Sabtu, 21 Februari 2015

SHS : ORARI adalah mitra aktif penyebaran program pemerintah

Sejak keberadaannya di indonesia pada awal tahun 1925, kegiatan amatir radio indonesia telah banyak membaktikan diri kepada bangsa baik sebagai media perjuangan, mempersiapkan dan merebut serta mengisi kemerdekaan maupun memberi kontribusi pemikiran dan gagasan dalam mendukung kinerja pemerintah.
Sejalan dengan itu, seiring dengan perkembangan dan dinamika yang terjadi, ORARI dituntut untuk terus mengembangkan kapasitasnya sebagai penyalur bakat yang penuh manfaat baik secara kualitas maupun secara kuantitas dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan melalui implementasi nyata dari fungsi dan peranan yang diemban ORARI itu sendiri dan sebagai mitra aktif pemerintah daerah khususnya penyebaran informasi program dan kebijakan pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah.
Demikian yang disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutannya sebagai Ketua ORARI Daerah Sulawesi Utara pada acara pembukaan Musyawarah Daerah VII ORARI Daerah Sulawesi Utara bertempat di Graha Gubernuran Jumat 20 Februari 2015. Acara Musda itu sendiri dibuka langsung oleh Ketua Umum ORARI Bapak Sutiyoso yang hadir langsung serta membawakan sambutan dan membuka acara.

Jumat, 20 Februari 2015

SHS: Sambut Gembira Festival Budaya India





Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang menyambut gembira Festival budaya tradisional India, digelar di daerah ini.  Karena melalui kegiatan seperti ini akan semakin memper-erat hubungan persahabatan dan persaudaraan masyarakat kedua bangsa. Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka pagelaran seni budaya tarian Bhangra dari Provinsi Punjab India yang bertemakan Sahabat India di Auditorium Mapalaus Kantor Gubernur, Jumat (20/2).
Karena itu Gubernur mengajak sahabatku Konjen India di Bali Amarjeet Singh Takhi tidak usah sungkan-sungkan dan perlu kalian tau disini (Sulut-red), kalian bisa menikmati keindahan yang berada di sulawesi utara. Hasil dari pelayanan pasar swalayan, pemerintahan yang ramah, panorama yang bagus, dan kalian semua tahu di sulut ada taman laut bunaken.
Karena sesungguhnya India dan Indonesia lanjut Sarundajang, punya kesamaan dengan budaya India dan suatu saat nanti kerjasama yang luar biasa pasti akan terjadi antara Sulut dan India, jelas Gubernur Sarundajang sembari menyampaikan terima kasih banyak untuk kalian semua yang boleh bersama-sama dengan kami di daerah Niur Melambai, tandas SHS.
Sebelumnya Konjen Amarjeet Singh Takhi menyebutkan, kegiatan ini didukung sepenuhnya Gubernur Sulut dan pejabat di sini untuk memperkenalkan budaya India, sekaligus menjalin persahabat dan persaudaraan antar kedua bangsa dan negara.
Saat ini kami menyambut dengan kehangatan atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian, termasuk warga India yang berdiaspora untuk menyaksikan tarian Bahngra yang berasal dari Provinsi Punjab India.
Dalam kesempatan itu untuk yang kedua kalinya Takhi menyebutkan bahwa India bersedia membantu para tenaga dosen, guru, pejabat, mahasiswa serta wartawan yang ingin melanjutkan study di S2 dan S3 perguruan tinggi di negaranya, melalui program bea siswa gratis. "kami ingin membantu kalian disini untuk melanjutkan studi di India, ada Empat perguruan tinggi yang telah siap menampungnya", janji Takhi.
Sebelum dimulai pagelaran ini, terlebih dahulu telah dikumandangkan lagu kebangsaa kedua negara.
 Hadir dalam acara ini, Kejati Sulut TM Syah Risal SH, Kepala BPKP Sulut Adil Hamonangan Pangihutan, Bupati Sitaro Toni Supit, Wakil Konjen Philipina Jan Sherwin P Wenceslao bersama Mandamme Maria Cecilia P Wenceslao, Wakil Konjen India Surinder Reddy, Anggota Deprov Sulut Eva Sarundajang dan Marlina Moha Siahaan, Kadis Budpar Ir Happy TR Korah MSi serta para pejabat Eselon II dan III dilingkungan pemprov Sulut. (Kabag Humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov)

