Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Selasa, 03 September 2013
Silangen Hadiri Sertijab Kakanwil Kemenkumham
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sulut Drs Edwin Silangen MA, Selasa (3/9) di Maengket Hall Hotel Sahid Kawanua Manado, menghadiri serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulut, dari Drs. I Wayan Sukerta, Bc.IP, SH MA kepada penggantinya Drs. Juliasman Purba, MSi.
Silangen saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut, mengatakan, keberadaan aparatur Kemenkumham sulut memegang peranan penting dan strategis dalam upaya membangun supremasi hukum dan penegakan hukum secara adil. Sebagai sebuah intitusi peradilan, kewenangan Kanwil ini telah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas . Oleh karena itu diharapkan,perannya sebagai ujung tombak dalam penegakan hukum, dibawah kepemimpinnan Pak I Wayan Sukerta selama ini mampu menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan yang hidup didalam masyarakat, sehingga boleh terciptakan suasana harmonis khusunya di daerah Bumi Nyiur Melambai, ujarnya.
Oleh karena itu menjadi harapan masyarakat sulut, kiranya keberhasilan yang sudah dicapai pejabat lama dapat diteruskan oleh pejabat yang baru, dalam rangka membangun sulawesi utara yang lebih maju, berbudaya dan berkeadilan sejahtera, harap Gubernur Sarundajang, seperti di tuturkan oleh mantan Asisten III ini.(Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov)..
Silangen: BLSM Harus Tepat Sasaran
Bantuan Langsung Sementara (BLSM) yang diberikan kepada
masyarakat kurang mampu harus disalurkan baik, benar dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra
Edwin Silangen, SE MS saat menghadiri penyerahan BLSM tahap II yang digelar
Senin (2/9) bertempat di kantor POS Manado.
“Saya mengharapkan penyaluran BLSM tahap ke dua ini bisa
berjalan dengan baik, benar dan tentunya tepat sasaran,” ujar Silangen.
Hal ini dilakukan demi melindungi ketahanan sosial
masyarakat walaupun harus diakui bahwa program BLSM ini masih ditemui beberapa
permasalahan dalam proses penyalurannya, karena masih saja di temui proses
penyaluran yang tidak sesuai dan tidak tepat sasaran.
Untuk itu, Silangen mengharapkan agar semua pihak terkait
dapat bersama mengawal penyaluran BLSM tahap II ini, karena kebijakan yang
diambil pemerintah melalui BLSM untuk menjaga keberlangsungan negara dan
bangsa.
Diketahui seluruh Indonesia, rumah tangga penerima Kartu
Perlindungan Sosial sejumlah 15,5 juta rumah tangga miskin, sedangkan untuk
Sulawesi Utara sendiri berjumlah 161.089 rumah tangga yang tersebar di 15
Kabupate Kota dengan realisasi daya serap alokasi dana sebesar 93 persen sesuai
data terakhir sampai bulan agustus tahun 2013.(kabag humas Judhistira Siwu, SE,Msi sela
ku Jubir Pemprov)
Senin, 02 September 2013
Minggu, 01 September 2013
Wagub : Hidup Adalah Anugerah Tuhan
Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd menyatakan,
hidup yang kita nikmati saat ini merupakan suatu anugerah dari pada Tuhan. Karena
itu kita harus mengucap syukur atas kasih Allah yang yang kita peroleh secara cuma-cuma ini. Hal
itu disampaikan Kansil saat memimpin Ibadah HUT ke-75 Jemaat Lembah Yarden
Mawali Lembe Wil. Bitung Enam Minggu (1/9) kemarin.
Menurut Penatua PKB
Jemaat Pniel Tuna, Firman Tuhan yang terambil dari Kisah Para Rasul 1:15-26 merupakan
suatu ajakan kepada jemaat untuk bertekun dengan sehati dalam doa, ujarnya
sembari mengingatkan, terkadang jemaat tidak menyadari bahwa hidup yang kita
nikmati ini merupakan anugerah dari Tuhan, karena itu lewat suka cita iman di hari
ulang tahun kali ini, kita semua diajak untuk
bersyukur kepada Tuhan yang telah melalukan segala perbuatan baik kepada jemaat,
sehingga jemaat boleh bertumbuh dan berkembang
seperti sekarang ini, karena ketaatan dan kesetiaan kepadaTuhan, jelas Ketua
Wilayah PKB Wil Mawakom.
Bagian lain Kansil juga mengajak warga yang bermukim di pulau
lembe untuk menyukseskan, kehadiran mega proyek yang akan dibangun di Kota
Bitung seperti, Jalan Tol Manado-Bitung,
Bitung akan dijadikan sebagai daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung
Merah serta Pelabuhan Bitung akan di jadikan sebagai Pelabuhan Internasional
HUP Port. Kehadiran berbagai mega proyek itu dipastikan akan memberikan nilai
tambah bagi masyarakat kota bitung termasuk warga yang bermukim di pulau lembe
ini, katanya. Turut hadir dalam Ibadah tersebut Ibu Mieke Kansil Tatengkeng
serta para pejabat teras Pemprov dan Pemkot Bitung. (Kabag humas Judhistira
Siwu selaku jubir pemprov).
