Selasa, 09 Juni 2015

Kansil Minta KKP Segera Cabut Transhipment Kapal Nelayan Sulut






Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd tampil memukau dihadapan peserta Gerakan Nasional  Penyelamatan Sumber Daya Alam Indonesia yang digelar KPK-RI bekerjasama dengan Kementerian KKP di hotel Maqna Gorontalo, Selasa (09/6), yang dibuka Wakil Ketua KPK-RI Zulkarnaen.
Ketika menyampaikan paparan Empat fokus area kerangka aksi pemprov sulut terkait dengan gerakan nasional tersebut. Wagub mengaungkan agar pemerintah pusat segera mencabut transhipment yang diberlakukan pada kapal-kapal nelayan sulut. Akibat dari kebijakan pemerintah pusat tersebut sedikitnya seribu nelayan sulut sekarang ini sudah tidak melaut lagi, alias menjadi pengangguran. hal ini jika tidak diseriusi oleh pemerintah pusat, maka akan berdampag negatif terhadap jalannya roda pemerintahan di daerah. Karena itu lewat kegiatan ini, Wagub berharap Kementerian KKP segera mencabut trnashipment tersebut, karena hanya merugikan nelayan sulut, tegas Kansil.
Kansil mengatakan, penyusunan tata ruang wilayah laut, penataan perizinan, pelaksanaan kewajiban para pihak, serta  pemberian dan perlindungan hak-hak masyarakat.
Kansil mengatakan, sesuai targt sulut telah melaksanakan penyediaan informasi yang dibutuhkan dengan hasil tersedianya data dan terlaksananya analisis data serta pemetaan rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP-3-K)yang teridiri dari 13 dataset yaitu 2 dataset dasar dan 11 dataset tematik, ini menghasilkan tersedianya dokumen teknis (RZWP-3-K), yang akan diproses selanjutnya sesuai tahapan menjadi Perda.
Demikian halnya dengan rencana aksi penataan perizinan, Kansil menyebutkan, mencakup review terhadap sisitem ketatatlaksanaan perizinan; perbaikan terhadap system ketatalaksanaan perizinan sosial/hibah/subsidi. Sulut memiliki target ditahun 2015 ini telah menyelesaikan laporan hasil review dan tersedianya SOP perizinanyang baik, sehingga tahun 2016 SOP te;ah terlaksana dengan efektif dan efisien kemudian pada tahun 2017 proses pelayanan perizinan terpadu telah terlaksana. Perizinan pengelolaan usaha perikanan di sulut mencakup tiga kelompok yaitu perikanan tangkap mencakup SIUP,SIPI,SIKPI,SIUP, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan mencakup SIUP pengolahan dan rekomendasi SKP (sertifikast kelayakan pengolahan) dean perikanan budidaya  mencakup rekomendasi sertifikat CBIB (cara budidaya ikan yang baik dan CPIB (cara pembenihan ikan yang baik).
Sedangkan untuk pelaksanaan kewajiban para pihak. Sesuai target  diharapkan teridentifikasinya tingkat pelaksanaan kewajiban para pihak (pemerintah, legislatif, masyarakat, akademisi dan dunia usaha), teridentifikasinya tingkat pelaksanaan kewajiban para pihak serta tercapainya kewajiban para pihak. 
Sedangkan untuk rencana aksi keempat pemberian dan perlindungan hak-hak masyarakat,  Kansil menyebutkan, teridentifikasinya hak-hak masyarakat yang ada di laut yang dijamin dengan hak perlindungan hukum, hak mendapatkan informasi, hak akses, permodalan, hak adat laut, hak pengelolaan dan SDA laut terhadap nelayan,pembudidayaan, pelaku usaha dan masyarakat adat tahun 2015 serta tersedianya regulasi untuk melindungi dan memenuhi hak-hak masyarakat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan, inisiasi Perda/Perdes tahun 3016, ujar Kansil meyakinkan.          
Sebelumnya Zulkarnaen menyebutkan, dalam renstra KPK tahun 2011 sampai 2015 KPK memasukan sektor sumberdaya sebagai salah satu fokus dalam kegiatan pencegahan dan pemberantasan korpusi  yaitu ketahanan energy dan lingkungan berdasarkan UU No 30 Tahun 2002, KPK memiliki kewenangan untuk melakukan pengkajian terhadap system pengelolaan administrasi semua lembaga pemerintah.
Terkait sektor kelautan KPK telah melakukan kajian system pengelolaan ruang laut dan sumber daya kelautan pada tahun 2014 dan telah dipaparkan ke Kementerian KKP dan kementerian lembaga lainnya.   
Sedangkan tujuan  kegiatan ini adalah untuk penegasan dan penegakan kedaulatan serta hak berdaulat NKRI atas wil laut melalui penegasan batas wilayah laut Indonesia, pengaturan pengelolaan ruang laut dan pemanfaatan  sumberdaya yang ada didalmnya serta mendorong perbaikan kelola sektor kelautan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, jelas Zulkarnaen.
Selain Kansil, tampil sebagai pembicara yaitu Gubernur Gorontalo  Rusli Habibie, Sekprov Sulbar Muh Jamil Barambangi dan Wagub Malut H.M Nasir Thaib. Turut hadir Satf Ahli Kementerian KKP Amran Razak. Kepala Bappeda Ir Roy Roroing,Kadis Kelautan dan Perikanan Rondald Sorongoan Kadis ESDM Marly Gumalag, Kadis Perkebunan Nixon Watung serta Kadis Kehutanan Herry Rotinsulu. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).  

