Selasa, 22 Mei 2018

Safari Ramadhan dan Silaturahmi Pemprov Sulut, Wagub Serahkan Bantuan Kepada Jamaah Masjid Ulu Siau





Dalam kunjungan kerja Pemrintah Provinsi (Pemprov) Sulut di Kabupaten Kepulauan Sitaro, mewakil Gubernur Olly Dondokambey oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada kesempatan silaturahmi dalam agenda Safari Ramadhan  Pemprov Sulut  melalui Biro Kesra yang berkoordinasi dengan Kabupaten /Kota dimulai di Jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau di Kompleks Perkampungan Islam Ulu Siau, Selasa (22/05) malam tadi, sebelum memberikan sambutan telah menyerahkan bantuan berupa Alquran, Obat-Obatan dan bahan makanan kepada Jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau.

Wagub Kandouw dalam sambutannya selaku Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa paxa hari ini bisa bertemu dalam keadaan sehat walafiat.

"Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja bersilaturahmi dalam Safari Ramadhan, juga pada besok hari (Rabu) menghadiri acara HUT Kabupaten Sitaro dan juga agenda kerja lainnya juga. Namun, momentum Ramadhan ini jadi instropeksi diri kita dalam kehidupan setahun berjalan ini apakah sudah menjadi rahmat dan berkat bagi orang lain, saudara keluarga, agama, masyarakat serta bangsa dan negara? Hal itu menjadi penilaian diri sebagai muslim," terang Kandouw.

Selain itu selaku Pemerintah Provinsi,
Wagub juga mengungkapkan bahwa tentang Maha Besarnya ajaran dari Nabi (Muhammad SAW) yang jikalau diamalkan dijalani dengan baik dan benar dipastikan kehidupan didunia aman damai dan tentram sentosa.

"Sebagai umat yang baik, ukhuwah keislaman persaudaraan di Kepulauan Sitaro itu harus betul-betul di jaga terutama di Ulu Siau. Disisi lain juga persaudaraan kebangsaan atau Ukhuwah Wataniyah, dimana keduanya harus jalan bersama antara muslim dan saudara sekebangsaan. Jika kita jalani dengan baik rasa-rasanya surga itu sudah pidah di Sulut, di Siau Tagulandang Biaro terutama Ulu Siau," ujarnya sembari mengajak di bulan suci Ramadhan ini untuk sama-sama kita menjaga baik ajaran ini, bukan hanya saudara Muslim tapi semua agama karena Sulut merupakan role model/percontohan provinsi paling toleran di Indonesia.

"Pak Gubernur kita mempunyai jargon Torang Samua Ciptaan Tuhan yang sebelumnya juga ada Torang Samua Basudara, artinya tidak hanya sesama makhluk hidup namun juga dengan alam semesta yang juga ciptaan Tuhan kita harus menjaga. Paling fenomena, Torang Samua Ciptaam Tuhan mempunyai makna sangat mendalam yang jika dikorelasi itu Hablumminannas dan Hablumminanallah yang hubungan antara sesama manusia dan juga hubungan dengan Tuhan," tandas Wagub.

Sementara itu Bupati Sitaro, Toni Supit, dalam sambutannya mengungkapkan dalam kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sulut dan Pemkab Sitaro bersama umat muslim Jamaah Masjid Ulu Siau, selaku pemerintah kabupaten berterima kasih atas kunjungan dari pak Wakil Gubernur, Steven Kandouw yang sudah berkesempatan bersama-sama bersilaturahmi bertatap muka langsung bersama masyarakat Sitaro khususnya di Ulu Siau.

Dikatahui pada kesempatan itu masyarakat muslim Jamaah Masjid Al-Jihad dan umat Muslim Sitaro menyambut hangat kehadiran dari Wagub Steven Kandouw itu yang dinilai merupakan suatu penghargaan bagi jamaah di Ulu Siau yang mendapat perhatian dari Pemprov Sulut. Dimana ajang silaturahmi itu juga merupakan perdana dari Pemprov Sulut.

