Minggu, 24 Juni 2018

Kunjungi Minahasa, Gubernur Olly Terus Ingatkan Masyarakat Jaga Toleransi Bersama

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tak hentinya mengingatkan kepada semua masyarakat Sulut untuk terus memelihara dan menjaga sikap toleransi antar sesama agar tercipta kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

Hal tersebut disampaikan Gubernur yang turut didampingi Ketua TP PKK Sulut Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan, saat melakukan kunjungan ke sejumlah Gereja di Minahasa, Minggu (24/6/2018). Gereja yang dikunjungi Gubernur adalah Gereja GMIM Elim Papakelan, GMIM Pniel Kaweng Kakas, GMIM Alfa Omega Rumengkor.

Gubernur mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, baik antar sesama pemerintah maupun masyarakat untuk tetap bersinergi dan tetap menjaga toleransi bersama dalam membangun Sulut lebih baik lagi.

Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah dan jemaat, harus ada kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota agar pembangunan akan berjalan selaras dan baik.

“Saya berkomitmen untuk terus membangun Sulawesi Utara, mari dukung bersama dengan terus menjaga toleransi bersama agar kita terhindar dari hal negatif yang merusak persatuan, terus ciptakan suasana damai, daerah akan maju ketika masyarakat dan pemerintah bersinergi dalam melaksanakan pembangunan," ujar Gubernur.

Khusus untuk umat Kristiani Gubernur mengatakan Gereja sebagai umat Allah memang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintah di daerah. Oleh karena itu, Gereja tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan yang harmonis, rukun, dan tetap berintegritas dalam kehidupan sosial, termasuk dengan umat beriman dari agama lain.

Disamping itu Gubernur juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menanggapi segala bentuk berita di media sosial. Masyarakat Sulut harus menolak berita hoax agar kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut. Masyarakat harus mampu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi tertinggi di Indonesia.

Disamping itu, Gubernur juga menyampaikan kepada putra-putri Sulut yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, Pemerintah Sulut siap membantu biaya selama melaksanakan pendidikan dengan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk kelengkapan administrasi.(humas provinsi sulut)

Sabtu, 23 Juni 2018

Gubernur Olly Bersama Ibu Hadiri Perayaan Hari Raya Ketupat di Jaton

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Ketua TP PKK Provinsi Sulut Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan, Jumat (22/6) menghadiri perayaan hari raya ketupat. Perayaan ini selalu dilaksanakan setelah seminggu umat muslim merayakan hari raya idul fitri.

Perayaan hari raya Ketupat dirangkaikan dengan Silaturahmi bersama para imam dan tokoh  Masjid Al Falah Kyai Modjo di Kampung jawa Tondano, Kabupaten Minahasa. Tradisi Hari Raya Ketupat secara filosofi mengandung arti untuk memperkuat  tali silahturami antara sesama, baik sesama keluarga, sesama tetangga, sesama kerabat, sesama masyarakat, dan sesama manusia yang beragama juga yang lain/berbeda agamanya. Akan halnya ketupat yang terbuat dari janur yang begitu kuat teranyam dan rapih, begitu pulalah yang diharapkan pergaulan hidup yang saling berdampingan ditengah-tengah kemajemukan berdasarkan semboyan “Torang Samua Ciptaan Tuhan” yang di perkenalkan oleh Gubernur Olly .

Dalam suasana keakraban Gubernur bersama ibu Rita turut mencicipi menu khas perayaan hari raya ketupat seperti opor ayam, rendang dan menu lainnya yang telah disediakan oleh masyarakat setempat.

Gubernur mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang ada di daerah Jaton untuk terus menjaga tradisi ini guna mempererat persatuan antar sesama, turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw,  ketua DPRD Sulut, Andrey Angouw, Penjabat Bupati Minahasa Roy Mewoh.(humas provinsi sulut)

Kamis, 21 Juni 2018

Gubernur Olly Warning ASN Jangan Tambah Libur

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar apel kerja pasca cuti bersama tahun 2018 di lapangan Kantor Gubernur, Kamis (21/6/2018) pagi.

Gubernur Olly Dondokambey, SE yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dalam sambutannya mengharapkan segenap jajaran Pemprov Sulut untuk siap kembali bekerja melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

"Jangan menambah-nambah waktu libur, tanpa alasan yang jelas," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Olly menegaskan bahwa laporan persentase kehadiran seluruh ASN pada apel kerja bakal ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

"Laporan kehadiran seluruh jajaran secara riil melalui Perangkat Daerah terkait akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," bebernya.

Lanjut Gubernur Olly, pelaksanaan apel kerja setelah cuti bersama Hari Idul Fitri 1439 Hijriah itu dapat semakin menumbuhkembangkan tali silaturahmi seluruh jajaran Pemprov Sulut.

