Hasil perhitungan suara di TPS ini Prabowo HR 134, Jokowi JK 207.
Pelantikan Anggota KPPS oleh Ketua KPPS Marthen Kaawoan
Pemeriksaan Kotak Suara
Kabag Humas Menyalurkan Hak Pilihnya
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Rabu, 09 Juli 2014
SHS: Kemenangan Jokowi JK di Sulut adalah Partisipasi Masyarakat
Demikian penekanan Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Haŕy Sarundajang di hadapan insan pers di rudis Bumi Beringin Rabu 9 Juli 2014 sekitar pukul 18.00 wita. "Saya telah mendapatkan laporan masyarakat bahwa Jokowi-JK memenangkan pilpres di Sulut, dengan angka sekitar 60% dan angka ini bisa berubah dan resminya nanti disampaikan oleh KPU, oleh karena itu kemenangan ini disambut oleh seluruh masyarakat karena kemenangan ini adalah bentuk partisipasi dari masyarakat bukan mobilisasi sehingga benar-benar masyarakat merasakan bahwa Jokowi JK adalah bagian dari masyarakat"
"Ini adalah fenomena yang tidak terbantahkan, sebagai ketua Tim Pemenangan di Sulut, Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih Jokowi-JK, demikian juga semua pihak yang telah menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pelaksanaan Pilpres di daerah ini berjalan dengan aman dan lancar" lanjut Sarundajang
"Siapapun yang menjadi Presiden dan Wapres adalah presiden dan wapres bangsa, berbeda pilihan dan berbeda pendapat adalah hal yang biasa tapi jagan sampai membuat kita bermusuhan. Kita harus mendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih, tapi juga menghargai pemilih yang mungkin pilihannya berbeda dengan kita karena itulah tujuan kita berpolitik dan berdemokrasi", pungkas Sarundajang.
SHS Pantau Pelaksanaan Pilpres Bersama Forkompinda
Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Haŕry Sarundajang bersama Forkompinda Sulut, Ketua KPU dan Bawaslu Sulut memantau Pelaksanaan Pilpres di Sulut pada Rabu 9 Juli 2014.
TPS pertama yang dipantau adalah TPS 6 SDN depan Lapangan Bantik Malalayang Manado, selanjutnya TPS 1 SMP/SMA Kristen Tanawangko Minahasa, yang dilanjutkan dengan pemantauan di Salah satu TPS di Tareran Minahasa Selatan, TPS di Kecamatan Langowan Minahasa, TPS di Desa Paslaten Kec Remboken dan TPS di Kelurahan Madidir Kota Bitung.
Selesai melakukan pemantauan, SHS memberikan keterangan pers di Rumah Dinas Walikota Bitung dan menyatakan bahwa beliau sangat terkesan dengan antusiasme masyarakat Sulawesi Utara untuk berkontribusi dalam pesta demokrasi pemilihan Pilpres ini, hal itu dibuktikan dengan pemantauan di lapangan, dimana masyarakat sangat bergairah dalam menyalurkan hak pilihnya, terlebih pada saat ini umat muslim sedang melaksanakan puasa di bulan suci ramadhan tapi tetap antusias untuk memilih, untuk itu SHS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara dan menghimbau untuk mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan diatas segala-galanya, walaupun berbeda pilihan tapi janganlah saling bermusuhan dan karena pesta demokrasi telah usai maka mari songsong masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan pemantauan tersebut Sarundajang di dampingi oleh Kapolda Sulut Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga, Wagub Sulut DR Djouhari Kansil, Kajati Sulut Djunker Sianturi, SH, Kepala BIN Sulut, Kepala Pengadilan Negeri Manado, Ketua KPU Sulut Jessy Momongan, STh, Komisioner KPU Sulut, Vivi George, Ketua Bawaslu Sulut Erwin Malonda, SPd, MPd, Anggota Bawaslu Johny Suak SE, MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Prov Sulut Edwin Silangen SE MS dan Letkol Theo Kawatu dari Korem 131 Santiago. (DR Jemmy Kumendong, MSi< Kabag Humas selaku Jubir Pemprov).
Di TPS Desa Paslaten kec Remboken
Di TPS Kelurahan Madidir Kota Bitung
Gubernur dan Sekprov Berikan Hak Pilihnya di TPS 2 Bumber, Wagub di TPS 3 Kombar
Gubernur Sulawesi Utara Dr. Sinyo Harry Sarudajang dan
Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu)
Presiden dan Wakil Presiden RI, yang digelar secara serentak pada Rabu (9/7) kemarin, telah memberikan hak pilihnya di TPS 2 lapangan
tenes Kelurahan Bumi Beringin (bumber) Manado. Sementara Wakil Gubernur Sulut
Dr. Djouhari Kansil MPd memberikan hak pilihnya di TPS 3 Kelurahan Kombos Barat
(Kombar) Kec, Singkil Manado.
