Selasa, 25 Agustus 2015

Yambise Ajari Soal Gender Kepada Isteri Legislator





Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Prof DR Yohana Susana Yambise PhD, di ruang rapat mapaluse kantor Gubernur, Sela (25/08)  mengajari isteri-Isteri legislator Sulut terkait dengan masalah gender. Kegiatan yang bertajuk Seminar sehari itu diikuti seluruh isteri-isteri legislator baik provinsi maupun kabupaten/kota.
Kegiatan yang di gagas Kerukunan Isteri Anggota Dewan (KIAT) Sulut itu ikur di hadiri Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, Kepala BP3A Sulut Ir Ernie Tumundo MSi serta Ketua KIAT dr Kartika Devi Kandou Tanos.
Yambise membuka cakrawala berpikir para isteri-isteri legislator ini yaitu guna, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender serta pelindungan anak di Provinsi Sulut, harus dilaksanakan dengan berbagai strategi serta kebijakan pemerintah daerah.   Kesetaraan dan keadilan gender ini lebih diarahkan untuk peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan dan anak di berbagai bidang pembangunan; pengintegrasian perspektif gender dalam pembangunan, penguatan kelembagaan pengarustamaan gender dan anak; serta penanganan tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak, ujar Menteri Asal Papua ini.Yambise mengakui, capaian pembangunan manusia dan pembangunan gender di sulut sudah mencapai hasil yang baikbahkan diatas rata-rata nasional hal ini ditandai dengan tingginya niulai IPM dan IPG yaitu berada padarangking tiga untuk IPM dan rangking tujuh untuk IPG.
Namun demikian selisih nilai IPM dan IPG Provinsi Sulut masih lumayan tinggi yaitu sebesar 7,65 diatas rata-rata nasional, hal ini menunjukan bahwa kesetaraan gender masih perlu ditingkatkan kemajuan pembangunan manusia di provinsi sulut karena belum sejalan dengan peningkatan kesetaraan gender, sembari berpesan untuk meningkatkan ini di tuntut adanya peran serta dari isteri-isteri legislator, ujarnya. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprov).   

Yambise: Beri Pujian Hasil Pemilu Legislatif Provinsi Sulut






Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Prof Dr Yahana Susana Yambise PhD memberikan Pujian  hasil Pemilu Legislatif 2014 di provinsi Sulut, karena menempatkan daerah ini pada rangking pertama dalam keterwakilan jumlah anggota DPRD perempuan yang duduk di lembaga legislatif tingkat Provinsi Sulut yaitu sebanyak 14 orang dari 45 anggota atau sebesar 31,11 %.
Pujian Yambise itu disampaikan pada temu koordinasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yang dihadiri Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kanil MPd di ruang rapat CJ Rantung, Selasa (25/08) kemarin.
Yambise menyebutkan, untuk indikator gender di Provinsi Sulut Tahun 2013 IPM/HDI berada pada angka 77,36 % atau berada pada peringkat tiga nasional, demikian pula indeks pembangunan gender IPG/GDI69,72% berada pada peringkat 7 Nasional. Indeks pembangunan gender IDG/GEM peringkat 4 Nasional, jelas Yambise saat menyampaikan paparan keberhasilah sulut di sector pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Namun dibalik pujian itu Yambise juga tak lupa memohon adanya perhatian dari Pemprov Sulut, untuk melarang petani cap tikus Sulut, tidak lagi menjual minuman keras itu ke Papua, alasannya karena meniman cap tikus itulah yang menjadi salah satu penyebab tingginya tindak riminal yang terjadi  di tanah Papua. Tak hanya itu yang dimintakan Yambise, juga terkait dengan perdagangan perempuan (Traffiking) di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Ia menilai  nomor satu perempuan dari Manado.
Kiranya stikma negative itu dapat dihilangkan, kedepan saya akan mengangkat perempuan Manado ke level yang lebih bermartabat. Apalagi konsep pemerintahan Jokowi, pembangunan di mulai dari KTI, tandasnya.     
   
Senada dengan Menteri, Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd mengatakan, partisipasi perempuan di lembaga legislatif tingkat provinsi untuk periode 1009-2014 sebesar 24,4% kemudian meningkat menjadi 33,33% pada periode 2014-2019 dan merupakan salah satu provinsi dengan angka tertinggi nasional.
Selanjutnya untuk prosentase partisipasi perempuan di Pemprov sebanyak 44% (khusus pejabat Eselon II Pemprov Sulut perempuan 11 orang dan laki-laki 41 orang), sedangkan perempuan sebagai Kepala Daerah dari 15 Kabupaten/Kota sebanyak 3 Bupati/Walikota perempuan (Minsel, Kepulauan Talaud dan Kotamobagu), sedangkan Wakil Bupati sebanyak dua orang yakni Minut dan Sitaro).
Kansil menambahkan, partisipasi perempuan pada lembaga yudikatif juga cukup signifikan yaitu untuk jaksa perempuan 43 orang (26%) dari jumlah jaksa sebanyak 167 orang dan jumlah hakim perempuan adalah 59 orang (68%) dari jumlah hakim 78 orang.
Kepala BP3A Sulut Ir Ernie Tumundo MSi mengatakan, Komitmen Pemda yang telah dituangkan dalam berbagai kebijakan dan program di SKPD terkait memberikan sumbangsih yang signifikan dalam pembangunan dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah ini. Termasuk penerapan sekolah ramah anak dan puskesmas ramah anak, serta menyediakan route yang aman bagi anak-anak ked an dari sekolah. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemporv).     

Sekprov Harap Pengusaha TV Kabel turut sukseskan pilkada




 
Dalam rangka mewujudkan penyiaran yang sehat menghadapi pilkada 9 Desember 2015 nanti, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) sulut mengadakan pertemuan bersama para pengusaha TV kebel se Sulut.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Selasa (25/8) bertempat di ruang WOC kantor gubernur sulut, dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Ir Siswa R Mokodongan.
Sekprov dalam sambutan mengatakan  menyambut baik pelaksanaan Kegiatan ini, serta kegiatan ini penting guna menciptakan suasana aman dan tertib dalam pelaksaan pilkada nanti melalui siaran yang diberikan oleh TV kabel, KPID juga harus mampu mensosialisasikan dengan benar bagi para pengusaha TV dan TV kabel agar pelaksanaan pilkada nanti berjalan dengan aman, suksesnya pilkada ada juga pada para pengusaha TV kabel, untuk itu para pengusaha TV kabel harus turut mensukseskan pelaksanaan pilkada nanti. Sekprov berharap KPID dan pengusaha TV melakukan kontrol sosial atas siaran-siaran yang diberikan bagi masyarakat. Terkait Pilkada, Sekprov mengatakan Pemerintah daerah sendiri telah siap dalam pelaksanaan nanti untuk itu swmua pihak harus mendukung dan mensukseskan bersama pelaksanaan pilkada.
Ketua KPID Sulut Raimond Pasla dalam sambutan mengatakan pertemuan ini penting karena dalam menghadapi pilkada nanti media penyiaran akan menjadi sarana kampanye, ada batasan yang harus digunakan karena dalam media televisi yang menggunakan frekwensi berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat.
Deny Rantung Sekretaris KPID Sulut, dalam laporan mengatakan kegiatan ini guna efektifitas KPID dalam menghadapi pilkada nanti, agar mewujudkan lembaga penyiaran netral dan independen, informasi yang berkualitas bagi masyarakat, terciptanya netralitas bagi masyarakat, meningkatkan peran KPI terhadap pembangunan daerah, serta mewujudkan penyiaran netral dalam pelaksanaan pilkada.

Senin, 24 Agustus 2015

Alex Wowor Jabat Dirut IPDN Tampusu


Pergantian pimpinan kembali terjadi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Sulawesi Utara Tampusu. DR Alex Wowor dipercayakan menjadi Direktur kampus IPDN Tampusu menggantikan Dra. Rosye Kalangi,Msi yang dipercayakan menduduki jabatan baru sebagai pembantu rektor bidang administrasi umum dan keuangan IPDN Jatinangor.

Serah Terima Jabatan dilaksanakan Senin (24/8),  di Kampus IPDN Tampusu disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil,Mpd dan rektor IPDN  Prof DR Ermaya Suradinata.

Rektor dalam sambutan mengatakan, sertijab adalah hal yang biasa, dengan kepemimpinan baru diharapkan apa yang diinginkan pemerintah yakni revolusi mental dapat diwujudkan secara nyata dalam kampus IPDN. dirinya berharap para jajaran yang ada di IPND kampus Sulut agar menjaga kehidupan para praja agar kondusif dan lebih baik lagi, sehingga kita bisa bersama membangun negara agar lebih baik lagi serta memberikan pelayanan yang terbaik, revolusi mental bangsa harus terwujud dengan baik demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Wagub Kansil juga mengatakan dengan pergantian pemimpin yang baru, Kampus IPDN Sulut diharapkan tetap memberikan pelayanan terbaik serta terus berinovasi dan menghasilkan lulusan yang terbaik, demi pengabdian terbaik bagi nusa dan bangsa. Wagub juga menyampaikan selamat kepada Direktur baru yang akan memimpin IPDN kampus Sulut dan menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian selama menjadi direktur kampus IPDN sulut.

Turut hadir dalam acara sertijab tersebut, pejabat Eselon II lingkup pemprov Sulut, Forkopimda Kabupaten Minahasa dan tamu undangan lainnya.




SHS hadiri Raker Para Gubernur, Kapolda, Kajati se Indonesia di Istana Bogor, Senin, 24/08

SHS Hadiri Raker Para Gubernur, Kapolda, Kajati se Indonesia.

