Senin, 11 September 2017

Pemprov Sulut Apresiasi Kerjasama Antam dan Posindo

Launching penjualan emas batangan di kantor pos yang merupakan kerjasama PT. Aneka Tambang (Antam) Tbk. dan PT. PosIndonesia, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

"Selamat atas peluncuran ini. Saya berharap mampu memberikan dampak positif terhadap sektor perekonomian di Bumi Nyiur Melambai," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta, SE, M.TP saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey, SE pada launching penjualan emas batangan Antam di Kantor Pos yang dilaksanakan di Manado, Senin (11/9/2017) pagi.

Menurut Gubernur Olly, peluncuran tersebut harus mampu mendorong semua pelaku usaha lainnya memberikan penguatan terhadap perekonomian Sulut.

"Saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk secara sinergis memberikan penguatan dari segi pengembangan perekonomian terhadap konstruksi pembangunan demi terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya," ujarnya.

Disamping itu, Olly juga menyinggung pentingnya peranan pasar yang merupakan pusat kegiatan ekonomi yang dapat mendorong danmemperlancarkegiatanekonomibagi masyarakat melalui tiga fungsi utamanya, yakni sebagai sarana distribusi, pembentukan harga, dan sebagai tempat promosi.

"Semua unsur penting ini perlu terus ditumbuh-kembangkan seiring tuntutan ekonomi
global yangsemakinkedepan,semakin mengharapkan suatu aktivitas ekonomi untuk lebih efisien dengan flexibilitas yang tinggi," paparnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly menjelaskan latar belakang perekonomian di Indonesia yang telah mengalami perubahan.

"Ini seiring dengan meningkatnya kolaborasi tiga unsur penopang pembangunan (pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat) yang turut didukung oleh berbagai faktor, seperti : perkembangan teknologi, kondisi perekonomian, dan keamanan global," imbuhnya.

Diketahui, kerja sama ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat membeli emas ANTAM di seluruh Kantorpos di Indonesia dan sebagai sarana me-leverage bisnis masing-masing BUMN. Bagi ANTAM dengan adanya kerjasama ini, jaringan pemasaran produk emas semakin luas dan menjadi salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada konsumen.

Sedangkan bagi Pos Indonesia, kerjasama ini meningkatkan pendapatan melalui bisnis layanan baru dengan segmen pasar pelanggan yang datang ke Kantorpos (walk-in customer), membentuk citra positif bahwa Pos Indonesia telah mampu menangani kiriman barang dengan kategori valuable goods, meningkatkan daya saing perusahaan dengan kompetitor, serta turut mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi atau menabung dengan membeli emas untuk masa depan.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri Direktur Jaringan, Ritel & SDM PT. Pos Indonesia, Ira Puspadewi, Direktur Pemasaran PT. Antam (Persero) Tbk, Tatang Hendra dan perwakilan dari perwakilan dari BUMN lainnya di Sulut. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Wagub Kandouw Membuka Pemilihan Nyong dan Noni Sulut 2017


Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw Foto Bersama Dengan Para Calon Nyong Noni Sulut 2017. Acara Pembukaan Pemilihan Nyong Noni Sulawesi Utara (PNNS) 2017 resmi di buka oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw, bertempat di Novotel GKICC Manado, Minggu (10/9/2017) kemarin.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan ajang bergengsi ini diharapkan adalah putra putri terbaik sebagai duta wisata dan budaya promosi daerah utusan kabupaten Kota se- Prov Sulut.

"Pariwisata salah satu program Unggulan Pemerintah Provinsi n dan kab/kota) mereka akan berkompetisi di tingkat Provinsi dan yg akan terpilih nanti, dipersiapkan untuk mengikuti Puteri Indonesia 2018. Dalam ajang ini bukan sekedar mengejar juara saja tapi yg paling pokok juga menjadi wadah utama untuk menambah wawasan dan Inovasi  pengembangan diri saling tukar informasi tentang potensi dan budaya daerah, memberi manfaat bagi masyarakat menjaga tradisi, menjalin kebersamaan dan kekeluargaan serta menjadi Barometer SDM di Sulut," ungkapnya.

