Selasa, 06 Desember 2016

Balatkop Bangun Koperesi dan UMKM di Daerah 4P.

Pengembangan di daerah Pinggiran, Pesisir Pantai dan Pedesaan  (4P) menjadi fokus perhatian di dalam mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balatkop Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara, Victory Palar  Senin (05/12) siang.

Ditegaskan Palar akhir pekan lalu pihaknya telah menggunakan kesempatan menggelar pelatihan terpadu perkoperasian pemula bagi kelompok strategis di wilayah perbatasan Sulawesi Utara dengan Negara lain yaitu di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kegiatan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan perekonomian di wilayah yang kurang tersentuh pemerintah sekaligus merespon program Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw.
Ditambahkan Palar bahwa kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sejumlah program yang membantu pengembangan koperasi dan UKM di daerah 4P siap digelar pada tahun anggaran 2017. ( Hunas Pemprov Sulut).

Keluarga Dondokambey-Tamuntuan Ajak Anak Yatim Piatu dan Petugas Kebersihan Noreng " Senjakala di Manado'.

Mensyukuri berkat Tuhan dan dalam rangkaian menyambut Natal Yesus Kristus, maka Keluarga Dondokambey-Tamuntuan, akan mengajak para anak yatim piatu serta para petugas kebersihan untuk menikmati hiburan bersama dengan menonton film Senjakala di Manado.

“Keluarga Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Ibu Rtha Dondokambey-Tamuntuan, akan mengajak sekitar 200 anak yatim piatu serta para petugas kebersihan di Kota Manado, untuk menikmati hiburan bersama dengan menonton film Senjakala di Manado,” ungkap Victor Rarung, staf khusus Gubernur, siang tadi.

Kegiatan Nontong Bareng (Noreng) bersama anak yatim piatu dan petugas kebersihan di studio XXI Megamall Manado, yang akan dilangsungkan pada besok hari, Rabu (7/12), juga akan diikuti oleh para pejabat Pemprov Sulut.

“Pak Gubernur dan Ibu, telah menyiapkan 247 tempat duduk untuk para anak yatim piatu dan petugas kebersihan, bahkan Pak Wakil Gubernur, Sekprov, Ketua DPRD Sulut dan unsur Forkopimda serta awak media akan ikut serta menonton,” tutup Rarung.

Wagub Kandouw : Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Sulut akan Meningkat Signifikan

Wakil Gubernur Sulawesi Utara  Drs Steven O.E Kandouw, menghadiri  Pertemuan  Tahunan Bank Indonesia   tahun 2016  bertempat di  Grand Kawanua International Center (GKIC) Kairagi Manado, Selasa (6/12) Pagi.  bertajuk " Mengoptimalkan Potensi, Memperkuat Resiliensi" Oleh Wagub  Steven Kandouw  saat tampil selaku Keynote Speaker di Forum tersebut yang di hadiri Jajaran Pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Sulut, OJK, Kalangan Perbankan, Pelaku Usaha, Stake Holder dan Kalangan Praktisi Ekonomi.

 Pada awal  paparan Wagub, sebagaimana di kutip Kabag Humas Pemprov Sulut Roy Saroinsong SH di sela Forum Pertemuan itu menyentil salah satu kendala teknis selama menjalani kepemimpinan Duet OD-SK, di daerah ini, hal mana yang menjadi hambatan  selang kurun waktu 2 semester berjalan (6 Bulan)  di Jazirah Utara  Provinsi Sulut ini (sejak dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut pada medio 12 februari 2016) untuk dicarikan solusi maupun Break Trought menyikapi "Hambatan Regulasi" yang dirasakan menjadi tantangan dalam pencapaian Visi-Misi OD-SK membangun Sulut Hebat,  berupa menggali potensi dan keunggulan-keunggulan diantaranya yakni 'Comparative Advanted' sebagai modal dasar diantaranya : rasa kerukunan antar sesama, maupun cultur masyarakat yang moderat tanpa mempersoalkan hal-hal yang sifatnya konservatif, termasuk kemudahan dan insentif dalam menciptakan kondisi Iklim yang kondusif bagi Investor di Provinsi Sulut. 

