Rabu, 05 September 2018

Gubernur Olly Dondokambey dan Pimpinan Pimpinan DPRD Sulut Tandatangan Nota Kesepahaman KUA dan PPAS Perubahan APBD Sulut Tahun Anggaran 2018



Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut  Dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman  (KUA ) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( PPAS)  Perubahan APBD  Sulut Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut  rabu ( 05/09/18) kemarin.
 Dalam sambutannya  Gubernur Olly  mengucapkan terimah kasih  dan apresiasi  kepada Ketua, para Wakil ketua  dan anggota DPRD  Sulut  atas penyelenggaraaan paripurna  atas penandatanganan nota kesepahaman dan kesepakatan terhadap.KUA-PPAS Perubahan  Sulut tahun anggaran 2018.
" Kebijakan pengggaran ini ditujukan  untuk memecahkan  permasalahn penting dan mendesak yang menjadi sektor pendorong utama pembangunan, kata Gubernur Olly.

Menurut Gubernur Olly  besaran anggaran  yang diusulkan diperuntukan terhadap program kegiatan yang mendesak  dan di pandang penting selain itu,  untuk program serta kegiatan yang menampung aspirasi masyarakat sesuai hasil reses pimpinan dan anggota dewan.
" Sinergitas saat ini akan memantapkan pencapaian visi pembangunan daerah sebagai salah satu pinta gerbang di kawasan timur indonesia, harap Gubernur Olly.

 Lanjut Gubernur Olly , saya yakin  ini akan memantapkan 10 ( sepuluh ) sasaran utama sulut 2018 yaitu.
1.Penanggulangan kemiskinan
2.Pembangunan pendidikan
3.Pembangunan kesehatan
4.Revolusi mental reformasi birokrasi.
5.Infrastruktur  dan pengembangan wilayah.
6.Kedaulatan pangan
7. Ketentraman dan ketettiban masyarakat
8.Peningkatan daya saing investasi
9.Pembangunan pariwisata dan,
10. Pengelolaan bencana dan mitigasi iklim, jelas Gubernur Olly.

Mari  kita terus pelihara  dan tumbuhkembangkan harmonisasi kemitraan yang saling membangun antara eksekutif dan legislatif sebagai wujudnyata kepedulian  dan tanggungjawab bersama.dalam memajukan bangsa  dan mensejahterakan rakyat di Sulut yang kita cintai bersama, tutup Gubernur Olly Dondokambey 

Pada kesempatan itu jajaran DPRD Sulut memberi kejutan kepada Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw usai sidang paripurna

Wagub Steven Kandouw hari ini berulang tahun ke 49, ia hadir bersama Gubernur Olly Dondokambey di sidang paripurna.

Usai sidang, Ketua DPRD Andrei Angouw kemudian menginisiasi kejutan

"Semua Anggota DPRD Sulut dimohon maju ke depan, kita akan merayakan Hari Ulang Tahun Wagub," ujar Andrei di meja pimpinan.
Wagub Steven pun cuma bisa tersenyum, ternyata DPRD memberi kejutan di HUT ke 49 tahun.
Sebuah kue HUT kemudian dibawa ke depan ruang sidang . Gubenur, Wagub Ketua Dewan, serta pimpinan dewan lainnya bersama Anggota Dewan kemudian berkumpul di depan menyanyikan lagu selamat hari ulang tahun.
Lilin  HUT dipasamg oleh Gubernur Olly dan Wagub .Steven kemudian minta izin untuk meniup Lilin

Wagub kemudian mendapat ucapan selamat dari Gubernur Olly dan Pimpinan semua Anggota DPRD yang hadir dan lemudian para pejabat eselon II dan PNS yang hadir. Wagub secara khusus mendapat ucapan selamat dari wartawan yang menantinya di pintu depan ruang paripurna.Wagub dengan gaya khasnya menyapa dengan canda dan tawa. Tak lupa mengabadikan momen itu dengan foto bersama.




Pemprov Kembali Gelar Job Fair 2018

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah kembali melakukan langkah untuk mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan pencari kerja melalui Pameran Bursa Kerja di IT Center Manado, Rabu (5/9/18).

