Minggu, 17 Desember 2017

Instruksi OD-SK Agar Bantu Korban Banjir Dan Tanah Longsor



Setelah semalam terjun menyalurkan bantuan esoknya Minggu (17/12/2017) , Pelaksana Tugas (Plh) Sekprov Sulut Jhon Palandung bersama tim Pemprov Sulut, TNI, BWS Sulut 1 dibawah pimpinan Djidon Watania turun lapangan dan menyerahkan bantuan kepada para korban banjir yang ada di kota Manado.
"Hari ini ada sejumlah titik yang akan kami serahkan bantuan kepada para korban banjir dan tanah longsor di kota Manado. Pagi tadi, sasaran kami menyerahkan bantuan di Malengdeng, Taas dan Perkamil. Masih ada sejumlah titik lagi yang akan kami serahkan bantuan kepada para korban banjir dan tanah longsor. Dan ini sesuai arahan pimpinan, pak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut (OD-SK). Untuk itu masyarakat bumi nyiur melambai yang tertimpa bencana banjir maupun tanah longsor segera melapor ke posko masing-masing daerah terdekat dan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi agar semua bantuan bisa berjalan dengan baik sesuai harapan pak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut," beber Palandung.
Diketahui hari ini sesuai instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut kata Plh Sekprov Sulut Jhon Palandung, ada  tujuh sampai dengan delapan titik, pemerintah provinsi akan menyerahkan bantuan kepada para korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di daerah bumi nyiur melambai provinsi Sulut ini.
Sementara itu Kepala  Balai Wilayah Sungai Sulut 1  Balai Djidon R Watania langsung merespon instruksi Gubernur dan Wagub  setelah semalam membantu menyalurkan bantuan , hari  minggu  ini langsung turun lapangan memberikan bantuan berupa bronjong dan sandbag  kepada pemkot Manado, BWS Sulawesi I juga mengirim bantuan Excavator PC 200 dan tenaga manusia untuk  pembersihan di Sungai Tikala.
" Tim  kami  ada yang dilapangan membantu korban banjir dan longsor ada juga di kantor memantau terus perkiraaan cuaca melalui satelit kami," katanya.
Untuk diketahui sesuai instruksi  Gubernur dan Wakil Gubernur  agar setiap instansi agar dapat membantu korban bencana banjir dan tanah longsor.


Biro Umum Setdaprov Sulut Bagikan Nasi Kotak Ke Korban Banjir

Untuk membantu warga Manado yang terkena banjir, Biro Umum Setdaprov Sulawesi Utara melakukan aksi peduli, Minggu (17/12/2017) pagi. Mereka membagikan nasi kotak sebanyak 500 paket kepada korban banjir yang tersebar di beberapa posko banjir seperti posko di Tanjung Batu, Taas, Perkamil dan Dendengan Dalam.

Kepala Biro Umum Clay June Dondokambey, S.STP, MAP yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Dantje Lantang, S.Pt, M.Si menyebutkan, penyaluran bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang jadi korban banjir.

"Aksi kepedulian ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Bantuan nasi kotak ini diharapkan bisa membantu para korban banjir di Manado,” katanya.

Bantuan yang diberikan jajaran Biro Umum ini mendapat sambutan baik dari masyarakat yang jadi korban banjir.

"Kami sangat apresiasi dan berterima kasih karena pemerintah sangat peduli dengan kondisi warga yang terkena banjir. Semoga hal ini bisa terus dilakukan,” ujar Soni Mottoh dan Steven Walukow warga korban banjir di Tanjung Batu. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Pemprov Sulut Gerak Cepat Bantu Korban Banjir



 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov) bekerja sama dengan pihak TNI tanggap darurat terhadap bencana Sulut. Dalam pantauan beberapa daerah sudah tergenang banjir dan tanah longsor. Pemerintah provinsi melalui Plh Sekprov Jhon Palandung dan asisten III Roy Roring, Kepala BPBD Noldy Liow, Kepala Balai Sungai Sulut 1 Djidon Watania beserta beberapa kepala dinas , badan dan kepala biro  serta  pihak TNI langsung melakukan rapat koordinasi menangani bencana.

Dalam rapat beberapa bantuan mengalir dalam rapat tersebut. 500 makanan siap saji dari bank Artha Graha dari BPBD  berupa Selimut dan tikar, Dinas Sosial  berupa supermie  dan Dinas Kesehatan kue -kue dan Aqua bantuan langsung disalurkan.

