Selasa, 12 Februari 2019

Tiga Tahun Memimpin Sulut, OD-SK Bersyukur

Acara peringatan tiga tahun kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) yang digelar di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (14/2/2019) siang berlangsung khidmat.

Gubernur Olly dalam sambutannya mengatakan, tiga tahun kepemimpinan OD-SK di Provinsi Sulawesi Utara merupakan kasih dan berkat Tuhan yang perlu dijawab dengan kerja dan karya yang semakin paripurna.

"Tanpa terasa tiga tahun telah berlalu sejak saya dan Bapak Steven Kandouw, dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Periode 2016-2021. Tiga tahun lalu kami pertama kali memasuki Kantor Gubernur ini menggunakan roda sapi, sebagai simbolisasi bahwa 5 tahun kepemimpinan yang akan kami jalani, akan senantiasa kami warnai dengan kerja bagi masyarakat," ungkap Olly.

Olly menuturkan, semua pencapaian yang diperoleh hingga kini karena dukungan segenap komponen masyarakat Sulut terhadap visi dan misi Pemprov Sulut yang ditetapkannya bersama Wagub Kandouw diawal kepemimpinan ODSK pada tahun 2016.

"Yang menjadi visi kami adalah terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam berbudaya." kata Olly.

Lanjut Olly, untuk mewujudkan visi bumi nyiur melambai ini ditopang melalui 7 Misi sebagai berikut :

Pertama mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumber daya kemaritiman, serta mendorong sektor industri dan jasa. Kedua, memantapkan SDM dan berdaya saing. Ketiga, mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Keempat, mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri. Kelima, memantapkan pembangunan infrastruktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Keenam, mewujudkan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur. Dan Ketujuh adalah mewujudkan Sulut yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Olly menegaskan, visi dan misi tersebut mampu mendorong pembangunan Sulut di berbagai sektor.

Terbukti, secara umum pertumbuhan ekonomi Sulut terus menunjukkan geliat positif, sejalan dengan perkembangan global dan nasional. Tahun 2017, ekonomi Sulawesi Utara tumbuh hingga 6,32% dan merupakan tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Di triwulan III tahun 2018, ekonomi Sulawesi Utara mencapai 6,01%, atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,27%.

Sementara itu, berkat program ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) angka kemiskinan Provinsi Sulawesi Utara mampu kita tekan hingga 7,59% di tahun 2018, dari sebelumnya berada pada angka 8,20% di tahun 2016. Begitu pula pengangguran yang menembus angka 6,86% di tahun 2018, dari sebelumnya sebesar 7,18% di tahun 2017.

Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran telah turut menjadikan program ODSK mendulang sukses, dimana program ODSK telah menerima penghargaan TOP 99 Inovasi Pemerintah Daerah, serta Penghargaan Adhi Purna Prima Award, sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah se-pulau Sulawesi.

Dalam bidang pekerjaan umum, realisasi fisik pembangunan Bendungan Lolak sampai dengan tahun 2018 sebesar 60%, dan ditargetkan selesai pada tahun 2019. Sementara, realisasi fisik pembangunan Bendungan Kuwil sampai dengan tahun 2018 sebesar 36,5%;

Selanjutnya, di sektor pariwisata, Olly mengatakan, di tahun 2018, Sulut berhasil melampaui target jumlah kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun Mancanegara. Adapun target RPJMD untuk jumlah Kunjungan Wisatawan Nusantara adalah 1,5 juta dan hasil yang dicapai adalah 1.958.899 orang meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2017 berjumlah 1.698.523 orang. Sedangkan target untuk jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara adalah 100.000 orang dan hasil yang dicapai adalah 127.879 orang, meningkat jika dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 87.976 orang.

Lebih lanjut, Olly menerangkan, setiap keberhasilan yang telah dicapai selama tiga tahun kepemimpinan ODSK harus semakin memotivasi untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta, dan setiap tantangan dan hambatan harus senantiasa menjadi pembelajaran untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, perayaan 3 tahun kepemimpinan ODSK berlangsung meriah. Ribuan ASN dan THL Pemprov Sulut bersama tamu undangan dari Jajaran Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan Ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMS GMIM, Pdt. Hein Arina.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly dan Wagub Kandouw ikut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi dan perusahaan diantaranya Silk Air atas kerja sama melayani selama 25 tahun penerbangan Manado-Singapura, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan instansi lainnya.

