Jumat, 11 Mei 2018

Gubernur Olly Serahkan Dana Hibah Kepada 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Sulut, Ini Daftarnya

Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan Dana Hibah berupa Bantuan Keuangan Khusus kepada 15 Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Utara. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur pada Jumat (11/5). 

Daftar penerima hibah dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ini telah ditata pada APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan telah ditetapkan pencanangannya dalam Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2018 meliputi BKK Bidang Kesehatan sebesar Rp.15.500.000.000 diserahkan kepada Kota Kotamobagu dan BKK Bidang Infrastruktur Olahraga sebesar Rp.29.500.000.000 yang penyerahannya terbagi kepada Kota Manado Rp.10.000.000.000, Kabupaten Minahasa Rp.5.000.000.000, Kota Bitung Rp.2.500.000.000, dan masing - masing sebesar Rp.1.000.000.000 untuk Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolmut, Kabupaten Sitaro, Kabupaten Sangihe, Kabupaten Talaud, Kabupaten Bolmut, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minsel, dan Kabupaten Bolsel. 

Dalam arahan dan sambutannya, Gubernur Olly menyampaikan permohonan maaf karena nominal bantuan yang diberikan tidak sama antara satu kabupaten/kota dengan yang lainnya. Ia menjelaskan hal ini disebabkan oleh karena skala prioritas yang berbeda pula. 

"Saya mohon maaf karena dana hibah ini tidak bisa merata. Ada yang terima satu milyar ada yang lima belas setengah milyar, ada yang dua setengah milyar" tuturnya.

"Menyangkut Kota Kotamobagu memang dalam dua tahun terakhir Pemprov mensupport penuh dalam kegiatan pengembangan rumah sakitnya. Tidak mungkin kita bangun rumah sakit besar bersamaan di semua tempat. Karena kita fokus pada regional dulu. Bangun di Bolaang Mongondow Raya misalnya, bangunan bisa kita buat dan isinya bisa kita beli namun yang mengoperasikan peralatan medis tidak ada, akan percuma. Jadi saya kira itu yang harus kita pahami bersama, supaya apa yang sudah kita bangun dapat langsung dimanfaatkan bagi kita semua" imbuh Gubernur Olly. 

Diketahui RSUD Kotamobagu akan menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat yang ada di Bolmong Raya, Minsel, serta Mitra. Dari data yang didapat tercatat 140 lebih warga Bolmong meninggal dijalan oleh karena jarak tempuh ke RSUD Provinsi di Malalayang Manado terbilang jauh. 

Sedangkan BKK Bidang Infrastruktur Olahraga digelontorkan berdasar keinginan Pemprov untuk menggiatkan kembali pekan olahraga yang ada di Provinsi Sulut, menumbuhkan bibit-bibit atlet berprestasi, dan sebagai persiapan PON Papua mendatang. Selain itu fasilitas olahraga yang dibangun diharapkan dapat menjadi penunjang even-even besar yang diadakan, menunjang kepariwisataan dan terutama menjadi wadah interaksi antar masyarakat.

"Selain membangun infrastruktur secara keseluruhan kita jangan lupa membangun mental, membangun interaksi karena sarana prasarana yang dibangun itu tempat terjadinya komunikasi antar masyarakat sehingga menghindarkan sikap individualis dalam masyarakat kita," pesan Gubernur.

Mengakhiri sambutannya Olly mengarahkan kepada daerah yang belum memiliki fasilitas agar dana yang diterima saat ini bisa digunakan untuk persiapan terlebih dahulu. "Bikin perencanaan, siapkan lahannya kita sharing sama-sama, kita support, nanti tahun depan kita bangun. Supaya kedepan pembangunan sarana prasarana olahraga dapat terbangun secara merata di Provinsi Sulawesi Utara ini," pungkas Gubernur. 

Turut hadir dalam acara Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Kepala BPKAD Provinsi Gammy Kawatu serta para Bupati dan Walikota penerima dana hibah. (Humas provinsi sulut)

Kabupaten/Kota Dapat Bantuan Keuangan Khusus Dari Pemerintah Provinsi Sulut





15 kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) kemarin Jumat (11/4) menerima bantuan keuangan khusus pemerintah provinsi. Bantuan tersebut di serahkan langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Terlihat beberapa kepala daerah hadir. Seperti Walikota Bitung Max Lomban, Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepardjo, Penjabat Bupati Minahasa Roy Mewoh, Pelaksana tugas Bupati Talaud Petrus Tuange, Penjabat sementara Walikota Kotamobagu  M Rudy Mokoginta juga hadir dalam acara tersebut.

