Sabtu, 21 Desember 2013

Guberur Lantik Nainggolan Sebagai Kepala BKN Manado

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, diruang Huyula, Jumat (20/12) pekan lalu, melantik dan mengambil sumpah English Nainggolan SH MH sebagai Kepala Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado yang baru, mengantikan pejabat lama Yulianus Tandi SH MSi yang kini dipercayakan sebagai widiaswara di BKN pusat.
 Pelantikan terhadap Nainggolan, berdasarkan Keputusan Kepala BKN No. 223/Kep/2013 Tanggal 8 Nopember 2013. Dan turut disaksikan langsung Kepala BKN Pusat Drs. Eko Sutrisno MSi, Sestama Eddy Suyitno, Deputy Bidang Bina kinerja dan Peraturan Perundang-Undangan Kusprio Murdomo serta pejabat teras Pemprov Sulut.
 Gubernur Sarundajang memberikan apresiasi positif terhadap kinerja   Yulianus Tandi selama memimpin Kantor BKN Regional IX Manado, “saya nilai beliau sangat berhasil di daerah ini”, kata Sarundajang, sembari menyebutkan  Pak Tandi  selalu memberikan klarifikasi yang tegas, biasanya bagi kabupaten/kota yang sering nakal melanggar aturan main yang ada, karena melantik pejabat eselon II tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pemprov sulut, sangsinya tidak akan menerima tunjangan jabatan.  Untuk itu Sarundajang berharap kinerja yang harmonis ini kiranya dapat dilanjutkan oleh Pak Nainggolan, harap capres dari Partai Demokrat ini.

 Sebelumnya Eko Sutrisno menyebutkan, batas usia pensiun umumnya 58 Tahun dan khusus pejabat setara Eselon I dan II 60 Tahun, hal itu sesuai dengan Rancangan Undang-Undang  Aparatur Sipil Negara (RUU-ASN)yang telah ditetapkan oleh DPR-RI. Eko menyebutkan, dengan ditempatkannya RUU-ASN menjadi UU ini merupakan hadiah tahun baru bagi PNS di tanah air, sembari menambahkan wilayah kerja BKN Regional XI Manado meliputi Sulut, Maluku Utara dan Gorontalo,  tandasnya. Diketahui English Nainggolan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Peraturan dan Perundang-Undangan, bertindak sebagai Saksi diantaranya Inpektur Provinsi Sulut Drs. Mecky M Onibala MSi (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).     


     

Wagub Serahkan Batuan 42 Ekor Sapi

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, saat melakukan Safari Natal Pemprov bersama Pemkab Boltim di Kec, Modayak Barat, Jumat (20/12) pekan lalu, telah memberikan bantuan ternak  sapi PO sebanyak 42 ekor dan 9 ton pakan ternak kepada kelompok tani modayak barat, serta bantuan beras dan gula pasir dan 1 dos Alkitab kepada jemaat GMIBOM Bethesda Bangunan Wuwuk.
Ketua Sinode GMIBOM Pdt. Ch. Raintama Pangulimang MTh, dalam khotbahnya dari Kitab Yesaya 9:5 menyebutkan, keselamatan yang diberikan Tuhan kepada manusia adalah yang terbaik dan tidak ada lawannya, sebab hanya di dalam pribadi Yesus ada jalan keselamatan dan hidup, di luar itu tidak ada, tegas Pendeta Christin sapaan akrabnya, sembari menyebutkan, empat hal tentang Yesus yang disebutkan oleh Kitab Yesaya ini yaitu, namanya disebut orang sebagai Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal dan Raja Damai.
 Senada dengan Pdt. Pangulimang, Wagub Djouhari Kansil, berharap umat kristiani Boltim mampu mewujudkan kehidupan yang damai, memaknai natal dengan pola hidup sederhana, mengaktualisasikan kasih Tuhan melalui kepedulian dan perhatian kepada sesama, agar natal benar-benar  akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi kita sekalian.
Disamping itu Kansil juga mengingatkan, warga Boltim ,  senantiasa mengharggai pluralisme,  membangun hubungan yang harmonis dan meningkatkan kerukunan umat beragama, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat, serta ikut mejadi menjadi pelopor dalam menunjang berbagai kebijakan dan program pemerintah daerah, ajak Penasehat PKB Sinode GMIM. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Boltim Sehan Lantjar dan Meydy Lensun, Asisten I Setda Provi Sulut Edwin Silangen SE MS, Kaban Kesbang Gun Lapadengan SH, Kepala UPTD Dipenda Sulut di Boltim Drs. Denny Tenda serta pejabat teras Boltim (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov). 