Menurut Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam video call dengan Plh Sekprov Jhon Palandung, mengatakan di perintahkan agar semua instansi harus secepatnya bergerak. Data yang di miliki harus cepat dikabarkan secepatnya bagaimana perkembangam Sulut. "Kalau kurang bantuan kemanusiaan langsung kabarkan saya dan akan secepatnya saya suruh mengantakan bantuan pada besok pagi , karena itu sekarang harus segera laporkan laporkan bagaimana situasinya," tandasnya. Lanjutnya, tenaga bantuan akan secepatnya dikirim karena itu secepatnya kabarkan dan itu secepatnya ditunggu.

Dan untuk  malam ini atas  perintah Bapak Gubernur bantuan langsung diberikan Pemprov Sulut di bawah pimpinan Plh Sekprov Jhon Palandung dan Asisten 3 Roy Roring , Kaban BPBD Noldy Liow, Kadis Sosial Grace Punuh, Kadis Kesehatan Debby Kalalo, Kaban Kesbang Evans Liow,  Kadis PU Steve Kepel, Kasat Pol PP Edison Humiang , Karo Infrastruktur  Jemmy Ringkuangan , Plh Karo Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Ferry Sangian langsung turun ke lokasi korban banjir dan tanah longsor membawa bantuan.
Tempat yang di kunjungi diantaranya di posko -posko pengungsi Jemaat GMIM Abraham Sario,  Sario utara lingkungan 2, Taas  lingkungan 6 banjer dan Paal 4


Sesuai data sementara akan diberikan bantuan diantaranya 5000 dos air mineral, 5000 mie instan, 200 karung beras, 15.000 makanan siap saji, serta 500 paket ikan kaleng.

Sabtu, 16 Desember 2017

Jadi Show Window, Wagub Kandouw Motivasi Badan Penghubung Untuk Bekerja Optimal

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw menghadiri perayaan pra natal Badan Penghubung Sulawesi Utara di Jakarta, Jumat (15/12/2017) sore.

Dalam sambutannya Kandouw menerangkan, natal merupakan momentum yang tepat bagi jajaran badan penghubung Sulut untuk meningkatkan motivasi dan semangat berkarya. Apalagi, Badan Penghubung Sulut merupakan show windownya bumi nyiur melambai. Artinya Badan Penghubung berperan dalam meningkatkan kualitas, akurasi, dan kelengkapan data base (potensi) daerah serta penggalakan kegiatan promosi daerah dan pembinaan masyarakat Sulut di Jakarta dan sekitarnya.

"Kantor penghubung fungsinya tidak main-main. Apalagi perannya sebagai show window yang tentunya diperhatikan banyak orang," katanya.

Oleh karena itu Kandouw meminta jajaran Badan Penghubung Sulut untuk bekerja maksimal sehingga menghasilkan out put yang memuaskan.

"Sebagai orang beriman, Mari kita jadi penyelenggaraan natal ini sebagai refleksi untuk meningkatkan keimanan dan mengaktualisasikan nilai natal dalam meningkatkan kualitas pelayanan," ujarnya.

Disamping itu, Wagub Kandouw juga mengingatkan jajaran Badan Penghubung Sulut untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) baik ASN dan THL dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional dan administratif.

"Saat ini bukan hanya ASN yang melalui assesment tetapi juga THL. Ini penting untuk memberdayakan SDM yang ada. Sehingga penempatan ASN dan THL berdasarkan kemampuannya," imbuhnya.

Adapun tema perayaan pra natal Badan Penghubung Sulut bersumber dari Kolose 3 : 15 a tentang Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Penghubung Sulut Weldy Poli beserta para pejabat eselon IV dan staf.

Gubernur Olly : Natal Membawa Damai Bagi Umat Manusia

Natal memiliki makna yang agung dan mulia serta senantiasa menghadirkan kesukacitaan dan damai sejahtera bagi kehidupan segenap umat manusia di dunia.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Bach A. Tinungki, M.Eng pada Perayaan natal PT. PLN (Persero) Regional Manado yang dilaksanakan di Manado, Jumat (15/12/2017) malam.

"Oleh karenanya, peristiwa natal kemudian menjadi hal yang sangat penting dan mendasar tidak hanya karena sukacita, damai sejahtera dan cinta kasih yang dibawa-Nya, namun terlebih karena kelahiran Kristus telah membawa damai, memberikan pengampunan dan keselamatan bagi umat manusia yang telah jatuh dalam dosa, sebagaimana pemahaman iman kita selaku umat kristiani," katanya.

Oleh karena itu, menurut Gubernur Olly, pemaknaan itu membawa umat kristen untuk merayakan natal tidak sekedar dalam konteks seremonial kebiasaan atau tradisi semata, melainkan harus benar-benar murni pengakuan iman atas kelahiran Yesus Kristus sebagai juruselamat umat manusia.

"Ini terimplementasi lewat ucapan syukur dan pembaharuan diri, sehingga natal akan membawa makna bagi kita semua," ujarnya.

Orang nomor satu di bumi nyiur melambai itu juga mengingatkan seluruh pimpinan dan jajaran PT. PLN (Persero) Regional Manado untuk mengimplementasikan pemaknaan garam dan terang dunia dalam menapaki langkah bersama membangun daerah.

"Jadikanlah Perayaan Natal sebagai wadah aktualisasi iman dan kasih kepada Tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas pelayanan sesuai karunia dan talenta yang kita miliki. Disamping itu, perayaan yang bernuansa religius sosial ini merupakan momentum yang penting dan strategis untuk saling memaafkan, saling melengkapi, saling menopang, menciptakan keharmonisan, serta membina kerukunan," ungkapnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengajak seluruh pimpinan dan jajaran PT. PLN (Persero) Regional Manado Senantiasa termotivasi untuk meningkatkan profesionalitas, kompetensi, etos kerja dan disipilin, agar dapat mempersembahkan karya pembangunan bagi kesejahteraan rakyat.

"Saya mengajak saudara sekalian, untuk bekerja baik dan bekerja keras mengupayakan alam ciptaan-Nya menjadi berkat bagi sesama manusia, dan menghasilkan buah. Kini saatnya bagi segenap umat kristiani terlebih khusus jajaran PT. PLN (Persero) Regional Manado, untuk bergandengan tangan, meneladani falsafah hidup sebagai pekerja-pekerja keras, yang mau menabur, mau berkorban penuh kesabaran, untuk menanti hasil yang lebih baik," imbuhnya.

Sebelumnya dalam khotbah yang disampaikan Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS), Pdt Dr HWB Sumakul disampaikan Firman Tuhan dari Kolose 3 : 15 a tentang Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu.

Menariknya, pada perayaan natal itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari PT. PLN kepada para Hamba Tuhan, rumah ibadat dan lainnya.

Adapun kegiatan itu turut dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Bara Hasibuan, General Manager (GM) PT. PLN Wilayah Suluttenggo Edison Sipahutar, GM PT. PLN Unit Induk Pembangunan Sulbagut Fajar Suroyo, para karyawan PLN dan perwakilan dari instansi terkait.

Musda Korpri Untuk Menjaga Eksistensi Organisasi

Sebagaimana diamanatkan Pasal 126 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Korpri merupakan tempat berhimpunnya para Pegawai ASN.

Hal itu disampaikan Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS dalam sambutan yang diwakili Plh Sekdaprov Sulut yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. John Palandung, M.Si pada Musyawarah Daerah Korpri Sulut yang dilaksanakan di Ruangan C.J Rantung, Jumat (15/12/2017) siang.

"Dimana Korpri bertujuan untuk menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN, serta untuk mewujudkan jiwa korps ASN sebagai pemersatu bangsa," katanya.

Lanjut Silangen, untuk mencapai tujuan itu, Korpri memiliki fungsi, yaitu : pembinaan dan pengembangan profesi ASN, memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota Korpri terhadap dugaan pelanggaran Sistem Merit dan mengalami masalah hukum dalam melaksanakan tugas kemudian, memberikan rekomendasi kepada mejelis kode etik Instansi pemerintah terhadap pelanggaraan kode etik profesi dan kode prilaku profesi serta menyelenggarakan usaha untuk peningkatan kesejahteraan anggota Korpri sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Dalam konteks demikian, Dewan Pengurus KORPRI sebagai penentu bagi tercapai atau tidaknya tujuan KORPRI, kemudian senantiasa dituntut aktualisasi peran dan tanggungjawabnya, serta diharapkan mampu menyesuaikan dengan kemajuan zaman, dan berbagai regulasi yang berkembang," ujarnya.

Diketahui, seiring diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang baru, Lembaga Korpri yang dalam ini Sekretariat Dewan Pengurus Korpri, mengalami perubahan struktur organisasi. Oleh karena itu, Silangen berharap perubahan itu semakin memotivasi Korpri Sulut.

"Perubahan ini tidak menyurutkan eksistensi Korpri Provinsi Sulawesi Utara, terlebih dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa dan Negara," paparnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Silangen mengajak seluruh Dewan Pengurus Korpri Sulut Periode 2017-2022 senantiasa menyadari peran, tugas dan tanggungjawab yang diemban masing-masing.

"Berada dalam satu tekad dan komitmen serta dapat menerapkan paradigma baru untuk menjadikan Korpri Provinsi Sulawesi Utara sebagai lembaga yang independen, mandiri, profesional, solid dan tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan, sebagaimana amanat dari Bapak Presiden Jokowi," imbuhnya.