"Ayoooooo ..., tunjukkan prestasimu kamu bisa .... selamat berjuang adik-adikku yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik, Sukses menyertai kalian semua," harap orang nomor dua Sulut itu.

Sementara itu, Ketua Panitia PNNS 2017, dr Kartika Devi Tanos dalam laporannya mengatakan PNNS 2017, dengan mengambil tema "Loving In Diversity", maksud dan tujuannya membentuk generasi muda dalam hal penyadaran akan nilai-nilai budaya, tatanan sosial serta pengembangkan potensi diri dan kepemimpinan. Dan memilih duta wisata dan budaya yang mampu menjadi pilar promosi pariwisata didalam dan diluar daerah.

Lanjut dr Devi menyebutkan, waktu pelaksanaan kegiatan PNNS 2017, dilaksanakan pada hari Jumat 10 s/d 16 September bertempat di GKICC Manado dengan kegiatan sbb:

1. Karantina, pemeriksaan kesehatan, pembekalan diri untuk peningkatan pengetahuan melalui informasi atau penyampaian materi dari narsum terkait, ibadah/sholat bersama, table maner, kegiatan olahraga.

2. Kegiatan diluar ruangan kunjungan sosial ke panti asuhan di Bitung, media cetak, sekolah di Bitung, Perguruan tinggi Unsrat, Outbond, kunjungan ke pasar Bersehati, malam bakudapa bersama Duta periwisata daerah, tempat wisata budaya serta kantor Pemprov Sulut. Sedangkan penilaiannya meliputi Karantina, Wawancara, P1enugasan, Brain, Beauty, Behavior, Brave.

Adapun Tim Juri, kata dr Devi, meliputi Juri dari Kementerian, Akademisi, TP-PKK, Pemerintah, Media, Pengusaha atau Entrepreneur serta INNS, sedangkan panitia terdiri dari unsur Pemprov Sulut/dinas terkait, INNS, pihat ketiga Event Organizer (EO). Sedangkan yang menjadi Narsum, Gubernur Sulut, Kadis Pariwisata Sulut, Ibu Wakil Gubernur Sulut, Rektor Unsrat, Manado Post, Kadin Sulut, Ketua INNS, Dinkes Sulut, Tim Ahli Dokter Kecantikan dan Sari Ayu, BIN Sulut, pihak hotel untuk Table Manner.

Adapun hasil yang diharapkan menurut dr Devi akan ditetapkan sebagai pemegang gelar Nyong Noni Sulut 2017, dan untuk Noni Sulut 2017 terpilih akan dipersiapkan untuk menjadi perwakilan Sulut pada pemilihan Putri Indonesia 2018.

Diketahui, dari 15 Kab/Kota Se Sulut, hanya Kabupaten Sitaro yang tidak mengirim utusan dalam ajang Pemilihan Nyong Noni Sulut 2017 ini.

Turut hadir, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang, Kepala Bidang Promosi Voura Kumendong, Ketua INNS, Panitia Pelaksana, Kepala Dinas Pariwisata Kab/Kota se Sulut.

Minggu, 10 September 2017

Wagub Kandouw Ibadah Pengucapan Syukur Di Jemaat GMIM Bukit Moria Rike



Wakil Gubernur Sulawesi Utara  Pnt.Drs Steven O.E Kandouw mengikuti Ibadah Pengucapan Syukur di Jemaat GMIM Bukit Moria Rike Minggu (10/9/2017) Kemarin.