Golden triangle sebutan akrab dari Sarundajang, Kansil dan Mokodongan
disaat melakukan pencoblosan di TPS masing-masing ikut pula didampingi isteri
dan keluarga. Gubernur Sarundajang ikut didampingi Ibu Deetje Sarundajang Laoh
Tambuwun, Kansil didampingi Ibu Mieke Kansil Tatengkeng serta anaknya Inggrid Kansil sedangkan
Mokodongan ikut pula didampingi Ibu Esther Mokodongan Turang. Sarundajang dan Kansil
memberikan hak pilihnya hampir bersamaan sekitar pukul 8:00 Wita, sementara
Mokodongan pada pukul 11.30 Wita
Usai menggunakan hak pilih kepada wartawan Sarundajang mengatakan sebagai warga negara ia telah melaksanakan hak demokrasi pada pilpres kali ini, Ia juga mengajak warga masyarakat untuk memberikan hak pilih jangan golput karena hak pilih kita dapat menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.
Sarundajang berharap, agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan baik, aman dan damai. Jangan terprovokasi dengan isu-isu yang dapat menyesatkan yang dapat memecah bela persatuan dan kerukunan yang telah tercipta di daerah dan bangsa kita tetapi mari bersama-sama menjaga agar daerah dan bangsa kita tetap aman dan damai.
Wagub Djouhari Kansil mengimbau, para pemilih kiranya dapat
mengambil bagian dalam Pemilu Presiden dan Wapres kali dengan memberikan
suaranya di setiap TPS yang ada, karena jika tidak memberikan suaranya maka
akan rugi sendiri. tandas Kansil sembari
menyebutkan sebab suara kita sangat menentukan kepemimpinan nasional lima tahun
yang akan datang. Ia juga berharap kiranya sampai dengan selesai penghitungan
suara nanti suasananya dapat berlangsung aman dan lancar, apapun hasilnya kita
harus terimah lapan dada dan tidak perlu
ada arak-arakan. Sementara Mokodongan yang juga selaku Ketua Korpri Sulut berharap
siapapun yang terpilih nanti baik Pak Jokowi/Jusuf Kalla maupun Pak Prabowo/Hatta
harus kita dukung dan hormati, karena mereka merupakan putra-putra terbaik
bangsa, sembari berharap agar para pemimpin
masa depan kita ini, jika terpilih nanti kiranya mampu mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia serta
PNS, tandas salah satu putra terbaik bumi totabuan. (Kabag humas DR. Djemmy
Kumendong MSi selaku jubir pemprov).
Selasa, 08 Juli 2014
Pengidap HIV/AIDS Kalangan Remaja Capai 45 Persen
Ini warning bagi orang tua dan keluarga, bahwa pengidap penyakit
HIV AIDS di Provinsi Sulut khususnya di kalangan remaja usia 15-24 Tahun saat
ini mencapai anggka 668 orang atau 45 persen. Hal itu ditegaskan Wakil
Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Ketua Harian KPA
Provinsi Sulut, saat membuka sosialisasi bertemakan Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan
HIV/AIDS pada Remaja di Hotel Sahid Kawanua Manado, Selasa (8/7) kemarin.
Kegiatan yang digelar Dishub Kominfo dan KPA Provinsi Sulut
itu menurut Wagub, tingginya angka keterlibatan remaja terhadap penyakit ini,
lebih disebabkan karena sejumlah besar remaja aktif secara seksual pada usia
dini, dan tidak menggunakan kondom secara teratur serta lemahnya pengawasan
dari orang tua dan keluarga, sembari menyebutkan dua tahun lalu penyakit HIV/AIDS
baru mencapai 800, namun saat ini naik dua kali lipat hingga menjadi 1500
pengidap, ujarnya.
Untuk mengatasinya, Kansil mengajak semua stakeholder, baik
pemerintah, KPA, Lembaga Agama dan LSM secara bersama-sama mengeroyok penyakit yang menjadi musuh bersama
(The Commom Enemy) ini, agar bisa
menurun di masa yang akan datang, sebab apabila hanya pemerintah dan KPA
sendiri yang melakukannya, tentunya tidak akan berhasil.
Kansil juga menyebutkan, sekarang yang lagi ngetren adalah
traffiking terhadap anak-anak remaja atau perdangan manusia yang sering dilakukan
para mami sebutan keren dari para germo, mereka seakan tidak pernah merasa
takut dengan tindakan aparat Kepolisian Daerah yang terus memburu dan meringkus
mereka, berikut narkoba dan minkers termasuk pemerkosaan. Karena itu lingkungan
keluarga harus berperan didalamnya, sebab peran orang tua sangat besar dalam
berkomunikasi dengan anak-anak serta yang utama yaitu Iman, sembari berharap,
peserta yang hadir dalam sosialisasi ini kiranya akan menjadi corong kepada keluarga
dan masyarakat, tandas Kansil.