  


SHS: DOB Sulut Dinilai Berhasil

Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menyebutkan,  daerah otonom baru (DOB) yang merupakan hasil pemekaran dari tiga Kabupten di Sulut diniai berhasil. Dibanding dengan daerah lain ditanah air, DOB Sulut dianggap paling maju dan berhasil. Pernyataan Gubernur tersebut disampaikan dihadapan pemerintah dan masyarakat Kab. Boltim, saat meresmikan Kantor Bupati Boltim di Tutujan, Jumat (20/12) pekan lalu, yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Sarundajang.
“Hasil penilaian pemerintah pusat bahwa 60 persen daerah otonom baru ditanah air dianggap gagal, sehingga Kemendagri mengambil langkahmoratorium (penghentian sementara), untuk pembentukan DOB baru, namun bagi DOB sulut tidak demikian”, katanya sembari menyebutkan, dengan diresmikannya Kantor Bupati Boltim yang baru ini, menjadi bukti majunya salah satu Kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Bol-mong.
Menurut Capres Konvensi Partai Demokrat, Boltim dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen telah turut memberi sumbangsi meningkatnya pertumbuhan ekonom sulut saat ini yang mencapai hampir 8 persen diatas rata-rata nasional 65,99 persen, belum lagi sumbangsi lain yang berasal dari sektor sumber daya alam yang melimpah daerah itu, seperti perikanan, pertambangan, pertanian dan perkebunan serta pariwisata, ujar Ketua
AIPI Pusat.
Karena itu Sarundajang berharap, duet kepemimpinan Sehan Lantjar dan Meydi Lensun sebagai Bupati dan Wakil Bupati Boltim terus memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan  masyarakat. Sebab dengan hadirnya gendung pemerintahan yang menjadi  pusat pengendalian pemerintahan, pembangunan dan sebagai pusat pelayanan masyarakat kiranya, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu Gubernur juga telah meresmikan 14 pembangunan infrastruktur pendukung lainnya serta memberikan bantuan 5 buah hand traktor dan bibit padi kepada kelompok tani. Turut hadir Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE. MS, Inspektur Provinsi Drs. Mecky M Onibala MSi, Kaban Kesbang Gun Lapadengan SH, Kadis Pertanian dan Peternakan Ir Johanes Panelewen Kadis Nakertrans Ch. Talumepa SH MSi, serta Karo Pemerintahan dan Humas Dr. Noudy RP. Tendean SIP MSi. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).


   

Kamis, 19 Desember 2013

Sarundajang : Hiduplah dalam Kasih dan Kebenaran

Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang menghadiri Natal bersama masyarakat dan pemerintah provinsi Gorontalo yang dilaksanakan di gedung Gelanggang Olahraga Limboto Kabupaten Gorontalo (18/12). Hadir pada kesempatan itu Gubernur Gorontalo Drs. Rusdi Habibie, M.AP bersama ibu, Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Danlantamal Bitung, Danrem Gorontalo, Bupati Kab. Gorontalo Drs. David Bobihu Akip bersama ibu, Penjabat Walikota Gorontalo, Wakil Bupati Kab. Gorontalo, Kepala SKPD Provinsi Sulut bersama umat kristiani dan juga bersama umat muslim.
Pada kesempatan itu Sarundajang mengatakan bahwa makna perayaan natal yesus kristus jangan hanya seremonial belaka tetapi harus diisi dengan kesederhanaan dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan, jangan abaikan satu dengan yang lain karena sebagai makluk ciptaan Tuhan harus saling mengasihi. Dan walaupun kita telah terpisah oleh karena pemekaran pemerintahan tetapi semangat Bohusami jangan dilupakan karena itu merupakan warisan jadi harus terus dijaga dan dipelihara.
Sarundajang mengharapkan kepada masyarakat kristiani yang ada di Gorontalo untuk selalu hidup dalam kasih dan kebenaran agar terang kasih Tuhan Yesus terus membawa damai dalam keluarga, gereja dan masyarakat dan damai itu jangan hanya menjadi hiasan bibir dan slogan semata tetapi menjadi bagian dari setiap orang beriman.
Sebelumnya Gubernur Gorontalo Drs. Rusdi Habibie, M.AP menyampaikan bahwa sungguh alangkah indahnya hidup rukun dan damai dan mengharapkan umat kristiani tetap bersama-sama membangun daerah gorontalo berdasarkan kasih dan persaudaraan.
Bupati Kab. Gorontalo Drs. David Bobihu Akip, MM mengatakan bahwa daerah ini tidak mengenal mayoritas dan minoritas dalam kehidupan sehari-hari karena masyarakat yang ada sudah saling memahami dan menghormati setiap perbedaan yang ada.