Hadir Kepala Kanwil Agama Perwakilan Sitaro, Kepala PHBI Kepulauan Sitaro, Sekeda Sitaro para Imam dan jamaah Masjid Al-Jihad Ulu Siau dan Bapak Ibu Pendeta.

Pemprov Sulut Apresiasi Seminar Motivasi Spirit Of Indonesia

Mahasiswa yang juga adalah bagian pemuda Indonesia merupakan generasi milenial yang saat ini diperhadapkan dengan makin kompleksnya perkembangan teknologi informasi sehingga harus dibarengi dengan pembentukan karakter yang positif.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam sambutan yang diwakili Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS pada Roadshow Seminar Motivasi Spirit Of Indonesia di Aula Rektorat Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa (22/5/2018) siang.

"Sebanyak 76 juta pengguna aktif teknologi informasi adalah generasi muda yang hidup dengan gadget dan peralatan teknologi. Kondisi ini tentunya memiliki ekses negatif apabila tidak dibarengi dengan penanaman akhlak dan pembentukan karakter yang bermoral," katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Olly mengapresiasi pelaksanaan seminar Spirit Of Indonesia di sejumlah kampus sebagai langkah cerdas dan strategis dalam mengajak sekaligus menginspirasi segenap komponen pemuda Indonesia termasuk pemuda di Sulut untuk semakin meningkatkan rasa cinta tanah air melalui pemahaman akan kebhinnekaan, nilai-nilai budaya bangsa, guna menumbuh kembangkan semangat nasionalisme untuk membangun bangsa dengan cara-cara yang kreatif, inovatif serta dekat dengan teknologi.

"Sekolah dan perguruan tinggi menjadi pilar penting dari penanaman akhlak sejak dini, jenjang pendidikan formal bukan hanya tempat peserta didik untuk mendapatkan ilmu tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter yang bermoral," ujarnya.

Lanjut Gubernur Olly, pemuda memegang peranan penting dalam melakukan social control terhadap pelaksanaan pembangunan. Kritikan yang sifatnya konstruktif dan edukatif merupakan bagian dari peranan pemuda dalam memberikan bobot di era globalisasi saat ini.   

"Pemuda dapat mengambil peran sebagai artikulator, motivator dan inovator terhadap berbagai permasalahan masyarakat. Di Sulut sendiri, peran pemuda lebih difokuskan pada upaya membangun kualitas SDM dan upaya menjaga kualitas Sumber Daya Alam agar mempunyai daya dukung bagi pembangunan Sulut kedepan dan untuk persiapan bagi generasi mendatang," imbuhnya.

Lebih jauh, masih dalam sambutan, Gubernur Olly mengimbau kepada generasi muda Sulut untuk cerdas dalam menghadapi berbagai ekses negatif perkembangan zaman seperti menjauhi penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, bijak dalam menyikapi berbagai hal yang berpotensi memecah persatuan bangsa dan tidak menyebarkan isu-isu yang tidak benar atau hoax di media sosial.

Diketahui, usai seminar dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi menolak terorisme dan paham radikal di Sulut oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Anggota DPR RI, Akbar Faizal, CEO Kami Indonesia sekaligus Anggota DPD RI, Asri Anas, Anggota DPD RI, Benny Rhamdani, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS, Rektor Unsrat Ellen Joan Kumaat, Ketua KPK Periode 2011-2015, Abraham Samad, para dosen serta segenap civitas akademika Unsrat. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 21 Mei 2018

Aksi Damai, Perhimpunan Masyarakat Peduli Sulut (PMPS) Tuntut Pemerintah Meresmikan UU Terorisme

Puluhan orang yang mengatasnamakan Ormas Perhimpunan Masyarakat Peduli Sulawesi Utara (PMPS) mendatangi halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (21/5) siang.

