Sebanyak empat belas anggota DPRD Provinsi Lampung melakukan kunjungan kerja ke Pemprov Sulut dengan agenda rapat koordinasi di ruang WOC Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada Selasa (17/4) pagi.
Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan M.Rudy Mokoginta dalam kesempatan ini mewakili Gubernur Olly Dondokambey menyambut hangat kedatangan para anggota Komisi II yang membawahi bidang pariwisata, perdagangan dan perindustrian tersebut.
Adapun maksud dan tujuan kunjungan kerja adalah para anggota legislatif Provinsi Lampung melihat daerah Sulawesi Utara telah maju dalam sektor pariwisata selain daripada itu Sulut mampu mempertahankan komoditi kelapa kopra sehingga ingin belajar dari Pemprov Sulut agar dapat mengaplikasikannya di daerah asal mereka.
Kegiatan rapat di isi dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait pengeloaan kelapa dan kopra, serta diskusi terkait strategi bagaimana Sulut bisa memajukan sektor pariwisata dengan cepat. Turut hadir dalam rapat tersebut Karo Pemerintahan dan Humas DR.Jemmy Kumendong M.Si, Karo Pembangunan Drs. Edwin Kindangen M.Si, Kadis Pariwisata Daniel Mewengkang SE, M.Si, Plt. Kadis Kebudayaan Ferry Sangian S.Sos, MAP, Kadis Disperindag Ir. Jenny Karouw M.Si.(humas provinsi sulut)
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Selasa, 17 April 2018
KOMISI II DPRD LAMPUNG BELAJAR PENGELOLAAN KELAPA DI SULUT
Lemhanas RI Kaji Masalah Kemanan di Sulut
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menerima kunjungan Tim Lemhanas RI diruang kerja Kantor Gubernur, Selasa ( 17/04/2018 )
Dalam pertemuan tersebut, Deputi Pangkajian Strategis Lemhanas RI yang juga sebagai ketua tim Prof Dr Ir Djagal Wiseso Marseno M.Agr mengatakan maksud dan tujuan datang ke Sulut adalah untuk melakukan suatu kajian mengantisipasi masalah keamanan di kawasan Asia -Pacifik karena Sulawesi Utara adalah Provinsi di ujung utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga karena itu menjadi sampel kajian ini. Nantinya hasil kajian akan dilaporkan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo.
"Tim diturunkan dari Lemhanas dari deputi pengkajian dan beberapa tenaga ahli profesional dari Lemhanas," katanya.
Sementara itu Wagub sangat berterima kasih akan kunjungan orang tim Lemhanas ke Sulut untuk mengkaji sampai dimana ketahanan dalam bidang keamanan hingga pendidikan yang ada di Sulut.
Lebih jauh Wagub menjelaskan terkait Ketahanan dalam bidang, dimana Pendidikan Sulut perlu mendapat perhatian khusus agar lebih maju lagi dan dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia, sehingga putra putri asal Sulut dapat bersaing dalam berkarya.
Disamping itu Wagub memaparkan masalah keamanan kawasan perbatasan Sulut, dimana perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat. Wagub juga memaparkan keberhasilan Sulut dalam memajukan sektor pariwisata dengan melonjaknya kunjungan turis mancanegara.
Dikatahui Tim Lemhanas yang mengikuti pertemuan dengan Wagub adalah Deputi Pengkajian Sretegis Lemhanas RI Prof Dr Ir Djagal Wiseso Marseno M.Agr. Direktur Pengkajian Hankam Marsma TNI Ade Dian Suryachandra M.Se
Kolonel Gatot Sutomo ST
Kombes Pol Susana Saras
Mayor Inf Mardiyanto S.Sos.(humas provinsi sulut)
APINDO Bantu Pemerintah Dalam Percepatan Pembangunan
Faktor penunjang penting dalam menentukan keberhasilan suatu daerah adalah seberapa besar daerah tersebut mampu mengenali, mengelola dan memaksimalkan pemanfaatan keunggulan potensi yang dimiliki.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Edison Humiang, saat menghadiri acara Pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Utara dan Diskusi Panel di Ruang C.J. Rantung kantor Gubernur (16/04).
Humiang menyampaikan "untuk dapat terus memacu percepatan pembangunan daerah diberbagai sektor, maka diperlukan peran dan kontribusi aktif dari seluruh komponen pembangunan yang ada, dan termasuk didalamnya segenap pengurus dan anggota APINDO," Katanya
Mari senantiasa saling bekerjasama dan saling bahu membahu dengan Pemerintah daerah dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang Berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya," Mantan Kasat Pol PP ini.