Dalam acara, Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang di dampingi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Sekretaris Provinsi Edwin Silangen mengungkapkan bahwa, hibah ini adalah prestasi dari olahraga. Karena itu, Olly mengajak agar menggiatkan kembali pekan olahraga  Provinsi Sulut.

"Jadi dengan hibah ini, semua sarana dan prasarana olahraga memang harus ada. Karena kan sarana dan prasarana olahraga ini bukan hanya untuk tempat olahraga, namun bisa digunakan untuk banyak kegiatan lain. Seperti pada bulan Juli nanti, Sulut akan mengadakan Harganas yang otomatis akan membuat banyak masyarakat datang ke Sulut. Jadi sarana ini, kita juga bisa buat kegiatan," ucap Olly.

Sebutnya, Pemprov sangat serius dengan olahraga. Dan jelasnya, dengan diterima hibahnya ini. Maka daerah harus segera bergerak. Perencanaan tentang pembangunan sarana sudah bisa di laksanakan. Nanti di tahun kedepan Pemprov akan menyiapkan kembali dana untuk fasilitas infrastruktur olahraga. Olly juga menyebutkan, bahwa pemberian hibah ini bukan hanya olahraga namun juga untuk bidang kesehatan.

"Jadi kita memberikan hibah ini untuk kesehatan juga. Hibah ini, kita berikan untuk rumah sakit di daerah Kotamobagu. Saya harap semua yang menerima hibah ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin," kuncinya.

Kamis, 10 Mei 2018

Gubernur Buka Kongres Koperki XVII

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey membuka Kongres Nasional XVII Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (KOPERKI) di hotel Four Point Manado, Kamis (10/5).

Gubernur Olly dalam sambutan mengatakan semoga kongres nantinya menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk perkembangan dokter jantung sehingga penanganan untuk penyakit jantung juga semakin berkembang dan semakin baik, dimana penyakit jantung merupakan penyakit yang sangat mematikan.

Pada kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan terima kasih karena memilih Sulut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan kongres, semoga pelaksanaan kongres memberi dampak positif juga bagi Sulut. Gubernur tak lupa untuk mempromosikan wisata dan kuliner Suluawesi utara kepada para peserta kongres.

"Sulut memiliki wisata indah dan makanan yang lezat, silahkan Para peserta berwisata dan menikmati kuliner disini sebelum balik ke daerah masing-masing," ujar Gubernur Olly.(humas provinsi sulut)

Gubernur Ajak Masyarakat Tetap Jaga Toleransi Bersama

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Sulut, baik antar sesama pemerintah maupun masyarakat untuk tetap bersinergi dan tetap menjaga toleransi bersama dalam membangun Sulut lebih baik lagi.
Hal tersebut disampaikan gubernur saat menghadiri ibadah Hari kenaikan Yesus Kristus di gereja GMIM Anugerah Toiliang Kakas I Minahasa, Kamis (10/5).

Gubernur menyampaikan dalam membangun daerah dan jemaat, harus ada kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota agar pembangunan akan berjalan selaras dan baik.

“Saya berkomitmen untuk terus membangun Sulawesi Utara, Yesus telah bangkit dengan itu mari kita terus bersemangat untuk membangun sulut,” ujar gubernur.

Khusus untuk umat Kristiani gubernur mengatakan gereja sebagai umat Allah memang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintah di daerah. Oleh karena itu, gereja tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan yang harmonis, rukun, dan tetap berintegritas dalam kehdiupan sosial, termasuk dengan umat beriman dari agama lain.

Disamping itu Gubernur juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menanggapi segala bentuk berita di media sosial. Masyarakat Sulut harus menolak berita hoax agar kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut. Masyarakat harus mampu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi tertinggi di Indonesia. (Humas Pemprov Sulut)

Rabu, 09 Mei 2018

Gubernur Olly Ajak Masyarakat Tolak Penyebaran Hoax

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE mengajak semua elemen masyarakat Sulut untuk bersama secara tegas menolak penyebaran berita bohong (Hoax).

"Awas jangan terpengaruh dengan pemberitaan yang tidak benar. Kita harus tetap waspada dan lebih cermati dengan berita-berita yang bisa menimbulkan perpecahan," ucap Olly di Manado, Rabu (9/5/2018) siang.