Dalam orasi damai tersebut, koordinasi lapangan Mordekhai Massie menyampaikan beberapa tuntuan yang ditujuhkan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Mereka mendesak agar Pemerintah Pusat mengaktifkan wajib beasiswa S1, mendesak program latihan tenaga kerja, mengaktifkan Perpu UU teroris, mengeluarkan Perpu UU tindakab korupsi, melindungi kativis pro pancasila serta untuk Pemerintah Daerah agar segera menuntaskan persoalan penyaluran dana bantuan bencana alam yang terjadi pada 15 Januari 2014.

Dalam orasi tersebut Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulawesi Utara DR. Jemmy Kumendong, M.Si yang didampingi oleh satuan Pamong Praja dan Kepolisian Sulawesi Utara menerima serta mendengar langsung aspirasi dari ormas PMPS.

Pemerintah Sulawesi Utara, (dalam hal ini Kumendong) mengapresiasi akan tindakan dari ormas yang dilihat sangat peduli akan bangsa terlebih daerah Sulawesi Utara. Dan untuk itu tuntutan bagi Pemerintah Daerah terlebih bagi korban bencana nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara. Sedangkan aspirasi bagi Pemerintah Pusat akan diteruskan oleh Gubernur ke pusat. (Humas provinsi sulut)

Wagub Ajak GPDI Jadi Mitra Pemerintah Dalam Membangun Daerah

Seluruh jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPID) yang ada di Sulut diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam membangun Sulawesi Utara lebih maju.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat menghadiri  ibadah agung hari Pentakosta GPDI se Sulut yang dilaksanakan di bangsal utama pantecostal center Senin (21/5).

Dikatakan Wagub saat ini gereja dihadapi dengan pelayanan yang berat dan kompleks, berbagai masalah terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, untuk itu gereja harus lebih lagi bersekutu bersama dan melayani jemaat agar tidak terjerumus dalam masalah dunia yang semakin kompleks.

Gereja juga harus mampu memelihara dan meningkatkan mutu dan persekutuan sebagaj kesatuan tubuh Kristus, memberitakan berita keselamatab bagi sesama. Dengan momentum hari Pentakosta ini, wagub mengharapkan akan semakin membangkitkan semangat segenap komponen jemaat agar lebih maju dalam kehidupan spiritual sehingga gereja dapat menangkal berbagau tantangan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat.

Wagub juga mengajak GPDI bergandengan tangan, gotong-royong, bersatu padu mengoptimalkan segala potensi, talenta dan sumber daya yang dapat ditransformasikan sebagai bentuk perbaikan pelayanan.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Ketua Majelis Daerah GPDI Sulut Pdt. Yvonne Awuy, para gembala dan hamba Tuhan GPDU se Sulut. (humas provinsi sulut)

Jadi Irup Harkitnas, Wagub Kandouw : Jangan Buang Energi untuk Bertikai

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 di Halaman Kantor Gubernur, Senin (21/5/2018) pagi.

Dalam amanat upacara, Kandouw menyampaikan sambutan dari Menkominfo Rudiantara. Dia mengatakan, perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan cukup sulit. Namun karena kegigihan dan semangat dari para pejuang, hal itu bisa diraih.

“Kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa, namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup. Asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama, kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Wagub Kandouw menjelaskan, Budi Utomo merupakan sosok yang inspiratif karena telah memberikan segenap jiwa demi menciptakan persatuan bangsa. Selain itu, menurut dia, persatuan bangsa diibaratkan dengan sapu lidi. Persatuan itu bisa terjalin jika sekumpulan batang lidi itu bisa diikat dengan baik.

“Gambaran tersebut aktual sekali pada masa sekarang ini. Kita merasakan bahwa ada kekuatan-kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan sapu lidi kita. Kita disuguhi hasutan-hasutan yang membuat kita bertikai dan tanpa sadar mengiris ikatan yang sudah puluhan tahun menyatukan segala perbedaan tersebut,” tandas Kandouw.