Hal senada disampaikan juga oleh ketua DPP APINDO Nicho Like. MBA bahwa Apindo juga mendukung penuh Sulut Hebat, karena salah satu visi/misi dari apindo untuk menjadi tulang punggung pembangunan Provinsi Sulawesi Utara.
"Selamat bertugas dan selamat mengemban amanah kepada segenap pengurus DPP APINDO Sulut yang baru di lantik, semakin menggelorakan semangat kerja dalam karya pengabdian untuk memberikan yang terbaik bagi Daerah dan bangsa,"Tutupnya.(humas provinsi sulut)
Pimpin Apel Kopri, Sekda Harap ASN Lebih Profesional Dalam Berkinerja
Gubernur Sulawesi Utara melalui Sekretaris Daerah Edwin Silangen, SE.,MS mengapresiasi kepada Seluruh ASN Pemprov Sulut yang senantiasa terus setia mengabdikan diri kepada negara, mengabdikan diri melayani masyarakat secara tulus ikhlas, dan dengan penuh tanggungjawab.
Hal ini disampaikan Sekda pada Apel KORPRI (17/4) di lapangan kantor Gubernur.
Dalam sambutanya, Sekda mengingatkan kembali bahwa Korpri merupakan wadah berhimpun para Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan perjuangan, pengabdian, serta kesetiaan kepada cita-cita perjuangan bangsa dan negara.
Sejalan dengan itu, lanjut Sekda, Korpri juga berperan untuk mendorong para anggotnya untuk lebih profesional dalam membangun tata pemerintahan yang baik dan bersih, melalui peningkatan kinerja birokrasi dan kinerja segenap Pegawai Negeri Sipil dalam melayani masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.
Mengakhiri sambutannya sekda menghimbau kepada mereka yang menerima SK kenaikan pangkat pariode April 2018 agar semakin memacu semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan pada kesempatan itu pula Sekda memberikan SK pensiunan kepada beberapa ASN yang telah melayani masyarakat. Turut hadir dalam apel Pejabat Eselon II lingkup Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Senin, 16 April 2018
Student Revival Seminar, Gubernur Olly Ajak Pelajar Jauhi Narkoba
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE berpesan kepada seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
"Jauhi narkoba. Jangan sampai menyentuh yang namanya narkoba karena bisa merusak masa depan," kata Olly saat menghadiri Student Revival Seminar bagi Siswa Kristen SMA/SMK Negeri/Swasta yang dilaksanakan di Auditorium Mapalus, Senin (16/4/2018) pagi.
Lanjut Olly, penyebaran narkoba yang menyasar hingga kalangan pelajar merupakan peringatan keras bahwa Indonesia dalam bahaya besar. Meskipun demikian, di Sulut, kasus narkoba justru semakin menurun. Itu tak terlepas dari peran guru, orang tua dan kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba.
"Penggunaan narkoba di Sulut semakin menurun. Ini karena peranan orang tua dan guru dalam mencegah pelajar mengonsumsi narkoba," tandasnya.
Di hadapan ribuan pelajar yang hadir dalam seminar tersebut, Olly juga memberikan gambaran, jika pelajar menjauhi narkoba dan pergaulan bebas maka dalam 10 tahun ke depan akan muncul bibit-bibit pemimpin bangsa dari kalangan generasi muda saat ini yang nantinya akan duduk di pemerintahan ataupun swasta.
"Dalam waktu 10 tahun ke depan, masa depan yang adik-adik mimpikan dan inginkan bisa tercapai, misalnya dalam pekerjaan dan lainnya. Belajarlah keras untuk mencapainya," bebernya.
Lebih jauh, Olly menerangkan besarnya perhatian pemerintah terhadap para pelajar berprestasi yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menyebutkan setiap siswa berprestasi memiliki kesempatan untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan.
"Pemerintah memberikan bantuan biaya melanjutkan studi bagi para pelajar yang berprestasi," imbuhnya.
Ditempat yang sama narasumber Student Revival Seminar DR. Andik Wijaya, M.Rep, M.Ed menjelaskan prinsip kebebasan berdasarkan Alkitab. Dia juga menguraikan dampak negatif dari seks bebas, narkoba dan penyalahgunaan internet.