SHS menerima konjen RI untuk Guangzhou China

Bertempat di ruang kerja Gubernur di jalan 17 Agustus no. 69 manado, Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang menerima kunjungan Konsul Jenderal RI untuk Guangzhou China ibu Ratu Silvy Gayatri bersama staf dan rombongan. Dalam kedatangannya ke Provinsi Sulawesi Utara, ibu konjen membawa serta juga 200 orang turis asal china yang rencananya akan berada kurang lebih 4 hari di bumi nyiur melambai ini, dan direncanakan dalam waktu 4 hari tersebut akan ikut berdatangan rombongan turis lainnya ke Sulut sehingga berjumlah 2000 orang turis dari china ke Sulawesi Utara sampai dengan tanggal 24 Februari ini.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kedatangan ibu konjen dan rombongan yang menilai bahwa Provinsi Sulawesi Utara merupakan daerah yang potensial untuk dikunjungi dan dilakukan kerjasama terutama dalam hal pariwisata. Dikatakan Gubernur bahwa Sulawesi Utara memang merupakan salah satu destinasi wisata terutama wisata laut dimana taman laut bunaken sudah menjadi destinasi wisata dunia. Juga terdapat potensi pesisir pantai baik pantai berpasir putih maupun hitam yang eksotis, selain terdapat juga terdapat danau yang indah. Potensi lainnya adalah wisata budaya dan wisata kuliner yang menonjol serta hasil bumi rempah rempah/ spicies seperti cengkeh, pala dan vanila dan juga wisata highland dan religius. Potensi - potensi tersebut kiranya dapat dilihat dan diliput oleh para turis dimana sebagian turis yang datang juga merupakan wartawan/ unsur media.
Gubernur juga sangat berterimakasih karena sebelum ini juga telah melakukan kesepakatan dengan pemerintah china kaitan dengan investasi besar di Sulawesi Utara seperti pembangunan jalan tol, rel kereta api dan kawasan ekonomi khusus di bitung.
Setelah pertemuan ini Gubernur juga akan menerima dan menjamu khusus kepada konjen dan rombongan di graha bumi beringin pada minggu malam dengan berbagai atraksi kesenian dan budaya. (Kabag Humas Pemprov Drs. Jahja Rondonuwu, MSi)




SHS Fesbudaton Terus Dilestarikan





Festival Seni Budaya Jawa Tondano (Fesbudaton) merupakan momen cerdas dalam menjaga dan melestarikan potensi budaya lokal sebagai salah satu akselerator percepatan pembangunan daerah dibidang pariwisata, hal itu di sampaikan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang ketika membuka Fesbudaton X di Masjid Agung Al-Fatah Kyai Mojo Tondano Minahasa, Kamis (19/2).
Pemerintah dan masyarakat Sulawesi utara memberi apresiasi yang tinggi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat Jawa Tondano (jaton) yang telah mengorbitkan dan melestarikan kultur budaya yang mempesona ini, sembari menyebutkan festival ini patut mendapat respons positif dari seluruh komponen masyarakat Bumi Nyiur Melambai, sebagai bentuk penghargaan terhadap kreatifitas budaya yang perlu dilestarikan untuk menjadi kekuatan pengembangan pariwisata di sulut dan minahasa,  guna menarik minat wisatawan, tandas Sarundajang. Hadir Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, unsur Forkopimda Sulut serta para  pejabat pemprov. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
  

Kamis, 19 Februari 2015

Hari ini Nonton Gratis Tarian Bhangra di Auditorium Mapalaus

Jumat (20/2) hari ini  Pukul 19:00 Wita di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur,  akan berlangsung pementasan  pagelaran seni budaya berupa tarian rakyat Bhangra dari Punjab India.  Hal itu dikatakan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Provinsi Sulut Ir Happy T R Korah MSi, Kamis kemarin.
Pagelaran bertajuk "Festival of India on Indonesia" dalam rangka menyambut perayaan ulang Tahun (Annyversari) negara tersebut,  akan dihadiri Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Gurjid Singh bersama Isteri, Konjen India di Bali AS Takhi, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang, Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, Unsur Forkopimda Sulut bersama para pegawai,  pejabat dan pengusaha di daerah ini, jelas mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulut .
Korah mengatakan, Dubes India untuk Indonesia  dan Konjen India di Bali bersama tim kesenian negerinya Mahatma Ghandi saat ini sudah berada di Sulawesi Utara, mereka sedang melakukan latihan panggung untuk pagelaran pada malam harinya.
Karena itu Korah mengajak seluruh warga masyarakat Sulawesi Utara untuk dapat menyaksikan secara langsung pagelaran seni tari yang penuh sensasional ini, karena tidak ada punggutan biaya alias nonton gratis. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).   