Oleh karena itu, dalam momentum Harkitnas ini Kandouw meminta agar semua pihak bersatu demi kemajuan bangsa Indonesia.

“Momentum sekarang ini menuntut kita untuk tidak buang-buang energi untuk bertikai dan lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan manusia Indonesia,” ungkapnya.

Menariknya, usai upacara Harkitnas yang mengusung tema pembangunan sumber daya manusia memperkuat pondasi kebangkitan nasional di era digital ini kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi Sulut hebat anti hoax dan anti teroris menuju sukses Pilkada 2018 oleh Wagub Kandouw dan perwakilan dari sejumlah instansi dan organisasi. Selain itu digelar pula lomba pakaian adat daerah yang diikuti perangkat daerah Pemprov Sulut.

Terkait lomba pakaian adat itu,  Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah (DKIPS) Sulut, Jeti Pulu menerangkan hal itu menunjukkan bahwa Indonesia bersatu dalam kebhinekaan.

"Ini menunjukan kita bersatu dalam keberbedaan. Kita punya masing-masing identitas lokal yang menyatu dalam kebersatuan kita di tingkat nasional," ujarnya.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Harkitnas, Wagub Kandouw juga melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kairagi Manado.

Prosesi tabur bunga yang diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin oleh Wagub Kandouw. Seluruh perwakilan Forkopimda dan para pejabat Pemprov Sulut tampak khidmat mengikutinya.

Selanjutnya, Wagub Kandouw pun memimpin rombongan menabur bunga ke makam sejumlah pahlawan seperti Mayjen (Purn) CJ Rantung, Gubernur Sulut periode 1985-1990 dan periode 1990-1995 serta pahlawan lainnya. (Humas Pemprov Sulut)

Jumat, 18 Mei 2018

Wagub Harap Masyarakat Sukseskan Pelaksanaan HAPSA PKB GMIM 2018

Demi memupuk kebersamaan serta mempererat kesatuan dan persatuan Pria Kaum Bapa Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) se-Sulut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O. E. Kandouw selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Perayaan Hari Persatuan ( HAPSA) dan Pekan Olaragah Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM tahun 2018, mengajak kepada semua komponen masyarakat Sulawesi Utara terlebih khusus Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM agar dapat menghadiri serta mensukseskan kegiatan yang bersejarah ini.

Wagub Kandouw mengapresiasi akan peran Pria/Kaum Bapa tidak hanya bagi kemajuan Gereja tapi juga bagi perkembangan daerah. "P/KB GMIM adalah salah satu komponen pembangunan bangsa yang sampai dengan saat ini senantiasa konsisten dalam aktualisasi perannya memajukan pelayanan GMIM, keluarga dan masyarakat serta pembangunan daerah dan bangsa lewat beragam program dan keguatan pelayanan yang dijalankan," katanya

Tentunya kegiatan tersebut senantiasa akan terjadi apabila ada sinegritas dan kebersamaan bagi segenap organisasi Pria/Kaum Bapa yang ada di Sulut ini.

Untuk itu selaku Ketua Umum Panitia Pelaksanaan HAPSA dan POR P/KB GMIN Kandouw berjanji akan menjawab kepercayaan yang diberikan lewat kerja nyata di lapangan, lewat dukungan dan kerjasama bersama panitia pelaksana demi kesuksesan kegiatan yang sedang dan akan terus berjalan ini.

Sejalan dengan itu Kandouw mengharapkan agar HAPSA dan POR dapat meningkatkan iman kepercayaan kita "HAPSA dan POR P/KB GMIM sendiri yang merupakan wahana penguatan iman percaya dan kebersamaan segenap anggota P/KB GMIM juga menjadi salah satu faktor penentu dalam kesinambungan pelayanan dan kerja P/KB GMIM," tutupnya.