Adapun nada optimisme akan capaian Pertumbuhan Ekonomi (PE)  Sulut berkisar pada angka 1.51 % per tahun  berjalan, apabila 6 prioritas pembangunan Sulut yang  sebagian tertuang dalam RPJMD, diantaranya : Pembangunan Jalan Tol, pembangunan Pelabuhan bitung, penataan sektor pariwisata,  Pembangunan pembangkit listrik, peningkatan produksi sektor Pertanian, serta pemanfaatan lama usia Sekolah.

Di tambahkan Wagub Steven Kandouw  bahwa  Proyeksi Ekonomi yang disajikan Bank Indonesia bernilai positif bagi pembangunan daerah khususnya Provinsi Sulut. Orang nomor dua di Sulut ini mengungkapkan, peluang ekonomi yang disajikan ditambah dengan terobosan yang dilakukan Duet  Kepemimpinan ODSK akan terealisasi dalam menopang Program Orientasi Daerah Selesaikan Kemiskinan menuju Sulut Hebat. Hal  mana pula, oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara optimistis target pertumbuhan ekonomi Sulut pada 2021 sebesar 7% akan terlampau mencapai 8,51% dengan realisasi pembangunan prioritas daerah secara signifikan.

Sebut saja, lanjut Wagub Steven Kandouw, semisal  percepatan pembangunan KEK Bitung khususnya infrastruktur KEK, pembangunan pembangkit listrik, peningkatan produktivitas pertanian, pemanfaatan sektor ekonomi hingga peningkatan rata-rata lama sekolah.

Pada triwulan III 2016, pembangunan ekonomi Sulut tercatat 6,01%, Bank Indonesia memproyeksi sepanjang tahun ini, Sulut akan mencatat pertumbuhan berkisar 6% - 6,4%. “Terobosan harus dilakukan, koordinasi baik dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah  Kabupaten/Kota harus terus digalakkan,” Tandas Steven Kandouw yang juga adalah Alumnus Fakultas Ekonomi UI dan Ketua Ikatan Alumni UI (ILUNI) Sulut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Peter Jacobs mengatakan ada hambatan yang menghalangi akselerasi Sulut, seperti kualitas SDM yang rendah, infrastruktur daya listrik yang belum memadai, runway bandara yang relatif pendek, produksi pertanian yang stagnan, industri yang tidak terdiversifikasi, dan potensi pariwisata yang tidak dimanfaatkan secara optimal. “Tapi dengan pembangunan prioritas yang ada di Sulut, lewat potensi prioritas ekonominya, yang berdampak 1,51% terhadap pertumbuhan ekonomi dapat mencapai pertumbuhan yang positif. 

Dalam agenda ini, turut hadir Direktur Utama Bank Sulutgo Jeffry Dendeng, Kepala OJK SulutGoMalut Elyanus Pongsoda, Kepala KPPU Indonesia Timur, Kepala Perbankan Sulut, dan lainnya.

Demikian Humas Pemprov Sulut memberitakan.


Wagub: SKPD Harus Kooperatif Saat Audit BPK

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw memerintahkan kepada semua SKPD yang ada di lingkup Pemprov Sulut untukq kooperatif selama pelaksanaan audit APBD  tahun 2016 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub saat menerima tim pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Sulut Selasa, (6/12) bertempat di ruang kerja Wagub.

Selama pemeriksaan para kepala SKPD harus memberikan dokumen penunjang terkait audit BPK, serta berkomunikasi baik dengan para auditor agar pemeriksaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Wagub berharap pemeriksaan dokumen penggunaan anggaran tahun 2016 ini bersih dari temuan, jika masih didapati ada kesalahan juga itu berarti pihak yang melakukan kesalahan harus bertanggungjawab.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Inspektur Provinsi Praseno Hadi, Kaban Keuangan Provinsi Olvie Ateng dan para auditor BPK perwakilan Sulut.(humas provinsi sulut)

First Lady Sulut Bangga Hadirnya "Senjakala di Manado


Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Ibu Rita Dondokambey - Tamuntuan, merasa bangga dan terharu saat menyaksikan beberapa adengan dan dialog kental berbahasa Manado yang diperankan oleh salah satu aktor Ray Sahetapi pada film yang berjudul "Senjakala di Manado".