Dalam sambutan Wagub mengatakan, mengiring kebersamaan ini atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara serta selaku pribadi dan keluarga dengan penuh kasih saya ucapkan selamat berpengucapan syukur kepada seluruh komponen jemaat kiranya momentum ini akan senantiasa memberikan semangat baru bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas iman dalam mencari kedamaian sorgawi di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Pelaksanaan pengucapan syukur mempunyai  arti dan makna yang sangat penting dalam konteks kekristenan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan umat kristen, mengucap syukur adalah suatu proses penyerahan diri secara utuh kepada Allah yang merupakan wujud implementasi iman jemaat kepada Tuhan Yesus Kristus yamg senantiasa menganugerahkan berkat-Nya melalui nafas kesehatan kekutan penyertaan serta materi finansial bagi kita dalam menunjang kehidupan berkeluarga berjemaat dan bermasyarakat, kata Wagub


Pemaknaan dan cara pandang seperti ini merupakan hal yang wajib dan penting untuk dimiliki oleh setiap orang percaya khususnya jemaat di tempat ini, agar kita tidak hanyut dalam perayaan syukur dengan berbagai kegiatan yang bersifat seremonial semata, dan bahkan cenderung dengan pemborosan serta pesta pora, tetapi ungkapan syukur jemaat harus diikuti dengan tekad dan semangat untuk lebih meningkatkan kualitas iman lewat pelayanan dan pemberitaan Injil Kristus dalam berbagai kegiatan dan program-program yang bersifat religius maupun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mementum ini pula  menjadi tepat dan strategis untuk mengevaluasi dan merevitalisasi perjalanan kehidupan jemaat, disamping itu sebagai wahana membetuk komitmen dan tekad iman kedepan, harap Kandouw

Sejalan dengan itu, guna peningkatan partisipasi jemaat dalam konteks pembangunan daerah maka sat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mengupayakan berbagai geliat pembangunan pada berbagai sektor, termasuk di dalamnya pariwisata daerah, yang menuntut kesanggupan dan kesiapan kita dalam memanfaatkan semua peluang yang ada, ketersediaan sumber daya manusia yang handal, full skill dan kapabel menjadi keharusan dalam menjawab peluang ini di tengah sengitnya persaingan regional dan global, Ucap kandouw

Di samping itu dengan melihat berbagai isu yang berkembang saat ini, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika, miras pergaulan bebas, kriminalitas, seks bebas pelecehan seksual, isu sara, radikalisme dan terorisme, maka jemaat untuk dapat melakukan tindakan-tindakan antisipasi seperti peningkatan fungsi kontrol dalam kehidupan bermasyarakat, tidak apatis terhadap lingkungan sekitar, cerdas dan bijak dalam menyikapi berbagai hal yang dapat memecah kesatuan dan persatuan bangsa, serta membudayakan dan mengamalkan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila,UUD 1945,NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap lini kehidupan sosial kemasyarakat, Tutup Wakil Gubernur Steven Kandouw

Ibadah ini dipimpin oleh Pdt Ferdinan Waworuntu M.Th dengan mengutip 1 Timotius 3:1-13 tentang syarat-syarat bag penilik jemaat dan diaken, Tuhan memakai siapapun yang di kehendaki-Nya untuk menjadi pelayan Tuhan dan  hidup kudus dari pelayan Tuhan akan menjadi berkat bagi kehidupan keluarga jemaat dan masyarakat.


Turut hadir dalam acara ini seluruh BPMJ dan Pelsus serta Jemaat GMIM Bukit Moria Rike

Sekprov Silangen Hadiri HUT Ke-91 Jemaat GMIM Ekklesia Sario Titiwungan



Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE, M.Si  mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, menghadiri Ibadah Ucapan Syukur HUT ke-91 Tahun Jemaat GMIM Ekklesia Sario Titiwungan Manado dirangkaikan dengan Pengucapan Syukur Kota Manado  Minggu (10/9/2017) Kemarin

Dalam sambutan  Sekprov Silangen mengatakan,  sangat bersyukur dapat hadir dalam Ibadah Syukur HUT ke-91 Jemaat GMIM Ekklesia dan Pengucapan Syukur Kota Manado.

"Saya boleh lagi bernostagia dengan jemaat yang sekian lama  tinggalkan bersama keluarga oleh karena panggilan tugas ",  ujar Silangen.