Adapun maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini yakni Mensyukuri pekerjaan dan kebaikan Tuhan dalam Perjalanan Pria/Kaum Bapa GMIM. Memantapkan panggilan pelayanan ditengah jemaat dan masyarakat sebagai bentuk keteladanan Yesus Kristus sesuai Firman Allah dan kebenaran-Nya. MenjadikanPria/Kaum Bapa GMIM sebagai suami, ayah dan kepala keluarga yang hidup kudus, dipersatukan dari berbagai perbedaan latar belakang dan menjadi pribadi-pribadi yang injili. Membangun kebersamaan kepelayanan gereja seraya memperkokoh jati diri, integritas, dan citra gereja di tengah kehidupan pribadi, keluarga, jemaat, masyarakat bangsa dan Negara.

Mengembangkan potensi Pria/Kaum Bapa di bidang minat, bakat, seni dan budaya, serta pemberdayaan ekonomi jemaat, pelestarian lingkungan hidup, mencegah/ mengatasi masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Menyalurkan dan meningkatkan Prestasi, kebugaran jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Membudayakan olahraga masyarakat dalam rangka pencapaian kesehatan optimal. Meningkatkan kesadaran warga gereja /Pria Kaum Bapa tentang manfaat
berolahraga. Mengobarkan semangat olahraga prestasi di Sulawesi Utara, yang sekarang ini sudah mulai redup dan miskin prestasi. Melestarikan Olahraga Tradisional sebagai bagian dari budaya kearifan lokal.

Berikut ini adalah jadwal resmi dari kegiatan HAPSA dan POR:
1. Bakti Peduli P/KB GMIM:
Hari/Tanggal : Sabtu, 5 Mei2018
Jam :09.00 WITA sampai selesai
Pokok Kegiatan :
a. Ibadah
b. Peluncuran Logo dan Website
c. Pemeriksaan Kesehatan/Operasi Katarak
d. PenyerahanKacaMata
e. Donor Darah.
f. Pembersihan Enceng Gondok di Danau Tondano
g. Penyerahan Bibit Pohon Penghijauan
Tempat : Jemaat GMIM Pniel Kaweng Wil. Kakas Dua
Peserta :
a. BPMS GMIM
b. Komisi Pelayanan P/KB Sinode GMIM
c. Panitia Penyelenggara
d. BPMW, BPMJ, Majelis Jemaat dan Jemaat di Kakas Raya
e. Komisi Pelayanan dan warga Pria/Kaum Bapa GMIM jemaat dan Wilayah di Kakas Raya
f.Warga P/KB GMIM di seputaran Danau Tondano
g. Pemerintah dan masyarakat di seputaran Danau Tondano

2. Ibadah Umum HAPSA dan POR P/KB GMIM Tahun 2018
Hari/Tanggal : Jumat 25 Mei 2018
Jam : 09.00 WITA sampai selesai
Tempat :EX Pacuan Kuda Desa Tountimomor Kecamatan Kakas Barat

3. Lomba Cerdas Cermat Alkitab Seri A
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 Mei 2018
Jam : 10.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Eden“ Talikuran

4. Lomba Cerdas Cermat Alkitab Seri B
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Sion“ Tounelet

5. Lomba Bintang Vocalia
Hari/Tanggal : Jumat–Minggu, 25–27 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Efrata“ Totolan

6. Lomba Vocal Group Seri A
Hari/Tanggal : Jumat, 25Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “EbenHaezer” Panasen

7. Lomba Vocal Group Seri B
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Petra” Tountimomor

8. Lomba Masamper Seri B
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 20.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel” Paslaten

9. Lomba Masamper Seri A1
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 Mei 2018
Jam : 20.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel“ Sendangan

10. Lomba Masamper Seri A
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 Mei 2018
Jam : 20.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel“ Sendangan

