Selasa, 17 Februari 2015

SHS Mengadakan kunjungan kerja ke Gorontalo

Senin 16 Februari 2015, Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang mengadakan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo dengan agenda kerja mengikuti 2 undangan kegiatan yakni Rapat Koordinasi Optimalisasi Rekomendasi Tindak Lanjut Temuan BPK dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka HUT Provinsi Gorontalo.
Pada acara Rapat Koordinasi Temuan BPK tersebut selain Gubernur Sulawesi Utara juga dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara dan Gubernur Gorontalo. Sedangkan dari pihak BPK hadir Ketua BPK Bpk. DR. Bahrulah Akbar, MBA, Anggota VI BPK Sjafrudin Mosii serta turut dihadiri pula Ketua Komisi VIII DPR RI Bpk Fadel Muhamad. Acara rakor ini menurut Ketua BPK adalah untuk peningkatan pengelolaan keuangan dengan lebih baik sehingga mampu memperoleh opini terbaik BPK yakni Wajar Tanpa Pengecualian di seluruh tingkatan pemerintahan baik di pusat maupun di daerah

Setelah mengikuti Rakor BPK, Gubernur Sulawesi Utara di dampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. John Palandung, MSi, Gubernur Gorontalo, Gubernur Maluku Utara dan Ketua BPK menuju Gedung DPRD Provinsi Gorontalo guna mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Provinsi Gorontalo Ke 14.


Disbudpar Terus mantapkan Persiapan Budaya India

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut Ir Happy TR Korah menegaskan Pemerintah provinsi Sulut terus memantapkan persiapan menyambut pagelaran seni budaya Bhangra dari India, Penegasan itu disampaikan Korah kepada wartawan liputan Prmprov Sulut di Kantor Gubernur, usai mengikuti Apel Korpri, Selasa (17/2) kemarin.
Korah menyebutkan gedung auditorium Mapalus Kantor Gubernur yang menjadi tempat pagelaran seni budaya India pada 20 Pemberuari 2015 depan, telah disulap sedemikian rupa dengan berbagai ornamen negerinya Mahatma Ghandi, hal itu dimaksudkan agar suasasna india bisa diresapi pula oleh penonton yang akan menyaksikan pagelaran nanti. Apalagi Rabu (18/2) hari ini, Konsul Jenderal (Konjen) India Amarjeed Singh Takhi bersama rombongan dari India akan tiba di Manado, sekaligus mereka akan melakukan berbagai persiapan termasuk latihan panggung, jelas mantan Kepala BPMD Sulut. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).    

Wagub Beri Apresiasi Terhadap BPK-RI








Wakil Gubernur Sulut Dr Jouhari Kansil MPd memberi apresiasi positif terhadap BPK Goes to Kampus di IPDN Kampus Sulut di Tampusu Minahasa, melalui kuliah umum Anggota VI BPK RI Prof DR Baharullah Akbar MBA, Selasa (17/2). Menurut Wagub kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap Provinsi Sulut Sulut. Tentunya kita semua berharap agar pelaksanaan kuliah umum ini akan m mberikan pencerahan, pemahaman dan menambah pengetahuan serta wawasan tentang apa dan mengapa ada BPK serta apa tugas dan fungsi BPK, mengenal struktur organisasi, visi dan misi serta tujuan strategis dan lain-lain, agar supaya kita boleh mengerti dan memahami tugas, fungsi dan peranan BPK RI dalam proses pemeriksaan pengelolkaan keuangan Negara, sehingga dapat bersama-sama mengawal pengelolaan keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, sekaligus sebagai perwujudan komitmen, kerjasama dan koordinasi dalam upaya mempercepat pemberantasan korupsi di tanah air, ujar Kansil.
Akbar mengatakan, salah satu kegagalan pemerintah adalah membiarkan segala sesuatunya mengikuti mekanisme pasar, padahal pasar sebagian besar dikuasasi oleh Multinational Company (MNC) sehingga bisa menyebabkan diintervensinya kebijakan-kebijakan yang akan dikelaurkan pemerintah oleh MNC. Padahal tujuan bernegara kita yang dicetuskan oleh para Founding Fathers dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa  serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdeakaan, perdamaian abadi dan keadilan soisial. Karena itu peran BPK sesuai visi dan misinya mengharapkan akuntabilitas pemda mampu menghasilkan laporan keuangan pemerintah (LKPD), laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD), laporan keterangan pertangungjawaban (LPJ) serta laporan akuntabilitas kinerja intansi pemerintah (LAKIP) harus konsisten dan terintegrasi dengan baik, harap Akbar. Sebelumnya Prof DR Edward Hutagalung mewakili Rektor IPDN menyebutkan, kuliah umum ini sangat peting bagi praja Madia dan Nindia untuk bisa mengetahui pengelolaan keuangan lewat APBN maupun APBD. Karena Presiden Jokowi/JK telah mengajak dalam pengelolaan keuangan pemerintah harus melakukan penghematan anggaran, dengan system anggaran Performance Badjeting. Kuliah umum tersebut diakhiri dengan tanyajawab dan pertukaran cendera mata. Turut hadir Bupati Minahasa, Drs Jantje Sayow, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Djhon Palandung MSi, Kadis Pora Drs Mecky M Onibala MSi, Kaban BKD DR Noudy Tendean SIP MSi, Kadis Sosial Drs Star Wowor MSi, Kadis Penda Drs Roy Tumiwa, Kepala BPK-BMD Ir Olvie Ateng serta Karo Umum Dra Femmy Suluh MSi. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).