Berjalannya zaman dari tahun ke tahun telah membawa kemajuan dan perubahan yang besar baik itu politik,sosial budaya,ekonomi bahkan agama dimana dunia sedang berada pada era globalisasi dengan gaya hidup serta pola tingkah laku masyarakat yang ditandai dengan pola pikir individualisme tinggi dan menganggap tidak ada hukum-hukum yang absolut, menjunjung tinggi rasionalitas dan kecenderungan untuk mendapat sesuatu dengan instan sehingga tidak dapat di pungkiri, di era globalisasi ini kita sebagai masyarakat Indonesia tidak dapat menghindar dari derasnya arus kompleksitas dalam inovasi-inovasi sebagai akibat canggihnya teknologi informasi, telekomunikasi dan tatanan ekonomi dunia yang mengarah pada pasar bebas serta tingkat efisiensi dan kompetitif yang tinggi di berbagai bidang kehidupan, lanjut Silangen

Lebih lanjut Silangen mengatakan, terlebih masyarakat perkotaan sebab banyak akses di perkotaan mengalami dampak globalisasi (baik positif maupun negatif) yang lebih besar di banding masyarakat pedesaan seperti aspek sosial berupa tatanan sosial masyarakat, perubahan psikologis dan hubungan dalam keluarga maka guna menghindari dan menyikapi dampak negatif dari era globalisasi ini, tentunya peran gereja dalam memberikan teladan bagi jemaat maupun masyarakat untuk mengimplementasikan bagaimana hidup di dalam kasih, keadilan saling berbagi kepada sesama, menolong sesama, dan terutama adalah toleransi antar umat beragama,  ujar Silangen

Untuk itu atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ,Pribadi dan keluarga  mengucapkan selamat  Hut ke -91 Jemaat GMIM Ekklesia Sario Titiwungen dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada jemaat atas dukungan dan doa serta kontribusi positif selama ini dalam rangka menyukseskan berbagai program kerja pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan Manado Fiesta 2017, sinergitas yang terjalin ini akan mampu kita pertahankan bahkan lebih di tumbuh kembangkan sebagai kekuatan pembangunan bangsa, tutup Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen

Dalam kesempatan tersebut Sekprov Silangen mewakili Pemerintah Provinsi Sulut  memberikan bantuan pembangunan Gereja sebesar 150 juta rupiah.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Darma Wanita Provinsi Sulawesi Utara Ny Silangen- Lombok, mewakili Sinode GMIM Pdt Ferdinand Waworuntu M.Th Lurah Titiwungan Selatan Frangky Mantis S.PAR,  Ketua BPMJ GMIM Ekklesia Sario Titiwungan PdtJ.R Tumiwa-Oroh serta Ketua panitia HRG, Pdt Dina Sambul-Pontoh.

Jumat, 08 September 2017

Perekonomian Sulut Kian Menjanjikan, Gubernur Olly : Angka Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Turunnya angka kemiskinan dan tingkat pengangguran di Sulawesi Utara menunjukkan perubahan perekonomian Sulut yang semakin baik.

"Perekonomian Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres yang menjanjikan, antara lain terindikasi dengan menurunnya angka kemiskinan menjadi 8,10 persen serta tingkat pengangguran terbuka, yakni 6,12 persen," kata Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS saat membacakan sambutan Gubernur Olly Dondokambey, SE pada Seminar Perkembangan dan Outlook Perekonomian yang dilaksanakan di Manado, Jumat (8/9/2017) pagi.

Meskipun demikian, dijelaskan Olly, tidak bisa dipungkiri bahwa kedepan dinamika pembangunan di sektor perekonomian akan senantiasa sarat dengan tantangan dan peluang.

"Bahkan pada triwulan kedua tahun 2017 ini, berdasarkan berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut yang dirilis Bulan Agustus, perekonomian Sulut tumbuh sebesar 5,80%, melambat bila dibandingkan dengan triwulan yang sama Tahun 2016," ujarnya.

Oleh karenanya, menurut Gubernur Olly, diperlukan sinergitas dengan semua pihak terkait untuk menyikapi berbagai dinamika tantangan yang kemungkinan terjadi serta mengoptimalkan pencapaian l sasaran di bidang perekonomian daerah pada triwulan III dan kedepannya.

