Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Kamis, 02 Juli 2015
Wagub: Ajak Warga Sulut Mampu Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Hal itu dikatakan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd kepada wartawan JIPS di ruang kerjanya, Kamis (2/7) kemarin.
Karena itu saya berharap warga Sulut hendaknya mampu menciptakan suasana keamanan dan ketertiban di tangah-tengah masyarakat.
"Mari kita tingkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi perkembangan situasi yang dapat ber-eskalasi secara cepat. Sambil terus meningkatkan kerjasama, koordinasi dan komunikasi guna sinergitas langkah dalam upaya memberikan kerja dan pengabdian terbaik dalam melayani, mengayoni dan melindungi masyarakat Sulut yang sama-sama kita cintai dan banggakan," pintah Kansil. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
Wagub Ingatkan Distributor Jangan Menimbun Sembako
Permintaan Wagub tersebut disampaikan kepada wartawan JIPS di ruang kerjanya, kamis (2/7) kemarin. Harga beras, gula pasir (gusir) dan terigu termasuk telur di pasar-pasar tradisional kini mulai bergerak naik, karena tingginya permintaan masyarakat.
kansil mengatakan, waktu sidak pasar lalu, para distributor beras, gula pasir dan terigu termasuk distributor telur yang berasa di tuminting, sudah berjanji mereka tidak akan menimbun sembako tersebut, bahkan pengakuan salah satu distributor stok gula pasir waktu itu sebanyak 30 ton mampu melayani hingga menjelang Hari raya Idul Fitri. Tapi stok gusir menurut Bulog Divre Manado tingal 7 ton dan tidak mampu bertahan hingga lebaran tiba.
Menyikap i hal tersebut Kansil menyebutkan, waktu dekat akan para distributor, dan Pertamina akan dipanggil untuk mengadakan rapat koordinasi sebelum lebaran tiba, karena terindikasi harga mulai ber4gerak naik.
Kansil juga berharap para distributor dan pedangan termasuk agen Elpiji, jangan mengambil kesempatan dihari Raya Idul Fitri untuk menyusahkan rakyat, sedangkan bagi distributor nakal Pemprov Sulut tak segan-segan menutup gudang mereka, tegasnya. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
Wagub: PNS Gunakan Ipal Diberikan Sangsi Tegas
Penegasan Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd tersebut disampaikan kepada wartawan JIPS di ruang kerjanya, Kamis (2/7) kemarin.
Saat ini BKD Provinsi sementara melakukan investigas lebih lanjut, terkait dengan merebaknya Ipal yang membuat resah diberbagai kalangan yang disinyalir tidak hanya dikalangan masyarakat biasa tapi juga PNS yang bertugas di Instansi Pemerintah, baik di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota se- Sulut.
Menurut Kansil, di Sulut sebenarnya sudah pernah melaksanakan pemeriksaan Ijasah, sewaktu menjabat Kadis Diknas Provinsi Sulut, pemeriksaan Ijasah sudah dilakukan bagi PNS Diknas dan Guru-Guru di Sekolah dari hasil pemeriksaan tersebut tidak terdapat Ipal.
Dikatakannya, pegawai tidak dilarang untuk mengikuti kuliah Progran S1, S2 atau S3 di Perguruan Tinggi, karena ini dalam rangka peningkatkan kualitas SDM, tapi harus melihat Perguruan Tinggi yang mana dulu. jangan hanya ingin mengejar kepangkatan dan angka kredit tapi melanggar ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, ini tentunya tidak baik karena hanya merugikan masa depan kita sendiri, ujar mantan kadis Diknas Sulut, sembari memberi contoh jika mengambil program S1 harus mengikuti kuliah selama empat tahun, tapi kalau cuma setahun kemudian sudah mendapat ijasah tentu harus dipertanyakan.
saat ini Pemprov sedang mengumpulkan data bagi para pejabat Eselon II, III dan IV termasuk staf yang bertugas di Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Apabila ada indikasi pemalsuan ijasah oleh oknum PNS, maka sangsi tegas akan diberikan hingga sampai pada pemecatan, tegas salah satu putra terbaik nusa utara. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).
Watania : Kembangkan Potensi dan Karekteristik Daerah
Sekprov Hadiri Rakernas Keuangan Tahun 2015
Sekretaris Daerah Provinsi Ir Siswa R Mokodongan mewakili Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang, Kamis (2/7) mengikuti Rapat Kerja Nasional keuangan tahun 2015. Kegiatan tersebut di laksanakan di hotel sahid Jakarta.
Rakernas tersebut dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Dalam sambutan, Wapres mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar pola atau arah pembangunan kebijakan pembangunan yang sama antara pemerintah pusat dan daerah serta memaknai percepatan realisasi atau daya serap yang mempunyai daya serap besar terhadap masyarakat dengan melakukan strategi, mempercepat realisasi anggaran, mempercepat dan mempermudah investasi usaha daerah serta penggunaan produksi dalam negeri.
Sekprov Mokodongan mengatakan kegiatan ini penting untuk diikuti agar pembangunan daerah searah dengan kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah juga terus berupaya memperbaiki sistem keuangan daerah agar berjalan lebih baik lagi, mengingat Sulut juga sudah empat kali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dalam hal pengelolaan keuangan daerah.
Rabu, 01 Juli 2015
SHS Terima Gelar Adat Papua
SHS juga menjelaskan soal Otonomi Khusus Papua dan keberadaan Papua yang turut berpengaruh dalam perubahan iklim karena memiliki huyan terbesar kedua di dunia.
Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi mengatakan, acara peringatan Hari kepahlawanan Sam Ratulangi dan HUT ke-44 K3 Manokwari bak mempertemukan dua bersaudara. Atraksi kesenian dua daerah silih berganti di tampilkan. Unima Choir dan atraksi tari dari Ikatan Wulan Waraney Minahasa yang di datangkan khusus memukau penonton, tambah Kumendong.
Turut hadir mendampingi SHS , Ibu Deetje Sarundajang, Asisten II Sany Parengkuan , Kadis PU Edy Kenap
, Kadis Kelautan J Oroh, Kadis Pariwisata H Korah, Kadis BLH Edwin Silangen, Karo Hukum Marsel Sendoh dan rombongan lainnya. Turut hadir Wagub Papua Barat Irene Manibui dan jajaran. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).