Korpri Harus mampu Ejahwantahkan Reformasi Birokrasi







Asisten Administrasi Umum Setda provinsi Sulut Ch Talumepa SH MSi menegaskan, tujuan utama dari perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih adalah untuk meingkatkan kinerja birokrasi dan kinerja segenap PNS dalam melayani masyarakat serta kemampuan menjalankan roda pemerintahan. Penegasan itu disampaiakn Talumepa saat memimpin Apel Korpri di lingkungan Pemprov Sulut yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Selasa (17/2) kemarin.
Oleh sebab itu, di era globalisasi yang penuh dengan kompetisi, maka pelayanan birokrasi pemerintahan pun memerlukan aparatur yang memiliki komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik dalam setaip mata rantai pelayanan. Hal lain yang disampaikan mantan Karo Kadis Nakertrans ini bahwa Korpri harus mampu mengejawantahkan reformasi birokrasi yang menghendaki pemerintahan yang baik dan bersih. Hal ini mengharuskan kita semua, sebagai aparatur pemerintah sekaligus anggota Korpri untuk merubah Mind Set yang telah mebudaya selama ini, jelas mantan Karo Hukum. Apel korpri kali ini yang bertugas adalah Biro Pemerintahan dan Humas bertindak sebagai Komandan Upacara Kabag Kemasyarakatan Drs Richo Lasut MSi, pembacara UUD 1945 Kasubag Dukcapil Jenny Paomey STTP, Pembaca Panca Prasetya Korpri Kasubag Dekon/TP Christian Iroth STTP sedangkan Pembawa Doa Youla Rumambi.  Hadir pada Apel Korpri tersebut para Asisten, Kadis, Kaban, Karo serta pejabat Eselon III,IV dan Staf. (Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSiselaku jubir pemprov).        

