tekad dan komitmen demi kemajuan bangsa indonesia" ungkapnya.
Oleh karena itu kepada segenap praja IPDN diharapkan untuk memaknai momentum ini , sebagai perwujudan untuk menggali dan mengembangkan  dan melestarikan berbagai potenis budaya Nusantara.
' Dengan semangat persaudaraan ditengah -tengah kebhinekaan dalam bingkai pemahaman 'Torang samua Basudara ' karena Torang Samua Ciptaan Tuhan sebagai modal utama mempertahankan eksistensi bangsa yang majermuk" tegasnya.
Marilah bersama -sama  kita  mendukung dan mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk penghargaan  terhadap kreatifitas  para praja IPDN dan keberagaman budaya sekaligus  sebagai wahana pelestarian kekayaan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang memotivasi seluruh masyarakat untuk mencintai kekayaan budaya yang kita miliki., tutupnya.
Direktur Institut Pemerintahan Dalam  Negeri ( IPDN ) Kampus Sulawesi Utara Dr Noudy R.P Tendean S.IP , M.Si mengatakan maksud tujuan kegiatan ini untuk  ingin memberikan persembahan dan kenang -kenangan kepada masyarakat Sulut agar bisa memahami IPDN secara menyeluruh dan membantu seluruh pelajar untuk bisa mendapatkan tip-tips agar bisa menjadi praja IPDN dan pemimpin pemerintahan di masa depan kelak, jelasnya.
Turut hadir mantan Wagub  Sulut DR Djouhari Kansil, Kaban BKD Sulut DR Femmy Suluh, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Sulut DR Jemmy Kumendong M.Si .


 



Gubernur Harap PT. MSI Jalin Kerjasama Dengan Pemprov Sulut


Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri acara Nawabakti PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. MSI) yang digelar Kamis (15/3) bertempat di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Perhelatan Nawabakti yang turut dihadiri Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dilaksanakan PT MSI dalam rangka HUT PT MSI ke 9. Selesai mengikuti acara Gubernur mengapresiasi akan keberadaan PT MSI yang telah banyak membantu pemerintah dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur, Gubernur berharap PT. MSI dapat turut membantu Pemprov Sulut dalam membangun semua infrastruktur yang ada di bumi nyiur melambai.

Dikatahui, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100% kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Persero ini yang berperan aktif dalam aspek Pembiayaan Infrastruktur Indonesia dan mendukung persiapan proyek infrastruktur baik melalui layanan konsultasi hingga proyek skala besar lainnya. Dengan total nilai proyek berjumlah 421.8 Triliun.

PT SMI memainkan peran aktif dalam memfasilitasi pembiayaan infrastruktur, melakukan kegiatan pengembangan proyek dan melayani jasa konsultasi untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. PT SMI membawa tugas mendukung agenda pembangunan infrastruktur pemerintah Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan swasta dan / atau multilateral dalam skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS). Dengan demikian, PT SMI dapat berfungsi sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Seiring dengan rencana Pemerintah untuk mentranformasi Perseroan menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI), sektor yang dapat dibiayai oleh Perseroan saat ini diperluas tidak hanya pada infrastruktur dasar tetapi juga meliputi infrastruktur sosial. Turut hadir mendampingi Gubernur dalam perhelatan tersebut Beberapa kepala SKPD lingkup pemrpov sulut dan Kepala Badan Penghubung Pemprov Sulut di Jakarta Roy Saroinsong. (humas provinsi sulut)

