Kamis, 24 Januari 2019

Natal & Temu Kangen ALUMANDO Mengusung Semangat Persaudaraan, ALUMANDO Gelar Perayaan Natal

JAKARTA  - Ikatan  Alumni dan Eks Guru SMA Negeri  I dan SMA Negeri II MANADO (ALUMANDO) akan menyelenggarakan  perayaan Natal dan  Temu Kangen  keluarga besar ALUMANDO  di Ball Room Hotel JW Marriot, Jakarta, pada Jumat (25/1).

Ketua Umum  ALUMANDO yang juga Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyatakan,   perayaan  Natal bertema “Yesus Kristus Hikmat bagi Kita - (I Korintus 1:30a)”  akan dipimpin Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Jakarta Pendeta Paulus Kariso Rumambi dan  Pst. Benny Laisina, MSC serta dimeriahkan   Tabernacle Choir, Grup Masamper Nusa Utara Bersatu,  dan artis-artis ALUMANDO.

“Hikmat dan persaudaraan  menjadi topik  utama perayaan Natal  dan Temu Kangen ALUMANDO.  Sebagai bagian integral bangsa Indonesia, keluarga besar ALUMANDO  yang sekarang keberadaannya tersebar di berbagai daerah diberikan hikmat  untuk  menjalankan tugasnya merawat  persaudaraan, perdamaian, dan kerukunan dalam Kebhinekaan,-  kata Olly di Jakarta, pada Rabu (23/1).

Ia  mengatakan,  masa depan  bangsa Indonesia, khususnya Sulawesi Utara yang damai, rukun, dan sejahtera dapat tercapai apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesamaan persepsi dalam menjunjung tinggi semangat  Torang Samua Basudara, yang menghargai perbedaan dalam kemajemukan.


Natal, lanjutnya,  adalah momentum  tepat untuk membangun semangat persaudaraan dan kebersamaan di antara sesama anak bangsa. 

“Indonesia adalah negara majemuk, yang terdiri atas berbagai budaya, bahasa, dan agama.   Kita  harus saling membangun kebersamaan, persaudaraan,  persahabatan di antara sesama anak bangsa untuk  merawat taman sari kemajemukan di negeri kita,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Olly, ALUMANDO berkewajiban untuk berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri di Manado berdasarkan semangat persaudaraan. “Pendidikan berkualitas merupakan investasi terbesar bangsa Indonesia. Tahun 2019, pemerintah bertekad untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi,” katanya.  

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal & Temu Kangen ALUMANDO Nova Karauwan mengatakan, dalam rangkaian perayaan Natal, Panitia telah mengadakan kegiatan sosial, di antaranya berbagi kasih dengan anak-anak beserta pengasuh Panti Asuhaan Santo Joseph di Bogor, Jawa Barat. 

Nova yang juga pengusaha kuliner khas Manado di Jakarta, berharap perayaan Natal dan Temu Kangen  ALUMANDO selain menjadi wadah  silaturahmi, juga  berbagi kasih dalam semangat  Torang Samua Basudara.  

“Mari jo torang beking rame   dan mengucap syukur pa Tuhan serta saling  berbagi kasih antarsesama alumni,” katanya. 

Selasa, 22 Januari 2019

Terima Kunjungan Kepala LPKA, Wagub Kandouw: Pemerintah Provinsi Siap Bantu

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw  menerima Kepala Lembaga Pembinaaan Khusus Anak ( LPKA ) Tomohon Tjahja Rediantana Bc.IP, SH, MH  di Kantor Gubernur Selasa ( 22/1/19 ) pagi .

Maksud kedatangan Kepala LPKA Tomohon meminta petunjuk dan restu Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur terkait program pembuatan rumah integrasi.

Menurut Tjahja rumah Integrasi sendiri adalah pusat atau tempat bagi Anak Didik Pemasyarakatan / Andikpas (mantan Andikpas dan atau anak serta pemuda yang mengakhiri masa pidananya) dan masyarakat di luar Lembaga Pemasyarakatan baik pelajar, anak/pemuda yang putus sekolah, anak jalanan serta mereka yang butuh bantuan konsultasi hukum,  pemeriksaan kesehatan, pembinaan mental dan pendidikan (Formal/Informal) agar mereka bisa lebih produktif dalam kehidupannya setelah kembali berada di tengah-tengah masyarakat.

Lanjutnya juga, program ini melibatkan kerjasama dengan Dinas Sosial konsepnya perencanaannya sudah disusun dan tempat sudah disiapkan oleh dinas, kata Tjahya.

Tambahnya pula, kalau program ini jalan menjadi yang pertama di indonesia kalau dulu ada konsep rumah singgah.