Senin, 08 Juni 2015

Rakernas PGIW/SAG 2015 Berlangsung di Sulut

Rapat Kerja Nasional  Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah Sinode Am Gereja-Gereja Sulutteng (PGIW/SAG bakal digelar di Provinsi Sulut, hal itu dibernarkan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd selaku Ketua Umum Panitia melalui Ketua Harian Asiano G Kawatu SE MSi usai rapat panitia di ruker Wagub Sulut, Senin (08/6) kemarin.
Kawatu mengatakan, Rakernas tersebut akan berlangsung 25-28 Juni 2015 mendatang, dan akan dihadiri 135 peserta yang merupakan  perutusan pengurus 28 PGIW/SAG, MPH PGI, Moderamen SAG Sulutteng dan MP,BPP dan Eksekutif SAG.
Kawatu menambahkan, dalam Rakernas tersebut peserta selain akan menerima materi dari PGI juga akan mendapat pencerahan sosialisasi Undang-Undang Desa, Undang-Undang Perlindungan Umat beragama serta di akhiri dengan panel diskusi. Turut hadir Sekjen SAG Sulutteng Pdt Lamberty Mandagie MTh. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov Sulut). 

Hari Ini Wagub Paparkan Rencana Aksi Sektor Kelautan di Gorontalo



Selasa (09/6) hari ini, Wakil Gubernur  Sulut Dr Djouhari Kansil MPd  akan memaparkan rencana aksi Pemprov Sulut yang memuat empat hal pokok di sektor kelautan, di Provinsi Gorontalo.
 Hal itu dibernarkan Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, Senin (06/6) kemarin, di kantor Gubernur.
Kumendong mengatkan, kegiatan yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diikuti empat Provinsi yakni Gorontalo, Sulut, Sulbar dan Maluku Utara. Acara ini merupakan tindak lanjut Kick Off-Meeting Gerakan Nasional Penyelematan Sumberdaya Alam Indonesia Sektor Kelautan pada 17 Februari 2015 lalu di Jakarta.
Sedangkan pada keesokan harinya, Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang akan menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi kegiatan Korsupwas KPK di Grand Ballroom hotel Maqna Gorontalo, yang hanya diikuti tiga Provinsi di Sulawesi yaitu Gorontalo, Sulut dan Sulbar, jelas Kumendong sembari menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut Kick Off-Meeting Koordinasi dan Supervisi atas Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara awal Desember 2014 di Bali. 
Kumendong menambahkan, Kehadiran SHS-BERHASIL di Provinsi Gorontalo akan didampingi beberapa pejabat terkait diantaranya Kepala Bappeda Ir Roy O Roring MSi, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir Ronald Sorongan MSi, dan Kadis ESDM Ir Marly Gumalag MSi.  (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu, MSi).   