Senin, 16 Februari 2015

Ibu Deetje: BBGRM-HKG PKK Harus Sukses









Ketua Umum TP-PKK Provinsi Sulut Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun yang juga selaku Ketua Umum Panitia penyelengara Bulan Bhakti Gotong Royong  (BBGRM) XII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke- 43 Tingkat Nasional Tahun 2015, yang akan berlangsung akhir Mei di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menegaskan agar iven nasional tersebut harus di sukseskan, alasannya mengingat masa jabatan saya selaku Ketua Umum TP PKK Sulut sudah akan berakhir tahun ini, tapi juga lebih dari itu Pengurus TP PKK Pusat menilai Ibu Deetje merupakan salah satu Ketua TP. PPK paling senior, sehingga diharapkan penyelenggaraannya akan tampil beda dibanding dengan provinsi yang lain.
Hal itu disampaikan First Lady Sulut pada rapat panitia yang dipimpin Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd di ruang rapat Ex WOC Kantor Gubernur, Senin (16/2) kemarin. Pertemuan yang juga di hadiri Wakil Ketua Umum TP PKK Sulut, Pengurus TP PKK Sulut, Ketua TP PKK Kabupaten Minut Ny Altje Sompie Singal,  Unsur TNI/Polri, Perbankan serta Pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut.
Menurut Ibu Dey Sapaan akrab dari isteri Gubernur Sulut ini, dari seluruh kelompok kerja (pokja) yang ada, yang tak kala penting disini yaitu  peran dan fungsi dari pokja III yaitu bidang usaha dana. Pokja ini harus bekerja aktra keras sehingga bisa menunjang program kegiatan seluruh pokja lainnya. Sangking seriusnya untuk menyukseskan hajatan nasional ini sampai-sampai “Ibu minta agar SHS jangan dulu baba kore pa dia”, sembari melemparkan senyum khas kepada udience yang hadir.
Wagub Djouhari Kansil menyebutkan, guna suksesnya persiapan hajatan ini maka pada selasa (17/2) hari ini, masing-masing pokja dalam kepanitiaan akan menggelar pertemuan. Diharapkan lewat pertemuan itu sudah ada keputusan tetap untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan acara puncak nanti. Kaban Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Sulut  Ir Rudy Mokoginta menjelaskan, sebagai Pembina dalam kepanitiaan ini yaitu Gubernur dan Wagub Sulut, Pengarah Dan Rem 131 Santiago, Kapolda Sulut serta Bupati Minut, Ketua Umum Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Ketua I Sekprov Sulut, Ketua II Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Ketua III Asisten Ekonomi Pembangunan, Ketua IV Asisten Administrasi Umum Setda provinsi Sulut, Ketua V Sekda Kabupaten Minut, Sekretatis Kepala BPMPD Sulut sedangkan Bendahara Bendahara APBD BPMPD Sulut. Mokoginta menyebutkan, kepanitiaan ini dibantu 13 pokja.(Kabag humas Drs jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).          

Minggu, 15 Februari 2015

Jemaat Air Terang Gelar Tulude di Hari Valentine













Warga nusa utara yang berdomisili di Jemaat Air Terang Malalayang 1 Timur, menggelar  pesta adat tulude yang digelar di halaman gereja GMIM Air Terang, Sabtu ( 14/2). Pesta adat yang dikemas dalam suatu ibadah syukur, ikut dihadiri Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd bersama Ibu Mieke Kansil Tatenteng, Wawali Manado Harley Mangindaan bersama Ibu Cheyla Mangindaaan Kudati serta para pejabat Eselon Dua dilingkungan Pemprov Sulut.
Wagub memberi apresiasi kepada Pdt Ny. AF Lalawi-Langgoy STh selaku Ketua Majelis Jemaat, Anggota BPMJ, Pelayan Khusus dan Jemaat serta seluruh Panitia yang telah menggelar pesta adat tulude bertepatan dengan warga dunia sementara memperingatinya sebagai hari kasih sayang (Valentine’s Day). Oleh sebab itu, pada kesempatan ini saya mengajak kita sekalian untuk menjadikan momentum ini tak hanya sebagai seremonial pengucapan syukur belaka, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana ucapan syukur tersebut kita transformasikan untuk berbagi kasih dan berkat bagi sesama, dan ini  sejalan dengan makna tulude atau menulude yang artinya menolak untuk terus bergantung pada masa lalu dan merupakan bentuk ucapan syukur kepada “Mawu Ruata Ghengghona Langi” (Tuhan yang maha kuasa) serta memohon perlindungan dan tuntunan dalam menjalani tahun yang baru ini.
Untuk itu, dalam momentum yang membahagiakan ini, sudah seharusnya sejenak kita merenungkan akan penyertaan Tuhan selang Tahun 2014 silam, yang walaupun dipenuhi dengan berbagai tantangan dan cobaan hidup yang datang silih berganti, namun janji-Nya senantiasa nyata dalam kehidupan umat dan jemaat sebagaimana tertulis dalam kitab Ibrani 13:5 “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau”,jelas Ketua PKB Jemaat GMIM Pniel Tuna Wawonasa, sembari mengajak marilah semangat hari kasih sayang dan perayaan tulude ini kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam hidup bertetangga, bermasyarakat maupun dalam hidup  berbangsa dan bernegara. Firman Tuhan mengajak kita semua untuk hidup damai dan jangan baku salah, melainkan kita harus hidup dalam kebersamaan, bekerjasama (mapaluse) sehingga masalah apapun yang kita hadapi semua bisa diselesaikan, tandas salah satu putera terbaik nusa utara. (Kabag humas Drs Jahja Rondonuwu MSi selaku jubir pemprov).