Rabu, 02 Maret 2016

Diserahkan Sekprov, Diknas Terima Mobil Avansa Bantuan CSR Bank Sulutgo









Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan, di loby Kantor Gubernur Sulut, Rabu (02/03) kemarin menyerahkan satu unit mobil avansa kepada Kadis Diknas Sulut Asiano G Kawatu SE MSi, yang merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sulut dan Gorontalo (Sulutgo).
Mokodongan mengatakan, semangat CSR diharapkan, mampu membantu menciptakan keseimbangan antara perusahaan masyarakat dan lingkungan. Tanggungjawab social ini diharapkan dapat menjadi budaya bagi bangsa Indonesia khususnya di Provinsi Sulut, dalam kebersamaan mengatasi masalah social dan lingkungan.
Karena program CSR ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep Good Corporate Governance. Karena itu saya memberi apresiasi kepada jajaran direksi Bank Sulutgo yang telah mewujudkan  misi kedua dari Gubernur dan Wagub Sulut yaitu memantapkan pembangunan sumber daya manusia (SDA) yang berkepribadian dan berdaya saing.
Untuk itu Mokodongan berharap kiranya bantuan mobil avansa ini dapat menunjang kinerja Dinas Diknas Sulut  dalam menopang kegiatan BOS di Provinsi Sulut, sembari berharap kedepan Bank Sulutgo lewat program dana CSR dapat membantu program lain dari Pemprov Sulut, tandas salah satu putra terbaik dari Bumi Totabuan ini.
Turut hadir Diretur Operasional Bank Sulutgo Yudhy Koagow, Direktur Kepatuhan Bank Sulutgo Jefry Salilo, Sekretaris Dinas Diknas Ch. Sumampow SH MEd, Kabid Dikmen Arthur D Tumipa MEd, Dra Sutarti Ponto ME Kabid Dikdas dan Kabid PNFI Drs Danes Sumolang MPd. (Humas Pemprov Sulut).  

  

Wagub Hadiri Acara Sosialisasi Kebijakan dan Program Kementrian Agraria

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw, menghadiri acara sosialisasi kebijakan dan program strategis Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional untuk wilayah Indonesia Wilayah Timur.

Acara tersebut dilaksanakan Rabu (2/3) bertempat di hotel Peninsula Manado, dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata ruang/BPN Ferry Musyidan Baldan. Acara tersebut dihadiri para pejabat BPN dari provinsi Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Sulut.

Dalam sambutan Wagub menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agraria karena memilih Sulut sebagai tempat berkegiatan, melalui kegiatan ini Wagub berharap Kementrian Agraria dapat menghasilkan solusi terkait penyelesaian masalah pertanahan, tata ruang, penguasaan tanah, serta sengketa tanah yang sampai saat ini masih terjadi.

Menteri ATR/BPN Ferry Baldan mengatakan melalui kegiatan ini kiranya dapat terwujud kesamaan persepsi BPN se Indonesia, menyamakan visi dan misi serta kebijakan dan program kerja prioritas kementrian.

OD-SK Bakal Terima Gelar Adat Tonaas Wangko Umbanua

Sebagai Putra terbaik tanah Minahasa, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, akan menerima gelar adat Tonaas Wangko Umbanua.

Pemberian gelar terbaik bagi putra-putra terbaik minahasa ini rencananya akan diberikan kepada Gubernur dan Wagub pada tanggal 14 maret 2016 mendatang, oleh para tua-tua adat se Minahasa raya.

Hal tersebut dikatakan Legislator DPRD Sulut Fanny Legoh, saat melaksanakan pertemuan bersama Wagub Sulut Steven Kandouw, si ruang kerja Wagub Rabu (2/3), guna melaporkan persiapan acara.

Menurut Legoh persiapan peneguhan adat bagi gubernur san wagub ini akan dilaksanakan 14 maret mendatang oleh tua-tua adat se minahasa sesuai tradisi minahasa, dihadiri tokoh adat minahasa, para hukum tua dan pejabat di Pemko dan Pemkab yang tergabung dalam daerah minahasa raya. Rencananya acara akan dilaksanakan di Tondano.

Wagub sendiri menyambut baik rencana pemberian gelar adat tersebut, dirinya berterima kasih kepada Masyarakat Minahasa yang mempercayakan puncak kepemimpinan Sulut pada Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, melalui pemberian gelar adat ini menjadi stimulus untuk terus berkarya mambangun Sulut lebih baik lagi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para tokoh Minahasa diantaranya Dr. supit, Prof R siwu, Drs. Lona Lengkong, Fanny Legoh Syenni Watulangkow, Lany Supit, Jotje Kawengian, A.G Kawatu.(humas pemprov sulut)

Asdep Kemenkopolhukam Pantau Pelayanan Publik di Sulut




Dalam rangka pemantauan dan Inventarisasi permasalahan pelayanan public di Sulut, tim dari Kementerian Politik Hukum dan Keamanan dibawah pimpinan Asisten Deputi Koordinasi Peningkatan Pelayanan Publik Drs Agung Prastistho mengadakan kunjungan di Sulut.
Kementerian yang mengkoordinir sejumlah kementerian dan Lembaga Pemerintah Nonkementerian bidang Politik Hukum dan Keamanan ini melakukan pertemuan dengan Jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara didampingi Forkompinda, serta Ombudsman Sulut.
Pada kesempatan itu Prastistho menjelaskan maksud dan tujuan melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Utara utamanya pada upaya-upaya peningkatan publik yang telah ditempuh oleh pemda serta menggali sejumlah kendala dan hambatan yang dihadapi dalam percepatan pelayanan publik. Tim juga akan akan melaksanakan peninjauan langsung di Samsat Manado, KPPT Sulut, Ombudsman RI serta Makorem 131 Santiago.
Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Ch Talumepa SH MSi dalam sambutannya menyampaikan Apresiasi kepada Kemenkopolhukan karena perhatian dan kepeduliannya terhadap Sulawesi Utara. 
Selanjutnya Talumepa menjelaskan sejumlah upaya Strategis Pemprov dalam optimalisasi pelayanan publik diantaranya, Penetapan Pergub tentang petunjukan penyelanggaraan Pelayanan Publik di lingkup pemda, Penyusunan SPP yang mengacu Permenpan tentang SPP di semua SKPD Pemprov maupun uni pelayanan Kabupaten/Kota, Penyusunan Tim penanganan pengaduan di Linkungan Pemprov Sulut, serta Pelaksanaan Survey Indeks Kepuasan Masyarakat.
Talumepa juga menyampaikan Sulut turut ambil bagian dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2016.
“Keikutsertaan ini diharapkan memicu inovasi dan terobosan dalam upaya menciptakan pelayanan publik yang mampu memenuhi tuntutan perkembangan zaman dan Masyarakat” tandas Talumepa.
Turut hadir dalam acara ini, Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Merpaung, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Kepala Ombudsman Sulut Helda Tirajoh SH dan Pejabat Eselon II di Lingkup Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)


Selasa, 01 Maret 2016

Lulusan PT Anak Sopir Angkot Akan Direkrut Jadi Pegawai Bank





Ini kabar gembira bagi warga masyarakat Sulawesi Utara, karena Pemerintah Provinsi Sulut dan Bank Indonesia Perwakilan Sulut telah membangun kerjasama untuk merekrut lulusan perguruan tinggi (PT) khususnya anak-anak dari sopir angkot akan direkrut menjadi pegawai Bank.
Hal itu disampaikan Gubernur Olly Dondokambey SE usai menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia provinsi Sulut Peter Yacobs di ruang kerjanya, Selasa (01/03) kemarin.
Dalam perekrutan nanti akan kami prioritaskan bagi anak-anak sopir angkot yang telah selesai study di Perguruan Tinggi, nanti perbankan yang akan melatih mereka, jika telah lulus mereka akan di pekerjakan di bank-bank yang ada di Sulut, jelas Gubernur.
Kebijakan ini, dilakukan sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran   di daerah ini.
Karena progres pembangunan daerah telah diarahkan pada pencapaian visi RPJMD 2016-2021 yakni "Terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik serta berkepribadian dalam budaya, ungkap Dondokambey.
Lebih lanjut Dondokambey menjelaskan tingkat kemiskinan Sulut sudah mencapai 8,98 % dari jumlah penduduk Sulut, hal ini menjadi warning bagi pemerintah daerah untuk mengerahkan segenap kemampuan yang ada dalam memerangi kemiskinan dan pengangguran.
Untuk itu dalam waktu dekat akan dicanangkan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Bolsel., dan diharapkan BI ikut bersama dalam pencangan nanti.
Gubernur juga minta agar BI dapat mendorong program CSR yang ada di perbankan Sulut untuk ikut bersama-sama menyalurkan program membantu bagi rakyat miskin di daerah ini.
Nantinya target pengentasan kemiskinan Sulawesi Utara akan ditekan hingga angka 5,1 persen dan pengangguran 6,3 persen pada tahun 2019.

Kedepan nantinya Pemerintah akan tetap fokus dalam pengentasan kemiskinan agar visi misi dari Gubernur dan Wagub dalam membangun daerah dapat terwujud dengan baik, tandas Putra terbaik Minut ini.
Turut hadir Sekprov Ir Siswa R Mokodongan, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanny parengkuan MAP, dan Kaban Kesbang Pol Edwin Silangen SE MA. (Humas Pemprov Sulut).



   

         

Gubernur: Pemprov Bakal Bangun Pasar Induk di Kalasey







Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menegaskan, kedepan Pemprov akan membangun pasar induk di Kalasey Kec, Mandolang Minahasa. Pasar induk tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh Pemprov Sulut. Penegasan orang nomor satu di Sulut itu disampaikan ketika menerima Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut Peter Yacobs di ruang kerjanya, Selasa (01/03) kemarin.
Gubernur mengatakan, tujuan dibangunnya pasar induk tersebut, guna memotong mata rantai monopoli harga yang dilakukan oleh para tengkulak selama ini.
“Hadirnya pasar induk tersebut dipastikan bisa menuntaskan monopoli harga yang diatur oleh mafia pasar selama ini, dan sebelum hasil pertanian itu di bawah kepasar tradisional terlebih dahulu harus masuk di pasar induk sehingga terbebas dari permainan harga”, ujarnya.
Menurut dondokambey harga bawang, rica dan tomat (Barito), jagung dan umbi-umbian serta sayur mayur di pasar-pasar tradisional saat ini harus mengikuti mekanisme pasar yang sengaja diatur oleh para mafia pasar. Mereka itu sengaja mempermainkan harga jual, padahal pembelian ditingkat petani relative sangat murah. sehingga banyak petani banting stir meninggalkan lahan pertanian mereka untuk menjadi tukang ojek karena merasa lebih cepat mendapat uang.
Oleh Karena itu Gubernur minta BI Sulut bersama bank-bank lainnya ikut bersama-sama dengan Pemprov Sulut membantu petani kita agar bisa lebih bergairah lagi, dengan memberikan bantuan dana dan bibit secara gratis demi mewujudkan ketahanan pangan daerah, melakukan operasi pasar serta lapak-lapak di pasar-pasar tradisional akan kita intervensi.
Kepala BI Sulut  Peter Yacobs menyatakan kesediaannya membatu Pemprov Sulut. Bahkan pihaknya saat ini telah menyiapkan ribuan bibit kelapa bagi petani di daerah ini, karena sudah banyak pohon kelapa di tebang karena sudah tua dan ada yang sudah mati. Tujuan pemberian bibit kepala ini untuk mendorong patani Sulut kembali menanam kelapa. Apalagi Sulut di kenal sebaga daerah Nyiur Melambai.
Yacobs juga menambahkan BI juga akan menanam kepala genja di sepanjang jalan Bandara Sam Ratulangi menuju Manado, sehingga bisa menunjang sektor pariwisata Sulut, kunci Yacobs. Turut Hadir Sekprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan, Asisten Ekonomi Pembangunan Sanny Parengkuan dan Kaban Kesbang Pol Edwin Silangen SE MA. (humas Pemprov Sulut).

Gubernur Siap Membuka Airport Running Series





 Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyatakan, kesediaannya untuk membuka lomba airport running series yang akan digelar Perum Angkasa Pura I Manado di bandara Sam Ratulangi Manado dalam waktu dekat ini. Hal itu dikatakan Gubernur saat menerima kunjungan GM Angkasa Pura I Manado Halendra Waworuntu  di ruang kerjanya, Selasa pagi (01/03) kemarin.
“Saya akan hadir untuk membuka lomba tersebut, sebab kegiatan ini merupakan upaya memajukan olah raga marathon di daerah ini, saya mendorong agar lomba lari marathon terur digalakan didaerah ini, sehingga kedepan generasi muda sulut bisa berprestasi ” ujar Ketua Umum Koni Sulut ini.
Lomba tersebut akan mempertandingkan lari marathon 2,5 Km, 5 sampai 10 Km, jelas GM Angkasa Pura I Manado. Turut hadir Sekprov Ir Siswa R Mokodongan, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Sanni Parengkuan MAP serta Kaban Kesbang Pol Edwin Silangen SE MA. (Humas Pemprov Sulut).