Rabu, 02 Juli 2014

Wakil Gubernur Sidak SKPD




Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR Djouhari Kansil, MPd, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang berkantor di  Desa Kalasey yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perkebunan dan Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) serta UPTD Dinas Pertanian dan Peternakan yang berkator disekitar Kalasey pada Rabu 2 Juli 2014.
Dalam Sidak tersebut Wakil Gubernur mengecek kehadiran pegawai, program kerja serta tugas pokok dan fungsi dari masing-masing pegawai, dan didapati secara umum bahwa tingkat kehadiran pegawai baik, hal itu dibuktikan dengan kehadiran pegawai di masing-masing SKPD dan jika terdapat pegawai yang tidak hadir, dapat dibuktikan dengan surat tugas luar daerah maupun surat tugas dalam daerah yang menandakan pegawai tersebut sedang bertugas di lapangan. Namun terdapat hal yang perlu mendapatkan perhatian yaitu kapasitas kantor di Dinas Perikanan dan Kelautan serta Bakorluh yang terlalu sempit dibandingkan dengan jumlah pegawai sehingga perlu penambahan gedung baru dan terdapat ruangan yang perlu di rehab. Disdamping itu juga dilakukan dialog dengan pegawai untuk mengetahui permasalahan-permasalahan dalam melakukan tugas pokok dan fungsi serta untuk mencari tahu sejauh mana penguasaan pegawai tersebut terhadap bidang tugasnya.
Menurut Wakil Gubernur sidak seperti ini adalah merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja SKPD dalam rangka Tahun Emas HUT ke 50 Provinsi Sulawesi Utara, dengan peningkatan kinerja maka diharapkan hal tersebut berbanding lurus dengan penyerapan anggaran serta dalam rangka mengakhiri masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2015, perlu di cek secara langsung target kinerja yang belum dicapai sesuai dengan perencanaan atau sesuai dengan yang tercantum dalam RPJMD, dan semua itu dapat dicapai apabila PNS di semua SKPD mempunyai disiplin dan etos kerja yang tinggi, Kansil menyatakan kekecewaannya kepada pegawai yang malas dan tidak hadir ketika sidak, tetapi juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pegawai yang tetap menunjukkan disiplin yang tinggi sehingga patut menjadi contoh bagi pegawai yang lain.
 Sedangkan menurut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS sidak ini perlu dilakukan sebagai bagian dari kontrol atasan terhadap bawahan dan juga untuk melihat dari dekat aktifitas pegawai di kantor, jangan sampai terdapat pegawai yang tidak disiplin dan tidak dilaporkan oleh kepala SKPD, disamping itu penguasaan terhadap tupoksi  juga perlu, jangan sampai pegawai itu tidak tahu apa pekerjaanya atau terdapat pegawai yang lebih suka mengerjakan pekerjaan orang lain. (DR Jemmy Kumendong, Kabag Humas selaku Jubir Pemprov).




                                                              Sidak di Bakorluh


                                                Sidak di Dinas Pertanian dan Peternakan
                                                  Sidak di Dinas Pertanian dan Peternakan

                                                        Sidak di Dinas Perkebunan

Wakil Gubernur bersama Asisten I dan Kepala Dinas Perkebunan ketika melakukan sidak di Dinas Perkebunan




Sekprov Buka Rakor Penyelesaian Tapal Batas

Sekretaris Provinsi Ir. Siswa R Mokodongan Rabu (2/7) membuka Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Percepatan penyelesaian perselisihan batas antar Provinsi, Kabupaten/Kota se Sulut.
Rakor tersebut diselenggarakan di Hotel Arya Duta Manado dan di ikuti sejumlah Asisten Pemerintahan, Kepala Bagian Pemerintahan dan camat-camat yang masih terkait permasalahan batas daerah.
Dalam sambutan, Sekprov mengingatkan  permasalahan batas harus secara jelas di tuntaskan. Semua pihak yang terkait harus bersatu padu memberikan perhatian penuh atas segala substansi masalah yang dibicarakan dalam rakor kali ini.
Sesuai dengan undang-undang Gubernur sebagai wakil pemerintah di provinsi memiliki tugas koordinasi dalam penyelenggaraan pemeritahan, antara lain dalam hal penyelesaian batas daerah. 
Mokodongan mengharapkan melalui rapat yang difasilitasi oleh Biro Pemerintahan dan Humas setda Provinsi Sulut, bisa memberikan masukan dan informasi secara rinci terhadap berbagai permasalahan batas daerah yang ada dilapangan secara real. 
menghasilkan solusi dan titik terang dalam penyelesaian masalah yang sampai saat ini masih sulit diatasi.
Kepala Biro Pemerintahan DR Noudy R P Tendean, Sip,Msi dalam laporannya menyatakan, Rakor kali ini bertujuan untuk menyatukan persepsi bersama antar pimpinan Kabupaten Kota mengenai masalah batas daerah. 
Dari 18 permasalahan batas daerah, baru 2 daerah yang mencapai posisi proses Permendagri. sedangkan lainnya masih dalam tahap finalisasi penyelesaian. 