Kadis Hub Kominfo Drs. Joi Oroh mengatakan, tujuan kegiatan
untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS dan
penularannya serta meningkatkan peran dan tanggungjwab masyarakat dalam
mencegah penyebaran virus HIV/AIDS. Sedangkan pesertanya Oroh menambahkan,
merupakan pejabat dan pegawai Dishub/Kominfo, DWP, Forum masyarakat peduli
HIV/AIDS Sulut dan Pemuda/Remaja Dishub Kominfo. Sementara narasumber Wakil
Sekretaris KPA Sulut Drs. Masy Paturusi dan dari Dinkes Sulut. (Kabag humas DR.
Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).
Senin, 07 Juli 2014
Gubernur Sulut Himbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih
Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang menghimbau
masyarakat Provinsi Sulawesi Utara untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan Pemilihan
Presiden RI tanggal 9 Juli 2014 mendatang. Himbauan tersebut disampaikan oleh Gubernur
di kediaman Rumah Dinas Bumi Beringin.
Sarundajang mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suara pada Pemilihan Presiden mendatang karena pilihan masyarakat sangat menentukan arah kebijakan dalam pembangunan bangsa ke depan.
”Semua pihak harus berperan aktif guna mewujudkan Pemilu yang sukses, dalam artian Pemilu yang jujur, tertib, lancar, aman dan damai, jadikan pilpres ini sebagai pesta demokrasi bangsa yang besar, pesta demokrasi yang menggembirakan tanpa kampanye hitam dan rasa permusuhan yang hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan.” Lanjut Sarundajang.
Sarundajang mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suara pada Pemilihan Presiden mendatang karena pilihan masyarakat sangat menentukan arah kebijakan dalam pembangunan bangsa ke depan.
”Semua pihak harus berperan aktif guna mewujudkan Pemilu yang sukses, dalam artian Pemilu yang jujur, tertib, lancar, aman dan damai, jadikan pilpres ini sebagai pesta demokrasi bangsa yang besar, pesta demokrasi yang menggembirakan tanpa kampanye hitam dan rasa permusuhan yang hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan.” Lanjut Sarundajang.
Sarundajang juga berharap agar masyarakat
menjadi pemilih yang cerdas dan berkualitas dalam artian mampu mencermati konsep,
ide dan gagasan yang dibawa kandidat untuk memimpin Indonesia.
“Menyaring arus informasi yang masuk haruslah menjadi langkah awal
menjadi pemilih cerdas. Pemilih yang cerdas harus selektif mencari sumber
informasi dan pemberitaan terkait kelebihan dan kekurangan para capres. Pemilih
juga harus bisa memilih sumber informasi yang objektif, terpercaya, dan
independen. Selain itu, pemilih harus menggali sebanyak mungkin ide, konsep,
gagasan dan grand design yang dibawa oleh capres, mengingat hanya melalui ide
dan gagasan itu lah kita dapat menggambarkan bagaimana calon presiden memimpin
negara dan menjawab permasalahan-permasalahan yang ada. Dan yang paling penting
adalah presiden terpilih harus siap berkomitmen pada janji kampanyenya karena
kontribusi yang paling penting bukanlah pada masa kampanye melainkan pada saat
presiden memimpin nanti. Menjadi pemilih cerdas adalah kunci dari terpilihnya
presiden dan wakil presiden yang berkualitas, siap memimpin negara indonesia
menjadi negara yang unggul, dan siap menyelesaikan permasalahan bangsa serta
menjawab tantangan global untuk masa depan.” pungkas Sarundajang.
Pada bagian lain Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Ir. Siswa Rahmat Mokodongan menyampaikan bahwa segenap Pegawai Negeri Sipil di Sulawesi Utara Utara untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya dan menjadi pemilih yang cerdas, namun karena PNS itu dibingkai oleh aturan, maka PNS harus menunjukkan sikap netralnya, agar pelaksanaan Pilpres dapat berjalan dengan aman bersih dan jujur, disamping itu kenetralan PNS akan berdampak pada berjalan baiknya pelayanan publik di setiap instansi tanpa membeda-bedakan yang dilayani dan tidak diskriminatif serta PNS harus mengedepankan kompetensi dan profesionalitasnya. (DR Jemmy
Kumendong, Msi, Kabag Humas Selaku Jubir Pemprov)
Langganan:
Postingan (Atom)