Wagub: JICA Terus Bantu Lesson Study di Sulut
Lesson Study (kajian pembelajaran) lewat program pelita JICA
yang dimulai sejak Tahun 2009, kini telah berhakhir di awal Tahun 2013 ini. Hal itu disampaikan
Courtessy Call, Masaaki Sato dan Naomi Takawasa sebagai ahli Lesson Study dari
International Development Center of Japan kepada Wakil Gubernur Sulut Dr.
Djouhari Kansil MPd, Jumat pekan lalu di Rudis Wagub di Bumi Beringin Manado.
Kajian pembelajaran, lewat komunitas belajar adalah
pendekatan yang dilakukan dengan fokus pengamatan terhadap siswa dalam
pembelajaran di kelas (disebut buka kelas, guru bergantian membuka kelasnyasnya
untuk diamati rekan guru lain, untuk dijadikan pelajaran bersama oleh para
guru), yang telah dilakukan selama ini di sekolah-sekolah, menurut Wagub strategi
pembelajaran ini dianggap telah berhasil membangun dunia pendidikan di sulut. Mereka juga berjanji akan terus melanjutkan
program ini, dan tentunya Pemprov Sulut akan
terus mendukung, apa lagi program ini merupakan swadaya dari mereka, katanya.
Wagub mengatakan, lewat strategis pembelajaran ini, para guru
akan mengenali indikasi pemahaman siswa dan diskusi guru-guru mengenai solusi
untuk mengatasi masalah yang dihadapi siswa dan membuat siswa lebih menikmati
situasi pembelajaran didalam kelas sekaligus memahami pelajaran secara lebih
mendalam, ujar mantan Kadis Diknas Sulut ini, sembari menambahkan guna menopang
program ini baik pemprov maupun kabupaten/kota akan menganggarkan lewat APBD
masing-masing.
Diktahui kerjasama ini dimulai sejak tahun 2009 ketika Wagub
masih sebagai Kepala Seksi (Kasi) Tenaga Teknis di Kanwil Depdikbud. Sebelumnya
pada Tahun 1997 Kansil pernah mengajar
di program S2 dan S3 di Universitas Nagoya
untuk memperkenalkan sulut di Jepang, jelas
Kadis Diknas Sulut Harold Monareh SH MSi melalui Kasi Tenaga Kependidikan JendrySualang
SPd yang ikut mendamping Wagub dalam pertemuan itu. Ikut hadir Staf Ahli
Gubernur Bidang SDM dan Kemasyarakatan Star Wowor, Dosen Bahasa Jepang Unima Orestis
Soidi, Koordinator Pengawas Dra. Martha Wantania SPd serta Kasi Tenaga Teknis
Jendry Sualang. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov).
Jumat, 30 Agustus 2013
Sulut Siap Gelar Asian Pasific Choir Game
Pemerintah Provinsi Sulut telah
siap menggelar Perhelatan 3rd Asian
Pasific Coir Game (APCG) yang akan berlangsung di Provinsi Sulawesi Utara pada
pertengahan bulan Oktober 2013 mendatang.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, selaku Ketua
Pengarah dalam pertemuan dengan Julia Hoppe sebagai Asisten Artistik Direktur Interkultur
Jerman bersama Ibu Aida Sumajuntak promotor Interkultur Indonesia, Ibu Lien
Pelapori dari PT Royalindo Expoduta selaku Event Organizer (EO) bersama Panitia
Daerah di rupat Wagub, Jumat (30/8) kemarin.
Menurut Wagub, pemerinah provinsi
sulut telah siap menggelar even internasional ini, karena persiapannya sudah berjalan dengan baik, termasuk
koodinasi dengan panitia pusat yang dipimpin langsung Menko Kesra Agung Laksono
selaku Ketua Umum Panitia Pusat, serta dari Interkultur Jerman yang menjadi
mitra kerja dalam kegiatan ini. Kansil menyebutkan, even ini telah mendapat
dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri, Bahkan kepada peserta KTT APEK
yang akan melakukan pertemuan di Bali, telah diberitahukan oleh Menlu RI Marthi
Natalegawa, bahwa di Sulut akan digelar APCG yang pesertanya dari manca negara,
ujarnya.
Karena itu Kansil berharap,
seluruh panitia untuk bekerja keras dalam menyukseskan acara tersebut, sembari
menambahkan yang menjadi Ketua Umum Panitia Daerah yaitu Sekprov Ir. Siswa R
Mokodongan dan Sekretarisnya Kepala Bappeda Ir. Roy O Roring MSi.
Diketahui sampai saat ini peserta
luar negeri yang sudah mendaftar yaitu Estonia, India, Iran, Malaysia, China,
Korea Selatan, Philipina dan Thailand. Sedangkan peserta nasional (Indonesia)
ada sekitar 41 dan sulut selaku tuan rumah ada 63 peserta. Namun pendaftaran peserta
ini masih terus dibuka, jelas Ibu Aida Simajuntak, sembari berharap kiranya
Choir dari PKB Sinode GMIM kiranya semuanya harus ikut dalam ven ini, karena diluar
negeri Choir PKB Sinode GMIM ini, sangat ditakuti oleh peserta lainnya.
Aida menyebutkan, perhelatan acara ini akan
berlangsung dari tanggal 8-18 Oktober 2013, dan lokasi kegiatan di empat tempat
yaitu di Gereja Sentrum Manado, Gereja Tiberian Gedung Joang, Hotel Peninsula
dan di GKIC. Dalam lomba tersebut ada 15 kategori yang akan diikuti oleh Choir
anak-anak, pemuda remaja, WKI dan PKB. Selama berlangsungnya kegiatan tersebut
juga akan diadakan Workshop dengan pembicara dari luar negeri. Karena itu Dia
mengajak seluruh pelatih dan pemerhati Choir didaerah ini untuk dapat ambil
bagian di acara tersebut, karena tidak ada biaya pendaftaran alias gratis, tambah
ibu Aida. (Kabag humas Judhistira Siwu selaku jubir pemprov). SKPD Pemprov Malas Tindaklanjuti Temuan Inspektorat
Warning bagi 45 SKPD dilingkungan
Pemprov Sulut, karena hasil temuan dari pemeriksaan semester pertama baru lalu
yang dilakukan Inspektorat Provinsi, setidaknya ada sekitar 80 persen SKPD
belum menindaklanjutinya. Hal itu terungkap dalam pemaparan Tim Pemeriksa
Inspektorat, pada rapat tindak lanjut temuan Inspektorat yang dipimpin Wagub
Dr. Djouhari Kansil MPd bersama Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan di rupat Wagub,
Jumat (30/8) kemarin. Pertemuan yang diikuti seluruh SKPD Provinsi ini menurut
Wagub sangat penting untuk diketahui bersama, sebab dari hasil temuan ini,
masih banyak terjadi kesalahan dalam pengelolaan
keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa maupun pengangkatan pejabat yang
tidak sesuai dengan aturan kepegawaian, dimana pangkatnya tidak lebih tinggi dari
staf, dan ini merupakan temuan yang ber-ulang-ulang, sebutnya. ”Walaupun temuan
ini hanya dalam bentuk administrasi, namun kalau tidak ditindaklanjuti akan
menimbulkan finansial bagi SKPD yang bersangkutan, “, katanya sembari mengajak Kepala
SKPD untuk mengundang Inspektorat dan BPK BMD atau BPK untuk pelatihan
peningkatan pengetahuan dibidang pengelolaan keuangan daerah maupun pengadaan
barang dan jasa, harapnya.
Mokodongan sendiri merasa sedih
dengan temuan PNS yang malas masuk Kantor, kiranya SKPD segera yang bersangkutan memberikan
pembinaan secara berjenjang agar pegawai yang malas tersebut bisa menyadari
kelakukannya, termasuk pengangkatan seorang pejabat yang melanggar aturan serta
pejabat yang belum mengikuti diklat PIM untuk segera mengikutinya. “Saya sedih
dan menyesal selaku Ketua Baperjakat, karena merasa kecolongan, dengan masalah
kepegawaian ini. Apakah ada unsur pandang enteng atau tidak, silahkan anda
menilai sendiri. Karena temuan yang berulang-ulang ini sangat memalukan”,
tegasnya. Mokodongan juga mengingatkan, agar pajak yang ada segera di setor
jangan ditahan-tahan. SKPD juga harus memiliki kartu inventaris barang yang
digantung di setiap bagian atau bidang, termasuk PPK dan PPTK yang tidak
memiliki pengetahuan dalam pengelolaan
keuangan daerah dan pengadaan barang dan jasa supaya segera diganti dengan
pegawai yang lebih paham, karena saya dan Pak Wagub sering mendapat semprot dari Pak Gubernur terkait dengan masalah-masalah tersebut, kuncinya.
Inspektur Provinsi Drs. Mecky M
Onibala MSi menambahkan, hasil temuan ini sudah dibuatkan LHP untuk dilaporkan
kepada Gubernur. Karena pertemuan ini merupakan perintah dari orang nom or satu
disulut, jelas mantan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra. (Kabag humas
Judhistira Siwu selaku jubir Pemprov).
Langganan:
Postingan (Atom)