Senin, 11 Januari 2016

Hari Ini Pemprov Gelar Tes Pemetaan Potensi ASN


Pemerintah Provinsi Sulut melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Prov. Sulut Selasa (12/01) hari ini akan menggelar Tes Pemetaan Potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) bertempat di SPN Karombasan Manado mulai Pukul 08.00 Wita hingga selesai. Hal itu ditegaskan Kepala BKD Prov. Sulut DR. Femmy M. Suluh, MSi di Kantor Gubernur Senin (11/01) kemarin.
Suluh mengatakan, untuk mengantisipasi adanya beberapa jabatan lowong Eselon III dan Eselon IV (pensiun), maka diberikan kesempatan kepada para pejabat Struktural Eselon IV dan Fungsional Umum Golongan III/b ke atas mengikuti Tes Pemetaan Potensi ASN.

Untuk maksud tersebut mantan Karo Umum Setda Provinsi ini  berharap para Kepala SKPD di Lingkup Pemprov Sulut dapat mengikutsertakan Pejabat Eselon IV dan Pejabat Fungsional Umum yang potensial guna mengikuti kegiatan tersebut. Bagi mereka yang telah mengikuti Tes Pemetaan Potensi ASN dan Tes Wawancara akan diprioritaskan untuk pengisian pengisian jabatan Struktural Eselon III dan IV yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. 

Untuk itu Suluh berharap peserta yang menjadi utusan SKPD yang akan mengikuti tes ini supaya hadir tepat waktu.(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Bakal Hadir Upacara Adat Tulude di Sangihe




Pejabat Gubernur Sulut DR. Sumarsono, MDM menyatakan akan menghadiri langsung Hari Ulang Tahun ke-591 Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dirangkaikan dengan Upacara Adat Tulude.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung Rabu, 3 Februari 2016 mendatang juga akan menghadirkan Forkompinda Sulut serta Kepala BNPB RI kata Sumarsono saat menerima Sekda Kabupaten Kepulauan Sangihe Edwin Roring, SE, ME dan Ketua Badan Adat Kabupaten Kepulauan Sangihe Drs. O. K. Makagansa bersama anggotanya di Kediaman Gubernur Bumi Beringin Manado Senin (11/01).
Kehadiran orang nomor satu Sulut di sangihe juga akan memimpin rapat kerja dengan Pemkab Sangihe peresmian berbagai proyek serta akan melakukan peninjauan Pelabuhan Perikanan Dagho, jelas Roring.
Sementara itu Ketua Badan Adat Kepulauan Sangihe O.K. Makagansa  yang mewakili Masyarakat Adat Sangihe menyebutkan, maksud kedatangan menghadap Bapak Gubernur Sulut untuk mengundang menghadiri HUT Daerah yang dirangkaikan dengan Upacara Adat Tulude yang dilaksanakan setiap awal tahun oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sangihe.
Makagansa menambahkan Tulude intinya merupakan upacara adat yang berisi ungkapan terima kasih dan doa kepada Tuhan yang telah berhasil melewati tahun yang lama dan memasuki tahun yang baru.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Sulut Drs. John H. Palandung, M.Si, Asisten Administrasi Umum Sekdakab Sangihe Ir. Johny M. Harikedua, MM selaku Ketua Harian Panitia HUT Daerah dan Upacara Tulude, Wakil Ketua Nicklas Mahare, Kabag Kesra selaku Sekretaris Panitia Drs. Rolens Karlos, M.Si dan Kakandep Agama Sangihe Sutarji Adipati selaku Tokoh Masyarakat.(Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Resmikan Studio Integrasi RRI Manado







Penjabat Gubernur Sulut Dr. Sumarsono, MDM meresmikan Studio Integrasi Radio Republik Indonesia (RRI) Manado Senin (11/01) di Puncak Tikala Manado yang ditandai dengan Pengguntingan Pita oleh Sumarsono dan Penandatanganan Prasasti oleh direktur Utama LPP RRI Dra. Rosita Niken Widyastuti, MSi.
Menjadi harapan Saya kiranya dengan diresmikannya pengoperasian Studio Integrasi LPP RRI Manado yang baru ini, RRI Manado dapat melakukan Transformasi ke arah yang semakin baik dalam menyajikan program acara yang bersifat edukatif dan informasi kemajuan daerah, seperti menyebarluaskan program prioritas Pemprov Sulut yaitu Mari Jo Ka Manado, Gerakan Bersih Kuala, Gerakan Sulut Menanam serta Gerakan Sulut Berkarya, ujar Sumarsono.
Sumarsono mengatakan, dengan meningkatnya kualitas siaran RRI Manado, maka pemerintah daerah akan menjadikan sebagai corong pemerintah,  untuk berinteraksi dengan masyarakat, sembari memberi contoh saat ini  RRI Manado telah memprogramkan acara "Rakyat Bertanya Gubernur Menjawab".

