Jumat, 01 Februari 2019

Gubernur Olly Dondokambey Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem


Peringatan Dini Cuaca Provinsi Sulawesi Utara yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut pada Jumat (1/2/2019) pagi ini menerangkan bahwa berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat petir pada pukul 11.00 Wita di wilayah Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara dan sekitarnya.

Prakirawan BMKG Sulut juga menjelaskan bahwa hujan dapat meluas ke wilayah Minahasa Tenggara, Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Kotamobagu dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14.00 Wita.

Karenanya, Gubernur Olly Dondokambey, SE mengimbau masyarakat agar waspada guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat tingginya curah hujan.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem," kata Olly.

Olly juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

"Marilah kita berdoa supaya cuaca kembali normal dan seluruh masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya," ungkap Olly. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 31 Januari 2019

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan Loyot Maesaan Minahasa, Wagub Kandouw : Kultur Adalah Pilar Dalam Masyarakat

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw diangkat menjadi Dewan Kehormatan Ormas Loyot Maesaan Minahasa. Hal ini ditandai dengan dilantiknya kepengurusan dan anggota Ormas tersebut untuk masa periode 2019-2022 oleh Prof Fredy Wagey di Aula BPU Tondano, Kamis (31/1/2019) sore.

Wagub Kandow mengapresiasi lahirnya ormas Loyot Maesaan Minahasa karena semakin menambah khasanah ormas adat yang ada ditanah Minahasa.

"Di zaman milenium saat ini, kehadiran Ormas adat ini sangat penting khususnya menjaga kultur budaya. Kultur adalah pilar dalam masyarakat. Kultur dan budaya Minahasa luar biasa hebat harus dijaga. Nah ormas adat ini berperan menjaga kultur tersebut," beber Kandouw.

Lanjut Kandouw, beberapa kultur dan budaya Minahasa perlu dipertahankan seperti budaya kerja keras dan Mapalus. Tambah dia, sebuah ormas tidak hanya dilihat soal jumlah banyaknya anggota namun kualitas ormas tersebut adalah hal paling utama.

Karenanya, Kandouw optimis ormas Loyot Maesaan semakin memperkuat dalam mempertahankan budaya dan kultur hingga mensejahterakan masyarakat.


"Selamat berjuang, hal penting juga kiranya ormas adat loyot Maesaan jangan jadi ormas intoleran. Kita harus kompak dan tetap menjaga kedamaian," ucap Kandouw.

Untuk diketahui, selain Wagub Kandouw, turut dilantik sebagai Ketua Anos Rambitan, Sekertaris Demsy Nelwan, Bendahara Marisa Sumeke dan Jansje Sumaki serta sejumlah anggota bidang-bidang lainnya.


Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat seperti Toar Palilingan., Kadis Pariwisata Minahasa Agustivo Tumundo serta Ishak Pulukadang. Adapun  dalam kepengurusan di tingkat provinsi Ketua Umum Loyot Maesaan dijabat oleh Adriana Dondokambey (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Dondokambey Minta PD Fokus Membangun Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengatakan, penandatanganan perjanjian kinerja oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) bukan sekadar simbol, tetapi lebih dari itu, dia meminta PD harus fokus pada kinerja dalam menjalankan seluruh program prioritas Pemprov Sulut.

"Penandatanganan perjanjian kinerja ini bukanlah hal yang baru dan telah dilakukan berulang kali. Laksanakan program pembangunan dengan optimal. Seperti keberhasilan kita menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit dan memperoleh penghargaan tingkat nasional di Surabaya," kata Gubernur Olly kepada seluruh Kepala PD pada kegiatan penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2019 di Ruang C.J. Rantung, Kamis (31/1/2019) siang.

Untuk diketahui, pada 28 Januari 2019, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) mengganjar Olly lewat penghargaan Adhi Purna Prima kategori pengentasan kemiskinan dengan ikon: “Terus Melejit di Level Satu Digit.” dan sukses mengalahkan 33 provinsi lainnya.

Meskipun telah mendapatkan penghargaan atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan menjadi 7 persen, Olly tetap berupaya menurunkan lagi angka kemiskinan tersebut hingga tinggal 6,7 persen.

"Semoga target penurunan angka kemiskinan di awal kepemimpinan saya dan Pak Wakil Gubernur yaitu 8,9 persen dan turun hingga 6,7 persen dapat tercapai," ucap Olly didampingi Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS.

Lebih jauh, Olly mengajak seluruh Kepala PD untuk terus bekerja dan menciptakan prestasi bagi Sulut di berbagai sektor, yaitu pariwisata, infrastruktur dan lainnya.

"Tentunya ada kepuasan tersendiri bagi kita semua jika nanti setelah berhenti bekerja atau pensiun ada prestasi dan hasil kerja yang dapat dikenang. Ini adalah suatu kebanggaan yang tidak bisa diukur dengan apapun," ungkap Olly.

Sebelumnya, Kepala Biro Organisasi Glady Kawatu menerangkan tujuan dilaksanakannya penandatangan perjanjian kinerja tersebut.

"Penandatanganan ini untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara “Riviu” atas laporan kinerja instansi pemerintah," kata Kawatu. 