"Banyak generasi muda terjerumus dalam percabulan serta seks bebas, mengonsumsi alkohol bahkan narkoba. Oleh karenanya, saat ini juga saya minta saudara ambil keputusan untuk bertobat dan hentikan semua itu," ucapnya kepada para siswa peserta seminar.
Student Revival Seminar turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, Kepala Dinas Pendidikan Grace Punuh, Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Jourike Runtuwarow, Ketua Panitia Pelaksana Peggy A. Sheriman, Ketua Yayasan Eben Haezar, Truely Khosama dan ribuan Siswa Kristen SMA/SMK Negeri/Swasta di Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Minggu, 15 April 2018
Beribadah di Kakas, Gubernur Olly Ajak Warga Jemaat Untuk Membangun Dengan Kasih
"Kasih itu harus panjang sabar dan Kasih itu harus selalu di tunjukan dan diberikan kepada sesama."
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE saat menghadiri acara Penyelesaian Pembangunan Gedung Gereja GMIM Sion Tounelet Wil. Kakas I dan Perayaan Paskah Jemaat, serta menghadiri acara Syukur HUT ke - 26 jemaat GMIM Sentrum Kakas, Serah terima Pendeta di GMIM Imanuel Sendangan di Kakas, dan Peletakan batu pertama pembangunan pastori 3 GMIM Marturia Roong wil. Tondano II. Minggu (15/04).
Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan kepada seluruh hadirin dan jemaat untuk terus membangun persatuan dan kesatuan, serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam persaudaraan dengan penuh kasih, terus menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendukung dan mensukseskan berbagai kebijakan dan program serta kegiatan yang dilaksanakan didaerah ini.
"Mari bersama-sama saling topang menopang, bagaimana supaya bisa bersama-sama membangun minahasa dan sulawesi utara yang lebih baik,"Harapnya.
Sebagai warga gereja kita harus bersyukur atas Kasih yang Tuhan berikan kepada kita selama ini. Sebagai Gubernur dalam menjalankan roda Pemerintahan akan mengedepankan Kasih. untuk itu topangan doa dari jemaat sangat diharapkan agar pembangunan di provinsi sulawesi utara dapat berjalan dengan baik atas penyertaan Tuhan.
Lebih jauh lagi Gubernur menyampaikan bahwa mengingat tahun ini akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah atau PILKADA, yang juga melibatkan masyarakat Kabupaten Minahasa, maka mari bersama-sama untuk dapat mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pilkada di daerah ini.
"Gunakan hak pilih dengan cerdas dan bijak, serta tidak menganut Golongan Putih, dan tetap menjunjung tinggi Jati diri masyarakat sulawesi utara, yang mampu menjaga kondusifitas keamanan dan memelihara harmonisasi dalam bersemokrasi," tutup Gubernur dalam sambutannya.
Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut Ketua TP PKK Sulut Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jefry Korengkeng, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Prov. Sulut DR. Jemmy Kumendong, M.Si, Kepala Biro Umum Clay J. Dondokambey, SSTP, MAP dan Kepala Biro Perlengkapan Barang dan Jasa Prov. Sulut Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si dan tamu undangan lainnya.(humas provinsi sulut)
Gubernur: Daerah Maju Karena Sinergitas
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak kepada Seluruh komponen masyarakat Sulut, baik antar sesama pemerintah maupun masyarakat untuk tetap bersinergi dalam membangun Sulut lebih baik lagi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri ibadah Paskah wilayah Lembean Kombi Minahasa, Sabtu (14/4).
Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah dan jemaat, harus ada kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota agar pembangunan akan berjalan selaras dan baik.
"Saya berkomitmen untuk terus membangun Sulawesi Utara, Yesus telah bangkit dengan itu mari kita terus bersemangat untuk membangun sulut," ujar Gubernur.
Khusus untuk umat Kristiani Gubernur mengatakan Gereja sebagai umat Allah memang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintah di daerah.
Oleh karena itu Gereja tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan yang harmonis, rukun, dan tetap berintegritas dalam kehdiupan sosial, termasuk dengan umat beriman dari agama lain.
Turut hadir dalam ibadah Paskah tersebut Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Pj. Bupati Minahasa Royke Mewoh, sekda menahasa, staf khusus gubernur bidang Menspirit, staf ahli dan beberapa Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut serta jemaat dan masyarakat setempat.(humas provinsi sulut)