    Presiden RI, Joko Widodo, disertai jajaran Kabinet memimpin Rapat Kerja bersama seluruh Gubernur se Indonesia, termasuk didalamnya Kapolda dan Kajati di tiap Provinsi, bertempat di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (24/08).
    Dalam pengantar kata dihadapan seluruh Gubernur, Kajati dan Kapolda se Indonesia, oleh Kepala Negara Joko Widodo, menekankan akan gejala perlambatan ekonomi di tanah air yang diakibatkan oleh krisis global, diantaranya krisis Yunani, kenaikan suku bunga di USA, depresiasi mata uang Yuan di China, serta konflik dan ketegangan antar negara di senanjung Korea, baik Korut ataupun Korsel.
    Untuk itu,.lanjut Presiden RI, diharapkan kepada segenap para Kepala Daerah dan pimpinan Kepolisian serta Kejaksaan di tanah air, agar dapat mengantisipasi bersama, dengan kepatuhan bersama dalam menyikapi akan kondisi tersebut.
     Juga ditandaskan Presiden Jokowi, akan pentingnya menyimak tujuan berbangsa dan bernegara dalam cita2 menuju masyarakat yang adil makmur. Hal ini dapat tercapai jikalau pertumbuhan ekonomi yang baik, dari pemanfaatan anggaran APBN, APBD, Swasta serta minat Investasi dinegara kita, ujar Presiden.
     Acara Raker ini juga Diselingi tanya jawab serta dialog antara peserta rapat dengan Presiden Jokowi serta Kapolri maupun Jaksa Agung RI.
     Demikian Humas Pemprov Sulut, memberitakan dari Istana Bogor. ( Roy RL Saroinsong,SH selaku Juru Bicara).

Minggu, 23 Agustus 2015

SHS : Peran Gereja, jadi garam n terang bagi kancah Perpolitikan

    Gubernur Sulut, DR SH Sarundajang, dikesempatan Minggu, (23/08) Meresmikan gedung gereja GMIM " Yudea" Malola Satu wilayah Kumelembuai-Minsel, sekaligus oleh Ketua BPS GMIM Pdt DR HWB Sumakul, STh, turut serta mentahbiskan pemekaran jemaat yang sebelumnya dari jemaat GMIM Imanuel dan melantik Ketua BPMJ Yudea.
    Disela2 sambutan Gubernur SH Sarundajang dihadapan jemaat dan Masyarakat Desa Malola Raya, yang mendaulat bahwa dirinya
punya hubungan kekeluargaan /kekerabatan serta tali persaudaraan erat dengan Desa ini yang asri serta sejuk, terletak di kaki pegunungan Loloumbulan yang kaya akan ke aneka ragaman SDA,
memberi apresiasi juga salut akan segala daya upaya jemaat dalam menyelesaikan pembangunan gedung gereja yang hanya memakan waktu 25 bulan, dengan menelan anggaran sekitar 2.1 Miliard, sebagian berasal dr swadaya jemaat, donatur dan para perantau sukses asal desa ini.
   Olehnya, tandas SH Sarundajang, dirinya bangga akan  kemampuan SDM serta talenta dari Putra/i , asal desa ini, yang banyak menghasilkan kaum intelektual terkemuka di Propinsi ini. Sekaligus berharap agar main set serta orientasi kultur dari para masyarakat, untuk dapat mengelola sumber penghasilan berupa minuman khas Minahasa yakni Cap Tikus, dimana Desa ini mayoritas adalah petani produksi cap tikus serta penghasil Gula Aren dr pohon Enau, dari sistem tradisional ke arah modernisasi, diantaranya guna memenuhi kebutuhan alkohol teknis bagi industri Farmasi maupun kalangan Kedokteran.
Juga mengajak para cendekiawan asal Malola, dapat mengseminarkan akan kedua komoditi andalan di atas, dengan pendekatan kearifan lokal (local wisdom), agar didapati solusi serta jalan pemecahan dari rumitnya masalah pengelolaan minuman yang mengandung alkohol ini. 
  Diakhir arahan Gubernur 2 periode ini, menghimbau, untuk menjelang perhelatan akbar di tahun politik ini, agar kiranya segenap lapisan masyarakat dapat mengsukseskan pelaksanaan Pilkada serentak, baik di tingkat Kab/Kota maupun Provinsi, pada 9 Desember yg akan datang.
    Sekaligus juga, tegas SHS, meminta Kontribusi atau peran Gereja, yang dapat menjadi garam atau terang bagi Umat-Nya, dalam kancah perpolitikan secara proporsional, menghindari polarisasi atau paham sektarian yang sempit agar tidak menjerumuskan jemaat pada disintegrasi antar sesama umat
    Turut serta dalam kegiatan ini Ketua Tim Penggerak
PKK Prov Sulut, Ny Deetje A Sarundajang Laoh Tambuwun, Para Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulut, diantaranya Kadis Diknas Prov Sulut yang bersedia memfasilitasi tersedianya sarana Sekolah Menengah, setingkat SMK di Desa ini sesuai aspirasi dam dambaan Masyarakat Malola Raya, juga turut pula diserahkan sumbangan dari Keluarga Besar DR SH Sarundajang Laoh Tambuwun, kepada panitia pembangunan gereja bagi tersedianya sarana peribadatan, berupa Mimbar Khadim yang representatif. Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan (Roy Saroinsong, SH selaku Juru Bicara)