Adapun penandatanganan perjanjian kinerja PD diawali oleh Sekdaprov Silangen lalu diikuti seluruh Kepala PD Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Rabu, 30 Januari 2019

Pemprov Sulut Siap Gelar Upacara Tulude

Untuk menyambut pagelaran adat Tulude, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan melaksanakan acara Pergelaran Upacara Adat Tulude di lapangan Kantor Gubernur pada, Jumat (1/2/2019) sore.


Kegiatan yang diagendakan mulai  siang hari tersebut, turut mengikutsertakan seluruh masyarakat  Nusa Utara (Sangihe, Talaud, Sitaro) dan masyarakat lainya diundang untuk ikut terlibat dalam acara tersebut. 


Menurut rencana gelaran Tulude akan dihadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw. Disamping itu juga, Pemerintah mengundang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di lingkup Pemprov Sulut agar bersama-sama hadir dan mensukseskan kegiatan yang telah masuk dalam rangkaian promosi pariwisata Sulawesi Utara.


Adapun maksud diselenggarahkanya kegiatan tersebut sebagai sarana untuk melestarikan budaya masyarakat Nusa Utara yang selama ini telah menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia.


Sebagai informasi, upacara Tulude merupakan kegaiatan adat masyatakat Nusa Utara sebagai "hari kunci taon". Kegiatan adat ini kemudian dikemas oleh Pemprov Sulut sebagai ajang untuk mempromosikan potensi budaya Sulut. (humas provinsi sulut)

Satpol PP Pemprov Sulut Razia Pelajar Bolos

Sejumlah pelajar terjaring razia tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (30/1/2019) siang.

Razia kali ini menyasar pelajar yang kedapatan keluyuran di saat jam pelajaran. Tim menyisir ke jalan dan pusat keramaian di Manado dan mendapatkan sejumlah pelajar bolos sekolah.

Para pelajar tersebut diketahui tengah asik nongkrong dan menenggak miras bersama teman-temannya. Selanjutnya mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, anggota Satpol PP juga menemukan botol plastik berisi sisa miras di dalam tas pelajar yang dirazia.

Kepala Satpol PP Evans Steven Liow melalui Kepala Seksi Kerja Sama Valentino Sinaga mengatakan razia yang digelar merupakan kegiatan rutin untuk meminimalisir tindak kejahatan.

“Jadi ini kegiatan rutin untuk menanamkan disiplin kepada siswa sekaligus mencegah tindak kejahatan termasuk miras di kalangan pelajar,” kata Valentino.

Valentino menjelaskan, razia kali ini berhasil menjaring 15 pelajar dari sejumlah sekolah. Tambah dia, para pelajar ini diharapkan berubah dan dapat belajar optimal di sekolahnya masing-masing.

“Kami lakukan pembinaan kepada mereka. Ini sesuai dengan pesan Presiden Jokowi dan Pemerintahan OD-SK bahwa semua anak harus sekolah,” pungkas Valentino. (Humas Pemprov Sulut)

Selasa, 29 Januari 2019

Sukseskan HKG PKK ke 47, Ketua TP PKK Sulut Rapat Bersama Pengurus TP PKK Pusat

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut Ibu Rita Dondokambey Tamuntuan menghadiri rapat koordinasi bersama pengurus TP PKK pusat untuk membahas persiapan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 47 tahun 2019. 


Rakor bersama tersebut dilaksanakan Selasa (29/1/2019) bertempat di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. 

Sejumlah kegiatan jelang pelaksanaan kegiatan HKG dibicarakan bersama dengan pengurus pusat TP PKK. Provinsi Sumatera Barat akan menjadi tuan rumah pelaksaan HKG PKK ke 47. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut juga, TP PKK tingkat provinsi di seluruh Indonesia akan melaksanakan sejumlah kegiatan. 

Untuk itu, ibu Rita mengajak kepada seluruh stakeholders terkait untuk mendukung semua rangkaian kegiatan HKG PKK di daerah, nantinya pengurus TP PKK Sulut akan melakukan rapat koordinasi di daerah terkait pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan tersebut.(humas provinsi sulut)

Awal Tahun 2019, Gubernur Olly Raih Penghargaan Adhi Purna Prima Award

Sejak dilantik pada 12 Februari 2016, kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dan Wagub Drs. Steven Kandouw terus menuai prestasi di berbagai bidang. Terbaru, kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey - Steven Kandouw) berhasil meraih Adhi Purna Prima Award yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Gubernur Awards di Hotel Sangrilla Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/01/2019) malam.


Keberhasilan yang dilakukan Gubernur lewat program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK) berhasil menghantar daerah Nyiur Melambai pada ajang tersebut. Diketahui Bidang Pengentasan Kemiskinan sampai pada akhir tahun 2018 menempatkan Provinsi Sulawesi Utara sebagai provinsi terendah se-pulau Sulawesi. Program tersebut merupakan salah satu dari 13 bidang kategori penilaian.


Sebagai informasi penghargaan Adhi Purna Prima Award merupakan penghargaan yang diberikan untuk Gubernur yang sukses memimpin hingga kepemimpinannya berlanjut.


Diketahui, penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kaban BAPPEDA Provinsi Sulut DR Ricky Toemandoek MSi. (humas provinsi sulut)