Golden Triangel Apresiasi Kinerja Bagian Humas



Golden Triangel Sulut yakni Gubernur DR Sinyo Harry Sarundajang, Wakil Gubernur DR Djouhari Kansil MPd dan Sekretaris Provinsi Ir. Siswa R Mokodongan memberi apresiasi positif  terhadap kinerja Bagian Humas Pemprov Sulut yang selama kepemimpinan Gubernur Sarundajang berhasil melaksanakan penyebarluasan informasi kegiatan Pemprov Sulut sehinga berhasil mendapatkan apresiasi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara da Reformasi Birokrasi RI.
Hal tersebut, di ungkapkan Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong,Msi baru lalu.  
Menurut  Kumendong, prestasi ini diraih berkat dorongan dan dukungan dari pimpinan yang tak lelah untuk mengarahkan agar Humas Pemprov Sulut selalu memberikan pelayanan yang terbaik, serta informasi  aktual bagi masyarakat terkait kegiatan yang dilaksanakan Pemprov Sulut.
Mantan Kabag humas ini juga bersyukur karena kerja keras Kabag, Kasubbag  dan Staf humas selama ini ternyata dipantau oleh pemerintah pusat, Kumendong berjanji dibawah kepemimpinannya Humas Pemprov Sulut akan tetap menjaga bahkan meningkatkan  hubungan harmonis  dengan mitra kerja yaitu para Jurnalis Independen Provinsi Sulut (JIPS) yang setiap hari melakukan peliputan di kantor Gubernur Sulut.
Hal ini juga diharapakan menjadi pendorong bagi humas yang ada di kabupaten kota se Sulut untuk lebih intens dalam mensosialisasikan kegiatan pemerintah daerah.
Diketahui Kemenpan dan RB RI memberikan apresiasi kepada Humas Pemprov Sulut karena berhasil menempati posisi teratas  dari 13 Provinsi se Indonesia Timur (Intim) dalam bidang pemberitaan kegiatan pemerintah daerah yang disampaikan saat pelaksanaan kegiatan pelatihan sinergitas kampanye revolusi mental ASN dan Reformasi Birokrasi bagi prektisi humas pemerintah provinsi dan jurnalis yang dilaksanakan di Denpasar Bali Kamis  4 Juni lalu.
Kumendong menambahkan, berdasarkan data yang ada humas Pemprov sejak Januari hingga Mei 2015 berhasil membuat brita di blog  sebanyak 366, bukan hanya 182 sebagaimana yang di lansir Kemenpan. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).







Minggu, 07 Juni 2015

Wagub: Hadiri HUT Jemaat Bukit Moria Winangun

Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil Mpd, Minggu (07/6) menghadiri Ibadah Syukur  Ulang Tahun ke-31 Jemaat GMIM Bukit Moria Winangun Manado.

Ibadah Syukur yang dipimpin Pdt Arthur Rumengan MTheol itu berlangsung khusuk karena ratusan jemaat ikut ambil bagian dalam ibadah tersebut, termasuk Choir dan masamper.
Wagub mengatakan, pelaksanaan ibadah syukur merupakan wujud rasa solidaritas segenap komponen jemaat, yang dipertemukan dan dipersatukan dalam suatu ikatan kekeluargaan.
Hal ini perlu disadari, karena kebersamaan dan persatuan jemaat merupakan wujud dari kematangan iman, untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan. Sekaligus sebagai wahana yang tepat dan strategis untuk mengevaluasi dan mengintrospeksi perjalanan kehidupan jemaat, agar berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakaqt dapat dicarikan solisi terbaik, ujar  Kansil.  
Untuk itu Kansil berharap di HUT ke-31 kali ini Jemaat Bukit Moria Winangun untuk senantiasa memberikan warna positif terhadap berbagai aktivitas hidup dengan terus memelihara kerukunan dan perdamaian, menjaga kekudusan serta memuliakan Allah .   
Pdt Arthur Rumengan dalam khotbahnya, mengajak warga jemaat untuk senantiasa  terlibat dalam berbagai pelayanan gereja. GMIM memberi ruang seluas-luasnya bagi jemaat untuk beribadah dan bersekutu kepada Tuhan.
Rumengan juga mengingatkan,  program pelayanan gereja  hendaknya mampu menyentuh kepentingan jemaat, sehingga jemaat akan lebih bersemangat untuk beribadah.
“misi gereja dalam pertumbuhan iman jemaat hanya boleh berhasil, apabila programnya menyentuh kepentingan jemaat,” tandas Pdt Rumengan.   Turut hadir Pejabat Eselon II lingkup Pemprov, Wakil Ketua DPRD Sulutr Wenny Lumentut dan Sekot Manado Manado. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov)

