Selasa, 26 Februari 2019

Dibuka Presiden Jokowi, Sekdaprov Silangen Hadiri Rakernas Korpri di Istana Negara

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS menghadiri rapat kerja nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Selasa (26/2/2019) pagi. 


Kepala Negara menyampaikan beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Korpri. Salah satunya adalah tentang pengawasan dana desa. Ia menegaskan, dana desa yang disalurkan oleh pemerintah sangat besar mencapai Rp187 triliun hingga akhir 2018, dan disalurkan kepada 74.900 desa di seluruh Indonesia. 

"Sampai akhir tahun ini Rp. 257 triliun. Sistem pengawasan betul-betul dijaga, agar dana desa pas betul. Jadi, barang apakah jalan, posyandu, irigasi, embung, semua harus betul-betul dimonitor dan diawasi," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta Korpri berkontribusi dalam menurunkan stunting. Dia menegaskan, rasio gizi buruk balita harus dapat terus diturunkan hingga di bawah 20 persen. 

"Berkaitan dengan stunting, saya ucapkan terima kasih, karena angka stunting kita turun dari 37 persen menjadi 30 persen. Saya minta harus anjlok lagi jadi di bawah 20 persen, anjlok lagi," ucap Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terjun dan dekat dengan masyarakat.

"Terakhir, mari tingkatkan sisi pelayanan masyarakat. Semua PNS harus dekat pada masyarakat. Sering ke lapangan, masalah betul-betul bisa dikuasai. Bukan terjebak hal-hal administratif sehingga manfaat pelayanan bisa dirasakan masyarakat," beber Jokowi.

Rakernas Korpri turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dan Kepala BKD Sulut Femmy Suluh. (Humas Pemprov Sulut)

Dukung Pemprov Ciptakan Lapangan Kerja, TP PKK Sulut Gelar Pelatihan Wirausaha

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan yang diwakili Wakil Ketua dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS menghadiri acara Pembukaan Pelatihan Wirausaha Baru Produktif Bagi Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Tahun 2019 yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Daerah di Aula TP-PKK Provinsi Sulut. Kemarin (26/02)


Dalam sambutannya dr. Kartika menyampaikan bahwa permasalahan ketenagakerjaan di Prov. Sulut masih ditandai dengan tingginya tingkat pengangguran, dimana pengangguran yang tertinggi ada pada lulusan SMA.


"Pengangguran merupakan salah satu permasalahan yang serius yang terus menjadi perhatian pemerintah," katanya.

Maka dari itu upaya penanggulangan menjadi penting karena masalah ini dapat berimplikasi terhadap munculnya persoalan sosial lain seperti meningkatnya angka kemiskinan dan kriminalitas," tambahnya.


Berkaitan dengan persoalan diatas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) terus mengupayakan penciptaan lapangan kerja yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kegiatan kewirausahaan.


"Wirausaha baru diharapkan bisa memanfaatkan peluang yang ada dan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melakukan inovasi-inovasi baru serta bekerja dengan ulet dan disiplin," harapnya.

Dalam kegiatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Ir. Erny Tumundo, M.Si menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan jumlah wirausaha baru yang produktif, berdaya saing, berkelanjutan dengan memanfaatkan sumberdaya alam lokal untuk meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya dan masyarakat pada umumnya.

Kegiatan ini  berlangsung selama 3 hari dengan jumlah peserta pelatihan Wirausaha Produktif bagi Anggota Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut sebanyak 40 orang yang merupakan wirausaha/calon wirausahawan.

Senin, 25 Februari 2019

Sidang Sinode ke-51 GMIBM, Gubernur Olly : Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri pembukaan Sidang Sinode ke-51 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) yang dilaksanakan di Gedung GMIBM Sion Tungoi, Kabupaten Bolmong, Senin (25/2/2019) sore.

Dalam sidang sinode yang dihadiri sebanyak 185 jemaat ini, Gubernur Olly memberikan bantuan uang sebesar Rp. 500 juta untuk Badan Pekerja Sinode GMIBM melalui rekening dan uang sebesar Rp. 100 juta untuk tempat pelaksanaan sidang sinode yaitu GMIBM Sion.