Rabu, 18 Februari 2015

SHS: Imlek Telah Dirayakan Segenap Warga Bangsa



Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang menyampaikan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh umat Tri Dharma di Sulawesi Utara, yang akan merayakannya pada Kamis (19/2) hari ini.  Ucapan selamat tersebut disampaikan SHS, di kediaman rudis Gubernur di Bumi Beringin Manado, Rabu (18/2) kemarin.
Gubernur mengatakan Tahun Baru Imlek merupakan momentum yang tepat bagi umat Tri Dharma dan masyarakat Tionghoa untuk melakukan introspeksi diri, refeksi dan evaluasi serta melakukan transformasi diri menuju kebijaksanaan, kepekaan social dan kemuliaan.
Lewat Imlek ini kita dapat membangun kebersamaan, persatuan dan perdamaian, menjalin kesetiakawanan dan menumbuhkan kepedulian diantara sesama warga bangsa, ajak SHS, sembari menyebutkan, imlek juga merupakan titik tolak untuk menumbuhkan semangat baru dan harapan baru diantara sesama masyarakat di bumi pertiwi.
SHS mengakui dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, kita merasakan tahun baru imlek bukan hanya dirayakan secara meriah dan sukacita oleh masyarakat tionghoa, tapi juga oleh segenap warga bangsa di seluruh nusantara. Semangat aksi barongsai, temaran beraneka lampion  dan beragam aksesori budaya etnis tionghoa menjadikan perayaan imlek lebih meriah di berbagai daerah termasuk di Sulut. Ini menunjukan bahwa bangsa kita, benar-benar menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan , meneguhkan semangat bhineka tunggal ika dan memberi ruang besar bagi masyarakat tionghoa tanpa ada lagi sikap diskriminasi, tandas salah satu tokoh yang menjunjung tinggi pluralisme ini. Hadir Karo Kesra dr Bahagia Mokoagouw MKes serta Karo Pemerintahan dan Humas Dra Lynda Watania MM MSi. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).          

  

Gubernur SKPD Harus Bantu PKK






Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang berharap, seluruh SKPD dilingkungan Pemprov Sulut harus bantu program kegiatan TP.PKK Provinsi Sulut. Harapan Gubernur itu disampaikan pada Rakor pembahasan dan eveluasi MOU 2014 SKPD dengan PKK dan Pembahasan rencana program MOU 2015 di Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (18/2) kemarin.
 selaku Pembina PKK Sulut, Gubernur  tak lupa memberi apresiasi positif terhadap kinerja TP PKK Sulut di bawah komando sang isteri tercinta Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun yang telah banyak memberi kontibusi nyata bagi keberhasil pembangunan daerah.
Selain itu Gubernur minta tiga hal kepada pimpinan SKPD terkait bidang pendidikan, ekonomi dan bidang kesehatan. Bidang pendidikan Gubernur berharap ada peningkatan Human Development Index (HDI) dari yang ada sekarang, peningkatan ekonomi dengan mencegah terjadinya invlasi pada bahan kebutuhan pokok masyarakat, serta bidang kesehatan melakukan pemberantasan terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular, jelas Sarundajang sembari berharap kontribusi SKPD terkait melihat pentingnya kemananan makanan. Karena itu tentunya kita harus lakukan edukasi. Sementara untuk  Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulut kiranya  dapat menata restoran-restoran yang ada di lokasi objek wisata terkait dengan cara penyajian menu makanan secara higienis, termasuk perilaku sopan santun dan kerapihan seorang pelayan, jelas Gubernur dua periode ini.
Sementara untuk TP PKK Sulut, suami tercinta dari Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun minta agar PKK dapat melakukan sosialisasi tentang gizi, karena ini penting bagi kesehatan manusia agar selalu sehat, juga dalam menghadapi pasar mebas Masyarakat Economi  Asean (MEA) 2015 Sarundajang berharap perlu dilakukan pelatihan ketrampilan kepada ibu-ibu PKK provinsi maupun kab/ko. Ia juga mengajak PKK untuk berkebun melalui gerakan sentuh tanah, dengan gerakan menaman.
Ketua TP PKK Sulut Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun menambahkan dari 57 SKPDdi Provinsi Sulut ada 24 SKPD yang belum memasukan MOUdari 2014 lalu. Karenaitu First Lady Sulut berharap SKPD tersebut dapat melakukan action di tahun 2015 terlebih dalam menyambut hajatan nasional Bulan Bahkti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG)  PKK ke 43 Tingkat nasional yang dipusatkan di Kabupaten Minut akhir Mei 2015 mendatang. Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sulut Ibu Mieke Kansil Tatengkeng bersama anggotanya serta para pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov)