Sementara itu Kepala BNN Sulut Drs Sumirat Dwiyanto MSi mengatakan untuk jumlah penyalahguna narkoba di Indonesia, Sulawesi Utara berada pada peringkat lima dengan jumlah penyalahguna sebanyak 42.876 orang dengan tingkat prevalensi sebesar 2,43% (Humas Pemprov Sulut).
Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Senin, 27 Juni 2016
Wagub Irup Peringatan Hari Anti Narkotika
Sementara itu Kepala BNN Sulut Drs Sumirat Dwiyanto MSi mengatakan untuk jumlah penyalahguna narkoba di Indonesia, Sulawesi Utara berada pada peringkat lima dengan jumlah penyalahguna sebanyak 42.876 orang dengan tingkat prevalensi sebesar 2,43% (Humas Pemprov Sulut).
Sabtu, 25 Juni 2016
Wagub dan Forkopimda Sulut Safari Ramadhan bersama Panglima TNI
Silaturahmi dan Safari Ramadhan 1437 Hijriah Tahun 2016, oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Pangdam VII Wirabuana, TNI Mayjen TNI Agus Surya Bakti, yang digelar di Markas Komando Kodam VII Wirabuana, turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw dan Nyonya dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulut, Sabtu 25/06.
Pada acara Safari Ramadhan, di awali Dzikir dan Buka Puasa bersama, Sholat Magrib, Sholat Tarawih, yang turut dihadiri Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh. Danrem 131 Santiago, Brigjen TNI Sulaiman Agusto, SIP,MM, DanLantamal VII Manado, Laksma TNI Susilo, Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung, SH, DanLanud SRI, Djoko Tjahjono, SE,MM, Kabinda Sulut Laksma TNI Hendrawan Bayu, masing -masing bersama istri.
Sebagaimana di ketahui Kodam VII Wirabuana, meliputi wilayah kerja Komando Resort
(Korem) Sulut, Sulsel, Gorontalo, Sulbar, Sultra, Sulteng. Acara Silaturahmi dan Safari Ramadhan Panglima TNI, diakhiri dengan Jamuan makan malam bersama.
Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan.
Olly Borong Sembako Bulog Untuk Pengungsi
Hal itu di katakan Kadivre Bulog Sulutgo Sabaruddin Amrullah, di lokasi pasar murah posko bencana GMIST Jemaat Imanuel Kelurahan Sawang Bendar Kec. Tahuna Jumat pekan lalu.
"Saya merasa kaget ketika Gubernur membisikan kalau seluruh sembako yang ada akan diborong semua, untuk diberikan sebagai bantuan kepada para pengungsi," ujar Amrullah.
Amrullah menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan Seribu paket sembako yang terdiri 10 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 kg minyak goreng di pasar murah BUMN Bulog Peduli di Tahuna saat ini, dengan nilai nominal perpaket Rp.150 ribu yang kemudian ditebus oleh masyarakat pemegang kupon hanya dengan harga yang sangat murah yakni Rp.25 ribu. Hasil dari pasar murah tersebut akan di sumbangkan ke rumah-rumah ibadah di Sangihe, terang Amrullah, sembari mengungkapkan sekitar 250 anak jatim piatu di Sangihe akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp. 100 ribu. Ini merupakan, bantuan sosial Perum Bulog lewat dana CSR, jelas Amrullah, sembari menambakan, kegiatan yang sama juga dilakukan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Total seluruhnya 2 ribu paket sembako dan 5 ratus anak jatim, tandasnya. (Humas Pemprov Sulut).
Gubernur Makan Bersama Warga Pengungsi
mari jo torang makan sama-sama biar lebih enak makannya, ajak Dondokambey kepada warga pengungsi.
Kebetulan di posko ini merupakan lokasi pengungsian terbanyak dibanding posko-posko yang lain, ada sekitar 844 jiwa di tempatkan di lokasi itu. Sebelum makan siang bersama, Gubernur telah memberikan bantuan selimut, matras, lauk pauk, kasur, selimut, tikar, pakaian, makanan tambahan, serta uang santunan sebesar seratus ribu rupiah yang di berikan langsung Gubernur kepada semua pengungsi yang ada.
Semoga kalian yang ada di tempat pengungsian ini akan selalu mendapatkan ketenangan dan ketabahan dari Tuhan, terutama dalam menghadapi cobaan hidup ini, jelas Gubernur sembari menambahkan pemerintah akan terus memberi perhatian khusus kepada ibu dan bapak semua. Serta akan segera melakukan perbaikan sarana dan prasarana fisik yang telah rusak akibat bencana alam ini, sehingga kondisi normal bisa dinikmati kembali oleh warga di Kelurahan ini, kuncinya. Rens Lantemona dan Rilke Harimisa dua warga Kelurahan Kolongan Akembawi memberi apresiasi yang ringgi kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey. Torang pe Pa Gub ini merupakan sosok pemimpin yang merayat, dan murah senyum kepada warga. Buktinya Beliau
mau makan siang bersama kita di sini, walaupun makanannya hanya sederhana telur goreng deng nasi, ujar keduanya. Atas nama warga Akembawi kami mengucapkan terima kasih kepada Pa Gubernur yang telah mengunjungi kami, kunci Rens dan Rilke.(Humas pemprov Sulut).
Gubernur Total Kerugian Bencana Sangihe 75 M
Gubernur Sulut Olly Domdokambey SE mengakui total kerugian sarana infrastruktur akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pekan lalu, di Kabupaten Kepulauan Sangihe di perkirakan mencapai Rp.75 Miliar. Data tersebut di perolehnya dari Bupati Kepulauan Sangihe Drs HR Makagansa MSi.
Pengakuan orang nomor satu di Sulut itu diungkapkan setelah melihat langsung kondisi kerusakan fasilitas umum maupun fasilitas masyarakat seperti jembatan drainase, jalan, talud tebing, talud sungai, sarana air bersih, sekolah, pasar desa, serta tempat ibadah dan rumah penduduk di Kelurahan Sawang Bendar Kec. Tahuna dan Kelurahan Kolongan Beha, Kelurahan Kolongan Akembawi Kec. Tahuna Barat, Jumat lalu bersama unsur Forkopimda Sulut serta Kepala Intansi terkait.
Gubernur mengatakan, pemerintah akan segera memperbaiki seluruh sarana umum maupun sarana masyarakat yang rusak akibat di twrjang bencana alam ini, agar aktifitas mereka bisa berjalan seperti biasa kembali.
"Nantinya Kepala BNPB akan segera datang ke Tahuna untuk membantu bangun kembali rumah penduduk yang rusak, juga sambil menunggu di bangunnya rumah, pemerintah telah menyiapkan bantuan sewa rumah," kata ketua PDIP Sulut ini, sembari menambahkan Pemprov Sulut akan memikirkan lokasi yang lebih aman bagi tempat tinggal penduduk disini, karena tempat tinggal sekarang rawan di terjang bencana. Pemprov juga telah menyerahkan berbagai bantuan sosial dan tanggap darurat pada masyarakat termasuk bantuan Rp. 500 Juta untuk kebutuhan sehari-hari pengungsi dan bukan untuk sewa alat atau rehab bangunan, tegasnya.
Hal senada diungkapkan Kadis PU Sulut Ir Eddy Kenap MSi, pihaknya saat ini telah menurunkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang terisolir akibat bencana alam ini. itu yang kami utamakan saat ini, sebagai langkah tanggap darurat sehingga mobilisasi bisa tiba dengan cepat. Sementara untuk perbaikan pasca bencana saat ini balai jalan sudah mengambil data mengiventarisasi jembatan, jalan, sungai dan pantai. Dat-data tersebut, akan segera disampaikan kepada Menteri agar secepatnya mendapat bantuan dari pusat, terangnya.(Humas Pemprov Sulut).
Jumat, 24 Juni 2016
Gubernur Serahkan Bantuan Korban Bencana Sangihe
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kepulauan Sangihe Jumat (24/06) kemarin, telah menyerahkan berbagai bantuan tanggap darurat kepada kurang lebih 2 ribu pengungsi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi selama dua hari 20-21 Juni 2016 lalu, di 8 Kecamatan di Kepulauan Sangihe yang secara simbolis telah di serahkan di bebebrapa posko bencana di dua Kec, yakni di Kelurahan Sawang Bendar di Posko Jemaat GMIST Sawang Bendar Kec.Tahuna dan di 3 Gereja dan 1 SDN yang dijadikan Posko di dua Kelurahan yakni Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan Kolongan Akembawi Kec. Tahuna Barat.
Bantuan yang diberikan Gunernur meliputi 2 ribu selimut, 2 ribu matras, 7 buah tenda posko bencana, serta telah menurunkan 10 personil tenaga spesialis masak untuk 7 dapur umum, serta telah menurunkan bantuan taruna siaga bencana (tagana), juga selama dalam pengungsian Dinsos Sulut tetap akang membantu, sedangkan korban minggal telah menerima bantuan masing-masing Rp. 15 juta, jelas Kadis Sosial Sulut Dr Liesye G Punu MKes.
Sementara Bantuan dari Dinkes Sulut yang diserahkan Gubernur berupa obat-obatan, makanan tambahan penganti Asih untuk bayi dan balita serta makanan penganti untuk anak sekolah, termasuk menurunkan tenaga kesehatan gerak cepat dan tim penilai kesehatan cepat, kata Kadis Kesehatan Dr Jemmy Lampus
Sementara bantuan dari BPBD Sulut berupa kasur, selimut, tikar, pakaian anak-anak dan dewasa, lauk pauk, makanan tambahan gisi serta uang Rp. 5 ratus juta, ujar Kaban BPBD Ir Noldy Liow.
Kesempatan itu juga Gubernur telah memberikan santunan berupa uang sebesar seratus ribu rupiah yang di terima lamgsung masing-masing pengungsi.
Usai penyerahan bantuan dan peninjauan lokasi banjir, kepada warga Gubernur menghimbau untuk tetap waspada jangan sampai terjadi bencana susulan, mengingat cuaca di Sangihe masih terus hujan.
"Saya merasa prihatin atas peristiwa bencana yang dialami oleh saudara-saudara kita di sini, dimana rumah dan perkebunan mereka rusak parah akibat hantaman longsoran lumpur yang disertai bebatuan dan pepohonan yang culup besar," ujar politisi PDIP ini.
Olly mengatakan, peristiwa bencana alam ini merupakan siklus 10 tahunan yang melanda daerah ini, peristiwa bencana ini menurut pengakuan warga di akibatkan adanya angin puting beliung atau dalam bahasa daerah sangihe angim dimpuluse yang jatuh di beberapa lokasi sehingga terjadi bencana seperti ini.
Karena itu Olly berharap, warga Sulut yang tinggal di perbukitan, lereng gunung, bantaran sungai dan tepian pantai, lebih khusus waega yamg tinggal daerah kepulauan harus lebih waspada dengan cuaca ekstrim yang sedang terjadi saat ini. Ikut dalam rombongan Gubernur, Kapolda, Dan Rem 131 Santiago, Dan Lanudsri, Kabinda Sulut, Asisten 1 Drs Jhon Palandung MSi, Kaban Kesbang Pol. Edwin Silangan SE MSi, Kadis PU Ir Eddy Kenap dan Karo Pemhumas DR Jemmy Kumendong MSi. (Humas Pemprov Sulut).