Gubernur Olly Dondokambey diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Edison Humiang memukul tetengkoren menandai dibukanya Job Fair Tahap II sebagai implementasi program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) tersebut.

"Harapan saya, seluruh Pencari Kerja dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, dan menunjukkan segala bentuk keahlian atau keterampilan yang dimiliki, sambil juga menginstrospeksi diri terhadap kekurangan keterampilan yang harus ditingkatkan," kata Humiang membacakan sambutan Gubernur.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan partisipasi pelaku usaha di Sulawesi Utara untuk membuka lowongan pekerjaan.

"Saya harap pelaku usaha mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka penyerapan Tenaga Kerja guna mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, bahkan dapat mempengaruhi perputaran ekonomi dalam masyarakat," pungkas Gubernur.

Sebelumnya setelah sukses mengadakan Job Fair di bulan April 2018, Disnakertrans Setda Provinsi Sulut kembali menggelar even serupa yang terbuka untuk umum (semua jurusan) dan tidak dipungut biaya alias gratis. Tersedia ribuan lowongan pekerjaan untuk jenjang pendidikan SMA/SMK, Diploma dan Sarjana.

Pameran Kesempatan Kerja ini akan dilaksanakan pada :
Tanggal : 05-06 September 2018
Pukul : 09.00-17.00 WIB
Lokasi : ITC Manado, Jl. Pierre Tendean, Boulevard Wenang

Pendaftaran peserta dilakukan secara online melalui: e-bursakerja.kemnaker.go.id
Saat datang ke lokasi acara peserta diwajibkan membawa barcode yang sudah di print sebagai akses masuk lokasi Job Fair.

Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulut Ir. Ernie Tumundo, M.Si, para Pejabat Dinasnaker kabupaten/kota, para Pimpinan Perusahaan/Mitra Job Fair, Peserta Pameran, serta undangan.(humas provisi sulut)

Rayakan HUT ke 49, Wagub Kandouw: Semakin Bersekutu Bersama Tuhan, Semakin Besar Berkat Tuhan





Ungkapan syukur atas berkat dan pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs. Steven O.E Kandouw.  Berbagai berkat Tuhan dirasakannya menjadi pemimpin baik sebagai Wagub Sulut maupun sebagai kepala keluarga.

Rasa syukur tersebut disampaikan suami tercinta dari dr. Kartika Devi Kandouw Tanos ini saat memberikan kesaksian dalam ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke 49 Steven Kandouw, bersama para kaum lansia yang dilaksanakan Rabu, (5/9/2018) siang, bertempat di GMIM Eben Heazer Bumi Beringin Manado. Kebaktian tersebut dipimpin oleh Pdt Jimmy J L Suatan S.th

Ayah dari Ernesto, Abigail dan Osvaldo Kandouw ini mengungkapkan Syukur bisa merayakan HUT ke 49 bukan karena kuat dan hebat dirinya, namun karena berkat tuntunan Tuhan Yesus.

"Saya bersyukur untuk berkat dan rahmat Tuhan bagi pribadi dan keluarga, harus dirasakan juga oleh sesama. Tuhan tidak pernah berhenti memberikan berkat, semakin saya dekat bersekutu dengan Tuhan, berkat Tuhan selalu hadir," ungkap Wagub.

Lanjut Wagub, Banyak yang Tuhan berikan bagi dirinya sehingga bisa menjadi inspirasi bagi sesama. "Tuhan tidak melihat umur, Tuhan akan selalu memberikan berkat bagi siapapun. Khusus Untuk lansia, wagub berpesan bukan berarti diusia lanjut menjadi beban bagi orang lain, namun lansia menjadi berkat. Momentum HUT ke 49 ini menajadi inspirasi bagi para lansia untuk terus berkarya diusia lanjut, karena berkat Tuhan tidak akan pernah habis dalam semua kehidupan manusia," ungkap Wagub dengan penuh syukur.

