Selasa, 03 April 2018

Hadiri Serah Terima Pelayanan BPMS GMIM, Wagub Ingatkan GMIM Harus Lebih Baik


Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw menghadiri Serah terima pelayanan BPMS, MPS dan BPPS periode 2014-2018 GMIM kepada pengurus  yang baru periode 2018-2022.

Acara tersebut dilaksanakan di aula kantor sinode GMIM Tomohon, Selasa (3/4).

Dalam sambutan Wagub mengatakan    Salut dan selamat kepada para pengurus baru yang akan melanjutkan kepemimpinan GMIM empat tahun kedepan. Wagub yang juga mengatakan warga GMIM merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan pertumbuhan Sulawesi Utara, kemajuan dan kemunduran pembangunan daerah nyiur melambai tidak lepas dari peranan warga GMIM.

Secara khusus juga Wagub menepis isu yang berkembang dimana pemerintah terlalu mencampuri urusan GMIM, Pemerintah tidak pernah mengintervensi tentang GMIM."Gubernur Wagub dan para Bupati serta Walikota secara tulus membantu GMIM agar maju karena kami semua juga merupakan warga GMIM, GMIM harus lebih baik dari hari kemarin," kata Wagub.

Ditempat yang sama Mantan ketua BPMS GMIM Pendeta HWB Sumakul mengatakan para pelayan baru Tidak boleh memandang masa lalu, fokus pada masa kini dan masa depan, bangun GMIM agar lebih baik lagi.

Sementara itu Ketua BPMS baru Pendeta Hein Arina mengatakan terbentuknya BPMS yang baru merupakan proses Tuhan bagi GMIM untuk lebih maju dalam pelayanan, kedepan melalui tanggungjawab pelayanan ini  Arina mengatakan agar mendapat dukungan dari warga GMIM, karena kebutuhan pelayanan meningkat seiiring dengan tantangan gereja saat ini.(humas provinsi sulut)

Gubernur: APIP Harus Tingkatkan Kapabilitas

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014, APIP di Lingkungan Pemerintah Daerah sendiri diminta untuk dapat mengoptimalkan empat peran yakni sebagai posisi kunci dalam menentukan pengaduan masyarakat yang berindikasi pidana atau administrasi, dalam pemberantasan penguatan liar (pungli), merancang pengawasan dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, serta melakukan pengawasan terhadap desa (khusus bagi inspektorat kabupaten/kota).

Hal ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE. MS dalan acara Pembukaan Sosialisasi Peningkatan Kapabilitas Aparat Pemeriksa Intern Pemerintah (APIP) Menuju Level 3 di ruang rapat inspektorat, (3/4/2018).

Secara garis besar Sekda mengajak dan mendorong Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara agar bisa mencapai level 3, Sehingga dihimbau kepada para peserta untuk memberikan fokus terhadap pelaksanaan kegiatan ini, serta memberikan perhatian penuh terhadap setiap substansi materi yang akan disampaikan oleh para narasumber. Lebih jauh lagi, kiranya pelaksanaan kegiatan sosialisai ini dapat turut dijadikan sebagai wahana untuk semakin mensinegrikan langakah dan upaya dalam menggalang persatuan dan kesatuan, bekerja sama serta mewujudkan clear and clean government.

Disisi lain, Sekda mengharapkan adanya kopetensi dan integritas dalam diri inspektorat daerah sehingga pencapaian level 3 sangat mungking untuk dicapai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Pov. Sulut Bpk Agus Widodo sebagai koordinator APIP, inspektur daerah Bpk Praseno Hadi, MM. AK serta ASN yang berada di lingkup Inspektorat Provinsi Sulut.(humas provinsi sulut)

Senin, 02 April 2018

MenkumHam Bakal Bekali 410 CPNS KemenkumHam Wilayah Sulutgo


Jika tidak ada aral melintang direncanakan 21 april 2018 mendatang Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly akan memberikan arahan dan pembekalan kepada 410 CPNS Kemenkumham wilayah Sulut dan Gorontalo. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut Pondang Tambunan saat melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw, Senin (2/4) bertempat di ruang kerja Wagub.