Acara natal bersama ini semakin meriah dengan kolaborasi paduan sauara anak-anak sekolah minggu  yang melagukan lagu natal “hai siarkan di gunung”yang diiringi dengan rebana dari anak-anak sanggar marwas kayu bulan. Tak ketinggalan Paduan suara Unima Manado, Qasidah, vaokal grup dan paduan suara pemkab. Gorontalo. (Kabag Humas Judhistira Siwu selaku Jubir Pemprov Sulut)





Rabu, 18 Desember 2013

Wagub Akhir Desember Pembebasan Lahan Jalan Tol Manado-Bitung Segera di Tuntaskan

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd  mewarning tim monitoring percepatan jalan tol manado-bitung sebelum 25 Desember 2013, segera menuntaskan beberapa segmen pembebasan lahan jalan tol manado-bitung yang masih terdapat bolong-bolong. Mengingat saat ini kita sudah berada di penghujung akhir tahun 2013, sementara pelaksanaan tender jalan yang menjadi kerinduan bagi masyarakat sulut sudah akan dilaksanakan pada awal tahun 2014 mendatang.
Penegasan itu disampaikan orang nomor dua di sulut, saat memimpin rakorev rencana pembangunan jalan tol manado-bitung yang diikuti instansi terkait sebagai tim monitoring percepatan jalan tol-manado bitung yaitu  Dinas PU, Kanwil BPN, Balai Jalan, Kapet, BPK BMD, BKPM, Pemkot Bitung dan Pemkab Minut di ruang rapat Wagub, Rabu (18/12) kemarin.
Wagub yang turut didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE. MS dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Sanny Parengkuan MAp, lebih lanjut mengatakan, syarat yang diberikan Menteri Keuangan agar pembebasan lahan jalan tol manado-bitung harus mencapai 29,25 Km atau 75 persen, tentuh harus kita penuhi, sementara yang terjadi saat ini tinggal beberapa segmen yang masing terdapat bolong-bolong baik yang ada di bitung maupun minut. sedangkan 75 persen yang di syaratkan oleh Kemenkeu itu harus tersambung secara utuh dari titik nol  ring road I sampai bitung. ujarnya.
Karena itu, Kansil langsung menugaskan Asisten II Sanny Parengkuan bersama anggota tim, besok (hari ini) red segera berkoordinasi dengan pemkot bitung dan pemkab minut terkait dengan masalah pembebasan lahan yang masih tersisah, sementara Kanwil BPN membekab tim untuk pengukuran dan pemetaan tanah-tanah yang masuk dalam proyek ini, demikian pula kepada BLH besok (hari ini) supaya segera melakukan sidang amdal dan saya akan hadiri langsung, tandas Kansil, sembari menyebutkan, apabila semua laporan sudah lengkap dalam waktu dekat ini Pak Gubernur sudah akan menandatanganinya untuk segera disampaikan kepada Menteri Keuangan di jakarta.
Dikatahui Anggaran sebesar Rp.1,1 Triliun dana pusat yang dititipkan di PT Penjamin Infrastruktur Indonesia salah satunya untuk membiayai infrastruktur pembengunan jalan tol manado-bitung ini telah tersedia, jika kita terlambat maka akan dialihkan ke daerah lain, tutur salah satu pejabat di tim monitoring ini yang tak mau menyebutkan namanya. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemrpov).

                

Wagub: Pelestarian Bunaken Stakeholders Ikut Bertanggungjawab

Objek wisata Taman Nasional Bunaken (TNB), merupakan satu dari beberapa ikon pariwisata di Provinsi Sulut yang telah banyak memberi kontribusi positif bagi penerimaan daerah. Namun demikian, berbicara soal pelestarian tentunya tidak hanya menjadi tanggungjawab  Dewan Pengelola TNB saja, melainkan semua stakeholders terkait yakni pemerintah daerah, swasta dan masyarakat.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat membuka Semiloka tentang “Pengembangan Jasa Lingkungan (Ekowisata) Taman Nasional Bunaken (TNB)” di swiss-bellhotel maleosan manado, Rabu (19/12).
“Taman Nasional Bunaken merupakan ikon Sulut yang telah mendunia, banyak sumber daya alam seperti ekosistem dan keanekaragaman hayati yang terkandung dalamnya, untuk itu kita semua perlu menjaga dan mengembangkan kelestarian daerah tujuan wisata yang menjadi kebanggan kita ini,” ujar Wagub yang juga selaku Ketua DPTNB
Banyak masalah terkait pengelolaan taman laut bunaken menjadi kendala saat ini, untuk itu melalui semiloka ini. Wagub mengharapkan, seluruh pihak terkait untuk bersatu dalam pendapat serta bersinergi mencari solusi dalam peneyelesaian masalah terkait pengelolaan TNB.
“Kita jangan hanya berfokus pada bisnis saja dalam pengelolaan Bunaken, namun kita harus memikirkan pemanfaatan kawasan konserfasi guna pengembangan produk ekosistem hutan yang bisa menguntungkan warga,” kata Wagub.
Potensi ekonomi kawasan Bunaken cukup besar dan meyakinkan, sehingga memberi kesempatan bagi warga sekitar untuk melakukan kegiatan ekonomi demi kesejahteraan warga itu sendiri. Untuk itu semua pihat terkait bertanggungjawab dalam pengelolaannya.

