Senin, 09 Desember 2013

Silangen Terima Mahasiswa KKDN Unhan

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS Senin (9/12) pagi kemarin,  menerima 22 Mahasiswa program Pasca Sarjana (S2) dari Universitas Pertahanan (Unhan) Jakarta, di ruang Rapat Wagub Sulut. Kedatangan mereka dipimpina Dekan  Dr. Ir. Arsegianto MSc dan Kol (Tek) Agus Rinaldi MSc MSi (Han) sebagai Kepala Prodi. Tujuan kedatang para Mahasiswa yang sebagian besar dari Unsur TNI itu dalam rangka Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di Kota Manado dan Kabupaten Kepulauan Talaud dari 9-16/12, mereka akan mencari data dan informasi tentang bela negara dan nasionalisme terutama bagi warga yang bermukim di daerah perbatasan, sebut Agus Rinaldi.
Silangen mengatakan, pemerintah provinsi Sulut menyambut baik atas kunjungan mahawisa Unhan yang akan mengadakan KKDN di Sulut. kunjungan ini setidaknya akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa yang telah memilih sulut menjadikan daerah tujuan kuliah kerja dalam negeri ini.
Silangen menyebutkan, kehidupan masyarakat yang ada di tiga Kabupaten kepulauan tidak berbeda jauh dengan masyarakat yang hidup di kabupaten/kota yang memiliki wilayah daratan, semua mendapat perlakuan pelayanan dan akses yang sama pula. Pemprov tidak membeda-bedakan perhatian bagi warga kepulauan dengan yang ada didaratan, karena ini sudah dijabarkan dalam rencana strategis janga menengah dan jangka panjang pemprov yang telah dituangkan dalam RPJM daerah. Karena itu warga yang hidup di kepulauan tidak merasa di anak tirikan oleh pemprov. Karena Pemprov sangat konsisten untuk menjadikan kabupaten kepulauan terutama pulau-pulau terluar di sulut seperti Miangas dan Marore sebagai beranda terdepan NKRI.
Terkait dengan masalah kerjasama perbatasan antara Indonesia dengan negara tetangga Philipina sampai saat ini masih tetap eksis. "Artinya semua masih berjalan lancar karena kedua pemerintahan terus melakukan dialog melalui pertemuan Boarder Crosing Agreeman (BCA) secara berkala tiap tahun, dengan maksud agar kedua masyarakat bisa melakukan lintas batas di kedua negara bertetangga ini secara aman dan damai, tambah mantan Asisten Administrasi Umum. (kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).


 

Wagub Sosialisasi Peyebaran HIV/AIDS Bagi Siswa

Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd, mengajak para siswa dan pelajar  di daerah ini, untuk memahami sejak dini dampag negatif dari penyebaran penyakit HIV/AIDS. Ajakan orang nomor dua di sulut itu dikemukakan pada sosialisasi penyebaran HIV/AIDS tingkat SMA/SMK Provinsi Sulut di Aula Diknas Sulut, senin (9/12) kemarin.

Kegiatan yang diikuti para pengurus Osis SMA/SMK se Kota manado itu menurut Kansil, dari total 1.378 penderita penyakit mematikan itu terdapat 4 siswa dan 40 mahasiswa penderita. Karena itu sebagai upaya pencegahan agar para siswa tidak terjangkit dengan penyakit ini, pengurus Osis di sekolah harus berani memberikan sosialisasi secara rutin kepada teman-teman disekolah, ini merupakan salah satu upaya pencegahannya, sembari menyebutkan, sejak dini para siswa harus mengetahui dampak negatif penyakit ini serta mereka tidak akan menjauihi para Odha, "tukas Ketua harian  Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Sulut. Turut hadir Kadis Diknas Harold Monareh SH MSi, dan Kepala Sekretariat Dr. Karirupan Pangemanan. (Kabag humas Jusdisthira Siwu selaku jubir pemprov).     


Minggu, 08 Desember 2013

Pdt DR. Karel Erari : Kita Harus Sama-sama Perjuangkan SHS!

Tokoh gereja dan putra terbaik Papua Pdt. DR. Karel Ph. Erari yang kesehariannya adalah Wakil Ketua Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (MPH-PGI) disela-sela Sidang MPH-PGI di Gereja GMIM Imanuel Leilem Kabupaten Minahasa mengatakan bahwa warga gereja di Indonesia sudah seyogyanya memberikan dukungan kepada DR. S.H. Sarundajang untuk maju dan bertarung dalam konvensi calon presiden RI dari Partai Demokrat. Dikatakan Erari, Gubernur Sarundajang memiliki semua yang disyaratkan sebagai seorang pemimpin dan yang terutama adalah adalah karena SHS adalah seorang pemimpin masyarakat yang majemuk. "Negara kita, bahkan dunia sekalipun memerlukan seorang pemimpin yang mampu memimpin ditengah-tengah kepelbagaian masyarakatnya. Pak Sarundajang telah membuktikan itu dan sebagai seorang Kristen dia telah mewujudnyatakan bahwa kasih dapat menembus segala perbedaan", ungkap Erari. Pria yang gemar mengenakan topi pet itu pun menambahkan bahwa dalam dialog MPH-PGI dengan Gubernur SHS di rumah kediaman gubernur di Kawangkoan, harus mampu memberikan rekomendasi dan masukan yang kongkrit kepada SHS dalam menghadapi konvesi calon presiden tersebut sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.
(Juru bicara Pemprov Sulut Judhistira Siwu, SE, MSi)

Dukungan Warga Gereja Mengkristal Ke SHS, Yewangoe: Jangan Sia-siakan Kesempatan Ini!