Pertemuan itu turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta, SE, M.TP, Kepala BKD Dr. Femmy Suluh, Plh Kepala Biro PKKP yang juga Kepala Bagian Pengendalian dan Kerjasama Fery Jones Sangian, MAP dan perwakilan dari kabupaten dan kota di Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Berikut susunan anggota dewan pengurus Korpri Provinsi Sulawesi Utara Masa Bakti 2017-2022

-Penasehat
1. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE

2. Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw

-Ketua
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS

-Wakil Ketua I
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. John Palandung, M.Si

-Wakil Ketua II
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Mokoginta, SE, M.TP

-Wakil Ketua III
Asisten Adminstrasi Umum Ir. Roy Roring, M.Si

-Sekretaris
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Dr. Femmy Suluh

-Bendahara
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Praseno Hadi, Ak, MM

-Bidang Organisasi dan Kelembagaan
Ketua : Kepala Biro Organisasi Farly Kotambunan, SE

-Bidang Pembinaan Disiplin, Jiwa Korsa dan Wawasan Kebangsaan Ketua : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Steven Liow, S.Sos

-Bidang Perlindungan dan Bantuan Hukum
Ketua : Kepala Biro Hukum Glady Kawatu, SH, M.Si

-Bidang Usaha dan Kesejahteraan Ketua : Kepala Dinas Koperasi & UMKM Ch. E. Talumepa, SH, M.Si

-Bidang Kerohanian, Olahraga, Sosial dan Budaya
Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Gemmy Kawatu, SE, M.Si

-Bidang Pengendalian
Ketua : Inspektur Sulut Adrianus Nixon Watung, SH

Jumat, 15 Desember 2017

Cepat Tanggap, Gubernur Olly Bantu Gereja Germita Yang Terbakar di Beo Selatan Talaud

Cepat tanggap, mungkin istilah tersebut tepat untuk menggambarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kendali Gubernur Olly Dondokambey, SE.

Mendengar terjadinya bencana kebakaran yang menimpa Gedung Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA) Lungkangunaung di Desa Matahit, Kecamatan Beo Selatan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (13/12/2017) siang, Gubernur Olly langsung menginstruksikan Kepala Dinas Sosial dr. Grace Punuh, M.Kes bersama tim untuk meninjau langsung lokasi kebakaran.

Dihadapan para masyarakat Talaud yang menantinya, Grace didampingi jajaran Pemkab Talaud termasuk Wakil Bupati Talaud Petrus Tuange menyatakan rasa prihatinnya atas peristiwa tersebut, dan dirinya berharap agar mayarakat Talaud dapat sabar serta diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Pada kesempatan itu juga Grace memberikan bantuan tenda yang diterima langsung Wakil Bupati Tuange.

"Ini bentuk kepedulian dari OD-SK dalam merespon setiap keadaan yg terjadi pada masyarakat di daerah nyiur melambai tercinta," ujar Grace saat melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran.

Grace juga menerangkan bahwa bantuan yang diberikan Pemprov Sulut adalah untuk membantu masyarakat melewati masa awal pasca terjadinya bencana kebakaran itu.

“Kehadiran kami disini selain mengunjungi kami juga merasakan apa yang dialami masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian Pemprov Sulut kepada warganya, yakinlah, kami akan selalu hadir disaat warga masyarakat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Adapun jumlah kerugian akibat kebakaran itu menurut Pdt. Nurce Araginggang diperkirakan mencapai satu miliar rupiah.

Diketahui, kebakaran siang itu diketahui pertama kali oleh Veronika Lengsehang (38), warga desa setempat. Dituturkannya kepada petugas, ia melihat asap keluar dari kabel listrik yang tersambung ke gereja.

Saat itu juga, saksi melihat api mulai menyala di plafon gereja bagian depan. Ia lalu berlari menuju pastori yang berada di samping gereja untuk memberitahukan kejadian ini kepada pendeta gereja setempat.

Dalam waktu singkat, warga sekitar pun berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun tiupan angin siang itu cukup kencang, menyebabkan api cepat membesar hingga menghanguskan plafon serta bangunan gereja.

Sesaat usai mendapat laporan dari warga, Kapolsek Beo, AKP Atoneng Dalehade bersama beberapa personel bergegas mendatangi lokasi kebakaran. Tak lama kemudian, Tim Inafis Polres Talaud juga tiba untuk melakukan olah TKP.

Dikatakan Kapolsek Beo, kebakaran ini diduga akibat kabel listrik yang mengalami korsleting. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini,” ujarnya. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tutup Kapolsek. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)