HUT kali ini dilaksanakan bersama kaum lansia karena semua komponen masyarakat harus diandalkan terlebih bagi lansia. Secara khusus bagi para anggota lansia, Wagub menyampaikan terima kasih atas doa yang diberikan sehingga dirinya bisa mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam memimpin daerah nyiur melambai dengan baik hingga saat ini.

Usai membawakan kesaksian, wagub bersama keluarga dan ibunda Matilda Kandouw Lompoliu meniup lilin kue ulang tahun diiringi lagu selamat HUT. Pada kue ulang tahun ke 49, bertema olahraga dengan hiasan  olahraga golf, tenis dan sepeda, Sesuai hobby olahraga Wagub.

Selesai mengikuti kebaktian, Wagub dan keluarga memberikan bingkisan kepada para lansia dan menikmati jamuan makan bersama para lansia yang hadir.(humas provinsi sulut)

Selasa, 04 September 2018

Pengurus HIPMI Sulut Dilantik, Wagub Kandouw Seluruh Stakeholder Harus Diberdayakan



Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw menghadiri pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sulut. Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI Bahlil Lahadalia melantik Badan Pengurus Daerah HIPMI Sulut periode 2018-2021  Elia Nelson C Kumaat dan jajaran di Graha Gubernuran Manado Selasa  ( 04/09 /18 ) kemarin

Dalam sambutan Wagub Steven Kandouw mengatakan ternyata HIPMI Up to date dengan perkembangan jaman untuk itu atas nama Bapak   Gubernur Olly Dondokambey mengucapakan selamat bertugas dan berkarya kepada para pengurus yang baru dilantik hendaknya beradaptasi  dengan tugas  dan tanggung jawab  yang diemban.
" Terus  tingkatkan kerjasama yang harmonis  sesama pengurus  agar roda organisasi berputar penuh dinamika dan inovasi  untuk melahirkan karya-karya  yang bermakna  untuk pembangunan daerah" , kata Wagub Kandouw

Selaku pemerintah kita harus merespon dan mengapresiasi HIPMI karena itu seluruh stakeholder  dalam masyarakat harus diberdayakan.
"Rumuskan program-program yang semakin konkrit sehingga HIPMI semakin eksis dalam peranannya sebagai salah satu aktor pembangunan daerah ini, harap Wagub Kandouw.
Tetapi  yang baru dilantik ini  baru out put yang kita nantikan out come bagaimana kontribusi anda dalam meningkatkan pertumbuhan
ekonomi di sulawesi utara.
"Jadikan kepercayaan Ketua Umum kepada  Elia Nelson C Kumaat  dan teman -teman yang baru dilantik dari out put menjadi out come ",  tutup Wagub Kandouw.
Turut hadir Sekjen Badan Pengurus Pusat HIPMI Raditya Priamanaya.
Ketua DPD KNPI Sulut Jackson Kumaat,  Karo Perekonomian dan SDA Franky Manumpil.













Wagub Kandouw Menyambut Pahlawan Olahraga Indonesia Asal Sulut Peraih Medali Asian Games



Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyambut pahlawan olahraga asal Sulut yang berlaga pada Asian Games 2018, bertempat di VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (14/9/2018) sore kemarin.

Atlet peraih emas pada Asean Games 2018, dari cabang olahraga pencak silat Abdul Malik dan sejumlah atlet peraih perak dan perunggu lainya.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dalam arahannya mengatakan  Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyambut gembira dan senang hati para atlet Sulut yang berlaga pada Asian Games 2018.

"Karena kalian (Atlet Sulut) sudah membanggakan dan mengharumkan nama baik Indonesia dan lebih khusus rakyat Sulawesi Utara (Sulut). Intinya pengorbanan kalian sudah mengangkat harkat dan martabat bangsa. Mewakili masyarakat Sulut, saya dan pak Gubernur Sulut mengucapkan banyak terima kasih," kata Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

Lanjut Wagub Sulut ,  terkait dengan bonus tentunya Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah menyiapkan.

"Pokoknya bonus telah disiapkan oleh pak gubernur Olly. Jadi. sabar-sabar jo pasti dihubungi," ujar Steven Kandouw.

Kedepan kata Wakil Gubernur Sulut itu masih banyak agenda-agenda yang lebih banyak lagi setelah Asian Games ini.