Bangga dan terharu saat First Lady Sulut dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulut dr Kartika Devi Kandouw - Tanos, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Ivonne Silangen - Lombok, Istri Ketua DPRD Sulut Irene Angouw - Pinontoan serta para istri Forkopimda Sulut menyaksikan film "Senjakala di Manado" di salah satu bioskop terkemuka di Kota Manado, Senin (5/12/2016) sore

"Saya bangga dengan hadirnya film yang berjudul "Senjakala di Manado". Para pemain di film tersebut, menggunakan bahasa Manado yang sangat kental dengan dialog daerah Minahasa. Ini merupakan citra budaya dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata sebagai ajang promosi daerah demi terwujudnya program pemerintah OD-SK," ungkap First Lady Sulut ini.

Untuk itu, istri Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan istri Wagub Steven Kandouw mengajak kepada seluruh rakyat Sulawesi Utara agar jangan ketinggalan untuk menonton film tersebut.

"Film ini sangat bagus ceritanya. Apalagi para pemain sebagian besar asal Sulawesi Utara, dialognya menggunakan bahasa Manado yang kental bikin tertawa semua orang," pungkas ibu Rita Dondokambey - Tamuntuan. (Humas  Pemprov Sulut)


Senin, 05 Desember 2016

Disnakertrans Sulut Ingatkan Batas Pembayaran THR.

Sesuai ketentuan yang berlaku, sepekan jelang hari raya merupakan batas bagi pengusaha untuk melakukan  pembayaran Tunjangan Hari Raya ( THR ).

Hal ini diingatkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Provinsi Sulawesi Utara Marsel M Sendoh SH MSi  Senin (05/12) kemarin.

" Tanggal 18 Desember merupakan batas pembayaran THR ", ujarnya.

Bahkan Sendoh mengatakan akan turun langsung memantau pembayaran kewajiban perusahaan terhadap pekerja atau buruh yang diperkerjakan.

"Kami akan turun sebelum H-7 memantau kondisi di lapangan terlebih sudah ada aturan baru dimana pekerja yang bekerja selama sebulan sudah berhak terima THR," kata Sendoh.

Mantan Kepala Biro Hukum Setdaprop Sulut ini  mengharapkan setiap pengusaha, dapat menepati kewajibannya, ada pub yang mengabaikan dapat dikenakan sanksi tegas.
"Pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5  persen dari total THR yang harus dibayar dan untuk kasus dimana pengusaha yang tidak membayar THR akan dikenai sanksi administratif, " Tutup Sendoh. Humas Pemprov Sulut).

Musisi Internasional Shane Filan Pukau Sulut. Gubernur : Ke depan Kami Akan Hadirkan Artis Top Dunia