Olly berharap masyarakat Sulut semakin memproteksi diri serta lebih bijak dalam penggunaan teknologi informasi karena penyalahgunaan teknologi informasi dapat berdampak buruk bagi keluarga, lingkungan masyarakat, serta generasi penerus bangsa. Bahkan pemerintah secara resmi telah melarang segala bentuk penyalahgunaan teknologi informasi termasuk menyebarkan hoax.

"Hoax bisa menimbulkan kerugian bagi orang yang kena hoax dan bisa juga mencelakakan dirinya sendiri dengan hoax itu. Karena sekarang sudah ada undang-undang IT," bebernya.

Masyarakat Sulut harus menolak berita hoax agar kehidupan damai antar sesama masyarakat dapat terus terjaga di Sulut. Masyarakat harus mampu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah dengan toleransi tertinggi di Indonesia. (Humas Pemprov Sulut)

Pemprov Gelar Rakor Persiapan Pencanangan BBGRM ke XV

Guna menghadapi acara puncak Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018 pada tanggal 22 hingga 28 Mei di Langowan Kabupaten Minahasa, Pemprov Sulut menggelar rapat koordinasi terkait persiapan even tersebut pada rabu (9/5) di Ruang WOC Kantor Gubernur Sulut.

Agenda dimulai dengan pengantar rapat oleh Ketua Tim Kerja Ronny Pantow, AP, M.Si dan sebagai pemimpin rapat Asisten I Drs.Edison Humiang M.Si serta diikuti peserta yang berasal dari perwakilan Kodam XIII Merdeka, SKPD di lingkup Pemprov Sulut, pihak BPJS dan pihak perbankan.

Dalam rapat dipaparkan bahwa nantinya acara ini akan dimeriahkan dengan seremoni puncak pencanangan BBGRM XV di Lapangan Schwarz Langowan dan diisi dengan beragam program antara lain pemberian bantuan kepada kelompok tani dan kelompok nelayan, gelar pangan murah, bazar sembako, bakti sosial periksa gula darah, kolesterol dan asam urat gratis, penyerahan bansos untuk panti asuhan, kerja bakti, doorprize dan lain sebagainya.

Diketahui penyelenggaraan BBGRM dilakukan dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat dengan memperoleh dukungan/bantuan dari departemen dan lembaga pemerintah non departemen. Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat diselenggarakan selama satu bulan pada bulan Mei setiap tahun

Sedangkan tujuan dari kegiatan BBGRM sendiri adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan – kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil – hasil pembangunan.(humas provinsi sulut)

ASN Harus Sigap Akomodir Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak pemerintah pun kemudian dituntut tidak hanya sigap dan tanggap dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat, serta kreatif dan inovatif tetapi juga harus mampu senantiasa menerapkan nilai dasar negara, kode etik dan kode prilaku ASN.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur melalu Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang, M.Si saat membuka Kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Penerapan Nilai Dasar, Kode Etik dan Kode Prilaku ASN Serta Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIJAPTI di Mercure Manado Tateli Beach Resort, Rabu (9/5).

Sejalan dengan kegiatan ini, Gubernur menyampaikan bahwa upaya Pemerintah dalam membangun ASN yang profesional, berintegritas dan berkinerja tinggi disadari mulai menunjukan hasil hasil yang menggembirakan. Hasil capaian itu diantaranya dapat dilihat, dimana antara 2015 dan 2016 indeks daya saing nasional Indonesia naik 5 tingkat, indeks kemudahan berusaha naik sebesar 19 persen dan indeks efektivitas Pemerintaj mencapai kemajuan yang cukup membanggakan yakni naik sebesar 23 tingkat.

Terkait dengan pelatihan aplikasi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (SIJAPTI), Gubernur mengajak kepada para peserta agar memberikan fokus dan perhatian lebi terhadap setiap materi yang akan disampaikan oleh narasumber.

Aplikasi SIJAPTI sendiri adalah aplikasi yang dikeluarkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam rangka menunjang gerakan pemerintah untuk menuju sistem e-governance.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Komisi Aparatur Sipil Negara bidang Monitoring dan Evaluasi DR. Waluyo, Asisten Komisioner Bidang Monitoring dan Evaluasi Abdul Hakim, S.Sos.,M.Si, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov Sulut DR. Femmy Suluh, M.Si.(humas provinsi sulut)