"Jadi harapan bapak Gubernur Olly dan pemerintah provinsi Sulut capaian ini bukan yang terakhir tapi harus lebih besar lagi capaiannya, karena masih banyak agenda baik regional maupun internasional. Pak Presiden sudah perintah torang jadi tuan rumah olimpiade. Jadi siap-siap, optimis bridge menjadi cabor olimpiade, tahapannya tentunya dari Asian Games ini," pungkasnya.

Usai dijemput Wagub, para atlet peraih medali Asian Games tersebut diarak mengelilingi Kota Manado

Diketahui, turut hadir dalam penyambutan atlet Sulut tersebut yakni Pengurus KONI Sulut,Ketua KNPI Sulut,Kadispora Sulut, Kasat Pol PP Sulut, Karo SDA dan Perekonomian. 

Gubernur Ajak Masyarakat Sangihe Selalu Ciptakan Kehidupan Damai Sejahtera

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengahdiri sekaligus membuka kegiatan Konsultasi Nasional ke XII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia serta Pembukaan Festival Pesona Sangihe yang dipusatkan di Pelabuhan Tua Tahuna Kabupaten Sangihe, Selasa (4/9/2018) siang.

Dihadapan masyarakat Sangihe serta Bupati Sangihe, Gubernur Olly memberikan apresiasi kepada Pemerintah Sangihe serta kepada masyarakat agar tidak henti-henti melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk kita serta untuk daerah Sulawesi Utara.

Sejalan dengan itu, berkaitan dengan kegiatan ini, Gubernur mengajak kepada segenap pria kaum bapa agar selalu berperan aktif terhadap berbagai dinamika dan tantangan hidup masa kini.

"Pria kaum bapa dituntut untuk semakin cerdas, bijak, responsif dan proaktif serta kontributif dalam menjalankan peran dan fungsinya secara optimal," sahut Gubernur Olly.

Lanjutnya pula, momentum konsultasi nasional ini dapat dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan, menjalin kemitraan sinegritas dengan pemeritah dan sesama warga gereja serta menciptakan pelayanan dan kehidupan yang penuh damai sejahtera.

Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, Gubernur menerangkan kepada masyarakat Sanghie, Provinsi Sulut sedang diterpah masalah seperti harga kopera yang murah, cengkeh yang tidak berbuah, pala yang harganya lebih dibawah, industri perikanan di Bitung yang mulai ditutup. Namun menurut Gubernur, berkat masyarakat Sulut perekonomian tetap stabil.

"Bersyukur karena keramahan masyarakat di Sulut membawah berkah kepada kita. Banyak orang berkunjung di Sulut yang berdampak positif pada ekonomi kita, kesenjangan miskin dan kaya mulai merapat bukan melebar," terang orang nomor satu di Sulut ini.

Lebih dalam lagi, berkaitan dengan Festival Pesona Sangihe, Gubernur menyarankan agar ivent-ivent seperti ini dimasukan menjadi peraturan daerah, sehingga pelaksanaan pesona sangihe ini bisa berjalan lebih baik.

Sebelumnya di tempat yang sama, Bupati Sangihe Jabes Gaghana berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menghadiri kegiatan ini serta menyodorkan keberagaman alam dan laut yang ada di Kepulauan Sangihe. Harapanya pula agar kegiatan ini dapat menjadi edukasi dan hiburan bagi masyarakat Sangihe.

Diketahui pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyerahan kue Tamo secara tradisi setelahnya dilanjutkan dengan penusukan pisau di kue tamo oleh Gubernur Olly sesuai dengan adat masyarakat Sangihe.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Ketua Umum Forum Koordinasi Pria Kaum Bapa Royke Roring serta jajaran Forkopimda Sulut. (humas provinsi sulut)

Wagub: Jangan 'pandang enteng' pertanggungjawaban Penyaluran DAK dan Dana Desa


Wakil Gubernur Steven Kandouw membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa TA 2018 Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (4/6/18) di Aula Gedung Keuangan Negara, Manado.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Kandouw memberi pesan secara tegas agar para pengelola dana tidak lalai dalam proses perencanaan hingga penyampaian laporan pertanggung jawaban.

