Selasa, 19 Maret 2019

Buka PKS Biro Organisasi, Sekprov Silangen Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan ASN


Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen SE, MS membuka kegiatan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) Biro Organisasi Setdaprov Sulut di Ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur, Selasa (19/03/2019).

Dalam sambutannya, Sekprov Silangen mengatakan Kegiatan Pelatihan Kantor Sendiri adalah wujud nyata dari komitmen untuk terus memberikan karya dan kerja terbaik bagi penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan sosial kemasyarakatan di Sulut terlebih khusus dalam upaya meningkatkan disiplin, kapasitas dan profesionalisme kerja ASN.

"Kedisiplinan dan motivasi kerja adalah faktor yang sangat krusial dalam menentukan kinerja seseorang. Oleh karena itu upaya penguatan dan peningkatan pada kedua aspek ini haruslah senantiasa menjadi perhatian bersama utamanya dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan berdaya saing tinggi," ujar Silangen.

Karenanya, Sekprov Silangen meminta kepada ASN dan THL dilingkup Biro Organisasi dapat mengikuti kegiatan PKS seoptimal mungkin dan fokus atas setiap substansi materi yang disampaikan narasumber.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sulut Glady Kawatu menerangkan tujuan pelaksanaan kegiatan PKS untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur dilingkungan Biro Organisasi baik dalam pelayanan internal maupun eksternal. (Humas Pemprov Sulut)

Gubernur Olly Dondokambey Bagi 1.243 Sertifikat Tanah Program Jokowi

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menyerahkan 1.243 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan dan Bolaang Mongondow Utara.


Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui perwakilan warga penerima sertifikat di Kelurahan Mogolaing, Kotamobagu, Selasa (19/4/2019) sore.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly menerangkan bahwa sertifikat tanah PTSL merupakan salah satu program unggulan nasional yang digagas Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai implementasi program Nawacita guna percepatan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan sertifikat hak atas tanah atau legalisasi aset.


"Ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat," kata Olly.

Menurut Olly, sertifikat tanah yang telah dibagikan tersebut menjadi bukti kepemilikan tanah yang sah dan mencegah terjadinya sengketa kepemilikan tanah.

"Sertifikat tanah ini memberikan kepastian hak masyarakat atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum," beber Olly.

Lanjut Olly, saat ini bidang-bidang tanah secara digital telah terpetakan dan berkoordinat, sehingga dapat dicek melalui aplikasi. Hal ini mampu mengurangi terjadinya tumpang tindih sertifikat tanah.

"Dengan teknologi informasi yang ada sekarang ini, Bapak dan Ibu sudah dapat mengecek sertifikat tanah dengan mudah," ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly meminta semua Perangkat Daerah dan Unit Kerja terkait di Sulut dapat berperan aktif mensukseskan program PTSL dengan memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat yang mengurus sertifikat tanah.

"Masyarakat yang sedang mengurus sertifikat tanah harus memperoleh pelayanan yang optimal," imbuh Olly.

Penyerahan sertifikat tanah PTSL turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, SE, MS, Walikota Kotamobagu Tatong Bara, Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulut Fredy Kolintama dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 18 Maret 2019

Sekprov Pimpin Apel Korpri Di Lingkup Pemprov Sulut

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE, MS. memimpin langsung apel Korpri bulan Maret dihalaman kantor Gubernur, senin(18/03/2019)

Membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Sekprov Silangen mengapresiasi kepada segenap anggota Korpri dilingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang masih tetap setia melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, menjalankan roda pemerintahan serta mendukung gerak langkah pembangunan daerah ini.

Pada saat peringatan Hut Korpri ke-47 yang lalu Presiden RI Ir Joko Widodo menyampaikan bahwa ditahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia dalam rangka menghadapi tantangan zaman yang semakin berat, dimana kualitas SDM  di pemerintahan dan swasta harus selalu ditingkatkan guna mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia teknologi yang sedang berubah cepat," kata Sekprov

Sejalan dengan itu, segenap Anggota Korpri dilingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar terus berupaya memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi dan penguatan SDM didaerah Bumi Nyiur Melambai serta menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa.

"Melalui momentum apel Korpri saat ini kiranya akan memantapkan peran anggota Korpri dilingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dalam memberikan dukungan terhadap upaya transformasi kualitas SDM didaerah dan memberikan hasil yang positif," ujar Sekprov

Lebih jauh lagi, Sekprov Silangen berharap agar kedepannya anggota Korpri dilingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mampu memberikan kualitas kinerja yang baik, beretika, jujur, berintegrasi, menghormati dan taat hukum, berdisiplin dan bekerja keras. sehingga dengan demikian Korpri terus mampu menjadi pelopor dan suri teladan yang baik dimata publik, reformasi birokrasi akan berjalan dengan baik dan prinsip pelayanan prima juga akan terwujud sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Diakhir sambutannya, Sekprov Silangen mengingatkan kepada segenap anggota Korpri untuk melaporkan SPT Tahunan pajak penghasilan orang pribadi (PPh OP) tahun pajak 2018, karena melaporkan SPT Tahunan menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Aparatur Sipil Negara(ASN) sehingga bisa menjadi panutan dan pelopor bagi masyarakat dalam melaporkan SPT Tahunan.