Selain itu, turut diserahkan bantuan matras kepada korban bencana, alat pertanian berupa traktor dan hand traktor bagi kelompok tani serta dana hibah kepada sejumlah lembaga dan organisasi keagamaan diantaranya Keuskupan Manado, Sinode GMIST, Sinode Germita, Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG-LKK), Masjid Raya Ahmad Yani, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah dan FKUB.

Disamping itu, Gubernur Olly, Wagub Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Pembangunan Rumah Sakit Mata Umum dengan PT. SMI.

Sebelum diakhiri dengan atraksi hiburan, ramah tamah dan doorprize juga dilakukan penyerahan buku OD-SK 3 Tahun Kepemimpinan kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat serta pemotongan kue ulang tahun oleh Gubernur Olly, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wagub Kandouw dan Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos. (Humas Pemprov Sulut)

Senin, 11 Februari 2019

Ayo, Warga Sulut! Rayakan Sama-Sama 3 Tahun OD-SK

Tak terasa, besok hari, Selasa 12 Februari 2019, Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) sudah memimpin Sulawesi Utara selama 3 tahun. Ada banyak kemajuan dan prestasi yang telah diraih. Tak sedikit pula tantangan yang harus dihadapi.

Untuk mensyukurinya, di hari istimewa ini, Pemprov Sulut akan menggelar Pesta Rakyat pada sore hari di Halaman Kantor Gubernur sekaligus sebagai penutup dalam rangkaian berbagai acara yang diselenggarakan dalam memperingati 3 tahun kepemimpinan OD-SK.

Sebelumnya, kegiatan yang dimulai pukul 13.00 Wita ini akan diawali dengan penampilan tari kabasaran mengiringi kedatangan Gubernur Olly dan Wagub Kandouw menuju tenda utama. Selanjutnya digelar ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina dan doa bersama oleh lima tokoh agama.

Kemudian pertunjukan kesenian daerah seperti masamper dan tarian kabela ikut mewarnai perayaan 3 tahun OD-SK memimpin Sulut.

Menariknya, pada hajatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan dan penghargaan oleh Gubernur Olly kepada sejumlah organisasi dan instansi, diantaranya bantuan hibah bagi 20 organisasi kemasyarakatan, penyerahan penghargaan kepada Pimpinan Silk Air atas kerja sama melayani selama 25 tahun Manado-Singapura. 

Pada kesempatan itu Gubernur Olly didampingi Wagub Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen akan menyerahkan bantuan kepada korban bencana dan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Sulut dengan PT. SMI.

Sebelum diakhiri dengan atraksi hiburan, ramah tamah dan doorprize bagi masyarakat, ASN dan THL akan dilakukan penyerahan buku OD-SK 3 Tahun Kepemimpinan kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat serta pemotongan kue ulang tahun oleh Gubernur Olly, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wagub Kandouw dan Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos. (Humas Pemprov Sulut)

Jumat, 08 Februari 2019

Sekdaprov Silangen : Di bawah ODSK, Angka Kemiskinan Sulut Turun Tajam

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS membuka secara resmi Kegiatan Bimbingan Peningkatan Kapasitas SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten dan Kota Se Sulut yang dilaksanakan di Minahasa Utara, Jumat (8/2/2019) sore.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen menerangkan keberhasilan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Terbukti, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, pada 2015 kemiskinan menyentuh angka 8,98 persen. Namun selang tiga tahun kepemimpinan ODSK, angka kemiskinan menurun tajam hingga di titik 7,59 persen pada September 2018 atau terendah di Pulau Sulawesi menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

"Kita berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit atau terendah se Pulau Sulawesi," kata Silangen.

Untuk diketahui, pada September 2018, jumlah penduduk miskin di Sulut mencapai 189,05 ribu orang (7,59 persen), berkurang 4,26 ribu orang dari kondisi Maret 2018 yang sebesar 193,31 ribu orang (7,80 persen).

Selama periode Maret hingga September 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 1,77 ribu orang (dari 63,88 ribu orang turun menjadi 62,11 orang), sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 2,50 ribu orang (dari 129,43 ribu orang turun menjadi 126,93 ribu orang).