"Serta memperkuat spirit bekerja dan berkarya, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara tercinta," tandasnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk menyukseskan sejumlah agenda strategis yang akan digelar di Sulut, seperti: pelaksanaan Harganas XXV Tahun 2018 Tingkat Nasional, dan Pilkada Serentak di 6 Kabupaten/Kota.

Adapun apel kerja turut dihadiri para Pejabat, ASN dan THL di Lingkungan Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 18 Juni 2018

Wakili Gubernur, Karo PemHumas Hadiri HUT ke 193 Desa Tolumbukan

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang di wakili Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Provinsi Sulut DR Jemmy Kumendong, M.Si hadiri acara HUT Desa ke-193 Tahun Desa Tolombukan kecamatan Pasan kabupaten Minahasa Tenggara. Kemarin (18/06)

Dalam sambutannya Kumendong menyampaikan atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun desa Tolombukan, dengan harapan kiranya pertambahan usia ini akan dapat mempererat tali persaudaraan dan gotong royong tetap terjaga serta dapat mempermaju desa tercinta.

Kumendong mengajak kepada seluruh masyarakat desa tolombukan untuk dapat mengaplikasikan berbagai potensi dan talenta yang dimiliki melalui pengembangan UMKM, pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman produktif dan berbagai hal positif lainnya, sebagai wujud nyatakepedulian dalam upaya penciptaan sumber daya manusia Sulawesi Utara yang produktif dan berkualitas serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Peran masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,"harapnya

Mengingat kabupaten Minahasa Tenggara akan melaksanakan pesta Demokrasi Pilkada, maka dari itu kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa mendoakan dan memberikan kontribusi aktif, dalam mensukseskan pemilihan Kepala Daerah, "Tutupnya.

Turut hadir Sekda Minahasa Tenggara Robby Ngongoloi,M.Si, Camat Pasan Martinus Ratulangi, Hukum Tua desa Tolombukan Max Ratulangi, para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.(humas provinsi sulut)

Sabtu, 16 Juni 2018

Pemprov Gelar Safari Idul Fitri 1439 H

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan safari Idul Fitri 1439 H. Silaturahmi dengan pejabat Muslim tersebut di gelar dua hari 15 dan 16 Juni 2018 di Kota Manado, Kabupaten Boltim, Bolmong dan Kota Kotamobagu.

Pada hari pertama Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Defi Kandouw Tanos, bersama Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Ibu,  Sekretaris Provinsi Edwin Silangen bersama Ibu Ivon Silangen Lombok memulai safari dan jajaran pejabat eselon II Pemprov Sulut melaksanakan silaturahmi pertama dengan Panglima Kodam XIII Merdeka Mayjen Madsuni di rumah dinas Pangdam, selanjutnya Wagub dan rombongan mengunjungi kediaman Danlanudsri, Danlantamal VIII.

Selesai mengunjungi Forkopimda, Wagub dan rombongan mengunjungi anggota DPRD Sulut Ayub Ali di kampung Arab, Amir Liputo, Kakanwil Agama Sulut, dan kediaman anggota DPRD Sulut Afan Mokodongan.

Hari berikutnya, Wagub dan rombongan mengunjungi daerah Kabupaten Boltim dan Kota Kotamobagu. Kunjungan diawali di kediaman Bupati Boltim Sehan Lanjar, selanjutnya kekediaman anggota DPRD Sulut Rita Lamusu, Plt. Walikota Kota Kotamobagu Rudi Mokoginta, Anggota DPRD Raski Mokodompit, Hanafi Sako, Tatong Bara, Bupati Bolmong Yasti Mokoagouw.

Di setiap rumah Wagub bersilaturahmi bersama keluarga yang dikunjungi dan masyarakat setempat, Wagub menyampaikan selamat Idul Fitri bagi semua umat Muslim.

Selain bersilaturahmi, Wagub juga memantau kondisi keamanan di Kota Manado, Boltim, dan Kota Kotamobagu selama perayaan Idul Fitri, terpantau kondisi keamanan kondusif, masyarakat Muslim dan non Muslim berbaur bersama merayakan hari raya Idul Fitri bersama.

Melalui Hari raya Idul Fitri  Wagub menyatakan momentum ini menghadirkan kedamaian dalam hati umat Muslim, Lebaran ini juga  menjadi sarana membina hubungan harmonis antar sesama umat dan masyarakat. Realita menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Utara adalah masyarakat majemuk yang memiliki berbagai perbedaan tapi dengan dalam tali persaudaraan yang rukun dan senantiasa memandang kemajemukan adalah potensi dan kekayaan yang dikaruniakan Tuhan pada daerah ini.

“Kita juga patut berbangga karena Provinsi Sulawesi Utara selama ini mampu menunjukkan prestasinya dalam hal kerukunan umat beragama. Toleransi yang terbangun sudah mampu menjadi Sulawesi Utara menjadi barometer keamanan serta kehidupan yang rukun dan damai di Indonesia,” ucapnya.(humas provinsi sulut)

Kamis, 14 Juni 2018

Sekprov Lepas Pawai Takbiran

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen,SE,MS Kamis (14/6/2018) malam, melepas pawai Takbiran 1439 H, bertempat di halaman Kantor Gubernur Sulut.