Sabtu, 06 Juni 2015

Kansil dan Marpaung Larut Dalam Tarian Pato-Pato



Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd bersama Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs Wilmar Marpaung SH masing-masing bersama Isteri, Sabtu (06/6) di Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa,  larut bersama warga dalam tarian pato-pato. Itu dilakukan Kansil dan Marpaung usai menerima peserta pawai anti kekerasan saat masuk finis.
Tarian rakyat asal warga nusa utara ini, diakuinya memang sudak dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, karena tarian pato-pato sering dipertandingkan oleh instansi pemerintah maupun swasta baik yang ada di pusat mapun didaerah, jelas Kansil.
Karena itu bisa kita lihat tadi Pak Kapolda dan Ibu lancar sekali melakukan gerakan-gerakan dalam tarian ini.
Menurut Kansil tarian pato-pato, didalamnya mengandung unsur kebersamaan, karena gerakan-gerakan yang ada bagaimana mengajak untuk bekerjasama dalam kebersamaan, satu komando dalam gerakan seirama yang didukung oleh lantunan musik, sehingga terasama bersemangat, bagi orang yang melakukannya, tandas kansil. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov). 

Wagub dan Kapolda Dukung Pawai Kampanye Anti Kekerasan







Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd bersama Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs Wilmar Marpaung SH mendukung pawai kampanye anti kekerasan yang di gelar oleh Wilayah Manado,Wawonasa, Kombos (Mawakom).
Dukungan Wagub dan Kapolda tersebut disampaikan pada saat menghadiri acara tersebut yang diikuti 8 Jemaat di wilayah tersebut, Sabtu sore (06/6), di jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa.
Kansil mengatakan, pawai ini sebagai bentuk implementasi terhadap firman Tuhan. Karena lewat tindakan dan perbuatan yang kita lakukan saat ini, memberi pesan kepada umat harus saling mengasihi satu dengan yang lain dalam hidup kebersamaan.
Tuhan mengajarkan kepada kita jangan membunuh, jangan mencuri apalagi mabuk-mabukan, karena semua itu akan bermuara pada tindakan kekerasan dan pada akhirnya, bisa merugikan masa depan kita, ujar Kansil yang juga merupakan Penatua P/KB Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonas.
Karena itu Wagub berpesan, mari kita hargai hidup ini, dengan mengasihi Tuhan dan sesama umat manusia.
Senada dengan Wagub, Kapolda Wilmar Marpaung menyatakan  dukungannya, bahwa kegiatan ini dianggap sangat penting, karena merupakan wujud peran masyarakat dalam ikut menciptakan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat, sembari menyebutkan, kejahatan dengan tindakan kekerasan yang terjadi di wilayah Manado dianggap paling tinggi dari kejahatan lain.
Seperti pembunuhan, tarkam yang disertai dengan panah wayer, judi sabung ayam serta kasus kekerasan  dalam rumah tangga (KDRT), semua ini menurut mantan Kapolres Bitung ini diakibatkan karena minuman keras.
Karena itu brenti job agate, karena akibat dari mabuk-mabukan itu bisa terjadi penikaman dan pembunuhan, ajak Marpaung.
Marpaung juga berharap agar semua pihak termasuk didalamnya Gereja dapat berperan menciptakan suasana kamtibmas yang mantap. Kamtibmas adalah tanggungjawab bersama, Polisi tidak bisa melaksanakannya tanpa dukungan semua pihak termasuk gereja didalamnya, tanda Jenderal Bintang Satu.
Ketua Wilayah Mawakom Pdt Estefanus Katihokang STh, mengungkapkan, pawai ini dilaksanakan, dalam rangka memperingati HUT ke-186 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM. Pawai ini merupakan bentuk kampanye warga GMIM untuk melawan tindakan kekerasan yang sering melanda warga jemaat dan masyarakat, jelas mantan Ketua BPMJ GMIM Efrata Paal Dua.
Katihokang menambahkan Pawai ini juga diikuti oleh Bamag LKK Indonesia Kota Manado, Turut hadir Isteri Wagub dan isteri Kapolda Sulut serta Wawali Manado Harley Mangindaan bersama Isteri. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).