" Rumah singgah ini banyak yang tidak jalan karena konsepnya hanya sementara, kalau ini sistimatis karena kita buat programnya yang sejalan" jelas Tjahja.

Tujuan untuk pemberdayaan dan pencegahan anak untuk tidak bermasalah dengan hukum, ungkapnya 

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O Kandouw sangat merespon positif dengan program ini.

Wagub Kandouw berjanji akan "On The Spot" di lokasi Rumah Integrasi yang bertempat di UPTD Dinas Sosial Balai Makaaruyen di Tomohon.

" Pemerintah Provinsi siap membantu apa yang menjadi keperluan dari pendirian Rumah Integrasi ini " Kata Wagub Kandouw

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Assisten 1 Edison  Humiang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara Ir. Mieke Pangkong M.Si, Sekretaris DP3A Everdin Kalesaran bersama Kepala UPTD Makaaruyen Tomohon. (humas provinsi sulut)

Gubernur Olly Dondokambey Serahkan Hibah Rp 1 Miliar di Sidang Tahunan KGPM 2019

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menghadiri Sidang Tahunan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2019 di Gereja KGPM Imanuel Ampreng, Kabupaten Minahasa, Selasa (22/1/2019) siang.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly turut menyerahkan bantuan Pemprov Sulut berupa hibah uang senilai Rp. 1 miliar untuk KGPM. Bantuan itu secara simbolis diterima oleh Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM, Gembala Fetrisia Y. Alling, M.Th

Dalam sambutannya, Olly mengapresiasi pelaksanaan Sidang Tahunan KGPM sebagai agenda yang mampu memantapkan spirit pelayanan seluruh komponen KGPM.

"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan selamat melaksanakan Sidang Tahunan kepada seluruh Peserta. Sidang Tahunan KGPM ini mampu memantapkan semangat dan komitmen pelayanan dalam melaksanakan tugas mulia, melayani demi keadilan dan membawa kedamaian bagi segala bangsa," kata Olly.

Karenanya, Olly menuturkan bahwa pelaksanaan Sidang Tahunan ini tepat dan strategis dalam rangka mengevaluasi berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selang tahun 2018 serta merumuskan berbagai program kerja pelayanan KGPM yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2019.

"Sidang Tahunan ini akan benar-benar menghasilkan perubahan kearah yang lebih baik, merumuskan program kerja yang cerdas, kreatif, inovatif, dan solutif, dalam kerangka untuk menghantar segenap komponen KGPM semakin berkualitas, semakin kokoh dalam persaudaraan yang rukun dan damai, serta senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala hal, untuk dapat menjadi garam dan terang dunia," ungkap Olly.

Lebih lanjut, Olly mengajak seluruh komponen KGPM untuk senantiasa bersinergi dengan pemerintah dalam mengupayakan tercapainya berbagai tujuan pembangunan daerah di tahun 2019 termasuk pelaksanaan Pemilu Presiden dan Legislatif.

"Saya juga mengajak segenap warga KGPM untuk dapat menunjang seluruh tahapan Pilpres dan Pileg 2019, sehingga dapat berjalan dengan aman damai tertib dan seluruh proses bisa dilalui dengan baik serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif," imbuh Olly.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Minahasa Royke Roring, Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th, para pemuka agama dan tokoh masyarakat. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 21 Januari 2019

Kukuhkan Anggota DPW Dan DPD MUKI, Gubernur Ingatkan Nawacita Serta Visi Pembangunan Sulut

Pemerintah Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang menghadiri Pelantikan Pengurus DPW dan DPD Sulawesi Utara Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) di ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur, Senin (21/1) sore.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengingatkan kepada setiap komponen anggota MUKI agar selalu berpegang pada nawacita dan visi pembangunan Sulut 2016-2021.

Hal ini mengingat karena pertumbuhan ekonomi Sulut yang terus mengalami peningkatan, begitu juga dengan angka kemiskinan yang terus menurun serta jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang terus meningkat.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur melihat bahwa capaian tersebut merupakan buah dari sinegritas dan dukungan dari segenap komponen pembangunan di daerah ini, termasuk juga didalamnya anggota MUKI.

Diketahui, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pelantikan anggota MUKI. Kepala Biro Protokol dan Humas Danjte Lantang dilantik sebagai Pengurus Biro Kerjasama antar lembaga pada Dewan Pimpinan Wilayah, Majelis Umat Kristen Indonesia Provinsi Sulut. (humas provinsi sulut)

Jerman Beri Bantuan PLTP Binary Cycle 500 KW, Gubernur Olly Dorong Pemanfaatan Energi Geotermal Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Jerman berupa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Binary Cycle 500 KW di Lahendong, Tomohon, Senin (21/1/2019) pagi.

Bantuan yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Jerman ini diserahkan langsung oleh Dubes Jerman untuk Indonesia Peter Schoof kepada Presiden Joko Widodo yang diwakili Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir.

"Kami mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah Jerman dan Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Pak Jokowi atas seluruh yang kita terima saat ini," kata Olly usai menyaksikan penyerahan PLTP tersebut.

Lanjut Olly, bantuan ini sangat tepat karena potensi geotermal di Sulut sangat besar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik. Geotermal menjadi salah satu opsi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sulut.

"Ini sangat menjanjikan untuk jaringan di Sulawesi Utara. Saat ini 40 persen pembangkit tenaga listrik di Sulawesi Utara sudah menggunakan geotermal, ada sekitar 120 megawatt lebih kita menggunakan geotermal," beber Olly.

Karenanya, Olly berharap kerjasama antara Jerman dan jajaran terkait di Indonesia dapat terus terjalin demi kemajuan pembangunan.

"Harapan kami, Pemerintah Jerman terus bekerjasama dengan Kemenristekdikti dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) terkait penggunaan teknologi geotermal yang terbaik di sini, sehingga masyarakat bisa merasakannya," imbuh Olly.

Untuk diketahui, serah terima aset tersebut merupakan bagian dari serangkaian perjanjian antara Kemenristekdikti dengan Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF) yang ditandatangani April 2010 di Denpasar, Bali serta perjanjian pelaksanaan pengembangan energi panas bumi berkelanjutan di Indonesia antara GFZ dan BPPT yang ditandatangani Juni 2010.

Sebelumnya, Menristekdikti M Nasir mengatakan pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga mencapai 23 persen tahun 2025. Sampai tahun ini porsi penggunaan energi terbarukan di Indonesia baru berkisar delapan persen hingga sembilan persen.

"Dari geotermal sendiri baru berkontribusi empat persen dari sembilan persen renewable energy. Jadi potensinya masih sangat tinggi," ujar Nasir.

Tambah Menristekdikti, target penggunaan energi terbarukan 23 persen pada 2025 salah satunya bisa dicapai melalui pengembangan energi panas bumi atau geotermal karena Indonesia memiliki potensi panas bumi yang bisa diolah menjadi listrik dengan kapasitas 28 ribu MW hingga 29 ribu MW.

Adapun pertemuan ini turut dihadiri para Pejabat Pemprov Sulut dan jajaran Pertamina. (Humas Pemprov Sulut)


Wagub Kandouw: Pengelolan Keuangan Daerah Harus Lebih Komprehensif

Wakil Gubernur Steven Kandouw membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2019, di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Senin (21/01/19). 

Dalam kesempatan itu dirinya mengingatkan bahwa saat ini pengawasan pengelolaan keuangan daerah telah menjadi lebih komprehensif.

"Di tahun lalu setiap dua bulan ada supervisi dari KPK, belum lagi pengawasan dari BPK. Jadi kita juga mesti lebih intensif, lebih gencar, dan lebih komprehensif lagi dalam pengelolaan keuangan daerah," kata Wagub. 

Untuk itu dirinya berharap fungsi pengawasan internal pengelolaan keuangan segera di realisasikan dengan terkoneksinya seluruh SKPD dengan Command Center Pemprov Sulut. 

"Akhir bulan ini kita targetkan semua SKPD sudah online dengan Command Center, supaya inheren agar kita semua bisa menciptakan mekanisme pengawasan dan tata kelola keuangan sesuai standar KPK dan BPK juga sebagai bagian dari implementasi e-government dan e-budgeting," jelas Wagub Kandouw. 

Dalam kesempatan itu, Wagub juga menyinggung para pengelola keuangan agar  berorientasi pada suksesnya pelaksanaan rencana kegiatan. 

"Sukseskan sepuluh prioritas yang Bapak Gubernur canangkan, pikirkan output dan outcome rencana kegiatan, jangan hanya memikirkan income saja," tegas Wagub. 

Untuk itu dirinya memberi masukan agar kedepan SDM pengelola keuangan lingkup Pemprov Sulut untuk dapat diperbanyak melalui pelatihan dan pendidikan khusus. 

"Harus ada regenerasi jangan cuma satu, supaya apabila tidak benar dalam pengelolaan keuangan bisa ganti di tengah jalan," tandas Wagub Kandouw. 

Sementara itu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut Gamy Kawatu dalam laporannya mengungkapkan besaran anggaran Provinsi Sulawesi Utara dimana di tahun 2019 alokasi belanja langsung dan tidak langsung sebesar 4,5 Triliun naik dibandingkan tahun lalu sebesar 4,1 Triliun. 

"Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keuangan secara tertib, taat aturan, ekonomis,efisien dan bertanggung jawab, sehingga diharapkan dapat menciptakan para pengelola keuangan yang handal dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah," pungkas dia. 

Nampak hadir mendampingi Wagub, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Asisten Administrasi Umum Praseno Hadi, dan para undangan yang terdiri dari para Kepala SKPD, Bendahara, PPTK, PPK, serta seluruh pengelola keuangan lingkup Pemerintah Provinsi Sulut.(humas provinsi sulut)

Sabtu, 19 Januari 2019

Uji Coba Palapa Ring Paket Tengah di Sangihe, Olly : Terima Kasih Pak Jokowi

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melaksanakan kunjungan kerja ke Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/01/2019) pagi.

Kunjungan kerja itu ditujukan untuk melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun. Ketiganya datang ke  Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah.

Dalam kunjungan ke Kantor KPP Tahuna, Olly, Rudiantara dan Sri Mulyani memantau dan mencoba akses internet yang sudah terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah. Akses point-of-presence (PoP) Palapa Ring Tengah yang terhubung dengan jaringan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. itu digunakan untuk mendukung layanan perpajakan secara online. Selain itu, jaringan serat optik ini dapat dipakai untuk layanan publik, seperti pajak dan kesehatan.

Olly mengapresiasi pemerintah pusat atas ujicoba jaringan Palapa Ring Tengah yang mampu membuat semua wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dapat terkoneksi secara online.

"Palapa Ring membuat pembangunan semua daerah termasuk Kabupaten Sangihe dapat berjalan terus dan semakin maju," kata Olly.

Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara termasuk Palapa Ring Tengah.

"Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan. Palapa Ring salah satu buktinya," tandas Olly.

Lanjut Olly, keunggulan Palapa Ring dapat dimanfaatkan untuk semua sektor termasuk pariwisata.

"Jaringan Palapa Ring ini mampu mendukung pembangunan pariwisata termasuk di Sangihe yang dapat memasarkan produk pariwisatanya secara langsung," ucap Olly.

Ketiganya juga melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Konferensi video ini merupakan inisiasi kerja sama konsultasi kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang telah dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Di Sangihe, Bakti Kemenkominfo telah membangun 1 menara telekomunikasi seluler jaringan 4G dan 6 tower 2G. Saat ini Bakti Kemenkominfo tengah mempersiapkan proses migrasi ke 4G. 

Selain itu juga, Bakti telah menyediakan akses internet di 51 lokasi, yaitu satu Puskesmas, tiga kantor desa, satu lokasi layanan publik dan 46 sekolah yang siap terkoneksi dengan jaringan Palapa Ring Tengah.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan Palapa Ring merupakan perwujudan dari Program Nawacita Jokowi.

"Ini adalah komitmen dari Presiden Jokowi untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat NKRI yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur,"

Sri Mulyani menuturkan, Palapa Ring mampu diselesaikan meskipun dana APBN terbatas. Tambah dia, skema pembiayaan infrastruktur dapat dilakukan bervariasi.

"Walaupun tidak semua proyek infrastruktur bisa dibangun dengan APBN namun dapat diatasi juga dengan instrumen penjaminan oleh PPI (Penjaminan Pendanaan Infrastruktur) sehingga mampu mempercepat proses pembangunan," imbuh Menkeu Sri.

Menkeu Sri juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulut karena melihat pembangunan di Sulut yang cukup baik. 

"Terima kasih Pak Gubernur, sudah lama saya tidak ke Sulawesi Utara. Saya betul betul melihat kemajuan yang sangat banyak. Termasuk Sangihe salah satu pulau terluar, etalase Republik Indonesia namun sudah dibangun dan dikelola dengan baik," ujar Menkeu Sri.

Untuk diketahui, Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Jaringan serat optik ini terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 kilometer kabel darat dan 1.787,06 km kabel laut. 

Menkominfo Rudiantara menerangkan, Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. 

"Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur," kata Rudiantara.

Menurut Menkominfo, proyek yang memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps bakal selesai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Adapun Palapa Ring Tengah sendiri baru selesai pada 21 Desember 2018.

"Proyek Palapa Ring ditargetkan selesai di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun ini," ungkap Rudiantara.

Pada kesempatan itu, Olly, Sri Mulyani dan Menkominfo menandatangani prasasti konektivitas Palapa Ring Paket Tengah menyatukan 17 Kabupaten di Indonesia.

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana, Direktur Utama PT. PPI Armand Hermawan dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)