Untuk itu Sumarsono berharap RRI dapat memprogramkan acara hingga ke Unsur Forkompinda Sulut serta SKPD di Lingkup Pemprov, hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa langsung mendapatkan layanan infromasi dari pemerintah.(Humas Pemprov Sulut)

Minggu, 10 Januari 2016

Gubernur Bangun Toleransi Dengan GMAHK Sulut



Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM, Sabtu pagi (09/01) menghadiri Ibadah Perayaan Prime Time awal Tahun bagi para Pendeta dan Pengerja Gereja Masehi Advent Hari ke- Tujuh (GMAHK)  se- Sulawesi Utara.
Ibadah yang berlangsung di GMAHK Paal Dua Manado itu, berlangsung khusuk, dimana sosok Gubernur Sulut terus membangun sikap toleransi yang tinggi diantara agama-agama yang ada di daerah ini, termasuk dengan GMAHK.
Gubernur mengatakan, membangun sikap toleransi diantara agama-agama yang ada merupakan kewajiban saya selaku kepala daerah, karena itu sejak hari Natal dan tahun baru lalu saya berusaha untuk ikut dalam Misa umat Katolik di Gereja Katedral Sam Satulangi, di malam menjelang Natal, kemudian pada subuh harinya saya kembali mengikuti Ibadah Natal 25 Desember 2015 di jemaat GMIM Sentrum Manado, serta pada Pukul 09:00 Wita beribadah bersama warga Jemaat GPdi Pusat Sam Ratulangi. Selanjutnya memasuki Tahun Baru 1 Januati 2016 saya hadir dalam Ibadah di Jemaat GMIM Leilem Minahasa.
Sementara, bagi Jemaat Advent sendiri Gubernur mengakui baru kali ini, namun semenjak di percaya sebagai Pj. Gubernur gereja pertama yang saya resmikan adalah GMAHK di Tondano Minahasa, ujarnya.
Karena itu Gubernur berharap jemaat tetap bersyukur pada Tuhan, karena Dia telah memberi berbagai talenta kepada jemaat untuk terus membangun pelayanan gereja yang ada, sembari berharap hendaknya denominasi gereja yang ada termasuk GMAHK mendukung program pemerintah daerah Mari Jo Ka Manado, Gerakan Bersih Kuala, Gerakan Sulut Berkarya dan Gerakan Sulut Menanam (Humas Pemprov Sulut).         

Gubernur Kunjungi RS Noongan



Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM bersama Ketua TP. PKK Sulut Ibu Dra Tri Rachayu Sumarsono  sekembalinya dari kunjungan kerja sehari di Kabupaten Minahasa Tengara, menyempatkan waktu untuk , berkunjung di Rumah Sakit Daerah Noongan Sulut di Minahasa, Sabtu (09/01) pekan lalu.
Dalam kunjungan tersebut Gubernur diterima Dirut RS Noongan dr Fally Ratulangi bersama anak buahnya yang sedang bertugas. Usai berdialog Gubernur dan rombongan terdiri dari Kadis Sosial Sulut dr Grace L Punuh yang juga mantan Kadis Kesehatan Sulut, Kaban BPBD Ir Noldy Liow, Kasat Pol PP Maxi Lukas, serta Staf Khusus Gubernur satu persatu mengunjungi pasien di setiap sudut ruangan yang sedang dirawat di eks rumah sakit belanda itu.

Sumarsono sangat terkesan dengan keberadaan RS Noongan karena memiliki nuansa alam yang indah, karena dipenuhi deengan pepohonan  sehingga udaranya terasa sejuk. Karena itu Dia berharap, manajemen RS Noongan mampu memberi pelayanan kesehatan yang terbaik bagi pasien yang sedang di rawat, sehingga para pasien ini cepat sembuh, pintahnya. (Humas Pemprov Sulut).