Menariknya, kehadiran Olly pada pembukaan sidang sinode GMIBM cukup menarik perhatian sejumlah peserta sidang. Terbukti tak sedikit peserta sidang yang meminta foto selfie bersama Olly.

Sementara itu, dalam sambutannya, Olly menuturkan bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat termasuk memberikan perlindungan kepada para pekerja lintas agama sebagai salah satu komponen penting bagi keberlanjutan dan kesuksesan pelaksanaan program pembangunan daerah dan bangsa.

"Pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Sebagai salah satu contohnya, seluruh pelayan khusus, pendeta dan pekerja gereja termasuk kostor mendapatkan asuransi kecelakaan kerja. Pemerintah memproteksi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Olly.

Dia meyakini, lewat berbagai terobosan yang dilakukan saat ini, akan memberikan dampak positif bagi peran dan kontribusi seluruh tokoh agama dan pekerja lintas agama dalam percepatan pembangunan masyarakat, daerah dan bangsa yang semakin maju, unggul dan hebat ke depan.

Disamping itu, Olly mengimbau seluruh komponen GMIBM dapat terus bersinergi dengan berbagai program dan kebijakan Pemprov Sulut. Dia yakin pelaksanaan sidang sinode mampu memantapkan spirit dan komitmen pelayanan segenap komponen GMIBM, dalam melaksanakan tugas mulia memberitakan injil Tuhan, serta melayani demi keadilan dan perdamaian bangsa.

"Pemprov Sulut selalu berharap akan sinergitas terbangun yang tidak hanya kepada masyarakat umumnya namun juga kepada jemaat gereja sehingga tugas yang seiring kedepan bisa sejalan. Ini tentunya menjadi perhatian penuh dari pemerintah," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly menyatakan optimis sidang Sinode GMIBM ke-51 ini akan benar-benar menghasilkan perubahan kearah yang lebih baik, merumuskan program kerja yang inovatif dan menghantar segenap komponen GMIBM semakin berkualitas.

Adapun, pembukaan sidang sinode ke-51 GMIBM turut dihadiri jajaran Forkopimda, Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag RI, Janus Pangaribuan, Ketua Badan Pekerja Sinode GMIBM Pdt. Ch. N. Raintama-Pangulimang, M.Th, para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu 2019

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilihan Umum serentak pada 17 April 2019. Sebagai salah satu program prioritas Pemprov Sulut pada tahun ini, Pemilu 2019 bakal memilih Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.


"Mari kita bersinergi mensukseskan Pemilu serentak dengan berperan aktif mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelaku aktif dalam proses tersebut. Seluruh masyarakat dapat memberikan hak pilihnya dan penyelenggaraan Pemilu di Sulawesi Utara berjalan secara taat asas dan taat aturan," kata Olly pada Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka pemantapan penyelenggaraan Pemilu Serentak yang digelar di Auditorium Mapalus, Senin (25/2/2019) pagi.

Menurut Olly, peningkatan kualitas Pemilu dan kualitas demokrasi harus didukung oleh semua oleh stakeholder pembangunan, demi kemajuan daerah dan bangsa ke arah yang lebih baik.

"Kebersamaan kita pada momen ini merupakan perwujudan komitmen untuk memberikan dukungan terhadap proses pembangunan demokrasi dengan penuh tanggung jawab," ungkap Olly kepada seluruh peserta Rakorda penyelenggaraan Pemilu.

Selain itu, Olly juga mengimbau seluruh bupati dan walikota untuk mendukung penuh Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di daerah masing-masing dengan mencegah politisasi PKH yang diterima masyarakat.

Demikian pula dengan Dana Desa, Olly meminta semua pihak terkait dapat mengelola Dana Desa sesuai aturan.

"Inspektorat Provinsi akan turun ke daerah untuk memeriksa penggunaan dana desa. Jangan gunakan dana desa untuk kepentingan politik," beber Olly.

Rakorda penyelenggaraan Pemilu 2019 turut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto, Kajati Sulut Roskanedi, MH, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, bupati, walikota, KPU, Bawaslu, BPKP serta para Camat dan Kepala Desa se Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Minggu, 24 Februari 2019

Gubernur Olly Dondokambey Motivasi Jemaat GMIM Yarden Dendengan Dalam

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengikuti ibadah perdana di bangsal Gereja Sementara Jemaat GMIM Yarden Dendengan Dalam Manado, Minggu (24/2/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly memuji kebersamaan dan kekompakan jemaat dalam memulai kembali pembangunan gedung GMIM Yarden.

"Saya mengajak jemaat GMIM Yarden dan panitia pembangunan tetap solid. Tetap semangat dalam kebersamaan karena Tuhan selalu menyertai kita," kata Olly.

Disamping itu, Olly juga memotivasi jemaat bahwa bukan hanya pembangunan fisik gereja yang harus lebih representatif, tapi iman jemaat juga menjadi lebih tangguh.

"Tuhan pasti selalu memberkati kita. Mari kita bekerja bersama-sama untuk membangun gereja ini," sambung Olly.

Tambah Olly, proses pembangunan merupakan ujian mental dan keteguhan iman yang diharapkan mampu bersinergi dalam perbedaan dan kemampuan untuk memberi diri yang lebih baik lagi dalam pelayanan pekerjan Tuhan.

Untuk diketahui, Jemaat GMIM Yarden dalam pertumbuhannya telah melewati siklus pembangunan gedung gereja, yaitu Periode I (1940-1952) pembangunan gedung gereja Kanisa berdinding bambu dan atap rumbia, Periode II tahun 1977 sampai 1978 pembangunan gedung gereja permanen ukuran 10x24 meter, Periode III (tahun 1991 sampai 1998) pembangunan pastori I, II dan aula serta rehab fasilitas dan gedung gereja dan saat ini pembangunan kembali gedung gereja yang lebih representatif agar bisa menampung pertambahan jemaat.

Setelah mengikuti ibadah di GMIM Yarden, Gubernur Olly bersama rombongan menghadiri ibadah syukur HUT ke-1 Jemaat GMIM Betlehem Kawangkoan Baru di Minahasa Utara.

Dalam sambutannya, Olly menerangkan bahwa terlaksananya momentum ibadah syukur merupakan bentuk aktualisasi iman dan rasa syukur serta terima kasih Jemaat terhadap penyertaan Tuhan selang waktu setahun perjalanan pelayanan Jemaat di tengah dunia dan masyarakat ini.

"Hendaknya disikapi sebagai momentum yang tepat untuk merenungkan kembali seraya merefleksikan dan mengintrospeksi berbagai program kerja yang selama ini telah dilaksanakan untuk pengembangan pelayanan kedepan," harap Olly.

Lanjut Olly, usia satu tahun pelayanan telah dilewati oleh Jemaat GMIM Betlehem Kawangkoan Baru memang bukanlah waktu yang panjang, namun tentunya telah diwarnai pergumulan dan tantangan yang harus dihadapi, serta kesuksesan yang dicapai.

"Hal ini memberikan pemahaman iman kepada kita, bahwa berbagai kesuksesan dan dinamika yang dihadapi oleh Jemaat, boleh dilalui hanya karena tuntunan dan penyertaan Tuhan," imbuh Olly.

Ibadah turut dihadiri Sekretaris Umum Sinode GMIM Pdt Evert Tangel, M.Pdk selaku khadim pada kedua ibadah, Ketua BPMJ GMIM Yarden Dendengan Dalam, Pdt. Rio J. R. Tumbelaka, M.Th, Ketua BPMJ GMIM Betlehem Kawangkoan Baru, Pdt. Jenny Rompas-Manoppo, S.Th dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Sabtu, 23 Februari 2019

Sambut 3 Tahun Kepemimpinan OD-SK, Pordasi Sulut Bersama Pemkab Minahasa Gelar Kejuaraan Pacuan Kuda.

Dalam rangka memeriahkan tiga tahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, Kabupaten Minahasa yang bekerjasama dengan Pengurus Provinsi Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Sulawesi Utara melaksanakan Even kejuaraan pacuan kuda, roda sapi dan bendi kalaper Minahasa Cup.


Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, (22/2/2019) di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso nampak berlangsung meriah.

Bupati Minahasa Roy Roring melalui Wakil Bupati Robby Dondokambey mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah kabupaten minahasa untuk mewujudkan minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan makmur


"maka  olahraga menjadi salah satu sarana pembinaan dan pembentukan karakter bangsa"ujar Robby Dondokambey.

Disamping itu, Robby Dondokambey mengharapkan juga kegiatan ini mampu menarik perhatian wisatawan Internasional maupun domestik dan berdampak pada pengembangan sektor pariwisata di bidang olahraga.


"Untuk itu saya mengajak para peserta agar terus menopang pemerintah kabupaten minahasa dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan  melalui peran aktif dan keterlibatan dalam pengembangan olahraga" pungkas Robby Dondokambey.

Untuk diketahui, lombah pacuan kuda tersebut menempatkan Kuda Mc Kinly milik Gubernur Olly Dondokambey sebagai pemenang di sektor 1.200 meter. Berikut adalah hasil lengkap pemenang lombah di beberapa sektor yang dipertandingkan.


KELAS  F, 600 METER

1. Tavros Nagari/F. Sangian/Arfan Hanny/Bendang Stable

2. Jesica/Bayu B/Usman Moonti/Jesica Stable

3. Little Poni/N. Lumentah/B. Wowiling/Astabratha Stable

KELAS PERDANA C/D, 800 METER

1. Permata Nagari/F.Walangitan/Ilham Bahar/Bendang Stable

2. Gracia/Adi Pantouw/Daniel Waani/King Royal Park Stable

3. San Yose/F Nayoan/Jonathan Umboh/Berlian Stable

KELAS PERDANA A/B, 800 METER

1. Tiana Nagari/F Sangian/Ilham Bahar/Bendang Stable

2. Vietnam Esa/F Nayoan/Noldy Luntungan/Pakasaan Stable

3. Boas/M Singal/Stenly Chandra/Prima Sion Stable

KELAS PEMULA C/D 1.000 METER

1. Kapiten/F Papindong/Eman Supit/Prima Sion Stable

2. Kartika Nagari/J Maleke/Tonny Supit/Bendang Stable

3. King Milagre/Risky R/J Poli/Milagre Stable

KELAS E; 1.000 METER

1. Rhaenys Nagary/F Sangian/Arfan Hany/Bendang Stable

2. Adelweis/F Paendong/Gufron Husain/Gufron Stable

3. Christabela/Bayu B/Eki Auwi/Prima Sion Stable

KELAS C, 1.000 METER

1. Boy Kalabat/F Najoan/Robby Dondokambey, SSi/Rednos Stable

2. Perkasa Kasih/N Lumenta/Edwin H Silangen, SE. MS

3. Stinky/F Paendong/Gufron Husain/Pinabetengan Stable

KELAS PEMULA A/B, 1.100 METER

1. Mimiti/S Wenas/Audrey N Supit/Miranda Stable

2. Foxy Lady/D Liwe/F Setiono/All Star Stable

3. Komando Vansel/M Singal/Noldy Tewuh/Vansel Stable

KELAS D, 1.200 METER

1. Red Rose/Jonathan Langi/Irjen Pol Drs Bambang Waskito/Red Rose Stable

2. Glora/R.M.Supit/Adi Supit/Miranda Stable

3. Royal Jr/F Nayoan/Robby Rewah/Triple R Stable

KELAS TERBUKA, 1.200 METER

1. Mc. Kinly/S Wenas/Olly Dondokambey SE/Miranda Stable

2. Barbosa/F Paendong/Frangky Setiono/All Star Stable

3. Bintang Yuniro/Bayu B/Roni Rori/Jesica Stable

KELAS REMAJA, 1.400 METER

1. Madania Tonsea/R Rorimpandey/Robby Dondokambey, SSi

2. Alana/F Paendong/Stenly Chandra/Prima Sion Stable

3. Cinta Nagari/F Sangian/Ilham Bahar/Bendang Stable

KELAS DERBY, 1.600 METER

1. Mariah Carey/S Wenas/Audrey Supit/Miranda Stable

2. Primadona/S Sondakh/Stenly Chandra/Prima Sion Stable

3. Manjusha/A Pantow/Audrey Supit/Miranda Stable

KELAS TERBUKA, 1.800 METER

1. Queen Torona/F Paendong/Frangki Setiono/All Star Stable

2. Persephone/F Nayoan/Yosephine Umboh/Berlian Stable

3. Bold/F Sangian/S Chandra/All Star Stable

Gubernur OD Angkat Sampah di Muara Jengki

Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 di Sulawesi Utara diperingati dengan kerja bakti massal yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Ketua Umum Wanita Selam Indonesia (WASI) yang juga istri Kepala Kepolisian RI (Kapolri), Tri Suswati Tito Karnavian di Manado, Sabtu (23/2/2019) pagi.

Kerja bakti massal yang melibatkan ribuan orang termasuk ASN dan THL Pemprov Sulut, anggota TNI dan Polri ini membersihkan sampah-sampah berserakan di lima titik sasaran muara sungai dan pantai.

Kelima area tersebut, yaitu muara sungai Malalayang, muara sungai Bahu, muara sungai Sario, muara sungai Jengki serta Pulau Bunaken. Selain itu, pantai di sekitar muara sungai tersebut ikut dibersihkan dari sampah.

Dari pantauan, Gubernur Olly, Ibu Tri Tito dan seluruh peserta bergerak aktif mengangkat sampah organik dan anorganik yang berserakan lalu mengumpulkannya di dalam keranjang sampah sebelum diangkut armada pengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo.

Setelah itu, Olly bersama rombongan menggunakan perahu bertolak dari dermaga Kawasan Megamas menuju muara sungai Jengki untuk membersihkan sampah yang mengapung di sungai.

Sebelumnya, pada pembukaan HPSN 2019 di Kawasan Megamas, Olly mengatakan HPSN merupakan agenda penting untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah yang berprinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

"Mengurangi, menggunakan kembali dan daur ulang sampah harus diajarkan sejak dini sehingga kita tidak tertinggal dengan negara-negara maju yang telah lama menerapkan prinsip 3R dalam mengelola sampah. Termasuk menggunakan botol minum (tumbler) untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai," kata Olly.

Lanjut Olly, Undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah berusia lebih dari sepuluh tahun, tetapi persoalan sampah masih menjadi masalah serius bukan hanya di daerah tetapi bahkan secara nasional. Pengelolaan sampah yang belum sesuai dengan metode dan teknik berwawasan lingkungan telah menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

"Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga (Jakstranas), sebagai dasar pedoman pengelolaan sampah secara terintegrasi dari hulu ke hilir dengan target pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sebesar 70 persen di tahun 2025," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly menerangkan upaya Pemprov Sulut membangun TPA Regional seluas 50 hektar di Ilo Ilo Wori, Minahasa Utara untuk mengolah sampah secara optimal.

"Semoga penanganan sampah terpadu dapat diwujudkan. Mari kita berkomitmen untuk selalu membersihkan sampah," ujar Olly.

Untuk diketahui, pada HPSN kali ini, Pemprov Sulut mengusung tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”, dan sub tema:”Bersih Sampah Di Laut Untuk Kenyamanan Masyarakat”. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan deklarasi mewujudkan laut bersih laut indah menuju Indonesia bersih oleh Gubernur Olly, Ibu Tri Tito dan jajaran Forkopimda.

Adapun peringatan HPSN turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)