Turut hadir dalam apel Korpri ini seluruh pejabat eselon II, III dan IV, serta ASN dan THL dilingkup kantor Gubernur. (humas provinsi sulut)

Buka Rakor Evaluasi Pelayanan Publik 2019, Sekprov Silangen Harap PD Terus Ciptakan Inovasi

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MS membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelayanan Publik 2018 dan Persiapan Evaluasi Pelayanan Publik Tahun 2019, diruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur, Senin(18/03/2019).



Dalam sambutannya, Sekprov Silangen memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan Sulut yang telah memberi perhatian kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, terlebih atas kesediaannya melakukan pendampingan pada Perangkat Daerah Provinsi untuk melengkapi persyaratan dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Publik yang sesuai ketentuan, khusus dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik bagi kesejahteraan bangsa.


"Seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang, pemerintah telah mengupayakan berbagai langkah strategis dan menerapkan beberapa program, mulai dari optimalisasi pelaksanaan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2009, peningkatan peran Ombudsman, hingga mendorong setiap instansi untuk menciptakan satu inovasi(one agency,one innovation),"kata Sekprov


Terkait dengan itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun senantiasa mengupayakan peningkatan pelayanan publik dilingkungan perangkat daerah untuk memenuhi kriteria atau standar pelayanan, seperti: SOP, Alur Pelayanan, Dasar hukum, Persyaratan, Sarana Prasarana, Produk Pelayanan dan Kualifikasi pelaksana termasuk peningkatan kebersihan dan perubahan mindset Aparatur.


saat ini, kita harus merubah image, bahwa pelayanan tidak harus face to face, karena sekarang zamannya sudah digital jadi kita harus memanfaatkan itu semua guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat. kita juga harus merubah sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta bekerja dengan menggunakan standar," terang Sekprov 

Lebih Lanjut sekprov Silangen, berharap kepada setiap perangkat daerah dilingkup pemerintah provinsi sulawesi utara untuk kedepannya lebih serius merespon perintah standar pelayanan publik ini, memenuhi kriteria ataupun komponen standar pelayanan sebagaimana amanat UU No.25 tahun 2009, serta terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat sehingga Penghargaan Zona Hijau Pelayanan Publik di tahun 2018 dapat kita pertahankan di tahun 2019.


untuk diketahui bersama bahwa penilaian pelayanan publik dari Ombudsman RI kepada Pemerintah Provinsi Sulut ditahun 2019 ini, akan menggunakan metode penilaian indeks persepsi masyarakat Maladminitrasi, dimana metode ini diterapkan kepada Pemerintah Provinsi yang sudah berada di zona hijau.


kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda R Tirajoh SH, Ketua Komisi I DPRD Prov. Sulut Drs Ferdinand Mewengkang dan Para Pejabat Pemprov Sulut. (humas provinsi sulut)

Gubernur Olly, Wagub Steven dan Sekprov Edwin Serahkan Laporan SPT Tahunan PPh OP 2018

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE bersama Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw dan Sekprov Edwin Silangen, SE, MS menyerahkan laporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi (OP) Tahun 2018 kepada Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Suluttenggomalut, Agustin Vita Avantin di Auditorium Mapalus Kantor Gubernur, Senin (18/3/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapreasiasi Kanwil DJP Suluttenggomalut yang memilih Kantor Gubernur sebagai lokasi pengisian bersama SPT Tahunan untuk seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sulut.

"Saya sebagai gubernur menyambut baik dan gembira karena kegiatan ini dilakukan di kantor supaya seluruh ASN dapat lebih cepat melengÄ·api semua proses penyampaian SPT yang sudah berjalan baik di Direktorat Jenderal Pajak," kata Olly.

Lanjut Olly, ASN sebagai motor penggerak roda pemerintahan harus tampil sebagai teladan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya, termasuk dalam penyampaian laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

"Pajak ini harus kita support penuh. Kita harus taat pajak. Karena pajak yang kita bayar digunakan untuk membangun negeri ini," beber Olly.

Untuk diketahui, batas waktu penyampaian SPT Tahunan sudah semakin dekat, yakni tanggal 31 Maret 2019. Sesuai dengan UU Nomor  28 Tahun 20017, serta PP 53 Tahun 2010, ASN yang tidak menyampaikan atau terlambat menyampaikan SPT Tahunan dapat dikenai sanksi administratif dan disiplin. (Humas Pemprov Sulut)


Minggu, 17 Maret 2019

Gubernur Olly Hadiri Ibadah Syukur HUT ke-52 GMIM Eben Haezer Bumi Beringin

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE didampingi Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS menghadiri ibadah syukur HUT ke-52 serta pentahbisan dan peresmian pastori Jemaat GMIM Eben Haezer Bumi Beringin Manado, Minggu (17/3/2019) pagi.