Semiloka ini dilaksanakan dalam rangka peningatan dan pengembangan pengelolaan Taman Nasional Bunaken, juga untuk merumuskan kebijakan pengelolaan dan peningkatan kepariwisataan alam di daerah tersebut.   Asisten Deputy Kehutanan Kemenko Perekonomian Prabianto Mukti Wibowo, mengatakan, pesertanya berasal dari Dishut, BLH, Disbudpar, DKP serta Pemkot Manado, Minahasa dan Pemkab Minut. Turut hadir  Asisten Ekbang Sanny Parengkuan, Ketua Bappeda Roy Roring, Kadis Budpar Suprianda Ruru SH LLM. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  




Selasa, 17 Desember 2013

Disambut Puluhan Ribu Warga Kawanua, Warga Asli Kaltim Pun Siap Perjuangkan SHS


Luar Biasa, itulah mungkin ungkapan yang paling pas ketika melihat sambutan yang diberikan warga Kawanua ketika menerima kunjungan Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang ketika melakukan lawatan dua hari ke Balikpapan dan Samarinda, Kalimantan Timur, Senin-Selasa 16-17  Desember 2013 lalu. Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Drs. Dicky Atotoy menjemput langsung kedatangan SHS di Bandara Sepinggan Balikpapan didampingi beberapa pejabat utama Polda Kaltim dan perwira-perwira yang berdarah Kawanua pada Senin siang. Malamnya, ribuan warga kawanua yang dikomandoi Farry Malonda telah mempersiapkan acara “Malam Bakudapa” dengan gubernur di gedung serbaguna DOME Balikpapan. Diluar dugaan, ternyata hadir pula Walikota Balikpapan Rizal Effendi juga telah hadir dalam hajatan tersebut. Effendi dalam sambutan selamat datan menyampaikan kebanggaannya menerima kunjungan Gubernur SHS di kota Balikpapan. “Saya sangat bangga dikunjungi Bapak Gubernur Sarundajang dan sekaligus saya ingin menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya karena beliau telah berhasil membina semua warga kawanua yang ada di Balikpapan sehingga memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan di daerah ini”, ungkap Effendi. Dilaporkan Walikota, warga kawanua yang ada di Balikpapan dan sekitarnya berjumlah hampir 18 ribu jiwa dan kehadiran mereka sangat berpengaruh terhadap pergerakan ekonomi di Kaltim pada umumnya  . Ternyata kepala daerah yang hadir saat itu bukan hanya Walikota Balikpapan, namun juga walikota Tarakan, Kalimantan Utara Udin Hianggio yang juga memberikan apresiasi positif kepada SHS sekaligus memberikan support terkait keikutsertaannya sebagai peserta konvensi calon Presiden RI dari Partai Demokrat. Hianggio mengungkapkan bahwa figure seperti SHS bias diterima di semua kalangan dan sudah tidak diragukan lagi integritas beliau dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan. Kapolda Atotoy dalam prakatanya menyampaikan salut kepada warga kawanua yang ada di Kaltim karena membantu menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di Kaltim selama ini. Gubernur SHS sendiri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga kawanua yang ada di Kaltim dan mengajak mereka untuk turut membantu pemerintah daerah setempat dalam program-program yang sudah direncanakan. “Mari kita dukung bersama program-program pemerintah di daerah ini, warga kawanua dapat membantu juga pembangunan di Sulawesi Utara melalui setiap usahanya di Kaltim. Saya juga menghimbau agar mendukung semua program gubernur Kaltim yang nantinya akan dilantik besok”, ujar Sarundajang. Diketahui, lawatan SHS ke Kalimantan Timur juga adalah untuk menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur DR. H. Awang Faroek Ishak dan HM. Mukmin Faisyal HP pada hari Selasa (17/12) oleh Mendagri Gamawan Fauzi di Samarinda. Selain tokoh-tokoh diatas, hadir pula di acara malam bakudapa tersebut Ketua DPRD Provinsi Sulut Pdt. Meiva Salindeho-Lintang, Anggota DPRD Lexi Solang, Mantan Kapolda Kaltim Irjen Pol (Purn) S.Y. Wenas, Pengusaha sukses Kawanua di Balikpapan Frans Kapoyos dan beberapa tokoh masyarakan Kawanua dan Balikpapan.

(Juru Bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi)