tantangan kerja yang menuntut adanya sinergitas, sebagai Penjabat Gubernur, Sumarsono mengajak jajaran BPK RI perwakilan Sulut untuk menopang kepala yang baru agar terwujudnya tatanan pemerintahan yang baik dan dapat menghasilkan capaian berkualitas.
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 15 Oktober 2015
Sumarsono: BPK Antar Dinamika Pemerintahan Sulut Lebih Baik
tantangan kerja yang menuntut adanya sinergitas, sebagai Penjabat Gubernur, Sumarsono mengajak jajaran BPK RI perwakilan Sulut untuk menopang kepala yang baru agar terwujudnya tatanan pemerintahan yang baik dan dapat menghasilkan capaian berkualitas.
Sumarsono Kumpul Bupati/Walikota Bahasa Isu Strategis
Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM, Selasa (13/10) lalu, diruang rapat CJ Rantung mengumpulkan para Bupati/Walikota se- Sulut untuk membahas lima isu strategis yang terjadi di Sulut.
Menurut Sumarsono kelima hal yang menjadi isu strategis terebut supaya dapat disikapi dengan arif dan bijaksana, oleh Bupati/Walikota agar masyarakat bisa merasa terlindung. Seperti upaya percepatan penyerapan anggaran, agar bisa terlaksana tepat waktu, tepat sasaran dan tepat pengelolaannya perlu ada komitmen dari Bupati Walikota sehingga realisasi fisik maupun keuangan tidak terjadi keterlambatan. Karena itu diperlukan upaya strategis untuk mendorong percepatan penyerapan anggaran yang lebih efektif agar masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan di daerah.
Seiring dengan Pilkada serentak, menjadi harapan Sumarsono agar pemda kabupaten/kota mendukung baik dari segi pendanaan, SDM maupun infrastruktur. Suksesnya pilkada ini juga telah menjadi komitmen saya secara pribadi selaku Pj Gubernur Sulut. Selama bertugas di daerah ini, Sumarsono juga telah menetapkan program Tri Karya yaitu mengamankan Pilkada serentak agar bisa berjalan lancar, aman dan sukses, menjaga iklim kondusif serta melaksanakan tugas tambahan yang diberikan pemerintah pusat.
Sementara untuk program Nawacita Sumarsono menyebutkan, postur plafon program yang tersedia dalam APBD 2016 harusnya sesuai dengan program nawacita. karena itu APBD Provinsi sudah direvisi kembali untuk disesuai dengan agenda pembangunan nawacita.
Terkait dengan upaya mengatasi dampak kekeringan dan perubahan iklim, maka Pj Gubernut Sulut ini memintakan agar mewaspadai musim kemarau yang berkepanjangan dengan membentuk satgas penanggulangan kemiskinan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran di perkebunan ataupun hutan-hutan, melakukan gerakan menanam jika telah tiba pada musim penghujan.
Setelah itu para bupati/walikota memaparkan permasalahan dan hal-hal strategis lainnya.
Namun ada hal menarik dalam rapat koordinasi kali ini dimana Bupati/walikota yang hadir lebih lengkap dibanding rapat-rapat yang diadakan sebelumnya, tercatat yang hadir Bupati Talaud, Bupati Sangihe,Wakil Bupati Sitaro, Bupati Minahasa,Walikota Manado, Bupati Bolmong, Bupati Bolmut, Bupati Boltim, Wakil Walikota Bitung,Wakil Bupati Mitra, yang lainnya diwakili oleh Sekda yaitu Minsel, Minut dan Tomohon.
Karo Pemerintahan dan humas Dr Jemmy Kumendong MSi menambahkan, Usai Rakor Gubernur Sumarsono melanjutkan rapat Forkompinda Sulawesi Utara yang membahas tentang persiapan Pilkada serentak pada Rabu 9 Desember 2015 mendatang, yang juga turut dihadiri oleh para Bupati Walikota serta Kapolres dan Dandim se Sulawesi Utara. (Kabag humas Roy Saroinsong SH selaku jubir pemprov).
Rabu, 14 Oktober 2015
Gubernur Kecewa Dengan Tindakan PLN
Sumarsono Hijrah Ke Bumi Beringin
Mokodongan Dipersiapkai Jadi Pj Gubernur BMR
Gubernur Sambut Kedatangan 542 jemaah Haji Sulut
Penjabat Gubernur Sulut DR Sumarsono,MDM Rabu (14/10) pagi menjemput kedatangan 542 orang jemaah haji asal Sulut yang baru menyelesaikan perjalanan ibadah haji di mekah.
Rombongan jemaah haji yang terbagi dalam dua penerbangan tersebut mendarat dengan mulus di bandara Samratulangi Manado.
Saat menyambut jemaah dalam pesawat, Sumarsono menyampaikan selamat datang dan selamat menjadi haji yang mambrur kepada seluruh jemaah haji, kiranya ibadah yang telah dijalankan bisa bermakna bagi jemaah dan masyarakat Sulut.
Para jemaah juga diharapkan bisa terus menjaga kerukunan antar umat beragama dan tetap menjadi contoh pluralisme yang baik bagi sesama.
Turut hadir dalam penjemputan tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Sulut, Kepala Biro Kesra Provinsi Sulut.(Kabag humas Roy Saroinsong,SH selaku jubir pemprov sulut)