Gubernur OD, Hadiri Nawabakti PT SMI di Jakarta

    Dalam peran sebagai Katalis pembangunan Infrastruktur Indonesia,PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero, turut mengedepankan pentingnya Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility-CSR) dan implementasi kegiatan Perlindungan Lingkungan dan Sosial (Enviromental & Social Safeguard-ESS). Untuk itu Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan beberapa Menteri Kabinet Kerja Jokowi, serta Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan para Bupati/Walikota dari beberapa Provinsi di Tanah Air, terundang pada acara Nawabakti 9 Tahun PT SMI 2018, dalam ajang Networking bagi sesama Stake Holder maupun pihak Pemerintah Daerah, yang di gelar di Ball Room Kempinski Hotel Jakarta, Kamis, 15/03/2018. Perusahaan Persero ini yang berperan aktif dalam aspek Pembiayaan Infrastruktur Indonesia dan mendukung persiapan proyek infrastruktur baik melalui layanan konsultasi hingga proyek skala besar lainnya. Dengan total nilai proyek berjumlah 421.8 Triliun. Oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Keynote Speech di hadapan tamu peserta dan undangan yang memenuhi Ball Room, dan berturut-turut juga diikuti Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi serta Menkominfo RI,Rudiantara. Dikesempatan itu pula, Gubernur Olly Dondokambey di daulat untuk memberikan apresiasi kepada PT SMI, sebagaimana di kutip Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulut di Jakarta, Roy RL Saroinsong SH, dimana kiprah Badan Usaha tersebut oleh Mantan Anggota Legislatif DPR-RI asal Sulut Tiga Periode dimaksud ini, yang turut didampingi Staf Khusus Gubernur Sulut bidang Investasi dan Penanaman Modal, Fabian Buddy Pascoal SH, LLM, menyambut baik upaya yang akan dilaksanakan dalam berkontribusi bagi pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya pada Sektor yang sedang gencar-gencarnya di pacu dan di berdayakan yakni Program Pembangunan Pariwisata, termasuk Sektor Kesehatan dalam penyediaan Rumah Sakit Daerah di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara. (RS)

Wakili Gubernur, Humiang Lepas Tim Kawanua Bola Voli Sulut Hebat Ikuti Kejurnas Di Samarinda

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang secara resmi melepas keberangkatan Tim Kawanua Bola Voli Sulut Hebat yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional Bola Voli Terbuka Kelompok Umur 40 Tahun Keatas (GALATUA) pada tanggal 15 - 17 Maret 2018 di Samarinda, Kalimantan Timur. Pelepasan itu dilaksanakan di Ruang F.J. Tumbelaka, Kamis (15/3/2018) pagi.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyambut gembira terlaksananya agenda ini, sekaligus mengucapkan selamat bertanding dan semoga sukses kepada kepada Tim Kawanua Bola Voli Sulut Hebat," katanya.

Menurut Gubernur Olly, Kejurnas Bola Voli tersebut bukan saja merupakan momentum bagi Sulawesi Utara untuk membuktikan prestasinya di bidang olahraga Bola Voli, namun juga menjadi suatu iven strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Ajang ini merupakan kesempatan untuk memberdayakan potensi dan talenta serta memberikan kesempatan untuk berprestasi sekaligus melestarikan nilai-nilai olahraga dalam rangka pengembangan olahraga bola voli di tanah air," katanya.

Oleh karena itu, selain mendukung perjuangan Tim Kawanua Bola Voli Sulut Hebat di Samarinda, Gubernur Olly berharap tim dapat fokus dan mampu mengeluarkan setiap potensi terbaik yang dimiliki.

"Saya harapkan, agar apa yang telah dilatih selama ini dapat diaktualisasikan. Tunjukan mental, karakter, fisik, sekaligus strategi yang telah dilatih. Disamping itu, tetap jaga nama baik daerah, jalin kebersamaan dan tunjukkan kekompakan antar sesama tim," ujarnya.

Lanjut Gubernur Olly, Kejurnas kelompok umur ini selain untuk mencari siapa yang terbaik juga merupakan wahana untuk saling berinteraksi dan membangun jalinan silaturahmi, baik antar Tim maupun antar pecinta olahraga Bola Voli di seluruh nusantara.

Pertemuan itu turut dihadiri Kadispora Sulut Marlone Marsyl Sendoh dan Ketua Umum Perkumpulan Kawanua Bola Voli Sulut Hebat Jopie Komaling. (Humas Prov. Sulut)