Rabu, 30 Mei 2018

Bulog Siap Beli Jagung Petani Sulut

Kabar gembira bagi para petani jagung di Sulawesi Utara. Pasalnya, Kepala Biro Perekonomian & SDA Setdaprov Sulut Franky Manumpil menyebutkan komitmen dari Perum Bulog Divre Sulut untuk membeli komoditas jagung dari petani di bumi nyiur melambai.

"Bulog siap menjadi pengumpul hasil jagung dari petani di Sulut. Harga dibeli dari petani Rp. 3.150 dengan kadar air 15%. Adapun harga ditingkat petani di Kabupaten Bolaang Mongondow Rp. 2.650 sementara harga di pasar berkisar antara 3.500 sd 4.500," kata Manumpil usai rapat bersama Kepala Perum Bulog Divre Sulut Eko Pranoto di Kantor Gubernur, Rabu (30/5/2018) sore.

Diketahui, harga jagung yang dibeli Bulog dari petani lokal adalah harga telah diatur oleh pemerintah berdasarkan kadar air dan indikator lainnya.

Lanjut Manumpil, Perum Bulog juga akan membangun mesin pengering jagung agar proses pengeringan jangung tidak bergantung pada tenaga panas matahari saja.

"Bulog rencananya akan membangun Corn Drying Center di sentra jagung di Sulut," tandasnya.

Lebih jauh, terkait ketersediaan beras di Sulut, Manumpil memastikan stok beras aman hingga lima bulan ke depan.

"Untuk persediaan beras dengan kualitas medium dan super bisa sampai lima bulan ke depan," tutup Manumpil.

Pertemuan itu turut dihadiri Kadisperindag Sulut Jenny Karouw dan jajaran Dinas Pertanian. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 29 Mei 2018

Kunjungi Minahasa, Gubernur Ingatkan Terus Jaga Toleransi dan Kebersamaan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tak pernah berhenti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga toleransi kebersamaan serta ketertiban agar daerah nyiur melambai terus dalam suasana damai.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan ke sejumlah tempat di Kabupaten Minahasa, Selasa (29/5).

Gubernur melakukan kunjungan dalam Ibadah Syukur Hut Ke- 182 Jemaat Zaitun Kiawa Wilayah Kawangkoan Satu Dirangkaikan Dengan Peresmian Gedung  SD GMIM 1 Kiawa. Di SD GMIM 1 Kiawa Dan Kanisah GMIM Zaitun Kiawa,  Pentahbisan / Peresmian Menara,  Balkon Gereja GMIM Eben Haezer Tember Wilayah Tumompaso Satu. Di GMIM Eben Haezer Tember Wilayah Tumompaso Satu, Ibadah Pemakaman Pdt. Jossy Tompodung, Sth di Kelurahan Lansot, Tomohon, Penanda tanganan Prasasti Pembangunan Gedung Gereja GMIM Damai Lahendong dan Katekisasi Pelsus Wilayah. Sonder Di GMIM Jerusalem Kolongan.  Atas.

Dalam kesempatan itu Gubernur mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, baik antar sesama pemerintah maupun masyarakat untuk tetap bersinergi dan tetap menjaga toleransi bersama dalam membangun Sulut lebih baik lagi.

Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah dan jemaat, harus ada kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota agar pembangunan akan berjalan selaras dan baik.

“Saya berkomitmen untuk terus membangun Sulawesi Utara, Yesus telah bangkit dengan itu mari kita terus bersemangat untuk membangun sulut,” ujar gubernur.

Khusus untuk umat Kristiani gubernur mengatakan gereja sebagai umat Allah memang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintah di daerah. Oleh karena itu, gereja tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan yang harmonis, rukun, dan tetap berintegritas dalam kehdiupan sosial, termasuk dengan umat beriman dari agama lain.

Disamping itu Gubernur juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menanggapi segala bentuk berita di media sosial. Masyarakat Sulut harus menolak berita hoax agar kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut. Masyarakat harus mampu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi tertinggi di Indonesia. (Humas Pemprov Sulut)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Wagub Kandouw Motivasi Civitas Akademika IAIN Manado

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw mengikuti buka puasa bersama civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Senin (28/5/2018) sore.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw meminta semua pihak yang menangani pendidikan baik pendidikan tingkat dasar, pendidikan tingkat menengah hingga pendidikan tingkat tinggi termasuk IAIN Manado untuk berupaya meningkatkan kualitasnya.

“Jadi dari lubuk hati paling dalam karena persaingan semakin ketat kedepan maka IAIN harus berkontemplasi, harus berintrospeksi, supaya kita harus berubah, menjadikan lulusan kita menjadi baik dan semakin baik karena kalau tidak ini akan berbahaya," ucap Kandouw.

