Kamis, 09 Oktober 2014

Sulut jadi Percontohan daerah Pluralisme





Kehidupan masyarakat Sulawesi Utara yang hidup rukun dan damai mendapat apresiasi baik dari para jurnalis televisi yang ada di kawasan Asia Pasifik, ini dibuktikan dengan akan digelar Konferensi internasional Jurnalis Televisi Asia Pasifik yang akan di gelar 10 sampai dengan 12 Oktober mendatang. Dengan mengambil tema Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Jurnalis Televisi di Era Persaingan Bebas Untuk Mensiasati Tekanan Politik.

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah wartawan Televisi NAsional bersama Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang dalam jumpa pers terkait pelaksanaan kegiatan  Konferensi internasional Jurnalis Televisi Asia Pasifik yang digelar kamis (9/10) bertempat di Hotel Aston Manado.
“Kenapa kami memilih Sulawesi Utara sebagai tempat konferensi para jurnalis televisi, karena kami ingin menyampaikan ke dunia bahwa di kehidupan rukun, toleransi antar umat beragama penuh pluralism ada di Sulut,” ujar Ratna Kumala anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (ITJI).
Lebih lanjut kegiatan yang akan digelar selama tiga hari di kota Manado ini nantinya akan menghasilkan kesepakatan manado, tujuan lain dilaksanakannya kegiatan antar jurnalis ini adalah Mengukuhkan lahirnya Asosiasi JurnalisTelevisi Asia Pasifik yang saat ini masih merupakan  “bayi” organisasi jurnalis televisi regional.

Memperluas network & membangun kebersamaan antar anggota jurnalis televisi di  negara-negara kawasan Asia Pasifik, melalui pertukaran informasi dan potensi negara masing-masing.

Menghasilkan pemikiran-pemikiran progresif yang dapat  mengukuhkan jati diri, mengembangkan  posisi tawar organisasi  para jurnalis televisi Asia Pasifik dalam konteks jurnalistik positif, penegakan demokrasi, perdamaian dunia. Menghasilkan gagasan-gagasan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kompetensi para anggotanya sejalan dengan penerapanTelevisi Digital.

Sejumlah kegiatan akan dilaksanakan diantaranya juga field trip, dimana para peserta akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah wisata di SUlut dan hasil kunjungan tersebut akan dipublikasikan langsung di situs youtube.com, nantinya seluruh video unggahan yang menggabarkan bagaiimana kehidupan bermasyarakat, potensi budaya dan wisata di Sulut dari para peserta bisa dinikmati semua mata manusia di seluruh dunia.

Dalam kegiatan yang di selengarakan di Sulut ini diharapkan bisa menghasilkan jurnalis muda yang mau berkarya di dunia jurnalistik televisi. Konferensi ini juga rencananya akan dihadiri oleh Presiden terpilih RI Joko Widodo.

Gubernur mengungkapkan rasa terima kasih kepada para jurnalis yang tergabung dalam IJTI yang mempercayakan Sulut sebagai tuan rumah. Pemrov Sulut sangat terbuka dan mendukung kegiatan bertaraf internasional ini merupakan satu jalur agar Sulut bisa lebih dikenal lagi dimata dunia karena hadir sejumlah jurnasil televisi dari Negara asing yang akan mempublikasikan bagaimana kehiodupan bermasyarakat yang ada di daerah nyiur melambai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar