Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Minggu, 26 Mei 2019
Gubernur Olly Tebar Spirit Kerukunan di HUT ke-30 KBK Keuskupan Manado
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengucapkan selamat merayakan HUT ke-30 dan mengikuti Festival Seni Budaya II kepada KBK Keuskupan Manado.
"Atas nama Pemprov Sulut, saya ucapkan terima kasih kepada KBK Kesukupan Manado yang telah melaksanakan kegiatan ini. Saya harap kegiatan keagamaan bisa setiap tahun diselenggarakan di Sulut," kata Olly.
Lanjut Olly, kegiatan-kegiatan keagamaan mampu menjaga keamanan, ketertiban dan harmonisasi kehidupan masyarakat Sulut serta semakin menampakkan kesadaran bahwa “Torang Samua Ciptaan Tuhan”.
"Semua orang bisa melihat kerukunan yang ada di Sulut. Dampaknya semakin banyak orang yang berkunjung ke sini termasuk investor seperti para pengusaha hotel dan lainnya. Ini dampaknya sangat besar karena pertumbuhan ekonomi kita di sulut menurut BPS sangat ditopang dengan kunjungan wisman dan wisatawan nusantara," ungkap Olly.
Lebih jauh, Olly mengajak semua pihak termasuk KBK Keuskupan Manado untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan Sulut agar sektor pariwisata dapat terus berkembang pesat.
"Semua ini tidak lepas dari peran Polri, TNI Sulut dan semua stakeholder di Sulut yang selalu bekerja sama menjaga kerukunan dan keamanan masyarakat yang berdampak baik bagi kemajuan pariwisata Sulut," imbuh Olly.
Perayaan HUT ke-30 dan Festival Seni Budaya II Kaum Bapak Katolik Kesuskupan Manado turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, Uskup Manado, MGR. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, Ketua KBK Keuskupan Manado, Edwin Kindangen dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Gubernur Olly : Sulut Aman Investor Masuk
"Sulut begitu aman, damai dan tentram sehingga banyak orang mau berkunjung dan berinvestasi di sulut. Begitu juga di Tomohon, sudah banyak investor yang membangun hotel. Saya kira hal ini harus kita syukuri bersama karena peran gereja dan pemerintah yang selalu bekerja bersama sama untuk menjaga ketentraman," kata Olly saat menghadiri ibadah penerimaan Pdt. Like Tineke Andretha Dondokambey di GMIM Getsemani Lansot Sarongsong, Minggu (26/5/2019) pagi.
Lanjut Oll, pembangunan sektor pendidikan Sulut sangat penting dikerjakan agar dapat menghasilkan SDM berkualitas yang dibutuhkan dalam dunia usaha, industri dan sektor lainnya. Tambah dia, generasi muda Sulut yang sedang menempuh pendidikan saat ini harus mampu bersaing di masa yang akan datang.
"Harapan kira ke depan untuk generasi muda kita akan mendapatkan pekerjaan yang baik. Kalau kita serius menangani sektor pendidikan pasti kita menjadi yang terdepan," beber Olly.
Disamping itu, Olly juga mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat Tomohon atas Pemilu 2019 hingga pesta demokrasi lima tahunan itu dapat berjalan lancar, aman dan damai.
Terkait ibadah penerimaan Pdt. Andretha Dondokambey sebagai pendeta pelayan GMIM Getsemani, Olly berharap melalui momentum sukacita tersebut, jemaat semakin diperkuat dengan bentangan Firman dan pedoman hidup sekaligus pencerahan-pencerahan imani dari perspektif Alkitabiah tentang pelayanan, kesaksian dan pesekutuan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Walikota Tomohon Jimmy Eman, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, Ketua BPMJ GMIM Getsemani Lansot Pdt. Wowor-Turang dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Sabtu, 25 Mei 2019
Gubernur OD Ngabuburit dan Bukber Bareng Warga Manado
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menerangkan kesiapan Pemprov Sulut dalam menghadapi Idul Fitri 1440 Hijriah dengan mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.
Olly menuturkan, upaya tersebut diperkuat dengan adanya program bersama Pemprov, Pemkab dan Pemkot dalam mengendalikan inflasi melalui 4K.
"Keterjangkauan harga melalui operasi pasar, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota," kata Olly.
Disamping itu, terkait penyelenggaraan angkutan lebaran terpadu, Olly juga menjelaskan bahwa Pemprov lewat Dishub akan melaksanakan Pengawasan Persyaratan Teknis Laik Jalan terhadap angkutan penumpang umum yang dioperasikan melalui Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Ramp Check) di terminal, tempat penyimpanan kendaraan dan lokasi-lokasi tempat wisata untuk meningkatkan keselamatan angkutan umum masa angkutan lebaran tahun 2019.
"Waktu penyelenggaraan angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 dimulai pada H-7 tanggal 29 Mei 2019 dan berakhir pada H+7 tanggal 13 Juni 2019 nanti," tandas Olly.
Lebih jauh, dalam pemaparannya, Olly mengatakan libur panjang pada Juni 2019 berdampak positif bagi sektor pariwisata Sulut.
"Selain objek wisata diperkirakan bakal dipadati pengunjung, bisnis penginapan, kuliner, ekonomi kreatif hingga agen perjalanan juga akan terdampak," kunci Olly.
Event ngabuburit dan buka puasa bersama turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, Karo Umum Clay J.H. Dondokambey dan Karo Protokol dan Humas Dantje Lantang. (Humas Pemprov Sulut)
Jumat, 24 Mei 2019
Pemprov Sulut Jamin Kelancaran Angkutan Lebaran 2019
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1440 Hijriah/ tahun 2019 di Kantor Dinas Perhubungan Sulut, Jumat (24/5/2019) sore.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly Dondokambey yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang menerangkan tujuan dilaksanakannya rakor tersebut untuk menjamin kelancaran, kenyamanan, keselamatan dan keamanan dalam perjalanan saat mudik lebaran.
"Rapat koordinasi ini sangat penting untuk mempersiapkan prasarana demi memudahkan yang masyarakat yang akan merayakan lebaran tahun ini," kata Humiang.
Lanjut Humiang, Pemprov lewat Dishub akan melaksanakan Pengawasan Persyaratan Teknis Laik Jalan terhadap angkutan penumpang umum yang dioperasikan melalui Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Ramp Check) di terminal, tempat penyimpanan kendaraan dan lokasi-lokasi tempat wisata untuk meningkatkan keselamatan angkutan umum masa angkutan lebaran tahun 2019.
"Waktu penyelenggaraan angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 dimulai pada H-7 tanggal 29 Mei 2019 dan berakhir pada H+7 tanggal 13 Juni 2019 nanti," ungkap Humiang.
Lebih jauh, Humiang menghimbau Dishub Kabupaten/Kota untuk selalu dengan Pemprov Sulut terkait pelaksanaan ramp check di masing-masing wilayah sehingga jika ditemukan adanya angkutan umum yang tidak laik jalan dapat dilakukan tindakan yang tegas.
" Pelaksanaan angkutan lebaran tahun 2019 dapat menjamin kelancaran, kenyamanan, keselamatan dan keamanan bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan atau mudik lebaran," imbuh Humiang.
Rapat koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1440 Hijriah/ tahun 2019 turut dihadiri Kadishub Sulut Lynda Watania dan jajaran Polda Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Sekdaprov Silangen Tinjau Pasar Murah DWP Sulut
Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen meninjau pasar murah dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulut bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah di halaman belakang Kantor Gubernur, Jumat (24/5/2019) pagi.
Pada kesempatan itu, Silangen mengharapkan pasar murah dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat sekitar dan anggota DWP untuk mendapatkan bahan sembako dan kebutuhan lainnya, terutama dengan harga yang sangat terjangkau.
"Ini jelas sangat baik sekali dalam membantu masyarakat anggota dharma wanita dan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan pokok kita menjelang lebaran,"
Untuk diketahui kegiatan pasar murah ini berlangsung satu hari, sedangkan untuk bahan pokok yang dijual antara lain:
beras, gula, minyak goreng
tepung dan mentega dengan harga yang murah dan terjangkau.
Adapun kegiatan pasar murah ini dihadiri oleh Ketua DWP Sulut Ivone Silangen-Lombok dan Kadisperindag Sulut Jenny Karouw (Humas Pemprov Sulut)
Wagub Kandouw Ajak P/KB GMIM Teladani Calvin dan Erasmus
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw mengajak kepada semua Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM menjadi motor dalam melebarkan pelayanan Gereja yang tidak dibatasi oleh tembok Gereja tapi lebih luas yakni menyentuh masyarakat sekitar.
Menurut Kandouw, hal tersebut dapat dilakukan seluruh P/KB GMIM dengan bersama-sama membangun iman, baik iman individu maupun gereja seperti dua tokoh reformasi Protestan, yakni Calvin dan Erasmus.
"Iman yang kita miliki adalah warisan spiritual yang luar biasa. Calvin dan Erasmus sampaikan bahwa warisan spiritual harus mampu menjadi investasi material dan investasi intelegensi," kata Kandouw saat menghadiri Perayaan Hari Persatuan (HAPSA) dan Pekan Olahraga (POR) Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (24/5/2019).
Disamping itu, Kandouw juga mengajak seluruh P/KB GMIM sebagai salah satu stakeholder masyarakat, pemerintah dan gereja untuk bersama-sama sejak dini, membimbing generasi muda penerus gereja dan masyarakat untuk menaruh perhatian yang serius dengan dunia pendidikan.
"Marilah kita mendrive anak-anak untuk lebih fokus ke pendidikan," tegas orang nomor dua di Sulut ini.
Lebih jauh lagi, Kandouw meminta P/KB GMIM memberi perhatian terhadap dinamika yang terjadi ditengah masyarakat khususnya terhadap keamanan dan ketertiban
Ibadah Agung Perayaan HAPSA dan Pembukaan POR PKB dipimpin oleh Ketua Majelis BPMS GMIM Pdt Hein Arina.
Perayaan HAPSA dan POR P/KB GMIM turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar,, Ketua WKI Sinode GMIM Pnt Adriana Dondokambey dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)
Sulut Magnet Investasi Pariwisata, Sekdaprov Silangen Terima Kunjungan Investor Prancis
Nantinya wisatawan akan dibawa berkeliling ke tempat-tempat menyelam atau snorkeling menggunakan kapal. Selain itu, tentunya wisatawan juga akan tinggal di kapal selama beberapa hari di tengah laut Sulut.
Hal itu terungkap dalam pertemuan Sekdaprov Edwin Silangen dengan CEO dune-network Steve Hans dan Cyril Dune di ruang kerjanya, Jumat (24/5/2019) pagi.
Selain dihadiri pihak dune-network, pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini juga diikuti Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Arbonas Hutabarat, pengelola KEK Pariwisata Likupang Paquita Widjaja Rustandi dan Kasubdit Fasilitasi Promosi Daerah BKPM RI Saribua Siahaan.
Sekdaprov Silangen sangat mengapresiasi rencana investasi tersebut. Menurutnya, pihak dune-network selama kunjungannya di Sulut melakukan survei lokasi daerah yang bakal dijadikan cabang perusahaan pariwisata bertaraf internasional tersebut.
"Pemprov Sulut selalu mempermudah seluruh investor yang akan berinvestasi di Sulut," kata Silangen.
Lanjut Silangen, iklim investasi di Sulut yang sangat kondusif didukung keramahan masyarakatnya sangat menarik bagi semua investor termasuk dune-network.
Sementara itu, Kasubdit Fasilitasi Promosi Daerah BKPM RI Saribua Siahaan mengatakan dune-network bakal mendatangkan ribuan penyelam untuk berlibur sekaligus menyelam di perairan Sulut.
"Ada tiga ribu penyelam yang akan didatangkan dune-network ke Sulut. Selain itu investasi ini akan menambah lapangan pekerjaan dan menguntungkan sektor lainnya di Sulut," ucap Siahaan.
Tambah dia, selain Pulau Lembeh dan perairan Likupang ada daerah lainnya di Sulut yang sedang disurvei dune-network sebelum pada akhirnya ditetapkan sebagai lokasi bisnis penyelaman dan life aboard. (Humas Pemprov Sulut)