Pada kegiatan yang diikuti ratusan tenaga pendamping PKH ini, Silangen mengakui peranan dari tenaga pendamping PKH dalam menurunkan angka kemiskinan Sulut. Tambah dia, SDM pelaksana PKH senantiasa saling bersinergi dan saling bahu membahu dalam turut membangun dan memberdayakan masyarakat. Antara lain, dengan : menggiring masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas dan kapasitas diri, serta mencintai dan melestarikan lingkungan.

Lebih jauh, Silangen juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sebaik mungkin kegiatan tersebut sebagai wahana peningkatan kualitas kerja, dengan memberikan fokus perhatian penuh terhadap setiap substansi materi yang disampaikan para narasumber.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Rinny Tamuntuan menerangkan tujuan dilaksanakannya bimbingan peningkatan kapasitas SDM pelaksana Program PKH.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia PKH termasuk kordinator PKH dalam rangka meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugasnya," kata Rinny. (Humas Pemprov Sulut)

Kamis, 07 Februari 2019

Bangun Sinegritas, Gubernur Olly Duduk Bersama Kapolda Dan Bawaslu Bahas Pemilu 2019

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri Forum Pemilu Damai 2019 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Kamis (7/2/2019).


Seusai mengikuti kegiatan, dalam wawancara bersama  para jurnalis, Gubernur Olly memberikan apresiasi atas diselenggarahkanya kegitan ini. Disamping itu juga, kegiatan ini dapat dijadikan wadah untuk mempertemukan semua stakeholders yang terlibat dalam pemilu.


"Moment ini Untuk mempertemukan semua peserta pemilu bersama dengan penyelenggara dan pengawas. Dan tentunya juga dengan pihak keamanan (polisi)," kata Gubernur.

Lebih lanjut lagi, Gubernur mengharapkan  kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk saling suport dan saling mengingatkan agar Pemilu dan Pilpres nanti bisa berjalan dengan aman.


"Ini satu hal yang sangat baik sehingga kita saling kenal, sehingga kalo ada masalah apa-apa bisa saling berkoordinasi secara cepat," lanjut Gubernur.

Hadir dalam acara tersebut, unsurForum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut dan pengurus partai peserta pemilu. (humas provinsi sulut)

Sidak Kantor Gubernur, Sekprov Harap Poli Klinik Tingkatkan Pelayanan

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah ruangan yang ada di kantor Gubernur Sulut, Kamis (7/2/2019). 


Sekprov memeriksa sejumlah ruangan diantaranya ruang kerja Gubernur dan Wagub yang ada di lantai 6, ruangan ULA dan Poli Klinik. 

Saat Sidak Sekprov memeriksa kelengkapan obat yang ada di poli klinik, serta kelengkapan penunjang seperti ketersediaan dokter, obat perawatan dasar. 

Sekprov memberi apresiasi bagi poli klinik karena memiliki kelengkapan untuk melayanyi pasien yang adalah para ASN dan THL di kantor Gubernur. Namun Sekprov berharap Dinkes Provinsi Sulut sebagai pengelola Poli Klinik agar terus meningkatkan pelayanan lebih baik lagi.(humas provinsi sulut)

Lantik Pejabat Fungsional Tertentu Wagub Kandouw Tekankan Dedikasi, Loyalitas, Integritas dan Prestasi

Atas nama Gubernur Sulawesi  Utara Olly Dondokambey, SE, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw melantik Pejabat Fungsional Tertentu dilingkungan Pemerintah Daerah Sulawesi Utara di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur pada Kamis (7/2/2019) siang.

Pada acara Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Fungsional Tertentu  diihadapan 287 pejabat fungsional yang diambil sumpah tersebut, Wagub Kandouw menekankan tiga (3) hal penting terkait kinerja, yakni Dedikasi dan Loyalitas, Integritas, serta Prestasi.

"Anda dilantik sebagai PNS di Pemprov, bukan dilingkungan  perusahaan keluarga anda. Olehnya, loyalitas sudah jelas dan harus tegak lurus atasnya jelas hirarki koordinasi  harus jalan  bagi ASN dan THL bekerja secara maksimal serta selalu berkoordinas dan loyal terhadap atasan" kata Kandouw.

Lanjut Kandouw yang kedua  Integritas, tahun lalu ada sekitar seratus lebih ASN yang bermasalah dengan hukum.