Wagub menyambut baik rencana kegiatan Kemenkumham tersebut, Pemprov Sulut akan memfasilitasi kebutuhan Kenkumham selama pelaksanaan acara.

Dengan dipilihnya  provinsi Sulut sebagai tempat pelaksana itu berarti Kemenkumham juga telah berpartisipasi dalam memajukan sektor pariwisata karena para tamu bisa menikmati suasana Sulut baik itu kuliner maupun tempat wisata yang ada di daerah nyiur melambai.(humas provinsi sulut)

Serahkan Laporan Keuangan 2017, Gubernur Olly : Yang Utama, Pekerjaan Harus Beres

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menyerahkan Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2017 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan ini dilakukan di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (2/4/2018) siang.

Saat penyerahan, Olly menyampaikan, pemerintah daerah sebagai entitas yang diperiksa berharap BPK RI Perwakilan Sulut dapat memeriksa laporan sesuai ketentuan berlaku.

"Kiranya BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dapat menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2017 ini, untuk kemudian dapat diaudit dan diperiksa sesuai dengan ketentuan serta prosedur yang berlaku," ujarnya.

Dirinya juga tak menyangkal, opini terbaik merupakan harapan tiap institusi pengelola keuangan negara. Namun menurut Olly yang terpenting adalah menyelesaikan secara optimal seluruh pekerjaan yang dilaporkan.

"Yang utama adalah pekerjaan harus beres. Jika pekerjaan beres pasti laporan keuangan juga selesai dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan pemerintah baik di provinsi, kabupaten dan kota," katanya.

Lebih jauh, Olly menyebutkan, kurangnya tenaga ahli di bidang keuangan yang dimiliki pemerintah provinsi, kabupaten/kota menjadi kendala tersendiri dalam pengelolaan keuangan. Oleh karena itu Olly meminta masukan dari BPK RI untuk mengatasinya.

"Hampir 10 tahun terakhir Pemprov Sulut belum bisa merekrut ASN yang memiliki kemampuan auditor internal handal. Padahal kami sangat memerlukan tenaga ahli di bidang keuangan. Semoga sinergitas kerja antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan BPK RI dapat terus terjaga sebagai mitra kerja yang saling membangun dan memberi masukan untuk kemajuan masyarakat Sulut," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara Drs. Tangga M. Purba, MM menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyerahkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017. Selanjutnya, BPK RI Perwakilan Sulut akan melaksanakan audit dalam kurun waktu 40 hari.

“Laporan keuangan ini akan kami audit selama 40 hari. Pada bulan Mei, hasil audit akan kami serahkan kepada lembaga legislatif untuk dijadikan pertimbangan dalam penilaian laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah. Lebih dari itu, hasil audit juga dapat dijadikan bahan evaluasi oleh lembaga eksekutif,” paparnya.

Purba juga menyinggung pemberian opini dalam proses audit sebagai penilaian terhadap tingkat kewajaran laporan keuangan yang disampaikan oleh entitas yang menjadi objek pemeriksaan BPK.

Acara penyerahan Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2017 turut dihadiri Bupati/Walikota se-Sulut dan pimpinan perangkat daerah terkait. (Humas Pemprov Sulut)

Buka UNBK SMK, Gubernur Harap Siswa Lulus 100 Persen

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE secara resmi membuka pelaksaanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK melalui Video Conference Online se-Sulawesi Utara, di SMK N 1 Airmadidi, Senin (2/4).

Pembukaan ujian dibuka secara simbolis oleh Gubernur dengan menekan tombol tanda dimulainya ujian bagi para siswa SMK se Sulut.