Menurut Kandouw, peningkatan mutu pendidikan penting dilakukan termasuk dalam menghadapi serbuan tenaga kerja dari luar Sulut yang tergiur dengan nilai UMP di Sulut yang menempati Urutan ketiga di Indonesia setelah Provinsi DKI dan Papua. Disamping itu Sulut dikenal sebagai daerah yang aman sehingga menarik kedatangan para pencari kerja.

“Kalau kualitas lulusan kita untuk SMA dan S1 hanya begini-begini lama kelamaan orang dari luar daerah yang akan menguasai kita, buktinya BPS menyampaikan bahwa demografinya Sulut status penduduk Sulut pertambahannya 70 persen karena migrasi, jadi lebih banyak penduduk yang datang dari pada kelahiran yang terjadi” bebernya.

Lebih jauh, Wagub Kandouw mengingatkan IAIN untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya dan mencetak sarjana-sarjana yang unggul profesional dan produktif,

“ Sekali lagi saya ingatkan kepada civitas akademika mari kita update, ikut jaman, disiplin agar kwalitas lulusan IAIN Manado boleh bersaing dan menjadi yang terbaik” harap Kandouw.

Sementara itu Rektor IAIN Manado Dr. Rukmina Gonibala SE mengatakan IAIN saat ini baru berjalan memasuki 4 tahun setelah 17 Oktober 2014 transformasi dari STAIN menjadi IAIN sedang mempersiapkan SDM serta Infrastruktur maupun tenaga pendidik seperti dosen dengan Renstra pada tahun 2020 IAIN sudah menjadi Universitas.

“Untuk menjadi Universitas itu persyaratannya banyak terutama lahannya kemudian infrastruktur, kemudian tenaga dosen, kemudian akreditasi mahasiswa dari luar negeri harus ada karena itu nanti di bulan September nanti mahasiswa dari Thailand 5 orang kemudian dari Philipina juga akan datang kuliah disini” beber Gonibala.

Lanjut Gonibala, saat ini IAIN Manado terus melakukan inovasi berbenah agar Ranstra pada tahun 2020 untuk menjadikan IAIN menjadi Universitas dapat tercapai sesuai target yang ditetapkan. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 28 Mei 2018

Wagub Kandouw Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E Kandouw mengikuti acara Mahi' E I Kite Musombang Dingangu Tembonang Wanua di Tateli Raya Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Senin ( 28/05/2018 ) sore.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengapresiasi pertemuan dengan masyarakat Tateli Raya dalam kegiatan Musombang.

Menurut Kandouw, kegiatan itu merupakan wujud kepedulian dari Pemprov Sulut kepada 15 kabupaten kota untuk menanggulangi kemiskinan termasuk di Mandolang.

Lanjut Kandouw, untuk memerangi kemiskinan, semua lapisan masyarakat harus terlibat didalamnya, baik tokoh agama, pemerintah kota, provinsi dan pusat.

"Kunci utama perangi kemiskinan adalah dari masyarakat seperti yang dikatakan Presiden adalah kerja, kerja dan kerja," katanya.

Disamping itu, salah satu program pemerintah untuk menangulangi kemiskinan adalah BPJS Kesehatan. Diketahui, baru 65 persen masyarakat Minahasa yang mendapat BPJS Kesehatan.

"Untuk itu janji pak gubernur semua rakyat di Minahasa harus dapat BPJS," tandas Kandouw.

Lebih jauh Wagub Kandouw menyebutkan lobi yang dilakukan Gubernur Olly Dondokambey, SE kepada pemerintah pusat berhasil membuat Sulut mendapat jatah bedah rumah sebanyak 4000 ribu unit rumah. Semuanya itu untuk menanggulangi kemiskinan di Sulut.

"Karena itu kemiskinan harus diatasi dengan kerja bersama, masyarakat harus jemput bola untuk perangi kemiskinan," bebernya.

Wagub Kandouw menambahkan juga untuk menjaga kerukunan antar umat beragama bagi saudara-saudara kita umat muslim selamat berpuasa jadikan bulan Ramadhan ini untuk introspeksi diri.

"Pesan pak gubernur jaga ketentraman kedamaian kerukunan karena di tempat lain tidak seperti ini untuk itu jaga keharmonisan antar umat beragama," harapnya.

"Kalau kemiskinan bisa teratasi pasti rakyat senang pemerintah senang semua pasti senang, pesan pak gubernur mari torang baku- baku bae baku -baku sayang baku- baku kase inga," kunci Wagub Kandouw.

Pada kesempaten tersebut Pemprov Sulut juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Tateli Raya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Edison Humiang, Kepala Biro Perbatasan Djemmy Gagola, Staf Khusus Gubernur Hendrik Manosoh, Camat Mandolang Arthur Palilingan, Hukum Tua Tateli Raya, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Teteli Raya. (Humas Pemprov Sulut)

Inilah Hasil Lomba HAPSA

Pelaksanaan Perayaan Hari Pemersatu (HAPSA) dan Pekan Olahraga (POR) Kaum Bapa GMIM yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada hari Jumat 25 Mei 2018 lalu hampir memasuki babak akhir.