Gubernur Promosikan Salak Pangu






Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM, akan mempromosikan salak pangu, sebagai salah satu komoditas buah yang berasal dari Kabupaten Mitra, saya beri nilai 9,5 karena rasanya manis, enak dan enak sekali. Hal itu disampaikan Gubernur saat menyerahkan bantuan bagi warga di tiga desa terdampag erupsi gunung soputan yang terjadi baru lalu, di Balai Desa Pangu Kec. Ratahan Timur Sabtu (09/01) pekan lalu.
Saya minta warga pangu untuk menjaga kualitas buah salak ini sehingga bisa tahan lebih lama, sehingga ketika dikirim keluar daerah tidak cepat busuk. Salak pangu menurut Sumarsono lebih manis dari salak bali, tapi kurang dipasarkan. Hal senada juga di akui oleh Ketua TP. PKK Sulut Dra Tri Rachayu Sumarsono. “mudah-mudah saya dan Pak Gubernur bisa membantu promosikan salak pangu ini hingga ke hotel-hotel berbintang yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulut maupun Jakarta,” ujar Firs Lady Sulut ini.
Sementara terkait dengan erupsi gunung soputan, Sumarsono minta warga untuk tetap mewaspadainya gejala fenomena alam yang terjadi di sini, warga tak perlu khawatir karena pemerintah sebagai simbol Negara tidak akan membiarkannya rakyat menderita, namun sebaliknya ngara langsung membantu warganya. Sembari memberi contoh ketika erupsi soputan terjadi Bupati James Sumendap langsung melaporkan ke-saya yang waktu itu sedang berada di Jakarta mengikuti pertemuan dengan Presiden di Istana Negara. Saya langsung perintahkan Kadis Sosial dan Kepala BPD Sulut segera turun memberikan bantuan. Satu jam kemudian bantuan dari pemprov sudah tiba dilokasi. Pungkasnya.
Sementara itu Kadis Sosial dr Lisye Grace Punuh M.Kes melaporkan, bantuan yang sudah diserahkan berupa beras 6 ton, 42 dos ikan kaleng, 70 dos supermie untuk 600 KK di desa pangu, pangu 1 dan pangu 2. Sedangkan Kepala BPBD Sulut Ir Noldy Liow menyatakan, sejak kejadian pihaknya setiap hari menyalurkan air bersih melalui tiga mobil tangki serta pemberian masker.
Camat Ratahan Timur Ibu Jelly Waruis SPT MM menyebutkan, untuk desa pangu jumlah KK yang terdampag 202 KK, 727 jiwa serta kerusakan lahan/tanaman salak sekitar 20 Ha, desa pangu 1 KK 217 jumlah jiwa 776 kerusakan lahan/tanaman 30 Ha serta desa pangu 2 193 KK dengan jumlah jiwa 682, kerusakan lahan/tanaman 10 Ha. (Humas Pemprov Sulut).


Sabtu, 09 Januari 2016

Resmikan Kantor Lurah Gubernur Naik Bentor








Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM dan Ketua TP. PKK Sulut Dra Tri Rachayu Sumarsono di damping Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH menaiki bentor saat meresmikan gedung kantor Kelurahan Wawali Kec, Ratahan Kabupten Minahasa Tenggara, Sabtu (09/01) pekan lalu.
Peresmian kantor Kelurahan itu diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin seorang hamba Tuhan yang dilanjutkan, dengan penguntingan pitah serta pembukaan pintu yang dilakukan oleh Isteri tercinta dari Gubernur Sulut ini. 
Gubernur mengatakan, dengan hadirnya fasilitas gedung kantor yang representative ini kiranya akan meningkatkan kinerja pemerintah di kelurahan ini, sekaligus dapat memotivasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, ujarnya.
Usai menyampaikan sambutan Gubernur menyempatkan untuk pasang lampu yang merupakan tradisi tahunan menyambut tahun baru  dari masyarakat Wawali yang terpelihara secara turun temurun hingga saat ini, tambah Bupati Mitra James Sumendap.
Demikian halnya ketika menghadiri puncak acara HUT Wanua Wawali (Hari Ulang Tahun Kelurahan) ke-207 yang digelar di halaman di kantor Bupati Mitra, Gubernur bersama rombongan juga diantar langsung pakai bentor oleh Bupati Sumendap dari kelurahan Wawali sampai di halaman kantor Bupati yang berjarak kurang lebih 1 Km.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyatakan, Kabupaten Mitra di bawah kepemimpinan Bupati James Sumendap sudah semakin maju, karena pembangunan di daerah itu, semakin berkembang. Lihat saja pelebaran jalan di ibu Kota Kabupaten sepanjang 4 Km sudah hampir tuntas di kerjakan. Diakui oleh Sumarsono sebelumnya status jalan ini merupakan jalan Provinsi, tapi berkat upaya dan kerja keras dari Pak Sumendap yang mampu melobi pemerintah pusat, sehingga status jalan ini berubah menjadi jalan nasional. Karena itu masyarakat Mitra boleh berbangga karena bisa memiliki sosok pemimpin pejuang dan pekerja keras, tegas Dirjen Otda Kemendagri ini.
Mengakhiri sambutannya Sumarsono tak lupa mengajak, warga Mitra harus kembangkan tarian tradisional unggulan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang ke Mitra, dan taian itu akan menjadi icon mitra dalam mendukung program Mari Jo Ka Manado menuju Mitra, sambungnya. (Humas Pemprov Sulut).