Selesai membuka ujian, Gubernur menyampaikan harapan agar pelaksanaan ujian berlangsung lancar dan para siswa dapat lulus 100  persen dengan nilai yang memuaskan.

Gubernur memberi dukungan kepada para siswa agar percaya diri dan yakin dalam mengerjakan soal ujian. Gubernur berharap SMK di Sulut dapat menghasilkan lulusan terbaik, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) asal Sulut dapat bersaing dalam dunia kerja regional dan global.

Kepada para pelaksana dan pengawas ujian Gubernur berpesan agar menjalankan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin agar pelaksanakan ujian nasional tahun 2018 ini berjalan baik, lancar dan sukses.

Turut hadir dalam pembukaan UNBK tersebut ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Bupati Minahasa Utara Vonny Panambunan, Kadis Dikda Provinsi Sulut Dr. Grace Punuh.(humas provinsi sulut)

Sabtu, 31 Maret 2018

Pembukaan Festival Celebrate The Sea, Gubernur Olly Optimis Jadikan Pariwisata Sebagai Leading Sector Pembangunan

Penuh semangat dan optimisme tinggi. Dua semangat itulah yang tergambar dalam suasana Pembukaan Festival Celebrate The Sea yang digelar di Megamall Manado, Sabtu (31/3/2018) siang.

Semangat menjadikan pariwisata sebagai leading sector ekonomi Sulawesi Utara. Spirit menjadikan Bumi Nyiur Melambai menjadi daerah terbaik di industri pariwisata ditunjang dengan sebagian besar wilayahnya yang merupakan lautan dan wilayah pesisir dengan panjang garis pantai mencapai 81.900 km serta berada di tepian pasific (pasific rim).

"Berbagai keunggulan ini mendorong Pemprov Sulut terus melakukan pemantapan di berbagai sub sektor dengan menjadikan pariwisata sebagai leading sector nya, yang salah satu caranya terus berupaya mendatangkan wisatawan baik dari luar dan dalam negeri," sebagaimana yang disampaikan Gubernur Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS.

Seluruh upaya yang dilakukan untuk mendatangkan wisatawan ke Sulut tidaklah percuma, dimana sampai akhir tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara telah mencapai angka diatas 100 ribu atau meningkat 400 persen sejak dibukanya penerbangan langsung dari beberapa kota besar di China.

Meskipun demikian, Gubernur Olly menegaskan, pencapaian itu harus diimbangi dengan berbagai ajang untuk mempromosikan pariwisata Sulut hingga ke luar negeri.

"Kami berupaya terus mengembangkan potensi wisata daerah dalam berbagai dimensinya, serta tentu membenahi setiap destinasi wisata yang ada sekaligus memperbanyak iven-iven pariwisata," tandasnya.

Terkait pelaksanaan Festival Celebrate The Sea yang diselenggarakan dari tanggal 31 Maret sampai 4 April 2018 itu, Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan telah berkontribusi atas agenda penting itu.

"Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap pihak yang terlibat dan selamat menyaksikan dan menikmati setiap rangkaian kegiatan Festival Celebrate The Sea kepada seluruh tamu, undangan dan segenap lapisan masyarakat," imbuhnya.

Diketahui, sejumlah tokoh internasional, fotografer bawah air dan perwakilan dari puluhan negara akan hadir di Manado. Satu diantaranya, Dr Sylvia Earle, cover Majalah TIME 2017 bertema Perempuan yang Mengubah Dunia.

Festival Celebrate The Sea merupakan festival yang paling berpengaruh di Asia Pasifik selama ini. Sylvia Earle akan mengumumkan bahwa Taman Laut Bunaken menjadi Blue’s HOPE Spot.

Sebuah misi perlindungan hiu serta pelarangan aneka produk dari hiu. Selain itu, kampanye tidak menggunakan produk plastik sekali pakai di Sulawesi Utara.