Adapun lomba-lomba seperti tenis meja, catur serta engrang telah dilombahkan. Tak seperti biasanya, pemenang hari ini merata dan tak ada yang mendominasi dimana setiap perwakilan memiliki jatahnya.

Berikut ini adalah hasil lomba dari setiap bidang;

1. Tenis Meja
     ● Juara 1 Manado Teling
     ● Juara 2 Tondani Lina
     ● Juara 3 Manado Selatan Satu

2. Catur
     ● Juara 1 Bait Lahim Talete Satu
     ● Juara 2 Zaitun Mahakeret Wil.        Manado Sentrum
     ● Juara 3 Wil. Tondano

3. Gerak Jalan PKB
     ● Juara 1 Jemaat Moria Sasoran Tondano Lima
     ● Juara 2 Zaitun Karombasan Manado Selatan Satu
     ● Juara 3 Bethesda Luaan Tondando Empat

4. Dagongan
     ● Juara 1 Imanuel Lolah wil. Tanawangko Satu
     ● Juara 2 Imanuel Wailan Tomohon Empat
     ● Juara 3 Sion Wolowan Tomohon Dua

5. Terompa Panjang
     ● Juara 1 Imanuel Wailan Tomohon Empat
     ● Juara 2 Zaitun Karombasan Manado Selatan Satu
     ● Juara 3 Youbel Ulindano Tomohon Empat

6. Engrang
    ● Juara 1 Randy Tulong/Karunia Touliang Kakas Satu
    ● Juara 2 Farly lumenta/Imanuel Wailan B Tomohon Empat
    ● Juara 3 Stenly Liando/Makasili B Kumelembuai

7. Baitani Toulimembet
    ● Juara 1 Kawangkoan Satu
    ● Juara 2 Manado Timur
    ● Juara 3 Minawerot

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Bakal Digelar Di Kawangkoan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memilih Desa Kawangkoan sebagai tempat pelaksanaan upacara untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Utara Drs. Meiki Onibala, M.Si saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Lahirnya Pancasila ke 73 di Ruang Rapat Kaban Kesbangpol, Senin (28/5/2018) siang.

Dalam rapat koordinasi  yang diikuti oleh perwakilan TNI, Polri serta SKPD yang terkait tersebut dibahas tentang keamanan serta persiapan teknis guna menyukseskan Peringatan Hari Lahirnya Pancasila.

Kegiatan yang dijadwalkan akan digelar pada 1 Juni 2018 bertempat di stadion Kawangkoan jam 8:30 digadang-gadang akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara. Pada acara tersebut juga akan dirangkaikan dengan deklarasi anti radikalisme dan anti hoax.

Perlu diketahui bahwa alasan dipilihnya Kawangkoan sebagai tempat pelaksanaan upacara Hari Lahirnya Pancasila karena Kawangkoan memiliki nilai historis yang sangat penting di era Bernard Lapian dan Mendur yang merupakan tokoh perjuangan nasionaI . (humas pemprov sulut)

Sabtu, 26 Mei 2018

Gubernur Serahkan Bantuan Hibah Rumah Ibadah GMIM

Komintmen Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam membangun kualitas hidup spiritual masyarakat sulut  terus dilakukan. Gubernur Memberikan bantuan hibah bagi rumah ibadah Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) sebesar Rp. 1.832.000.000,-

Bantuan tersebut diserahkan Gubernur saat menghadiri ibadah syukur terpilihnga Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM periode 2018-2022 yang diselenggarakan di kediaman Ketua BPMS GMIM, Sabtu (26/5/2018).

Dalam sambutan Gubernur mengatakan kiranya bantuan yang diberikan pemerintah dapat digunakan sebaik mungkin oleh gereja untuk kepentingan pembangunan mental spiritual jemaat. Dengan diberikan bantuan ini, GMIM diharapkan dapat terus menjadi pelopor kehidupan yang rukun dan damai di Sulut.

GMIM juga diharapkan tetap mengambil peran dalam peningkatan karakter bangsa dan generasi dengan senantiasa memberi pencerahan etik, moral dan kebangsaan baik dari nilai agama maupun nilai kehidupan bernegara.

Khusus untuk pengurus BPMS yang baru dibawah pimpinan pendeta Hein Arina, Gubernur berpesan agar mampu beradaptasi dengan tugas yang diemban, melakukan perubahan pada sektor yang dianggap kurang baik ke arah lebih baik, tetap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menopang semua program pembangunan yang dijalankan.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sulut ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Ketua DWP Sulut ibu Ivon Silangen Lombok, pengurus BPMS GMIM.(humas provinsi sulut)