Dalam sambutannya Gubernur Olly mengucapkan selamat kepada jemaat GMIM Eben Haezer atas momentum sukacita tersebut. Menurutnya, pertambahan usia pelayanan sebagai wujud nyata dari komitmen jemaat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

"Segenap komponen Jemaat mampu terus melembagakan persatuan yang telah ditunjukkan selang 52 tahun perjalanan pelayanan, termasuk selama proses pembangunan fisik Pastori yang ditahbiskan dan diresmikan hari ini," kata Olly.

Untuk itu, Olly mengajak jemaat GMIM Eben Haezer untuk terus memperkuat persatuan dan keutuhan Jemaat sekaligus rasa persaudaraan dan harmonisasi pelayanan yang saling menopang serta senantiasa menggantungkan pengharapan kepada Tuhan.

Masih dalam sambutan, Olly mengajak jemaat GMIM Eben Haezer untuk semakin responsif dan antisipatif terhadap dinamika tantangan serta perkembangan zaman saat ini, seperti : degradasi moral, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, miras, tindak kekerasan dan kriminalitas.

Lebih jauh, Olly meminta jemaat GMIM Eben Haezer untuk terus memberdayakan potensi, talenta dan sumber daya yang dimiliki untuk ikut membantu pemerintah dalam memerangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta mengoptimalkan berbagai sumber daya dan keunggulan daerah, utamanya pariwisata.

Usai beribadah di GMIM Eben Haezer Bumi Beringin, Gubernur Olly bersama rombongan mengikuti ibadah syukur HUT ke-86 GMIM Nasaret Tuminting.

Dalam sambutannya, Olly mengapresiasi pertambahan usia jemaat GMIM Nasaret hingga ke-86 tahun sebagai pencapaian luar biasa yang harus disyukuri oleh jemaat GMIM Nasaret.

Olly juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjadi berkat dan pemersatu jemaat dan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, M.Th, BPMJ GMIM Eben Haezer Bumi Beringin, BPMJ GMIM Nasaret Tuminting dan para pejabat Pemprov Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Kunker Ke Sangihe, Gubernur Olly : Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE yang didampingi Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (16/3/2019) dalam rangka menghadiri kegiatan Me'daseng di Kampung Pananaru, Kecamatan Tamako.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengapresiasi Me'daseng sebagai kegiatan yang mampu mensosialisasikan program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sehingga harus dilaksanakan berkelanjutan.

"Kegiatan ini sangat baik dan perlu dilaksanakan terus menerus. Tugas pemerintah adalah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani masyarakat," kata Olly.

Lanjut Olly, searah dengan spirit Me'daseng, kedatangannya ke Sangihe juga untuk menyampaikan program pembangunan dari pemerintah pusat yang dipimpin pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta memastikannya dapat berjalan lancar di Sangihe.

Karenanya, Olly mengingatkan pentingnya penguatan sinergritas dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di segala bidang.

Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Sulut mencapai 6,01 persen diatas pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 5,27 persen. Angka kemiskinan juga menurun, dimana hingga akhir tahun 2018 berada pada angka 7,59 persen, atau menurun jauh jika dibandingkan kemiskinan pada tahun 2016 yang berada pada angka 8,20 persen. Selain itu, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen di tahun 2018, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

Lebih jauh, Olly juga menyinggung tentang pembangunan pariwisata di seluruh kabupaten dan kota di Sulut sehingga tidak terpusat di wilayah tertentu saja.

"Sangihe akan dikembangkan sebagai destinasi pariwisata unggulan sehingga turis yang akan datang tidak hanya berhenti di Manado tapi akan sampai ke Sangihe," ungkap Olly.

Selain kegiatan Me'daseng, Gubernur Olly bersama rombongan menghadiri kegiatan PKH (Program Keluarga Harapan) dan pertemuan dengan tenaga Pendamping Desa dan guru-guru di SMK Negeri 1 Tahuna.

Pada kesempatan ini, Olly mengatakan bahwa PKH dan Dana Desa merupakan program pemerintah pusat yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

"Untuk itu kita berterimakasih kepada Presiden Jokowi atas semua pelaksanaan program-program yang mampu mensejahterakan masyarakat," beber Olly.

Adapun kunker di Sangihe ini dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian bangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMKN 3 Tahuna, SMKN 2 Tahuna, laboratorium IPA (DAK 2018) SMAN 3 Tahuna barat, ruang kelas baru SMAN 1 Manganitu dan bangunan Rehabilitasi 2 ruang belajar (DAK 2018) SMAN 1 Tahuna.

Gubernur Olly juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut berupa uang hibah sebesar 712 juta rupiah kepada 32 jemaat GMIST, Gereja Katholik St. Petrus Kahakitang Tatoareng sebesar 200 juta rupiah dan kepada penyandang disabilitas sebesar 30 juta rupiah serta bantuan lainnya.

Kunker tersebut turut dihadiri Bupati Sangihe Jabes Gaghana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulut Edison Humiang dan para pejabat Pemprov Sulut serta Pemkab Sangihe. (Humas Pemprov Sulut)