"Jangan karena perencanaan dan pelaksanaan yang tidak matang, akhirnya akrobat nyerempet-nyerempet bahaya, nekat pakai APBD dari pos lain, akhirnya berujung berurusan dengan Aparat Penegak Hukum," jelas Wagub

Dirinya juga mengingatkan akan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan.

"Saya ingatkan terus supaya kita betul-betul punya komitmen yang jelas, penggunaan dan pertanggung jawabannya baik fisik maupun administrasinya. Jangan 'pandang enteng' Seluruh sekretaris kota/kabupaten, Kepala BPKAD harus benar-benar mengawasi ini," tegas Wagub Kandouw dalam sambutannya.

Ditempat yang sama Kepala Kanwil DJPB Provinsi Sulut Sulaimansyah menyampaikan bahwa saat ini penyaluran DAK Fisik berada di fase penyelesaian penyaluran tahap II sedangkan Dana Desa berada pada fase pemenuhan persyaratan untuk penyaluran tahap III.

"Dengan diadakannya kegiatan Rakor ini diharapkan dapat dicapai tujuan antara lain sebagai sarana evaluasi penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahap I dan II TA 2018 dan penyaluran tahap III, identifikasi masalah dalam pelaksanaan dan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahap I dan II TA 2018, serta sebagai mitigasi potensi gagal salur sisa dana DAK Fisik dan Dana Desa TA 2018, papar dia.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2018 terdapat perubahan tahapan, mekanisme, dan persyaratan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. Untuk DAK Fisik tahun 2018 disalurkan dalam 3 tahap dengan skema prosentase penyaluran Tahap I 25%, Tahap II 45%, dan Tahap III sesuai dengan rencana kegiatan. Sedangkan Dana Desa 2018 juga disalurkan dalam 3 Tahap, dengan skema prosentase penyaluran : Tahap I 20%, Tahap II 40%, dan Tahap III 40%.

Berdasarkan hasil evaluasi, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari segala permasalahan yang muncul, antara lain :
Dalam pelaksanaan kegiatan yang didanai DAK Fisik
• Proses lelang/tender.
• Kesulitan mendapatkan penyedia barang dalam proses pengadaan menggunakan e-catalog.
• Kebijakan khusus dari K/L pemilik kegiatan yang berpotensi tidak salurnya bidang tertentu.
• Lemahnya perencanaan dan penganggaran dalam DAK Fisik.
Dalam pelaksanaan Penyaluran Dana Desa
• Kurangnya pemahaman aparatur desa atas peraturan yang berlaku terkait tata cara pengadaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban dana desa.
• Minimnya sumber daya manusia pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang bertugas menangani  penyaluran Dana Desa.

Realisasi DAK Fisik di Sulawesi Utara per 31 Agustus 2018 telah mencapai Rp1.021 Miliar atau 53,8% dari total pagu sebesar Rp1.889,22 miliar, sedangkan realisasi Dana Desa mencapai Rp639,52 miliar atau 60% dari total pagu sebesar Rp1.055,86 miliar. DAK Fisik Tahap I telah terealisasi sebesar Rp471,64 miliar dan gagal realisasi sebesar Rp3,5 miliar. Sementara potensi gagal salur hingga akhir TA 2018 sebesar Rp100,57 miliar.

Agenda rapat diisi pula dengan pemberian Penghargaan Penyaluran DAK Fisik Terbaik dimana peringkat pertama diraih Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, peringkat kedua Kota Tomohon, peringkat ketiga Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Sedangkan Penghargaan Penyaluran Dana Desa Terbaik peringkat pertama diraih Bolaang Mongondow Selatan, peringkat kedua Bolaang Mongondow Utara, serta peringkat ketiga Bolaang Mongondow Timur.

Nampak hadir dalam rakor tersebut para Kepala Badan/Dinas BPKAD, BPMPD perwakilan Sulawesi Utara, para Pejabat Eselon III dan IV, serta undangan.(humas provinsi sulut)