    Penampilan Penyanyi dan musisi Internasional Shane Filan, mantan personil  Grup Band Westlife ke Manado,  Provinsi Sulawesi Utara, menggantikan Grup Band  Air Supply, pada Grand Opening 'Christmas Festival 2016',sebagai bagian dari rangkaian ivent menyemarakkan Christmas Party di Bumi Nyiur Melambai, yang perhelatannya pada  Minggu Malam, (04/12), di Kawasan Mega Mas Manado, begitu menghentak dan memukau warga Masyarakat Kota Manado dan sekitarnya.
    Gelaran Grand Opening 'Christmas Festival 2016' yang disaksikan oleh ribuan pasang mata serta turut dihadiri Gubernur dan Wagub Sulut, Sekprov Edwin Silangen, Ketua DPRD Andre Angouw, Forkopimda Sulut maupun Pejabat Teras baik Pemprov maupun sebagian Bupati/Walikota se Sulut, walau kondisi cuaca diselimuti  Hujan yang mengguyur Kota Manado, namun tak menyurutkan animo dan antusias  niat warga Sulut untuk menyaksikan langsung kemeriahan konser yang di selingi tata cahaya lighting laser serta tatanan sound yang apik dan tampilan Stage Panggung,  dalam menyambut perayaan Natal 2016 di Sulut guna menyaksikan penampilan bintang utama Penyanyi asal Irlandia,  Shane Filan serta salah satu Diva Tanah Air Ruth Sahanaya  maupun mantan  Penyanyi Idola Cilik Angel Pieters, dan Band Band pengiring asal Manado, sehingga membuat para penonton tak beranjak dari tempat walau rela ber basah basahan.
   Dikesempatan saat Shane Filan tampil tepat pukul 20:00 WITA, usai Ruth Sahanaya dan Angel Pieters manggung. Sang Guest Star Shane Filan tampil memukau dengan balutan Jacket Kulit bercorak Merah Maron, membawakan 12 tembang hits dari Westlife semisal Jingle; Beautiful in White, What About Now, My Love, Home, You Rise Me Up. dan juga mengajak penonton untuk  melantunkan  kidung Natal secara massal. Musisi Ganteng Shane,  terlihat sangat atraktif saat menghibur warga Sulut. Kehebohan sempat terjadi saat Shane memutuskan aksi turun panggung, menyapa dan ber interaksi langsung dengan penonton yang sebagian besar didominasi remaja dan Kaum Muda yang merupakan penggemar dan idola boyband Westlife. Tak hanya itu, begitu Shane tampil duet bersama Angel Pieters melantunkan tembang 'Flying Without Wings', sontak para penonton langsung bersorak heboh. Tak mau mengecewakan sambutan itu, Shane pun berulang kali berujar, "Sulut Hebat!", kepada penonton yang jumlahnya mencapai ribuan itu.
   Aksi panggung Shane yang tak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga terlihat enjoy, mendapat apresiasi dari Gubernur Sulawesi Utara,  Olly Dondokambey, SE yang turut didampingi Nyonya Ir. Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.
“Saya merasa terhibur dan sangat menikmati penampilan Shane Filan, meski rencananya Band Internasional Air Supply yang akan konser tapi urung dan mendadak batal, tapi antusiasme masyarakat sangat besar, ini membuktikan bahwa Shane Filan tidak kalah  heboh dan dahsyatnya. Ke depan, kami akan terus mendatangkan artis top dunia untuk menghibur masyarakat Sulut,” ungkap Gubernur Olly Dondokambey  yang spontan  sempat berpose bersama Shane Filan di panggung, sekaligus  juga dalam arahannya mengapresiasi seluruh komponen masyarakat Sulut, yang tetap tertib serta kompak menjaga keamanan dan kerukunan bersama sehingga konser kali ini berlangsung sukses, tertib dan meriah.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw yang juga disertai Nyonya Dr Devi Kartika Kandouw-Tanos MARS, di sela sela Pagelaran Konser, turut mengapresiasi  akan aksi teatrikal Musisi Shane Filan, yang tampil tanpa canggung dengan leluasa turun dari atas panggung dan menyalami para penonton dan itu membuktikan dan memberi jaminan bahwa Sulut aman dan nyaman.
“Saya yakin kedatangan Shane, akan menjadi jalan pembuka bagi penyanyi dan grup band internasional untuk tampil di Sulut, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan Artis dan para Entertainment Ibukota maupun Manca Negara, oleh karenanya mari terus kita jaga keamanan, kenyamanan dan kerukunan serta rasa solidaritas antar sesama dengan menjadikan khasanah persamaan dalam menghargai setiap perbedaan sebagai  modal dasar dalam kehidupan bersama di Sulut,” ajak Wagub Kandouw.
     Sementara itu, Nyonya Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan,  Selaku Ketua Umum Panitia 'Christmas Festival 2016' menyatakan bahwa sekalipun Air Supply memutuskan untuk batal tampil di Sulut, panitia berkomitmen untuk menyajikan artis pengganti yang setara dan pilihan alternatif jatuh pada Shane Filan untuk menghibur Masyarakat Sulut, walau dengan persiapan relatif hanya dalam tempo 15 Jam. "Kami sangat mengapresiasi masyarakat Sulut yang sangat antusias saat menyaksikan gelaran yang kami sajikan. Saya bangga masyarakat Sulut sangat tertib dan meskipun event ini bertajuk 'Christmas Festival', tetapi yang hadir tidak hanya umat Kristiani. Tapi  lintas umat beragama lainnya pun turut hadir dan mengsupport Pagelaran bernuansa Religi Umat Nasrani di Daerah ini. Moment ini adalah bukti bahwa  Sulut sangat menghargai dan menjunjung tinggi pluralisme dan kemajemukan masyarakatnya sebagai salah satu perekat akan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kondisi saat ini dirasa mengalami dinamika," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Prov Sulut Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan.
Demikian Humas Pemprov Memberitakan.