"Tentu sangat disadari bahwa upaya-upaya atau program yang dikerjakan sangat membutuhkan pemantapan, penyelarasan, sinergitas serta berbagai masukan dan informasi berharga dari segenap pihak terkait, utamanya Bank Indonesia," bebernya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Olly juga berharap seluruh peserta seminar dapat memberikan fokus perhatian penuh terhadap materi yang akan disampaikan oleh narasumber.

"Nantinya akan benar-benar memberikan dampak positif terhadap pencapaian pokok visi pembangunan daerah, yakni terwujudnya sulawesi utara yang berdikari dalam ekonomi, serta berkontribusi terhadap pembangunan nasional," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi saat menjadi narasumber pada seminar tersebut, menegaskan bahwa prospek perekonomian global saat ini masih sejalan dengan pergeseran sumber pertumbuhan ekonomi nasional.

"Proses perbaikan ekonomi global ditopang membaiknya ekonomi tiongkok, sedangkan peningkatan ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak setinggi yang diperkirakan sebelumnya," ujarnya.

Rosmaya juga menyebutkan adanya risiko eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi prospek perekonomian.

"Risiko eksternal mereda terutama terkait kenaikan Fed Funds Rate (FFR) dan normalisasi neraca Bank Sentral AS. Risiko internal terkait risiko domestik yang menyebabkan berlanjutnya proses konsolidasi korporasi dan perbankan," tandasnya.

Adapun pertemuan itu turut dihadiri Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Soekowardojo dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Mokoginta, SE, M.TP. (BerSin) (Humas Pemprov Sulut)

Pegawai Dinas PUPR Sulut Jadi ASN Administrator Teladan Tingkat Provinsi



Setelah dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw waktu yang lalu pelaksanaan  pemilihan Aparatur Sipil Negara ( ASN)  Teladan tingkat Provinsi telah selesai dilaksanakan  oleh   Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut   Kamis ( 7/9/2017) di Ruangan Mapalus Kantor Gubermur Sulut.
  
Ini merupakan komitmen OD-SK untuk mewujudkan Pemerintahan Good Goverment dan Clean Governance di Sulut yang langsung ditindaklanjuti oleh Kepala BKD Provinsi Sulut Femmy Suluh melalui Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Aparatur yang dipimpin oleh Kabid Andra K Mawuntu yang langsung menjawab keinginan pimpinan melalui kegiatan ini.  

Kaban BKD Provinsi Sulawesi Utara DR. Femmy J. Suluh M.Si mengatakan, bahwa lomba ASN teladan tingkat Provinsi Sulawesi Utara setiap tahun di laksanakan dengan tujuan untuk membangun karakter, mental integritas dan kompetensi , dan memberi apresiasi atas prestasi yang telah di capai oleh para ASN yang telah mengikuti seleksi selama 2 minggu dengan materi test yaitu kompetensi dasar melalui CAT, Psikologi, Kepribadian, Kemampuan IT, Dinamika kelompok dan Wawancara terbuka.

Dan peserta diikuti dari ASN Provinsi dan dari Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara dengan jumlah peserta 78 orang  ASN, dengan kategori penilaian yaitu Eselon III dan Eselon IV dan Golongan III serta Golongan II  ASN intelegensia dan ASN kerapian berpakaian dinas

Sebagai Tim Penilai dalam lomba ini adalah Ketua Komisi 1 DPRD Sulut Drs F. Mewengkang MM,  DR.Max Ruindengan,  Drs John H PalandungM.Si, dan  Revi Tanod ME.

Adapun juara dari lomba ini adalah:

   ASN Teladan Golongan III 
 I.  Alfrangky Lahamendu, ST dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara
2. II Ali Tatundu, S.STP dari Biro Organisasi Setda Provinsi Sulut.
 3. Maria Verani ST dari Kota Bitung 
4.  Nicolina S N Lumintang, SE dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulut.
 5. Kyrieeleson Laloan S.SOS dar Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut.

