Minggu, 19 April 2015

Mieke Kansil Temu Kangen Alumni Pemdidikan Gunung Maria




Ibu Mieke Kansil Tatengkeng yang merupakan salah satu alumni pendidikan RS Gunung Maria Tomohon, Minggu (19/4) kemarin,  menggelar reuni bersama teman-temannya yang berlangsung di rumah Keluaraga Mokalu Yukulan di Kelurahan Kolongan 1 Lingk 2 Kec, Tomohon Tengah.
Reuni tersebut ikut pula di hadiri Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd yang merupakan suami tercinta dari Ibu Mieke Kansil Tatengkeng.
Menurut Ibu Mieke, yang juga selaku Ketua Umum Alumni RS Gunung Maria, yang didampingi Ketua Alumni Olga Karouw, Sekretaris Selvi Raintung dan Bendahara Sulce Terok, reuni ini sudah berlangsung sejak lama, dan tiap bulan kami melakukan pertemuan di rumah-rumah sesama anggota alumni.
Sedangkan tujuannya untuk memper-erat hubungan silahturahmi sesama teman-teman yang kini telah bekerja sebagai perawat di RS Gunung Maria, Puskesmas dan ada yang sudah pensiun, ujar Ketua Ikatan Perawat Kota Manado, sembari menambahkan saat ini anggotanya tinggal 40 orang karena sudah ada yang meninggal dunia.
Wagub menyebutkan, pekerjaan perawat merupakan pekerjaan mulia, karena itu kiranya daspat dilakukan dengan penuh rasa tanggungjawab, karena yang dilayani adalah manusia yang membutuhkan pertolongan.
"Jangan ceroboh, kita boleh belajar dari kasus-kasus yang pernah menimpa tenaga medis waktu lalu. Karena itu harus berhati-hati," ajak orang nomor dua di Sulut. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).      
 

Sulut Tuan Rumah Rakernas PGIW/SAG 2015




Provinsi Sulut sejak tahun lalu, sepertinya sudah menjadi langanan sebagai tempat penyelenggaraan iven nasional bernuansa religius, setelah Munas I Bamag se- Indonesia yang berhasil memilih Pengurus Bamag Indonesia pada akhir Nopember 2014.
Kini di tahun 2015 setidaknya ada tiga iven yang sama telah dan bakal di gelar di daerah ini yaitu pertemuan regional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se- Idonesia Timur yang dibuka Menag Lukman Hakim Saifuddin pada 8 April 2015 lalu, kemudian Kongres Nasional X Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang dirangkaikan dengan Pawai Paskah Pemuda Nasional pertama yang bakal digelar di Manado dari 28 April-3 Mei 2015, serta Rakernas PGIW/SAG pelaksanaannya dari 25-28 Juni 2015 mendatang.
Hal itu dibenarkan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, usai dilantik sebagai Ketua Umum Panitia Rakernas PGIW/SAG Tahun 2015 oleh Sekjen SAG Sulutteng Pdt Lamberty Y Mandagie, M.Teol dalam suatu Ibadah di Jemaat GMIM Pniel Kaskasen Tomohon, Minggu (19/4) kemarin.
”Kita boleh bersyukur dan patut bergembira karena daerah Sulut kembali di tahun ini secara berturut-turut boleh dipercayakan  menggelar iven nasional bernuansa religius,”kata Penatua PKB Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa.
Semua ini kita boleh yakini bersama semua iven yang telah dan bahkan akan berlangsung di Sulut, merupakan suatu anugerah dari Tuhan. Karena daerah Bumi Nyiur Melambai telah menjadi barometer kerukunan di tanah air, ujar Kansil sembari menambahkan usai pelantikan dilantjutkan dengan pertemuan perdana panitia.
Sekjen SAG Sulutteng Pdt Lamberty Mandagi menyebutkan, di percayakannya Sulut sebagai tempat pelaksanaan Rakernas ini, melalui keputusan Rakernas Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah dan Sinode Am (PGIW-SAG) Tahun 2014 di Bengkulu Sumatera Selatan.   
Penetapan Panitia tersebut berdasarkan Surat Keputusan Sekjen Sinode Am Gereja-Gereja di Sulutteng No:054/SK/SAG-III 2015 Tanggal 16 Maret 2015 dengan susunannya sebagai berikut:
Pengarah, Olly Dondokambey,SE Anggota (DPR-RI) dan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang.
Penanggung Jawab, Pdt lamberty Y mandagie, M.Teol (Sekjen SAG Sulutteng).
Ketua umum Pnt. Dr Djouhari Kansil MPd, Wakil Ketua Umum I Pnt Ir Roy O Rorojng MSi, Wakil Ketua Umum II Jemmy Ringkuangan AP MSi.
Ketua Pelaksana Pnt Aseano G Kawatu SE MSi, Wakil Ketua I Prof DR Poula Lumentut Runtuwena DEA, Wakil Ketua IIPnt DR Olga Sajouw Singkoh M.Hum, Wakil Ketua III Pnt DR Peggy Mekel DEA, Sekretaris Pnt Drs Johny Runtuwene DEA, Wakil Sekretaris I Pdt Jefry Saisab STh, Wakil Sekretaris II Ir Deeby Momongan M.Min, Bendahara Pmnt Jeffry Salilo Wakil Bendahara Ibu Florens Panungkelan MPd.
Panitia ini dilengkapi dengan Enam Seksi yaitu Seksi Sekretariat dan Dokumentasi, Acara dan Ibadah, Konsumsi, usaha dana, Transportasi/Penjemputan serta seksi Akomodasi. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).         
   

Jumat, 17 April 2015

Kansil Lounching Tahapan Pilkada Gubernur







Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, Jumat (17/4) kemarin melakukan Lounching dimulainya tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.
Acara yang berlangsung di halaman Kantor KPU Sulut di tandai dengan pelepasan balon yang dilakukan Wagub bersama kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH.
Wagub mengatakan, faktor utama sukses tidaknya penyelenggaraan pilkada adalah sangat ditentukan oleh dewan kehormatan penyelenggara pemilu , KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu. Karena sebagai sebagai pelaksana dan wasit dari pemilu kepala daerah, maka personifikasi anggota dan pimpinan lembaga penyelenggara haruslah independen dan tidak berasal dari parpol manapun.
Hal penting pula yang perlu diperhatikan yaitu penjadwalan maupun penytiapan atau penyempurnaan atas berbagai regulasi terkait, termasuk anggaran pemilu. Memahami akan perspektif tersebut, maka menjadi harapan kiranya dengan dilaksanakaqn lounching ini akan terbentuk dan terimplementasi konsep,pola dan aktualisasi penylenggaraan pemilu yang ideal dan benar-enar baik, efektif, efisien serta menjawab harapan kita semua, ujar Kansil.
Sebelumnya Ketua KPU Sulut Yessy Y Momongan STh MSi menyebutkan, lounching ini berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Sulut No.2/Kpts/KPU-Prov-013/Pilgub/2015 Tentang pedoman teknis tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernu/Wagub Tahun 2015 Tanggal 17 April 2015.
Maka dengan demikian menurut Momongan mulai hari ini tahapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur/Wagub sudah dimulai.
Momongan menambahkan untuk pendaftaran caleg Gubernur/Wagub tanggal 26 Juli s/d28 Juli 2015, dan hasil pemunggutan suara pada hari Rabu 9 Desember 2015.
Sementara Sekretaris KPU Sulut Yona Oroh SH mengatakan, tahapan pemilihan Gubernur/Wagub dilaksanakan melalui 13 tahapan yang dimulai dari perencanaan program dan anggaran serta evaluasi dan pelaporan. Hadir Sekprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, anggota KPU Provinsi dan kabupaten/kota se- Sulut.(Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov.      

Wagub: Forum Business Matching Mantapkan Hubungan Indonesia-Filipina





Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR Djouhari Kansil mengatakan kegiatan Forum Business Matching   yang diselenggarakan pemerintah Filipina  dan Indonesia bertujuan lebih memantapkan hubungan antara kedua negara.
hal tersebut disampaikan wagub saat memberikan sambutan pada acara tersebut yang dilaksanakan jumat (17/4) bertempat di aula bank Indonesia manado.
kegiatan yang diprakarsai pemerintah Filipina ini merupakan momentum penting dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya guna memperkaya informasi tentang perdagangan bebas serta sebagai media membangun hubungan yang lebih dalam terkait kerjasama ekonomi antara kedua negara.
Forum ini juga bertujuan untuk memahami langkah kedepan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan dalam  hal hubungan ekononi dan menggerakkan kesadaran pata pelaku usaha dalam mengambil posisi yang tepat untuk berhadapan dengan era masyarakat ekonomi asean (MEA).
Indonesia dan Filipina merupakan anggota ASEAN akan bersama menghadapi MEA, dua negara ini akan menjadi kekuatan baru tanpa sekat dalam berinteraksi. Data menunjukan eksport sulut ke filipina sebesar USD 1.29 juta pada tahun 2014, ini menunjukan hubungan ekonomi kedua negara menunjukan progres yang menjanjikan. Melalui business forum ini juga diharapkan para pelaku usaha dari berbagai bidang usaha bisa saling berbagi guna menunjang hubungan yang lebih baik antara dua negara. Berbagai produk dari kedua negara dipamerkan dalam kegiatan ini.
sementara itu Permanent mission of the Philippines Hon Noel Novicio mengatakan negara indonesia dan pilipina adalah mitra secara alamiah, banyak kesamaan antara kedua negara, berada bersama dalam berbagai organsasi ekonomi. eksport filipina ke indonesia mencapai USD 11,7 juta, kegiatan ini juga untuk memperkuat konektivitas dagang memperbesar pengetahuan dan mempertahankan kemitraan demi keuntungan bersama.
Wakil Konsulat Jenderal (Konjen) Philipina di Manado Jan Sherwin P Wenceslao menyebutkan, hajatan yang akan berlangsung selama dua hari ini merupakan hasil kerjasama Departemen Perdagangan dan Industri Philipina dengan Konjen Philipina di Manado.
Misi ini bertujuan untuk merealisasikan kesempatan yang ditawarkan MEA yaitu konsep satu pusat pasar dan produksi, jelas Wenceslao sembari menambahkan Indonesia termasuk Sulut merupakan pasar konsumen terbesar di ASEAN dan ini akan membuat para eksportir Philipina bisa bermitra langsung dengan para eksportir Indonesia termasuk Sulut.
 Public Relation Officer (PR) Konjen Philipina Novia HA Lambey menambahkan, misi bisnis ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari pembukaan pelayaran Gensan-Bitung.
 "diharapkan melalui misi bisnis ini dapat mendorong pertukaran perdagangan, pariwisata serta investasi diantara kedua kota pelabuhan ini," tandas Ibu Vivi sapaan akrabnya. (Kabag Humas Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si selaku jubir Pemprov).

Kamis, 16 April 2015

SHS beri ceramah pada Seminar Nasional Undang undang Desa di gedung Nusantara IV MPR







Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang diundang menjadi pembicara dalam Seminar Nasional “Problematika Implementasi Undang – Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang diadakan oleh DPD RI bertempat di Gedung Nusantara IV MPR – DPR – DPD jakarta 16 April 2015. Seminar dibuka oleh Wakil Ketua DPD RI Bpk. Prof. DR. Farouk Muhamad dan sebagai pembicara pada seminar nasional ini dari Pemerintah Pusat oleh Dirjen Pembangunan Desa sedangkan dari daerah yakni Gubernur Sulawesi Utara dan Jawa Timur mewakili Gubernur dan Bupati Sumenep dan Lampung Selatan mewakili Bupati.
Dalam materinya Gubernur menyampaikan gambaran implementasi Undang – Undang tersebut serta pengalaman empiris yang terjadi di daerah dan implikasi sistem pemerintahan desa kedepan. Bahwa dalam rangka mengantisipasi dua arus besar yakni partisipatif populis dan representatif elitis, maka birokrasi pemerintahan harus mampu menjadi penengah dengan sosok netral, mencegah implikasi – implikasi kearah negatif yang dapat memicu masalah – masalah penyelenggaraan pemerintahan. Rekomendasi gubernur: pertama kaitaqn dengan aturan – aturan yakni : aturan teknis harus mampu menciptakan syarat yang ketat dalam pembentukan desa, termasuk upaya konversi kelurahan menjadi desa dengan mempertimbangkan heterogenitas dan keunikan karakteristik daerah; aturan teknis harus dapat memperjelas masa depan desa persiapan yang dinyatakan tidak layak menjadi desa definitif; Aturan teknis harus memperjelas persyaratan calon kades maupun perangkat desa untuk etika birokrasi dan kewibawaan dan aturan teknis harus memberi kewenangan desa dalam kaitan dengan pengaturan kawasan khusus sehingga tidak kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah daerah;
Kedua tentang Penguatan peran pemda : Lemahnya SDM Aparatur Desa mendorong pemda untuk melaksanakan pembenahan khususnya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat : penyediaan SDM pendamping, menerapkan iptek, ttg dan temuan baru utk kemajuan desa, penguatan partisipasi masyarakat, pengawalan regulasi daerah yang pro desa, fasilitasi regulasi yang partisipatif, membangun prinsip – prinsip good governance, memperkuat komitmen dan konsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Gubernur di dampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Biro Hukum, Kepala BKPM Prov, Sulut, Kepala BPMPD Prov. Sulut dalam kegiatan Seminar tersebut. (Drs. Jahja Rondonuwu, Msi Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut)