Mokodongan : Pemda Kab/Kota Dorong Pembentukan BPR

Fungsi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tidak hanya sekedar menyalurkan kredit kepada para pengusaha mikro, kecil dan menengah tetapi juga menerima simpanan masyarakat dan dalam penyaluran kredit kepada masyarakat menggunakan prinsip 3T yaitu tepat waktu, Tepat jumlah dan Tepat sasaran. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. S. R. Mokodongan saat membuka  Forum koordinasi Peningkatan Peran Pemda dalam Mendorong Pembentukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Milik Pemda bertempat di hotel Grand Puri manado (2/7).
Mokodongan yang didampingi Kaban Kesbangpol Prov. Sulut Drs. GUN  Mokodongan mengatakan bahwa sasaran pembentukan BPR adalah untuk melayani kebutuhan petani, peternak, nelayan, pedagang, pengusaha kecil, pegawai dan pensiunan karena sasaran ini belum terjangkau oleh bank umum dan untuk lebih mewujudkan pemerataan pendapatan bagi masyarakat.
Mokodongan mengharapkan agar Kab/Kota dapat menjadi contoh dalam pembentukan BPR dan dapat berjalan dengan baik untuk membantu masyarakat dan dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah agar BPR milik pemda agar mampu meningkatkan aksesbilitas rakyat kepada bank maka peran BPR akan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kondisi ini dapat diciptakan maka BPR Milik Pemda telah ikut andil dalam pengentasan kemiskinan.

Ditjen Kesbangpol Kemendagri yang diwakili oleh Direktur Ketahanan Ekonomi Bahrun Siregar, SH, Msi mengatakan bahwa Pemda perlu mendorong pertumbuhan perekonomian daerah dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sesuai dengan karakteristik dan cakupan wilayah kerja maka disinilah BPR memiliki peranan yang besar untuk memajukan ekonomi masyarakat di daerah. (DR. Jemmy S. Kumendong Msi, selaku Jubir Pemprov)



Selasa, 01 Juli 2014

SHS Dukung Kejurnas Berkuda di Sulut

Sulut kembali akan menggelar kegiatan oleh raga yang bersifat nasional yaitu Kejuaraan Nasional Berkuda Etape II pada bulan Oktober 2014.
Kegiatan ini disuport secara penuh oleh Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang dan memerintahkan Kepala Dinas Olah Raga Sulawesi Utara untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan pada tempat Pacuan Kuda di Tompaso melalui APBD Perubahan tahun 2014, terutama tracknya agar disesuaikan dengan standar nasional, disamping itu Gubernur juga mengingatkan kepada Drs Mecky Onibala MSi Inspektur Provinsi Sulut yang juga adalah Ketua Pordasi Sulut agar mencarikan tempat latihan yang layak bagi kuda-kuda yang akan berpacu karena sebulan sebelum lomba, kuda-kuda tersebut sudah harus berada di Sulut.
Pada bagian lain Drs Mecky Onibala MSi selaku ketua Pordasi Sulut mengatakan bahwa even ini akan diikuti oleh sekitar 100 ekor kuda dari luar daerah dan ini merupakan suatu kesempatan untuk meningkatkan ekonomi para peternak kuda di Sulut, karena yang pasti kuda-kuda pacu di Sulut akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya sehingga daya jualnya juga dapat melambung tinggi, "bisa dibayangkan jika seekor kuda pacu dari Sulut dapat dihargai sekitar 500 jt rupiah ketika menjadi pemenang lomba, oleh karena itu kesempatan ini harus dipergunakan dan kita harus mempersiapkan diri dengan baik" pungkas Onibala. (DR Jemmy Kumendong, MSi, Kabag Humas selaku Jubir Pemprov).


Gubernur Sulut Berbuka Puasa Bersama KKSS




Dalam Rangka bulan suci Ramadhan, Gubernur Sulawesi Utara melakukan acara buka puasa bersama dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan  (KKSS) di Manado pada Selasa 1 Juli 2014 di Rumah Dinas Gubernur  Bumi Beringin, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir Siswa Rahmat Mokodongan, Para Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulut, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya Gubernur menyatakan rasa syukurnya karena boleh boleh bersilahturahmi dengan KKSS dalam bulan ramadhan ini, dan menceriktakan bahwa Pulau Sulawesi mempunyai ikatan sejarah yang tak terpisahkan karena dulunya adalah merupakan satu daerah dengan Gubernurnya DR GSSJ Sam Ratulangie, dan juga terdapat pemimpin-pemimpin dari Sulut yang menjadi pemimpin di Sulawesi Selatan demikian juga orang-orang Sulsel yang menjadi pemimpin di Sulut.
Gubernur bernostalgia dimana ketika beliau menjadi Pejabat Gubernur Maluku Utara, warga Sulawesi Selatan banyak membantu dirinya manjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, "karena memang saya sudah dianggap saudara dan juga sempat ditawarkan untuk memberikan nama KKS (Kerukunan Keluarga Sulawesi) agar terlihat lebih bersatu.
Gubernur berterima kasih kepada warga Sulses di Sulut yang mampu berpartisipasi aktif menunjang pembangunan dan pemerintahan di Sulut, juga sebagai penunjang kerukunan beragama dan penunjang keamanan karena relatif tidak ada konflik yang terjadi antara warga Sulut dan warga Sulsel. Gubernur juga berharap agar ibadah puasa boleh dijalankan dengan baik sampai hari kemenangan dan kiranya warga Sulsel di Sulawesi Utara mempergunakan hak pilihnya dengan baik dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli mendatang, jangan golput dan menjadikan demokrasi ini sebagai demokrasi yang bermartabat tanpa kampanye hitam dan tanpa rasa permusuhan.
Sebelumnya acara buka puasa ini diawali dengan ceramah agama oleh K H Abu Huraira dan sambutan Ketua KKSS H. Nurdin Paluga yang menyampaikan eksistensi KKSS sejak berdirinya yang telah turut serta aktif membantu korban banjir di Manado bulan Januari yang lalu serta kegiatan sosial donor darah yang mampu mengumpulkan 48 kantong darah yang disumbangkan ke PMI.
(DR Jemmy Kumendong, MSI, Kabag Humas Selaku Jubir Pemprov)







Gubernur Sulut Pimpin Rapat Tindal Lanjut Hasil Temuan BPK



Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang memimpin Rapat tindak lanjut hasil temuan BPK  pada selasa 1 juli 2014 di ruang Mapaluse kantor Gubernur Sulut.
Dalam rapat tersebut Gubernur mewarning kepada para kepala SKPD yang masih ada temuan BPK agar segera menindaklanutinya mengingat waktu yang diberikan untuk menindaklanjuti  hanya 2 minggu sehingga diperlukan  kerja keras  dari setiap Kepala dan pegawai di SKPD untuk menuntaskan hal tersebut. Jika tidak dituntaskan maka temuan-temuan tersebut  wealaupun sebagian bersifat administrasif tetapi dapat mempengaruhi opini yang akan diberikan oleh BPK, dalam kesempatan tersebut Gubernur menekankan tentang pentingnya memperoleh opini dari BPK sebagai bentuk pengakuan terhadap tata kelola pemerintahan dan keuangan yang baik di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Disamping itu Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil dan Sekretaris Daerah Ir. Siswa R. Mokodongan juga meminta masukan-masukan terhadap program strategis yang akan ditampung dalam APBD perubahan 2014 dan mewarning agar APBD Perubahan 2014 ini sudah dapat dilaksanakan pada bulan Agustus  2014 agar program-program dapat berjalan dengan baik,  sekaligus mengingatkan agar semua program yang ditampung dalam APBD Perubahan nantinya adalah program yang benar-benar yang telah direncanakan sebelumnya dan tidak boleh serta dilarang melaksanakan  program yang tidak direncanakan karena implikasinya dapat di pidana.(DR. Jemmy S. Kumendong Msi, Kabag Humas selaku Jubir Pemprov) 




Gubernur Sulut Hadiri HUT Polri ke 68



Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang menghadiri HUT POLRI ke 68 yang dilaksanakan di lapangan Polda  Sulawesi Utara, Selasa 1 Juli 2014.
Upacara yang  dimulai tepat pukul 08.00 wita tersebut dihadiri oleh Forkompinda Sulut dan para perwira di lingkungan Polda Sulut dan Walikota Mnado.
Dalam sambutan Presiden yang di bacakan oleh inspektur upacara Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga, SH, Mhum, Presiden RI mengucapkan terima kasih kepada anggota Polri yang telah memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat juga terima kasih karena pelaksanaan Pemilihan Legislatif telah berjalan dengan aman dan damai dan semoga pelaksanaan Pilpres pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang  juga mampu dilaksanakan dengan aman dan damai dan itu semua tidak lepas dari tugas dan tunggungjawab anggota Polri di negara ini.
Presiden menekankan agar anggota kepolisian untuk bersikap netral pada pelaksanaan Pilpres sehingga  mampu memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu presiden memberikan apresiasi kepada pihak polri yang tak hentinya memberantas terorisme di Indonesia .
Presidenpun mengharapkan agar anggota Polri mampu memjunjung tinggi nilai keadilan dengan meningkatkan  pengawasan keamanan masyarakat dan kualitas pelayanan  publik, meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam rangka menuju Good Governance (kepemerintahan yang baik), menempatkan sikap kepemimpinan yang melayani dan menjelang pelaksanaan Pilpres agar anggota Polri memberikan pelayan hukum dengan baik dan memproses apabila terjadi pelanggaran-pelanggaran dalam kampanye dan menjaga keamanan dalam rangka  menjelang perayaan Idul Fitri.
Pada bagian lain seusai upacara ketika diwawancarai, Gubernur Sulut DR. S. H. Sarundajang menyampaikan ucapan selamat HUT kepada seluruh anggota Polri sambil mengharapkan agar pihak Polri benar-benar memberi rasa aman kepada masyarakat terlebih dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 9 Juli 2014. Dan menjelang perayaan Idul Fitri nanti, sambil mengapresiasi prestasi-prestasi yang telah di capai selama ini dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat Sulawesi Utara. (DR. Jemmy S. Kumendong Msi, selaku Jubir Pemprov)