Visi OD-SK : Terwujudnya Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Pemerintahan dan Politik, serta Berkepribadian dalam Budaya.".
Sabtu, 13 Juni 2015
Gubernur "Kuliahi" Calon Pemimpin Sulut
Sulut Rangking 9 Penyalahguna Narkoba di Indonesia
Gubernur Harap DanLantamal VIII Tetap Jaga Keamanan Laut Sulut
Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang mengharapkan kepada Komandan Lantamal VIII yang bertugas di Sulut untuk terus menjaga keamanan laut Sulut.
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam acara pisah sambut komandan Lantamal VIII dari pejabat lama laksamana pertama TNI Sulaeman Bandjarnahor kepada Laksamana pertama TNI Manahan Simorangkir, yang digelar Jumat (12/6) bertempat di rumah Dinas Gubernur.
Keamanan laut perlu di jaga karena laut Sulut merupakan dan daerah perbatasan Indonesia, perairan sut juga merupakan jalur kapal dan penangkapan ikan, untuk itu perlu dijaga dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu terkait pergantian pimpinan di Lantamal VIII, Gubernur menyampaikan Selamat atas kenaikan pangkat setingkat dan menjadi staf ahli Panglima TNI kepada pejabat lama dan ucapan terima kasih telah menjaga keamanan laut sehingga semakin hari semakin baik. Gubernur juga menyampaikan selamat datang kepada pejabat baru.
mantan Danlantamal VIII Laksamana Pertama Sulaiman dalam pesan dan kesannya menyatakan bangga bertugas di Sulut, serta senang mengenal sosok Gubernur Sarundajang yang sudah dianggap juga sebagai orang tua. Beliau menyampaikan terima kasih atas semua bimbingan selama bertugas di Sulut, beliau juga
bahagia selama bertugas mendapat dukungan dari rekan Forkopimda Sulut.(Kabag Humas Drs. Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir pemprov sulut)
Jumat, 12 Juni 2015
SHS: Penduduk Mahkota Siou dan Tikela Masuk Minahasa
Wagub: Sampaikan 6 Sasaran Rencana Aksi Korsup Sektor Kehutanan
JIPS Beri Kado Ultah Buat Kumendong
Sekprov: Sulut Jadi Contoh Pilkada Serentak
Sekretatis Provinsi Sulut Ir. SiswaR Mokodongan mengatakan Sulawesi Utara menjadi daerah percontohan dengan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sekpov saat membuka acara sosialisaai pelaksanaan pilkada serentak tahun 2015, yang diselenggarakan Biro Pemerintahan dan Humas Jumat (12/6) bertempat di ruang Mapaluse kantor Gubernur Sulut.
Mokodongan mengatakan Sulut sebagai contoh karena Sulut akan melaksanakan Pilkada Serentak pemilihan Gubernur dan Bupati Walikota di 7 daerah. Hal ini tentunya tidak mudah diperlukan kerjasama yang baik antar stakeholders terkait agar pilkada dapat dilaksanakan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.
Penyelenggaraan pilkada rentan dengan masalah etika dan hukum, sejak tahapan hingga proses akhir. Untuk itu Sekprov menghimbau agar para pelaksana pemilu bersikap hati-hati dan jangan terlibat dalam kepentingan, harus netral. Jika ditemukan pelanggaran harus mendapatkan sanksi tegas.
Sekprov juga mengatakan, Pemprov Sulut telah menghibahkan anggaran pilkada kepada KPUD Provinsi, Kabupaten kota dan Kepolisian Daerah sebesar RP 193 Miliar, anggaran tersebut diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin demi terselenggaranya pilkada yang jujur dan damai. Melalui kegiatan ini Mokodongan mengharapkan peserta dapat saling berbagi informasi agar pelaksanaan pilkada 9 desember nanti berjalan sukses.
Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong, Msi dalam laporan mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar pemerintah, legialatif, maupun penyelenggara dapat memahami peraturan perundang-undangan dalam hal pelaksanaan pilkada serentak. Para peserta yaknj pimpinan komisi A DPRD, Kaban Keabangpol, Kabag Pemerintahan, Sekretaris KPUD, ketua panswaslu kabupaten kota se Sulut, para peserta akan mendapatkan materi dari ketua KPU Sulut, Ketua Bawaslu Sulut dan Pemprov Sulut.(Kabag humas Drs. Jahja Rondonuwu, Msi selaku jubir Pemprov Sulut)