Wagub Welcome Kehadiran Masyarakat di Rudis Bumber


  Tudingan bahwa Wagub Dr Djouhari Kansil MPd tidak peduli dengan masyarakat Nusa Utara, hanya merupakan isu yang sengaja dilemparkan ke publik oleh oknum-oknum yang tidak bertangunggjawab.
Pada dasarnya tokoh masyarakat Nusa Utara ini, sangat Welcome dengan kehadiran seluruh warga masyarakat yang ingin bertemu di rumah dinas Bumi Beringin Manado.
 Hal tersebut sebagaimana pantauan koran ini ketika tamu yang datang berkunjung di Rudis mendapat sambutan yang baik dari orang nomor dua di daerah nyiur melambai ini.
“Ditengah kesibukan Bapak Wagub, dia tetap menyempatkan diri untuk menerima tamu siapapun dia. Pesan Wagub itu sudah dimengerti oleh Pamong Praja yang menjaga kompleks kediaman Beliau. Jadi kami rasa tidak ada yang namanya  pilih kasih dalam hal menerima tamu, apalagi dari Nusa Utara. Rumah Dinas Bumi Beringin adalah rumah rakyat, jadi dipersilahkan datang,” ujar Kasubag Penerangan dan Publikasi Biro Pemerintahan dan Humas Setda Prov. Sulut, Alfrets Y Rambing S.Sos, Kamis (16/4) kemarin.
Menurutnya, kalaupun pak Wagub, belum bisa bertemu khalayak mungkin karena agenda acara yang sudah diatur protokoler dan tak bisa dianulir.
“Kalau Bapak Wagub ada di rumah dinas, pasti bapak akan menerima tamu yang datang, kecuali beliau lagi beristirahat, itu harus dimaklumi,” tutur Rambing yang kesehariannya meliput kegiatan orang nomor dua di Sulut ini. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Kansil : PNS harus menjadi berkat bagi masyarakat






Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang beragama Kristen dilingkungan Pemprov Sulut Kamis (16/4) kemarin, mendapat siraman rohani dari Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Pelayan Khusus di lingkungan Pelayanan GMIM.
Ibadah rutin yang dilaksanakan setiap hari Kamis itu diikuti para pejabat Eselon II, III, dan IV serta staf, sedangkan puji-pujian disampaikan pegawai dari BPK-BMD, Keasistenan Dua, Biro Perlengkapan, BPMPD,Sekretariat Korpri, BKD, Biro Umum, Biro Pemerintahan dan Humas serta Biro Kesra.
Dalam khotbahnya yang diambil dari Kitab Hosea 6:1-3 Kansil mengajak, pegawai harus menjadi berkat bagi masyarakat, karena kita merupakan pelayan masyarakat dan harus menjadi contoh dan teladan bagi orang lain disekeliling kita.
"Jangan sebaliknya seorang birokrat hanya ingin dilayani  masyarakat, mungkin karena ada kepentingan tertentu sehingga bersikap demikian, hal itu tidak boleh dimiliki oleh pegawai yang bertugas di lingkungan Pemprov Sulut," tegas Kansil yang juga selaku Ketua PKB di Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa.
Dalam kesempatan itu, Kansil juga mengingatkan PNS untuk lebih meningkatkan  kinerja dalam rangka melayani masyarakat.
 "Sudah pasti PNS harus lebih mengedepankan pelayanan yang prima kepada masyarakat, karena PNS adalah abdi negara dan pemerintah itu adalah wakil Tuhan di Dunia,"tandasnya.(Kabag Humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku Jubir Pemprov)