" Tahu ini saya tidak mau lihat dan dengar ASN bermasalah dengan hukum kalau bermasalah akan berhadapan langsung dengan Aparat Penegak Hukum" tegas Kandouw.

Lebih lanjut Kandouw mengatakan ketiga adalah prestasi,  semua harus berprestasi tupoksi sudah jelas  bapak Gubernur ingin supaya ada parameter yang jelas tupoksi masing- masing semua harus empiris atau bisa dinilai  dan harus merit system sudah tidak jaman "ilmu tape".


"Sudah tak zaman lagi istilah Tape. Tape teman, tape saudara, tape keluarga. Jangan mentang-mentang punya keluarga atau kenal kepala SKPD sehingga kinerja tak maksimal , semua harus berprestasi ,ujar Kandouw.

Dirinya berharap agar semua PNS dan THL meningkatkan prestasi. Sebab, dalam penilaian kinerja, Pemprov Sulut menggunakan sistem Reward dan Punishment


"Yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang tidak, akan dievaluasi kinerjanya," ungkap Kandouw.

Menurut Wagub Kandouw Fenomena di  ASN Pemprov 40 persen kontraktor, bukan kontraktor proyek tapi tiap tahun pindah kontrak rumah, oleh sebab itu saya ingatkan untuk mengatur road map keuangan.


" PNS  harus berpikir jangka panjang untuk hidup ,jangan hidup bergaya hedonisme atau hidup boros  lebih baik tidak ada mobil dari pada tidak ada rumah"  harap Wagub Kandouw


Untuk itu kerja dengan baik selalu andalkan Tuhan, harus ada sense of belonging terhadap pekerjaan agar outtput dan oucome jelas ,harus punya dedikasi dan loyalitas integritas  serta prestasi untuk memberikan yang terbaik bagi semua orang, tutup Kandouw

Sementara itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menuturkan bahwa, pengambilan sumpah bagi tenaga fungsional seperti ini akan dilakukan tiap beberapa bulan


"Tiap beberapa bulan akan ada lagi. Kalau tadi yang paling banyak guru, perawat, auditor dan tenaga fungsional lainnya," singkatnya.

Sekdaprov Silangen Coffe Morning Bersama Mitra Pariwisata, Ini Pembahasannya

Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE, MS menggelar coffe morning membahas pengelolaan pariwisata Sulut di ruang kerja Sekdaprov, Kamis (7/2/2019) pagi.

Agenda ini diikuti perwakilan maskapai udara, PT. Angkasa Pura, pihak perhotelan, travel, Asita, Taman Nasional Bunaken, Kepala Dinas Pariwisata Daniel Mewengkang, Kepala Biro Perkonomian dan SDA Franky Manumpil serta Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata, Dino Gobel.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen meminta dukungan maskapai udara dalam mempromosikan pariwisata Sulut dengan menyediakan majalah pariwisata Sulut bagi para penumpang pesawat.

Selain itu, Silangen juga menuturkan, semakin majunya pariwisata Sulut yang ditandai dengan bertambahnya jumlah wisatawan mancanegara yang berlibur ke Sulut harus didukung dengan optimalisasi pengelolaan destinasi wisata seperti Taman Nasional Bunaken.

"Bunaken harus dioptimalkan dalam menghadapi banyaknya kunjungan Wisman. Dukungan Bunaken sangat penting dalam mendukung kemajuan pariwisata Sulut," kata Silangen.

Lebih jauh, Silangen juga menerangkan tentang rencana pengelolaan sampah modern di Ilo Ilo Kabupaten Minahasa Utara untuk mendukung kemajuan pariwisata Sulut.

"Sesuai rencana, nanti Pemprov akan membangun TPA di Ilo Ilo untuk mengelola sampah di tiga kabupaten kota, yaitu Manado, Minahasa Utara dan Bitung," ungkap Silangen.

Sementara itu, salah satu peserta coffe morning dari unsur perhotelan mengusulkan penambahan destinasi wisata baru di Sulut yang didukung dengan kegiatan dan atraksi yang mampu menarik semakin banyak Wisman untuk berkunjung ke Sulut.

Seluruh peserta coffe morning juga berkomitmen menjaga kebersihan di objek-objek pariwisata termasuk sarana pendukungnya serta selalu memberikan pelayanan prima bagi para Wisman. (Humas Pemprov Sulut)