Dalam sambutan  Sekprov menyampaikan pesan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw yakni selamat merayakan hari kemenangan bagi umat Muslim yang ada di Sulut. Dengan dikumandangkannya takbir, maka berakhir sudah  masa Ramadhan dalam menjalankan ibadah puasa selama 30 hari. Semoga ibadah puasa yang telah dijalankan umat Muslim dapat diterima Allah dan memberikan makna dalam sanubari umat Muslim sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan berjamaah dan bermasyarakat.

Melalui gelaran takbiran ini, menghadirkan kedamaian dalam hati umat Muslim, takbiran ini juga diharapkan menjadi sarana membina hubungan harmonis antar sesama umat dan masyarakat. Realita menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Utara adalah masyarakat majemuk yang memiliki berbagai perbedaan tapi dengan dalam tali persaudaraan yang rukun dan senantiasa memandang kemajemukan adalah potensi dan kekayaan yang dikaruniakan Tuhan pada daerah ini.

“Kita juga patut berbangga karena Provinsi Sulawesi Utara selama ini mampu menunjukkan prestasinya dalam hal kerukunan umat beragama. Toleransi yang terbangun sudah mampu menjadi Sulawesi Utara menjadi barometer keamanan serta kehidupan yang rukun dan damai di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu Ketua PHBI Sulut, Syahrul Poli dalam laporannya mengatakan pelaksanan pawai Takbiran kali ini merupakan wujud umat Muslim setelah selama 30 hari melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan sehingga pada besok (Jumat, 15/6/2018) melangsungkan Sholat Ied di Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

“Pelaksanaan pawai ini, berkat dukungan dari semua pihak terutama kooridnasi dengan Kapolda dan Kapolresta serta masyarakat dalam menata pawai tahun ini untuk lebih tertib dan aman. Peserta dari Kota Manado, dimana dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran tertibnya kegiatan pawai ini didukung pula semua elemen masyarakat yang tidak hanya umat Muslim,” ungkap Poli.

Turut hadir dalam kegiatan yang diketahui diikuti sekitar 1.500 peserta tersebut diantaranya, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Unsur Forkopimda Sulut, Kakanwil Agama Sulut, Kaban Kesbang Sulut Mecky Onibala, Kasat Pol PP Steven Liow.(humas provinsi sulut)

Selasa, 12 Juni 2018

Perayaan HUT Ke 187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM, Gubernur Serukan Pembaharuan Jemaat ke arah yang lebih baik

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang MSi menyerukan Pembaharuan Jemaat ke arah yang lebih baik. Seruan ini disampaikan Gubernur pada Ibadah Agung memperingati HUT Ke 187 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM di Lapangan Jalan Soekarno Kolongan Kec. Kalawat Minahasa Utara Selasa (12/06).

Lebih lanjut Gubernur mengharapkan kepada segenap jemaat dan pelayan khusus menjadi teladan dalam menyatakan kebaikan Tuhan kepada ciptaanNya yang meliputi sesama manusia dan lingkungan di alam semesta sehingga kebaikan Tuhan terus terpancar sebagai bentuk kesaksian kita bagi orang lain demi terciptanya perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam sambutan yang dibacakan, Gubernur mengingatkan kembali kepada jemaat yang hadir akan dua tokoh keagamaan yang turut membawa ajaran injil di Minahasa.

"Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz pada tanggal 12 Juni 1831 tiba di daerah ini dan memberitakan injil dengan penuh ketekunan kepada semua orang," sahutnya.

Mereka bukan saja bertindak sebagai seorang Pendeta namun juga berfungsi ganda dengan mendidik para penduduk alifuruh (buta huruf) menjadi bisa membaca dan menulis juga mengobati berbagai penyakit masyarakat primitif.

Sementara itu Pdt DR Hein Arina, dalam khotbahnya mengatakan GMIM saat ini memiliki kekuatan yang besar. Dengan Jumlah Pelsus hampir 30 ribu, 11 ribu kolom dan sekitar 2500 pendeta. ini merupakan suatu kekuatan yang besar.

Bandingkan dengan Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz serta pelopor GMIM lainnya dengan segala keterbatasan pada waktu itu mampu membawa perubahan di Tanah Minahasa.

"Jangan kita terpaku pada aspek kuantitas tapi lihatlah dari aspek kualitas. Jangan gunakan power ini untuk abusmnet. Tapi gunakan untuk perubahan besar terutama dalam kehidupan sosial di masyatakat," ujar Arina. Sebagaimana perubahan yang dibawa oleh Reidel dan Swarz dalam merubah tanah minahasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom, M,Th, para pemuka agama dan tokoh masyarakat.(humas provinsi sulut)