Minggu, 14 September 2014

Dinkes Sulut Bagikan 7000 Masker

Gunung Lokon yang merupakan gunung berapi paling aktif di daerah ini, sejak Sabtu  (13/9) pukul 03:00 Wita, kembali melakukan erupsi dengan memuntahkan debu vulkanik setinggi 500 meter dari kawah tompaluan, dan  hingga sore harinnya sebanyak tiga kali . Walaupun erupsi kali tidak  membuat masyarakat sampai mengungsi, namun Pemerintah Provinsi Sulut melalui Kadis Kesehatan dr. Grace L Punuh M.Kes langsung mengambil langkah antisipatif terhadap warga yg terkena debu vulkanik.
 Menurut Punuh tim Dinkes Sulut sejak Sabtu pagi telah menyebarkan 7000 masker secara gratis ke wilayah-wilyah yang terkena lontaran debu vulkanik seperti  Desa Sea, Perumahan Cehate dan Perumahan Wen-Win, termasuk Sekolah dan warga penduduk lainnya. Bantuan masker ini juga telah diberikan kepada warga Minanga dan sebagian wilayah Tomohon dan Minahasa, sebut dr Grace yang akrab disapa sembari menyebutkan, bantuan masker tersebut guna mengantisipasi dampag dari debu vulkanik yang bisa menimbulkan penyakit ispa bagi masyarakat dan hal tersebut sudah kami laporkan kepada Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang dan Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd, jelas Punuh.
Gubernur Sarundajang mengimbau warga yang berada di sekitar gunung lokon untuk tetap wapada, masyarakat juga dilarang melakukan aktifitas terutama para pencinta alam yang ingin mendaki gunung tersebut. Karena status gunung lokon hingga kini masih berada di level III. Selain itu Masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah, diharapkan supaya menggunakan masker, tandas orang nomor satu di Sulut. (Kabag humas DR. Jemmy Kumendong MSi selaku jubir pemprov).   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar