Jumat, 12 Oktober 2018

Monitoring Integrasi OSS, Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Kunker Ke Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang menerima Kunjungan Kerja Tim Kedeputian V Kantor Staf Presiden Dalam Rangka Monitoring Proses Integrasi Perizinan Kapal Penangkap Ikan Ke Dalam Online Single Submission (OSS) yang dilaksanakan Di Ruang F.J. Tumbelaka, Jumat (12/10/2018) pagi

Dalam sambutannya, Humiang mengatakan, Pemprov Sulut terus melakukan pembenahan pada sektor pelayanan publik termasuk menerapkan proses pelayanan dan pelaporan secara elektronik dan menerapkan sistem OSS dalam proses integrasi perizinan kapal.

"Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018, maka terkait penerapan sistem OSS sendiri, Pemprov Sulut berupaya melakukan sosialisasi yang efektif agar pelaksanaan berbagai kebijakan dan sistem OSS dapat benar-benar diterapkan secara efisien dan dapat dimengerti dengan mudah oleh segenap stakeholder pembangunan dan seluruh pihak terkait di Sulut," kata Humiang.

Disamping itu, menurut Humiang, Pemprov Sulut melalui DPMPTSP Daerah Provinsi juga telah membangun sistem pelayanan perizinan dan nonperizinan online yakni SI-OBET (Sistem Informasi Online Berbasis Elektronik Terpadu).

"SI-OBET merupakan sistem yang dibangun untuk mempermudah dan memperlancar pengajuan permohonan perizinan dan nonperizinan, serta membantu pemohon untuk memantau proses perizinan dan nonperizinan secara online. SI-OBET ini kedepan akan diintegrasikan dengan OSS dalam penerapannya," ujar Humiang.

Terkait dengan progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS, Humiang menerangkan bahwa proses pengefektifan Nomor Induk Berusaha (NIB) dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten dan Kota sedangkan untuk DPMPTSP Provinsi berperan sebagai pengawas serta mengawal berjalannya OSS sambil menunggu NSPK diterbitkan oleh Kementerian dan Lembaga OSS.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Humiang merespon positif kunker tersebut karena mampu menjadi wadah evaluasi terhadap progres integrasi perizinan kapal perikanan dan kapal niaga dengan sistem OSS guna mencermati berbagai kekurangan dan hambatan yang ada sehingga pada muaranya nanti dapat mendorong program prioritas kemaritiman demi kemajuan daerah.

"Sekaligus menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat diimplementasikan untuk percepatan proses integrasi perizinan kapal penangkap ikan dan kapal niaga ke dalam Online Single Submission," ungkap Humiang.

Sebelumnya Ketua Tim Kunker Kedeputian V Kantor Staf Presiden Alan Koropitan menerangkan tujuan kedatangannya ke Sulut.

"Kami melakukan pemantauan dan persiapan di seluruh Indonesia untuk laporan empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait program prioritas kemaritiman," kata Alan.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh para pejabat Pemprov Sulut dan perwakilan dari kabupaten dan kota se Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 11 Oktober 2018

Jelang BP-GNRM dan PKN- REVMEN, Hotel di Sulut Jangan Naikan Harga Sewa Kamar

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang mengingatkan kepada pihak pengelolah hotel yang ada di Sulut untuk tidak menaikan harga sewa kamar saat sebelum dan dilaksanakannya acara Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (BP-GNRM dan PKN-REVMEN) 2018.

Acara yang akan digelar di kota Manado pada tanggal 26 sampai dengan 28 Oktober 2018 mendatang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Humiang selaku Ketua umum Panitia Daerah dalam rapat koordinasi kesiapan panitia daerah yang dilaksanakan Kamis (11/10/2018).

Humiang menghimbau kepada semua pengusaha hotel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan mengikuti kegiatan tersebut, pihak pengelolah hotel juga  diminta berkoordinasi dengan panitia untuk mendapatkan data tamu yang akan hadir sehingga bisa menjadi prioritas sewa kamar.

Selain kesiapan Hotel,  Humiang juga mengkoordinasikan kesiapan pihak-pihak terkait pelaksanaan kegiatan seperti PLN, Angkasa pura, perlengkapan acara hingga kesiapan para pengisi acara. Semua pihak diminta mulai mensosialisasikan pelaksanaan acara BP-GNRM dan PKN-REVMEN. Rencananya pada minggu depan panitia daerah akan kembali melakukan rapat dengan panitia pusat untuk mematangkan semua kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Diketahui, kegiatan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Ke-2, dilaksanakan di Sulawesi Utara akan dibuka oleh Presiden RI Bpk Jokowi dan akan dihadiri oleh 9 Kementerian yg terkait, 34 Gubernur dan 514 Bupati/Walikota  dengan peserta sekitar 15.000 orang dari Provinsi dan Kab/Kota Seluruh Indonesia akan menghadiri acara puncak tgl 26-28 Oktober 2018 di Lapangan Koni Sario dengan Kegiatan seperti :
1. Forum Dialog Keormasan dan Wawasan Kebangsaan, 
2. Pembukaan dirangkaikan Pameran Inovasi Pelayanan Publik dan Kreatifitas Anak Bangsa
3. Pementasan Seni dan Budaya Kontemporer
4. Pemutaran Film dan Bedah Film RevMen
5. Penutupan yg dirangkaikan dengan Karnaval Budaya Indonesia

Untuk itu dharapkan keterlibatan dan partisipatif masyarakat Sulawesi  Utara dalam menunjang kegiatan ini yang dimulai pada  tanggal 1 Oktober 2018 yang juga secara serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan pencanangan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental dari tanggal 1 sampai dengan 30 Oktober 2018. Panitia daerah telah menyiapkan segala kebutuhan terkait pelaksaan kegiatan tersebut. Turut hadir dalam rapat, Kepala Badan Kesbang Pol Sulut Mecky Onibala, Kepala Biro Umum Clay Dondokambey, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy Kumendong, para perwakilan hotel serta panitia rapat lainnya.

Wagub Kandouw : Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dan Reformasi Birokrasi Output dan Outcome Harus Jelas



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw membuka kegiatan Penilaian Verifikasi Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Dan Reformasi Birokrasi (RB) Di Provinsi Sulut bertempat di Hotel Aston Manado, Kamis (11/10/2018) pagi.

Dalam arahannya wagub kandouw mengatakan atas nama bapak gubernur mengucapkan  apresiasi kepada kementerian pendayagunaan aparatur negara yang jauh- jauh memberikan pendampingan bagi kita semua ,karena itu kita harus in work looking dengan keadaan ini Apalagi hanya Kota Manado mendapat nilai BB  yang B ada 4 Provinsi dapat B , C ada  6  sedangkan 10 kabupaten/kota lainnya mendapatkan nilai CC, 4 kabupaten/kota mendapat nilai B, sekarang saya baru tahu yang nilai CC , BB  dan B  dari kementerian itu apa.

"Ini memalukan bagi kita semua, kita harus sadar bahwa jabatan adalah amanah, saya tahu betul kondisi daerah khusus provinsi, saya tahu dari 42 SKPD, berapa yang punya out come dan out put yang jelas jangan hanya bekerja dengan menggunakan prinsip asal bapak senang dan yang penting sudah ada kegiatannya jika penyusunan KUA - PPAS paling kencang  dia datang, padahal tujuannya tidak jelas apalagi penyusunan  paling banyak anggaran dipergunakan untuk belanja modal. dan itu  terjadi di kabupaten kota sampai provinsi," kecam Wagub.

Lanjut Wagub, jika dilihat dari indikator makro maka sulut terus bergerak maju dan menuai beberapa capaian progresif antara lain ditandai dengan pertumbuhan ekonomi sejak 2015 berada di titik 6,12% pada 2017 naik menjadi 6,32% dimana angka ini melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 5,07%. Namun dari segi administrasi pemerintahan harus diakui masih pada posisi stagnan termasuk Sakip dan RB masih sangat perlu penguatan dilihat dari hasil capaian saat ini.

Lebih jauh Wagub mengatakan,  pertumbuhan ekonomi ada 3 faktor yaitu eksport, investasi dan belanja pemerintah.Kalau eksport kita seperti pala, kopra ikan menurun sehingga jangan berharap lebih. Investasi, mudah - mudahan dengan rupiah anjlok investasi naik.
" Persoalan belanja pemerintah jika digabung dengan kabupaten/kota berkisar 20 triliun, ini yang menjadi faktor .yang krusial untuk pertumbuhan ekonomi pertumbuhan ini akan jelas kickback nya dan outcome jelas kalau akuntabilitas kinerja  instansi pemerintahannya baik alias nilainya A ini baru efektif,  jelas Wagub.
Untuk itu saya mau usul kepada bapak Gubernur  supaya dari Kementerian beri tahu penilaiannya  tolong dikasih tahu  siapa siapa out put dan out come yang jelas SKPD nya supaya penilaian itu betul betul married sistem siapa yang jelas itu yang dipakai yang tidak jelas keluar banyak yang antri.
"Supaya adil betul- betul benang merah dengan married sistem sesuai dengan reformasi birokrasi ", tegas Wagub Kandouw
.
Wagub Kandouw juga menitip pesan kepada Kementerian kalau ada rapat koordinasi di pusat jangan  Nomenklatur diganti- ganti itu akan merepotkan daerah  contohnya biro perbatasan 2 tahun lalu dibubarkan tahun lalu di bentuk lagi ini membuat bingung daerah  belum lagi kewenangan -kewenangan lainnya.

Karena itu Wagub mengingatkan kepada kabupaten/kota untuk mencermati kembali proses implementasi SAKIP dan reformasi birokrasi yang selama ini berjalan di perangkat daerah dan unit kerja masing - masing. Bila masih ada hal yang perlu ditingkatkan maka rencanakan dan jalankan dengan mempertimbangkan semua SDM yang ada.

"Untuk yang mendapat nilai BB dan B jangan dulu berpuas diri, terus meningkatkan sasaran dan target yang lebih tinggi," harap Wagub Kandouw

Mewakili Bapak Gubernur  ikutilah kegiatan ini dengan baik yang dari Provinsi saya perintahkan datang tidak ada diwakili kerena ini  bagian memperlihatkan integritas  dari kita untuk naik supaya jadi A dan ini berlaku untuk semua, tutup Wagub Steven Kandouw




Hadir dalam kegiatan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Ronald Andrea Annas, AK dan jajaran. Bupati/Walikota dan Pejabat Esselon 2 Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Air Asia Akui Sulut Kini Pasar Wisata Potensial, Siap Buka Rute KL-Manado Melalui Kota Kinibalu

Komitmen Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw untuk memajukan sektor pariwisata di Sulut terus dilakukan. Kali ini Maskapai penerbangan Air Asia siap kembali ke Manado. Setelah sempat beroperasi pada 2009 lalu dan kemudian menutup operasinya di Sulut, kembali maskapai yang mengklaim sebagai penerbangan dengan biaya termurah di Asia ini, akan membuka lagi rute Manado ke Kuala Lumpur (KL) Malaysia. Namun, kali ini rute yang direncanakan akan dibjka kembali tersebut, Air Asia Manado ke KL tersebut akan mampir di Kota Kinibalu.

Rencana tersebut diungkapkan Tim Survei Air Asia Group saat berdialog dengan Kadis Pariwisata Provinsi Sulut Daniel Mewengkang, Kepala Imigrasi Klas I Manado Friece Sumolang dan Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel.

"Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kemajuan pesat pembangunannya khususnya di sektor pariwisata," kata Jack Jefferson, Head Commercial Operation Executive Air Asia Group selaku pimpinan tim survei dalam dialog tersebut.

Jack Jefferson saat melakukan survei selama 3 hari di Manado, tak sendiri. Sebab pria beristrikan wanita Manado ini, ikut didampingi tim Air Asia Indonesia dan tim Air Asia KL. "Sulut sungguh istimewa karena telah menjelma menjadi pasar wisata potensial di ASEAN. Itu sebabnya dalam survei kami ini, terdapat dua tim maskapai. Yaitu tim maskapai zair Asia indonesia dan tim malaysia," jelasnya.

Kadis Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang menyambut baik kunjungan tersebut. Karena kehadiran Air Asia akan semakin menunjang kemajuan pariwisata Sulut. Kepala Imigrasi Friece Sumolang menyatakan, Imigrasi mendukung penuh pariwisata Sulut yang dimotori Gubernur Olly Dondokambey. "Silakan Air Asia membuka rute Manado ke KL ini. Kami suport penuh," kata Sumolang.

Airin Santry Zoraya selaku Comercial Operation Executive Indonesia Air Asia berharap hasil survei membuka rute Manado ke KL melalui Kota Kinibalu ini bisa terwujud. "Awal tahun depan kami berharap bisa terlaksana," katanya.

Sementara Dino Gobel mengatakan besar harapan Malaysia Air Asia biza segera beroperasi di Manado, "Ini momentum tepat berinvestasi di Sulut di sektor pariwisata. Sebab kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey sangat komit menyukseskan setiap investasi yang masuk ke Sulut, termasuk Air Asia," kata Gobel.(humas provinsi sulut)

Rabu, 10 Oktober 2018

Wagub Steven Puji Kinerja Ahmadi Heri Purwono Selama Bertugas Di Sulut

Danlantamal VIII Manado, Laksamana Pertama TNI AL Ahmadi Heri Purwono, Rabu (10/10/2018) sore tadi menemui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

Adapun maksud dan tujuan Ahmadi Heri Purwono bertemu dengan Wagub Sulut tersebut untuk berpamitan kepada pemerintah provinsi Sulut. Karena dirinya (Ahmadi Heri) akan pindah tugas ke Surabaya menjadi Kepala Staf Armada Timur.

Jendral Bintang Satu di jajaran AL itu mengatakan bahwa dirinya selama bertugas selama sebelas (11) bulan di Manado.

"Tentunya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut (OD-SK). Manado itu sangat indah dan sangat berkesan bagi saya. Ketemuan dengan pak Wagub Sulut ini saya akan pamitan karena akan bertugas di Surabaya," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan sosok seorang pak Ahmadi Heri Purwono itu tidak neko-neko dan sebagai pengayom kepada anak buah.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja beliau (Ahmadi Heri) selama sebelas (II) bulan di Manado. Kerjanya tidak neko-neko, dan sebagai pengayom terhadap anak buahnya. Intinya kinerja pak Ahmadi Heri luar biasa selama sebelas (11) bulan di Manado," tandas Wagub Sulut itu.

Pada kesempatan tersebut, Ahmadi Heri Purwono menyerahkan cendramata berupa miniatur pedang kehormatan institusinya kepada Wagub Sulut.

Wagub Steven Buka Forum Interaktif Pengawasan Obat dan Makanan Pada Media Promosi Lokal

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw  membuka kegiata Forum Interaktif Pengawasan Obat dan Makanan Pada Media Promosi Lokal di Hotel Aryaduta  Manado rabu (10/10/18 ) pagi.

Dalam sambutan Wagub mengatakan kalau di Amerika ada 2 lembaga yang sangat ditakuti yang pertama IRS atau lembaga pajak dan kedua badan POM.
"Seorang penjahat kakap seperti Al Capone sudah 30 tahun di kejar kejar polisi tidak pernah tertangkap akhirnya tersandung di masalah pajak dan seorang penjahat yang tidak kalah besar Lucky Luciano , kejahatan sampai mengurita tidak pernah  tertangkap oleh polisi akhirnya  tertangkap oleh Badan POM karena bikin wisky oplosan ", kata Wagub Kandouw.

Lanjut Wagub Badan POM di Amerika dari hotel, industri makanan, restoran besar sedang kecil sampai di rumah -rumah kalau badan POM  cek  higienitas di bawah 6  kandungannya ada yang tidak beres langsung ditutup, mudah mudahan badan POM Indonesia  ditakuti seperti di Amerika.

Contoh kasus saya baca di koran di Alexandria Mesir  pusat turis satu tahun 7 juta turis setengahnya dari Inggris Pada Pasutri nginap di salah satu hotel pesan makanan habis makan tidak bangun -bangun  mati keracunan makanan.
"Oleh pemerintah Inggris langsung melarang warganya ke Alexandria jadi 500 ribu turis sudah terjadwal dilarang kesana restoran, hotel, agen travel bangkrut semua" terangnya.

Lebih lanjut Wagub katakan melalui kesempatan yang berbahagia mewakili bapak Gubernur saya ingatkan, bagaimana pentingnya krusialnya, higienitas, kebersihan keamanan obat dan makanan untuk itu kita harus minta badan POM untuk mengawasi kita.
"Pak Gubernur menggebu- gebu buka penerbangan direck pertumbuhan turis kita paling tinggi di indonesia tapi sekali saja orang keracunan akan jadi sama dengan Alexandria di Mesir sana", ujar Wagub.

Lebih jauh Wagub Kandouw mengatakan di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat pesat orang bilang revolusi industri generasi keempat jual rumah  mobil apalagi kosmetik  dan bahan makan begitu gampang  pelaku usaha meningkatkan mencari segala cara untuk menarik minat konsumen  melalui iklan -iklan yang tidak benar apalagi kandungan- kandunganya tidak jelas.

"Dengan adanya MOU Balai Besar  POM Manado dengan KPID ( Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ) Sulut, semoga ini bisa berguna untuk membagi informasi bagi masyarakat apalagi Sulut sedang gencar gencar pariwisata ini salah satu elemen  yang  bisa menjadi rintangan yang harus kita lawan" tegas Wagub.

"Untuk itu melalui forum ini atas nama Pemerintah Provinsi bapak Gubernur, saya mengharapkan  apa yang  dilakukan  saat ini selain berguna untuk kita sendiri terutama untuk rakyat Indonesia khususnya masyarakat Sulawesi Utara," tutup Wagub Steven Kandouw.

Sebelumnya Deputi Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Dra  Mayagustina Andarini Apt MSc mengatakan  pengawasan obat dan makan merupakan mandat yang diberikan kepada badan pengawas obat dan makanan termasuk pengawasan lebel dan iklan obat dan makanan.

"Pengawasan ini dilakukan menyeluruh oleh balai besar sebagai implementasi Perpres No 80 tahun 2017 tentang  pengawasan obat dan makanan", Katanya.

Menurut Mayagustina, Pengawasan iklan obat dan makanan melalui primarket dan post market, primarket kita lakukan pengawasan sebelum produk diedarkan yaitu pemberian no izin edar dari badan obat dan makanan dan pengawasan post market  produk setelah ada di peredaran dan itu dilakukan dengan sampling pengawasan sarana dan iklan dan promosi dari produk itu

Pengawasan iklan obat dan makanan dilakukan nalai besar dan badan POM di seluruh wilayah Indonesia pada media lokal maupun nasional dan hasil pengawasan itu dilaporkan kepada badan POM untuk dilakukan tindak lanjut.
" Tindak lanjut terhadap iklan yang tidak memenuhi syarat dilakukan peringatan  tahap 1 dan 2 apalagi tidak di tindaklanjuti dilakukan tindakan keras dan apabila tidak diindahkan akan dilakukan pencabutan surat izin edar" jelasnya.

Turut hadir Direktur pengawasan kosmetik Drs Arustiono Apt Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan Dra Indriaty Tubagu Apt M.Kes. Kepala BBPOM Manado.Dra Sandra M.P Linthin Apt M.Kes , Kepala Biro Kesra SetdaProv Sulut Dr Kartika Devi Tanos. MARS

Wakili Gubernur, Humiang Hadiri Hut Ke-28 Kota Bitung

Pemerintah Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Prov. Sulut Drs. Edison Humiang, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bitung Dalam Rangka  Peringatan HUT Ke-28 Kota Bitung, Rabu (10/10/2018) pagi.

Kegiatan yang dihadiri oleh Walikota Bitung Max J. Lomban dan Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri mengangkat tema "inovasi dan kerja cerdas untuk prestasi bersama menuju bitung hebat".

Dalam sambutanya, Gubernur Olly Dondokambey melihat bahwa dalam dua tahun belakangan ini Kota Bitung menunjukan berbagai capaian prestisius.

"capaian prestisius yang ditandai hasil survey kepuasan masyarakat yang menunjukan indeks kepuasan sangat baik terhadap sektor pendidikan dan kesehatan," katanya.

Sejalan dengan itu Gubernur terus mengharapkan kerja keras dan kerja bersama dari pemerintah kota Bitung dan segenap stakeholder pembangunan serta seluruh masyarakat untuk mampu menepaki bentangan pembangunan yang sarat peluang dan tantangan.

Lebih dalam lagi Gubernur menekankan dimana fokus atau prioritas pembangunan daerah Sulut masih diarahkan pada sektor penangulangan kemiskinan dan pengangguran, pembangunan pendidikan, kesehatan, revolusi mental dan reformasi birokrasi, infrastruktur, kedaulatan pangan, ketenyraman dan ketertiban, pariwisata pengelolaan bencana serta mitigasi iklim.

Senada dengan program daerah Sulawesi Utara, Walikota Kota Bitung Max J. Lomban dalam sambutannya menjelaskan fokus pembngunan kota Bitung pada 5 tahun kedepan dikosentrasikan pada Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perkembangan ekonomi mikro kecil dan penanggulangan kemiskinan.

Nampak hadir juga dalam rapat paripurna hut Kota Bitung Ketua DPRD Bitung Laurensius Supit, Sekretaris Kota Bitung DR. Audy Pangemanan, Wakil Bupati Sitaro John Palandung, Bupati Talaud Petrus Tuange serta jajaran Frokopimda Sulut. (Humas provinsi sulut)