Para petinggi gereja Protestan di Indonesia di dalam wadah Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPH-PGI) pada hari Sabtu (7/12) mengadakan diskusi terbatas bersama dengan Gubernur Sulawesi Utara DR. S.H. Sarundajang yang bertempat di kediaman pribadi Keluarga Sarundajang di Kawangkoan. Diskusi tersebut adalah rangkaian terakhir dari kegiatan Rapat MPH-PGI yang dilaksanakan pada 4-7 Desember 2013 di Desa Leilem Kabupaten Minahasa. Dalam diskusi tersebut SHS (sapaan akrab Sarundajang) memaparkan tentang isu-isu strategis yang dihadapi warga gereja yang juga sebagai warga negara sebagaimana menjadi isu global maupun nasional. Beberapa poin yang diangkat adalah masalah lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi warga gereja dan masyarakat pada umumnya, penanggulangan kemiskinan, kemajemukan sampai pada kesiapan warga gereja untuk menghadapi tahun politik 2014 yang akan datang. Sebagaimana diungkapkan SHS, pemilu 2014 adalah ajang bukan hanya semata-mata ajang pertarungan politik antara calon-calon baik legislative maupun dalam suksesi kepemimpinan nasional nanti, namun pemilu tersebut adalah momentum penting dalam rangka bagaimana kita sebagai warga negara maupun warga gereja akan menentukan nasib bangsa kita kedepan. “Akan menjadi seperti apa bangsa kita kedepan adalah tergantung dari pemimpin yang nantinya akan kita pilih. Sebagai warga gereja tentunya kita harus bijak dan cerdas dalam memilih pemimpin kita. Negara kita adalah negara yang sangat kaya yang berdiri diatas kemajemukan dan berbagai kepelbagaian. Hal ini yang paling utama yang harus dipahami untuk menjadi pemimpin di republic ini’, tukas Sarundajang. Menyinggung soal tahun politik 2014, Ketua Umum MPH PGI Pdt. DR. Andreas Yewangoe pun angkat bicara dalam diskusi tersebut. Menurut Yewangoe, warga gereja saat ini harus mampu menjadi ‘pemain inti’ dan bukan hanya ‘pemain cadangan’ dalam kancah perpolitikan  nasional. Dia menganggap bahwa sudah bukan jamannya lagi warga gereja untuk tabu berbicara tentang politik dan bagaimana proses melahirkan pemimpin-pemimpin nasional. “Kongkritnya ialah, saat ini Pak Sarundajang menjadi satu-satunya orang Kristen dan kader terbaik gereja dari peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat. Bagi saya ini adalah sebuah peluang bagi warga gereja untuk dapat menjadi seng pemimpin di negara kita. Saya mengajak kita untuk tidak melihat pak SHS nya, tapi lihatlah visi dari perjuangan kita semua sebagai Umat Kristiani yang adalah warga NKRI”, kata Yewangoe yang langsung disambut dengan aplaus para peserta yang lain.
Dalam diskusi tersebut hadir lengkap para MPH-PGI yaitu Ketua Umum: Pdt. Dr. Andreas Yewangoe; Ketua-ketua: Pdt. Dr. Karel Ph. Erari, Pnt. Ir. Royke O. Roring, M.Si.,  Pdt. Untung S.K. Wijayaputra, S.Th.,  Ruth Kadarmanto, M.A. ;Sekretaris Umum: Pdt. Gomar Gultom, M.Th.;  Wakil Sekretaris Umum: Pdt. Liesje Fonny Emma Makisanti, S.Th, M.Si;  Bendahara Umum: Pdt. Kumala Setiabrata, M.Th.; Wakil Bendahara Umum: Pnt. Raffly Tamburian, SE, M.Div;  Anggota-anggota: Pdt. Dr. Lies Maloa, Pdt. I Made Priana, M.Th., Pdt. Dr. Zakaria J. Ngelow,  Joni Mesalangi, ST.
Diskusi ditutup dengan tukar-menukar cinderamata berupa buku antara Ketua Umum MPH PGI dengan Gubernur SHS karya kedua tokoh nasional tersebut.
(Juru Bicara Pemprov Sulut, Judhistira Siwu, SE,MSi)




Pemprov gelar safari NATAL Pertama di TOMOHON

Jajaran Pemerintah Provinsi Sulut menggelar Safari Natal pertama dengan Pemkot Tomohon, di Taman Kota Tomohon, Jumat (6/12) pekan lalu. Ibadah Natal  dipimpin Pdt Aruperes Walangitan, di hadiri Gubernur Dr. Sinyo Harry Sarundajang bersama Isteri Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, Walikota Tomohon Jimmy Eman, serta unsur BKSAUA/FKUB dan pejabat teras Provinsi maupun Tomohon.  
Gubernur saat menyampaikan sambutan natalnya mengajak, pemerintah dan masyarakat kota tomohon untuk merenungkan sekaligus  mampu menghayati hakekat natal yangsedang kita rayakan, karena kita diingatkan oleh Firman Tuhan lewat Yohanes 3:16 yang selalu diucapkan dan diingat-ingatkan setiap merayakan Ibadah Natal. Bahkan kitab ini menjadi inti dari semua ayat firman Tuhan perjanjian lama sampai perjanjian baru. Dan ayat ini juga merupakan primadona yang luar biasa, karena disitu  mengandung arti  yang luas ada Allah Bapa, Kasih serta ada Janji Allah kepada umat yang percaya.
Oleh karena itu kita yang merayakan natal ini kiranya ada perubahan sikap dan tindakan dalam hidup sehari-hari, karena natal Yesus Kristus yang dilaksanakan diseluruh dunia untuk membawa damai dan sejahtera bagi umatnya.
Bagian lain Sarundajang juga tak lupa mengingatkan, agar Pemkot Tomohon Tahun depan harus bisa merah Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI, karena Tahun 2012 lalu, Kota tomohon sudah bisa meraih WDP, ujarnya. (kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  

Jumat, 06 Desember 2013

Kaum Bapa GMIM Jadilah Imam dan Nabi

Pria Kaum Bapa Sinode GMIM usai menggelar konven bagi calon Komisi pelayanan PKB Jemaat  periode 1014-2017 dan syukuran mengakhiri tahun pelayanan khusus di rayon minahasa menggelar Ibadah pra natal, di jemaat Nasaret Touliang Oki Wil Tandengan  Minahasa, Jumat (6/12) kemarin.
Sementara yang memimpin ibadah pra natal natal dipercayakan kepada penasehat PKB Sinode GMIM Pnt. Dr. Djouhari Kansil MPd.
Dalam khotbahnya yang terambil dari Kitab Injil Matius 2:1-2 dan Kitab Injil Lukas 2:8-12, Ketua PKB Jemaat Pniel Tuna mengajak agar PKB GMIM rayon minahasa boleh meneladani keteladanan dari para orang-orang majus serta para gembala dipadang. Mereka itu  dengan tulus hati disertai semangat pengorbanan, walaupun melalui perjalanan yang panjang tetapi hasrat iman yang tulus itu akhirnya berhasil membawa mereka untuk bisa berjumpa dengan sang raja damai yaitu Yesu kristus yang lahir di kadang betlehem.
Kansil juga membedakan orang majus dan para gembala diibaratkan sebagai orang yang kaya dan miskin, orang pintar serta orang yang tidak pintar. Cerminan dari orang majus dan para gembala tersebut, mewarnai dari para pelayan PKB GMIM saat ini. Sebab Tuhan tidak memandang status sosial ekonomi maupun pendidikan apabila Tuhan mau memakai kita untuk menjadi alat kesaksiannya ditengah-tengah dunia ini, maka semua itu akan terjadi, ujar Ketua PKB Wilayah Mawakom, sembari mengajak agar PKB GMIM boleh menjadi Imanm dan nabi ditengah-tengah keluargadan jemaat.
Sementara Ketua PKB Sinode GMIM Pnt. Jendry Keintjem SH MH dalam sambutan natalnya mengharapkan PKB GMIM untuk turut menyukseskan Pileg dan Pilpres Tahun 2014 mendatang. Sembari mengingatkan, jangan mengeksploitasi gereja dengan memanfaatkan simbol atau lanbang-lambang GMIM untuk di gunakan dalam berpolitik praktis.
Sedangkan Sekda Minahasa Jefrry Korengkeng SH MSi, menghimbau PKB Rayon Minahasa untuk mendukung setiap program pemkab minahasa, terutama dalam menjaga kamanan dan ketertiban dimasyarakat.  Karena  Pemkab Minahasa saat ini sedang giat-giatnya melakukan penyusunan dokumen perencanaan untuk pembangunan infrastruktur, pembangunan di sektor kesehatan serta sektor pembangunan lainnya seperti pendidikan dan pariwisata, tambah manta Inspektur Provinsi Sulut ini. (Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).  

   


DWP Sulut Gelar Pasar Murah

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulutdalam rangka HUT ke-14 dan Natal 2013 menggelar pasar murah di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut. Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perindag Sulut itu, menurut Ketua DWP Sulut Esther Mokodongan Turang dalam rangka membantu warga miskin terutama menghadapi perayaan Hari Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 mendatang.  Kami menjual kebutuhan sembilan bahan pokok bagi warga. Sedangkan harganya lebih murah dari harga di pasaran, karena DWP Sulut telah mensubsidi 30 persen dari harga jual, ujarnya sembari menambahkan, sebelumnya Dinas Perindag telah mengedarkan  kupon kepada warga yang kurang mampu ini. Ikut mendamping pada isteri Asisten dan isteri Kepala SKPD sebagai pengurus DWP Sulut.(Kabag humas Judisthira Siwu selaku jubir pemprov).