11. Lomba Kolintang Umum
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel” Passo

12. Lomba Kolintang SMA/SMK
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel” Passo

13. Lomba Kolintang P/KB
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Imanuel” Passo

14. Cakalele/Kabasaran
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Anugerah” Toliang

15. Yel-yel Panji Josua
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Sentrum Kakas

13. Gerak Jalan
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14,00 WITA sampai selesai
Tempat : Stardi Kompl.Ex. Pacuan Kuda Desa Tountimomor

14. Catur
Hari/Tanggal : Jumat–Sabtu, 25–26 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Pinel“ Kaweng

15. Tenis Meja
Hari/Tanggal : Jumat–Sabtu, 25–26 Mei 2018
Jam : 14.00 (WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Sion“ Simbel

16. Lintas Alam Lingkungan
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat :Jemaat“Baitani”Toulimembet

17. Bola Voly
Hari/Tanggal : Jumat–Sabtu, 25–26 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “EbenHaezer” Pahaleten

18. Dagongan
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Karunia“ Toliang
19. Engrang
Hari/Tanggal :Jumat,25Mei2018
Jam : 14.00bWITAbsampaibselesai
Tempat : Jemaat “Karunia“ Toliang

20. Terompa Panjang
Hari/Tanggal : Jumat, 25 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Karunia“ Toliang

21. Bulu Tangkis
Hari/TanggaL : Jumat–Minggu,25-27 Mei 2018
Jam : 14.00 WITA sampai selesai
Tempat : Jemaat “Paulus“ Wasian

22. Adventure
Hari/Tanggal : Sabtu, 26 Mei 2018
Tempat : Gunung Pinasiowan Kecamatan Kakas Barat
Jam : 09.00 WITA sampai selesai

23. Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan Jemaat Penyerahan/Penebaran Bibit Ikan
Hari/tanggal : Senin, 5 Mei 2018
Tempat : Desa Kaweng Kec.Kakas

24. Bola Voli Pantai
Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Juni 2018
Tempat : Jemaat “IMANUEL” Mahembang
Jam : 09.00 WITA sampai selesai

25. Bakti Sosial (Bedah Rumah)
Waktu Pelaksanaan : Akhir April sampai dengan Awal Juni 2018
Tempat Pelaksanaan : Wilayah Pinasiowan, Kakas Satu, Kakas Dua,
Dan Pakolor Indah

26. Ibadah Penutupan
Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Juni 2018
Jam : 15.00 WITA sampai Selesai
Tempat : Jemaat “IMANUEL” Mahembang

Pemprov Sulut Terima Kunjungan Job Training Biro Humas Protokol Papua Barat

Dalam rangkah silahturami dan saling membangun sinegritas, Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kerja Provinsi Papua Barat sehubungan dengan Job Training Bagian Protokol Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua Barat yang dilaksanakan di ruang WOC kantor Gubernur, Jumat (18/5).

Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesrah Drs. Edison Humiang, M.Si yang didampingi Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy Kumendong, M.Si menerima langsung rombongan dari Papua Barat.

Dalam Sambutan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menggambarkan bagaimana situasi geografis Sulawesi Utara, SDA dan SDM yang ada di Sulut serta pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang secara grafik semakin meningkat.

Sehubungan dengan peranan protokol dan humas, Gubernur memaparkan bahwa keprotokolan melekat pada Biro Umum sementara humas melekat pada Biro Pemerintahan.

Kehadiran dari Biro Humas dan Protokol Provinsi Papua Barat sendiri dalam rangka saling memberikan masukan, saling belajar serta melihat langsung apa yang ada di Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ASN dari Papua Barat, Staf Ahli Gubernur Papua Barat Nikolas Untung Tike, Kepala Biro Humas dan Protokol Papua Barat Drs. Yohanes Nauw Kepala Biro Protokol Sulut, serta para pejabat protokol dan humas lingkup Sulut.(humas provinsi sulut)