Sejumlah mata acara bertema penyelamatan laut bakal digelar selama festival ini. Misalnya, Kompetisi Fotografi Bawah Air CTS International pada 1-3 April. Lokasinya di Pulau Bangka, Manado dan Pulau Lembeh. Total hadiahnya, 35 ribu dolar AS.

Pemenang utama lomba fotografi berhak atas hadiah 5.000 dollar AS. Sedangkan hadiah untuk pemenang tiap kategori berhak atas 2.000 dollar AS.

Dalam festival ini juga akan ditayangkan dokumenter berjudul ‘A Plastic Ocean’ (Lautan Plastik) karya Craig Lesson; penulis, sutradara sekaligus produsernya. Ada pula musikalisasi ‘Song for the Ocean’ oleh Kristin Hoffman yang akan dibawakan Unima Choir.

Ada pula kompetisi seni anak-anak bertema konservasi yang melibatkan sedikitnya 75 orang anak dari delapan negara, yakni Indonesia, AS, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Sri Lanka dan Filipina. Kompetisi ini membawa pesan agar orang-orang tak memakai produk plastik sekali pakai.

Sedangkan konferensi konservasi laut dan fotografi bawah air yang menghadirkan pembicara internasional akan dipusatkan di Atrium Megamall dan Mercure Manado Tateli Beach Resort.

Misi Festival Celebrate The Sea ke-13 adalah untuk menginspirasi pelarangan baik atas penggunaan produk plastik sekali pakai dan produk sirip hiu di Manado. Dengan menghadiri festival ini, partisipan secara aktif menjadi bagian dari solusi, berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup maritim kita.

Festival di Manado ini akan merayakan kemegahan dan kekayaan dari keanekaragaman lingkungan hidup kelautan di Taman Laut Bunaken, Pulau Bangka, dan Selat Lembeh.

Pembukaan Festival Celebrate The Sea turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Founder Mission Blue Dr. Silvia Earle dan Former Executive Director Of The Singapore Environment Council (SEC) Howard Shaw. (Humas Pemprov Sulut)

Sulut Promosikan Produk Unggulan Dihadapan ibu Mufidah Kalla


Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sulut ibu Rita Dondokambey Tamuntuan mempromosikan sejumlah produk unggulan daerah Sulut dihadapan Ibu Wakil Presiden RI Mufidah Kalla yang juga merupakan ketua Dekranas pusat dalam acara re launching produk unggulan Provinsi, Smesco Minang festival.

Acara tersebut dilaksanakan Sabtu, (31/3) bertempat di gedung smesco Indonesia Jakarta.

Dalam sambutan Umum Dekranas ibu Mufidah Kalla menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang telah menyediakan sarana promosi dan pemasaran bagi Produk Unggulan Provinsi ini di Gedung Smesco Indonesia ini, sekaligus sebahai wujud komitmen bersama dalam mengembangkan koperasi dan UMKM di tanah air.

“Acara ini merupakan bukti pemerintah ingin memajukan UKM Indonesia, jika UKM berkembang maka akan memberi kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia,” kata Mufidah.

Mufidah menekankan bahwa Smesco Indonesia harus menjadi referensi bagi turis asing untuk mendapatkan souvenir asli Indonesia. Oleh karena itu ia berpesan agar produk yang ada di Smesco Indonesia harus mempunyai karakter kuat dan unggul dari daerah masing-masing yang berbasis pada kreativitas dan inovasi putra-putri bangsa.

Selesai acara pembukaan, ibu Mufidah Kalla berkesempatan mengunjungi stand Dekranasda Provinsi Sulut dan disambut langsung oleh Ibu Rita Dondokambey, ibu Mufidah melihat langsung produk daerah Sulut seperti kain batik khas Sulut dan beberapa produk lainnya. 

Diketahui acara ini dilaksanakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI bekerjasama dengan Dekranas pusat. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga bersama ibu dan para ketua Dekranas se Indonesia.(humas provinsi sulut)