 ASN Teladan Golongan II
 I. Ronald R.J. Mumu A.Md TS dari Kota Manado
 2. Riyan A.Md dari Kota Bitung.
3.  Andrian Masta A.Md dari Kabupaten Bolaang Mongondow.
 4. Ricky Pandelaki Amd dari Badan Pengelolah Keuangan dan Aset daerah Provinsi Sulut.
5.  Jan Franky Untu dari Dinas Kesehatan daerah Provinsi Sulut.

ASN Pengawas 
  I.  Emma A. Sopacua SKM, M.Kes dar Kabupaten Minahasa.
 2. Nelson Johanes Mandagi SE dari Kabupaten Kepulauan Sitaro.
3. Devy Kawengian ST,MT dari Dinas PU dan  PR Provinsi Sulut.
4. Donny Mokalu SE dari Kabupaten Minahasa.
  5. Charles Samuel Taju S.STP,M.Si dari BP2RD Provinsi Sulut.

 ASN Administrator.
   I. Ir. Danny Kaurouw, MT dari Dinas PU DAN PR Provinsi Sulut.
2.  Jimmy E. Mokolengsang ST. MT dari BPBD Provinsi Sulut.
3. Altin N.R Sualang S.STP M.PA dari Kabupaten Minahasa
 4. Ironers Sikome, SE dari Kabupaten Kepulauan Sitaro.
 5.  Drs Fredy Tamarindang dari Dinas Parawisata Provinsi Sulut


 ASN Intelegensia
  I.  Drs. Fredy Tamarindang dari Dinas Perawisata Provinsi Sulut.
2.  Emma Sopacua SKM, M.Kes dari Kabupaten Minahasa.

 ASN Pakaian Terapih Essalon III
1. Aldrin A.Christian S.STP dari Kabupaten Minahasa.
Eselon IV.
1. Mohamad F. Mamonto S.Pd dari Kota Kotamobagu.

Golongan III
Nicolina S.N Lumintang, SE dari Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Provinsi Sulut.
 Golongan II
  Jan Frangky Untu dari Dinas Kesehatan daerah Provinsi Sulut.
( Humas Pemprov Sulut )



Sekprov Silangen Melepas Atlet POPNAS XIV Sulut Yang Akan Berlaga di Semarang




Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Edwin H. Silangen, MS melepas Kontingen Sulut Pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV Tahun 2017 di Semarang Jawa Tengah, di Lobby Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Kemarin (08/09 ) Kemarin

Dalam sambutan Sekprov Silangen mengatakan, atas nama Pemerintah Sulawesi Utara kami memberi apresiasi kepada atlet dan pelatih yg akan mewakili masyarakat Sulut untuk mengikuti POPNAS di Semarang.

"Diharapkan kepada para pelatih untuk bisa memberikan pendampingan dan melatih dengan baik agar nantinya dapat memberikan yang terbaik dan bisa mengharumkan nama Daerah Provinsi Sulut", kata Silangen

Selain itu juga dari POPNAS ini menjadi landasan daerah untuk membentuk atlet-atlet daerah yang berprestasi dan handal yang juga bukan hanya berprestasi di kancah Nasional melainkan juga sampai Internasional.

"Akan ada penghargaan jika sampai mendapat juara dan mengharumkan nama provinsi". tambah Sekprov Silangen

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulut menyampaikan tujuan dari POPNAS XIV ini adalah sebagai wahana seleksi olahraga pelajar ditingkat Regional dan Internasional.
Dengan jumlah kontingen POPNAS ini 101 orang, terdiri dari 69 orang atlet ,  18 orang pelatih, dan 14 orang  oficial yang akan  mengikuti 8 ( delapan ) Cabang Olahraga yaitu Atletik, Bulutangkis, Bola Basket Putra Putri, Bola Voli Putra, Pencak Silat, Taekwondo, Tinju, Karate, dan 1 Cabang Olahraga yang ikut eksebisi yaitu Anggar.

Turut Hadir Kepala Biro Protokol, Kerjasama dan Komunikasi Publik Clay Dondokambey, Kepala Biro Infrastruktur Jemmy Ringkuangan  dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga  Sulut Ronny Siwi.